16 May 2024
4 menit baca

Bank Digital: Pengertian, Kelebihan, dan Contohnya

4 menit baca

Bank Digital adalah

 

Bank digital telah menjadi fenomena yang merambah dunia layanan keuangan. Dengan kemajuan teknologi, kini layanan perbankan dapat diakses secara online melalui aplikasi atau website, tanpa harus datang ke kantor cabang. Artikel ini akan membahas lebih dalam tentang bank digital, termasuk definisi, contoh, hingga perbedaannya dengan bank konvensional.

 

Apa itu Bank Digital?

 

Bank digital merupakan institusi keuangan yang menyediakan layanan perbankan secara online, tanpa adanya kantor cabang fisik. Hal ini memungkinkan nasabah untuk melakukan transaksi perbankan melalui aplikasi atau situs web tanpa harus datang ke kantor bank.

 

Salah satu ciri khas bank digital adalah proses pembukaan rekening yang cepat dan ringkas. Tanpa perlu antre di kantor cabang, Anda bisa buka rekening hanya dari aplikasi sehingga memperpendek waktu yang dibutuhkan untuk mengakses berbagai layanan perbankan.

 

Ada banyak fitur inovatif yang ditawarkan bank digital, mulai dari manajemen keuangan real-time, notifikasi transaksi, dan dukungan pelanggan melalui chat atau telepon yang mudah dijangkau. 

 

Baca Juga: Daftar Bunga Deposito Bank Digital Tertinggi, Mana Paling Cuan?

 

Perbedaan Cara Kerja Bank Konvensional dan Bank Digital

 

Bank konvensional dan bank digital memiliki perbedaan dalam cara kerjanya. Bank konvensional, seperti bank-bank tradisional, memiliki kantor cabang fisik yang digunakan untuk melayani nasabah secara langsung. Nasabah harus datang ke kantor cabang untuk melakukan transaksi perbankan seperti setor tunai, tarik tunai, atau membuka rekening baru. Selain itu, bank konvensional juga menyediakan layanan perbankan melalui telepon atau internet banking, namun tidak sekomprehensif bank digital.

 

Di sisi lain, bank digital sepenuhnya berbasis online tanpa adanya kantor cabang fisik. Nasabah dapat melakukan transaksi perbankan melalui aplikasi mobile atau situs web yang disediakan oleh bank digital tersebut. Bank digital juga cenderung menggunakan teknologi yang lebih canggih dalam menyediakan layanan perbankannya, contohnya teknologi enkripsi yang kuat untuk menjaga keamanan transaksi nasabah. Dengan model ini, bank digital mampu memberikan layanan perbankan yang lebih efisien dan mudah diakses oleh nasabah.

 

Baca Juga: 10 Bank dengan Suku Bunga Tertinggi di 2024, Mana yang Paling Tinggi?

 

Kelebihan Bank Digital

 

Bank digital memiliki beberapa kelebihan dibandingkan dengan bank konvensional, antara lain:

 

  • Kemudahan Akses 

Nasabah dapat mengakses layanan perbankan kapan saja dan di mana saja melalui aplikasi atau situs web, tanpa perlu ke kantor cabang.

 

  • Efisiensi Biaya

Bank digital cenderung memiliki biaya operasional yang lebih rendah karena tidak perlu menyediakan kantor fisik yang besar.

 

  • Transaksi Lebih Cepat

Proses transaksi seperti transfer uang atau pembayaran tagihan bisa dilakukan dengan lebih cepat melalui bank digital.

 

  • Layanan Inovatif

Bank digital sering kali menawarkan layanan inovatif seperti pembayaran digital, investasi online, dan fitur-fitur lain yang tidak selalu tersedia di bank konvensional.

 

  • Keamanan yang Ditingkatkan

Bank digital biasanya dilengkapi dengan fitur keamanan yang canggih seperti verifikasi dua faktor dan enkripsi data untuk melindungi informasi nasabah.

 

  • Peningkatan Pengalaman Pengguna

Dengan antarmuka yang ramah pengguna dan fitur-fitur yang mudah digunakan, bank digital dapat memberikan pengalaman perbankan yang lebih baik bagi nasabahnya.

 

  • Ketersediaan Layanan 24/7

Nasabah dapat mengakses layanan perbankan kapan saja, bahkan di luar jam kerja bank konvensional.

 

  • Peningkatan Inklusi Keuangan

Bank digital dapat membantu meningkatkan inklusi keuangan dengan menyediakan layanan perbankan yang mudah diakses bagi masyarakat yang tinggal di daerah terpencil atau tidak memiliki akses ke bank konvensional.

 

Baca Juga: Literasi Keuangan: Pengertian, Manfaat, dan Penerapannya

 

Contoh Bank Digital di Indonesia

 

Bank digital telah menjadi tren di Indonesia dalam beberapa tahun terakhir. Berikut adalah beberapa contoh bank digital yang populer di Indonesia.

 

  1. Blu by BCA: Diluncurkan pada tahun 2021, Blu by BCA telah menjadi salah satu bank digital terkemuka di Indonesia. Aplikasinya dilengkapi dengan berbagai fitur untuk memudahkan akses layanan perbankan melalui smartphone.
  2. NeoBank: Salah satu bank digital populer lainnya di Indonesia. NeoBank menawarkan biaya admin yang terjangkau dan berbagai penawaran menarik.
  3. SeaBank: Bank digital ini sudah tidak asing lagi bagi banyak orang. SeaBank juga dikenal dengan biaya admin yang terjangkau serta memberikan layanan transfer gratis hingga 100 kali ke bank lain.
  4. Bank Jago: Diluncurkan pada April 2021, Bank Jago kini telah memiliki layanan Syariah yang diluncurkan pada Februari 2022. Dengan 9 juta nasabah, Bank Jago menjadi salah satu bank digital yang populer di Indonesia.
  5. Jenius: Diluncurkan pada tahun 2016, Jenius by BTPN menawarkan berbagai fitur yang memudahkan nasabah. Jenius juga menjadi salah satu aplikasi bank digital yang populer di Indonesia.

 

Baca Juga: Pentingnya Investasi untuk Membangun Keuangan yang Sehat dan Aman

 

Investasi Crowdfunding lewat Bizhare dan #AmankanMasaDepanMu Sekarang

 

Mengelola investasi dengan bijak menjadi semakin penting di tengah dinamika ekonomi yang makin tidak bisa ditebak. Salah satu cara untuk melindungi diri dari dampak risiko penyusutan nilai ekonomi adalah dengan melakukan investasi yang cerdas, cermat, dan terukur.

 

Apabila Anda menginvestasikan uang pada saham, sukuk, reksa dana, emas, berlian, atau bisnis franchise, Anda akan menghasilkan uang lewat passive income selama 24 jam, bahkan saat tidur sekalipun. 

 

Baca Lengkap: Skema Investasi Bisnis & Pendanaan di Bizhare, Transparan & Aman!

 

Dengan memiliki sumber passive income yang stabil, Anda dapat lebih siap menghadapi ketidakpastian ekonomi, khususnya selama resesi. Masa depan Anda akan terjamin damai, tenang, dan bahagia. 

 

Salah satunya, Anda bisa berinvestasi di aneka jenis platform crowdfunding seperti Bizhare. Bizhare menyediakan layanan investasi dengan jumlah mulai dari Rp10 juta. Secara eksklusif, Bizhare juga menawarkan investasi khusus dengan nilai mulai dari Rp50 juta, tentunya dengan jaminan dividend yield yang lebih besar.

 

Ada banyak keunggulan yang ditawarkan Bizhare, salah satunya adalah kenyamanan dalam berinvestasi dengan jumlah yang sesuai dengan kemampuan Anda. Selain itu, Bizhare telah terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), yang memberikan perlindungan tambahan bagi para investor.

 

Baca Lengkap: Panduan Berinvestasi di Bizhare

 

Bersama platform securities crowdfunding pertama Indonesia Bizhare, amankan masa depan Anda dengan kemerdekaan finansial seutuhnya. Jika Anda adalah salah satu orang yang ingin masa depannya cerah, silakan klik button di bawah ini.

 

#AmankanMasaDepanMu Sekarang

187 Reads
Author: Diptyarsa Janardana
33 Suka