04 June 2024
4 menit baca

Berapa Jumlah Tabungan Ideal Menurut Umur Anda?

4 menit baca

Jumlah Tabungan Ideal menurut Umur

 

Mengatur keuangan pribadi adalah salah satu aspek terpenting dalam hidup. Salah satu caranya adalah dengan memiliki tabungan yang cukup. Namun, berapa sebenarnya jumlah tabungan ideal yang harus kita miliki pada setiap tahap kehidupan? Artikel ini akan membahas jumlah tabungan ideal menurut umur, sehingga memberikan panduan rinci untuk membantu Anda merencanakan keuangan dengan baik.

 

Mengapa Menabung Itu Penting?

 

Menabung adalah fondasi utama dalam manajemen keuangan pribadi. Tabungan memberikan keamanan finansial, memungkinkan kita untuk menghadapi keadaan darurat, merencanakan pembelian besar, dan mencapai tujuan jangka panjang seperti membeli rumah atau pensiun dengan nyaman. Tanpa tabungan yang cukup, kita mungkin akan kesulitan menghadapi situasi tak terduga dan merasa terbebani oleh tekanan finansial.

 

Baca Juga: 10 Cara Menabung untuk Bisa Beli Rumah Sendiri di Usia Muda

 

Jumlah Tabungan Ideal Berdasarkan Umur

 

Sebagai informasi, data yang Bizhare ambil di bawah ini berasal dari berbagai sumber. Bisa saja, data tersebut kurang atau bahkan tidak valid merepresentasikan kondisi Anda saat ini. Maka dari itu, Bizhare persilakan bagi Anda untuk menjadikan data ini sebagai panduan referensi atau hanya sebagai bahan bacaan saja.

 

  • Usia 20-an

Pada usia 20-an, banyak orang baru memulai karier mereka dan mulai merasakan tanggung jawab finansial yang lebih besar. Pada tahap ini, fokus utama harus pada membangun fondasi tabungan yang kuat dan mulai mengembangkan kebiasaan menabung yang baik.

 

Para ahli merekomendasikan agar pada akhir usia 20-an, Anda harus memiliki setidaknya tabungan sebesar gaji satu tahun Anda. Misalnya, jika Anda berpenghasilan Rp60 juta per tahun, idealnya Anda harus memiliki tabungan sekitar Rp60 juta.

 

Sebagai tips, buatlah anggaran bulanan, tetapkan tujuan tabungan, dan mulailah berinvestasi dalam produk keuangan seperti reksa dana atau saham untuk mengoptimalkan pertumbuhan tabungan Anda.

 

Baca Juga: Tujuan Keuangan: Pengertian, Jenis, & Cara Menentukannya

 

  • Usia 30-an

Usia 30-an adalah periode di mana banyak orang mulai menghadapi tanggung jawab finansial yang lebih besar, seperti membeli rumah atau memulai keluarga. Pada tahap ini, penting untuk memperkuat tabungan darurat dan mempersiapkan diri untuk pengeluaran besar di masa depan.

 

Dilansir berbagai sumber, para ahli menyarankan agar pada akhir usia 30-an, Anda memiliki tabungan sebesar dua hingga tiga kali gaji tahunan Anda. Misalnya, jika gaji tahunan Anda adalah Rp80 juta, idealnya Anda harus memiliki tabungan antara Rp160 juta hingga Rp240 juta.

 

Pertimbangkan untuk meningkatkan kontribusi Anda ke dalam program pensiun atau investasi jangka panjang lainnya. Pastikan juga Anda memiliki asuransi kesehatan dan asuransi jiwa untuk melindungi diri Anda dan keluarga dari risiko finansial.

 

Baca Juga: 7 Cara Mengatur Keuangan Pribadi dengan Efektif

 

  • Usia 40-an

Pada usia 40-an, banyak orang berada pada puncak karir mereka dan memiliki pendapatan yang lebih stabil. Namun, pengeluaran juga cenderung meningkat, terutama jika Anda memiliki anak yang sedang sekolah atau kuliah.

 

Idealnya pada akhir usia 40-an, Anda harus memiliki tabungan sebesar empat hingga lima kali gaji tahunan Anda. Misalnya, jika gaji tahunan Anda adalah Rp100 juta, Anda harus memiliki tabungan antara Rp400 juta hingga Rp500 juta.

 

Agar bisa mencapai angka tersebut, fokuslah pada pengurangan utang, terutama utang dengan bunga tinggi. Terus tingkatkan tabungan pensiun Anda dan pertimbangkan untuk berinvestasi dalam aset yang lebih stabil seperti properti atau obligasi.

 

Baca Juga: Menabung atau Investasi, Mana yang Lebih Penting?

 

  • Usia 50-an

Usia 50-an adalah saat yang penting untuk mempersiapkan masa pensiun. Pada tahap ini, fokus utama harus pada memastikan bahwa Anda memiliki tabungan yang cukup untuk menutupi kebutuhan di masa pensiun.

 

Para ahli merekomendasikan agar pada akhir usia 50-an, Anda memiliki tabungan sebesar enam hingga tujuh kali gaji tahunan Anda. Misalnya, jika gaji tahunan Anda adalah Rp120 juta, idealnya Anda harus memiliki tabungan antara Rp720 juta hingga Rp840 juta.

 

Pertimbangkan untuk berbicara dengan perencana keuangan untuk memastikan strategi pensiun Anda berada di jalur yang benar. Kurangi pengeluaran yang tidak perlu dan pastikan semua utang besar telah lunas sebelum pensiun.

 

Baca Juga: Cara Kerja Investasi Saham dalam Memberikan Keuntungan untuk Investor

 

  • Usia 60-an dan Seterusnya

Pada usia 60-an dan seterusnya, kebanyakan orang mulai memasuki masa pensiun. Pada tahap ini, penting untuk memastikan bahwa Anda memiliki cukup tabungan untuk menutupi pengeluaran selama masa pensiun.

 

Para ahli menyarankan agar pada awal masa pensiun, Anda memiliki tabungan sebesar delapan hingga sepuluh kali gaji tahunan Anda. Misalnya, jika gaji tahunan Anda adalah Rp150 juta, idealnya Anda harus memiliki tabungan antara Rp1,2 miliar hingga Rp1,5 miliar.

 

Pertimbangkan untuk menjaga portofolio investasi yang seimbang dan aman. Fokus pada pengelolaan pengeluaran bulanan dan pastikan Anda memiliki asuransi kesehatan yang memadai untuk menutupi biaya medis di masa tua.

 

Baca Juga: Mengenal Instrumen Investasi, Jangka Waktu, Hingga Jenis-Jenisnya

 

Menabung adalah bagian penting dari manajemen keuangan pribadi yang harus dimulai sejak dini. Dengan mengikuti panduan jumlah tabungan ideal berdasarkan umur, Anda dapat mempersiapkan diri untuk menghadapi berbagai tahap kehidupan dengan lebih percaya diri dan aman secara finansial. 

 

Ingatlah bahwa setiap orang memiliki situasi keuangan yang unik, jadi penting untuk menyesuaikan strategi tabungan Anda sesuai dengan kebutuhan dan tujuan pribadi Anda.

 

Menjaga disiplin dalam menabung dan berinvestasi akan membantu Anda mencapai stabilitas finansial dan menikmati masa depan yang lebih cerah. Jadi, mulailah merencanakan dan menabung sekarang juga untuk masa depan yang lebih baik.

 

Amankan Keuangan Anda dengan Poin Bizhare, Yuk! 

 

Salah satu cara dalam mengamankan keuangan Anda adalah memanfaatkan promo dan diskon untuk menghemat pengeluaran belanja. Anda dapat mencarinya di supermarket, restoran, atau warung makan terdekat. Sebelum berbelanja, pastikan untuk membandingkan harga dan kualitas produk agar Anda mendapatkan nilai terbaik untuk uang Anda.

 

Selain itu, Anda juga dapat mencari promo dan diskon untuk pembayaran tagihan, transportasi, atau kebutuhan lainnya yang dapat membantu mengurangi pengeluaran bulanan Anda.

 

Salah satunya, jika Anda sering berinvestasi di Bizhare, Anda bisa memanfaatkan Poin Bizhare untuk redeem aneka promo dan voucher yang ada di aplikasi Bizhare. Mulai dari voucher facial, skincare, bahkan GarudaMiles, semua bisa didapatkan di sini. Keren, bukan?

 

Baca Lengkap: Tukar Poin Bizhare & Dapatkan Voucher Spesial di Lebih dari 100 Merchant!

 

Investasi di Bizhare, #AmankanPoinMu, Tukar Poin dengan Ribuan Voucher Menarik

 

Khusus Anda yang sudah sering berinvestasi di Bizhare, pasti sudah familiar dengan Poin Bizhare. Nah, tahukah Anda bahwa poin-poin tersebut bisa ditukarkan ke berbagai voucher spesial?

 

Yap! Dengan cara ini, Anda dapat menikmati keuntungan tambahan tanpa harus mengeluarkan uang tunai. Pastikan untuk memantau Poin Bizhare yang Anda miliki.  Tak hanya itu, manfaatkan penawaran khusus yang dapat membantu mengurangi pengeluaran bulanan Anda.

 

Bersama platform securities crowdfunding pertama Indonesia Bizhare, amankan masa depan Anda dengan kemerdekaan finansial seutuhnya. Jika Anda adalah salah satu orang yang ingin masa depannya cerah, silakan klik button di bawah ini.

 

#AmankanPoinMu Sekarang

92 Reads
Author: Diptyarsa Janardana
18 Suka