03 February 2024
3 menit baca

Tips Investasi Gaji UMR & Pilihan Instrumennya

3 menit baca

Tips Investasi Gaji UMR & Pilihan Instrumennya

 

Gaji umumnya menjadi sumber pendapatan utama bagi banyak orang. Bagi yang menerima gaji sesuai dengan Upah Minimum Regional (UMR), mungkin terdapat kekhawatiran mengenai bagaimana mengelola dan menginvestasikan uang tersebut secara bijak. Berikut tips serta pilihan instrumen investasi bagi Anda yang bergaji UMR.

 

Tips Investasi bagi Orang Gaji UMR

 

Investasi bagi orang dengan gaji UMR memang bisa menjadi tantangan, tetapi masih ada beberapa cara untuk memulai investasi meskipun dengan pendapatan yang terbatas. Berikut adalah beberapa tips investasi bagi orang dengan gaji UMR.

 

  • Menabung Terlebih Dahulu

Sebelum memulai investasi, pastikan Anda memiliki dana darurat yang cukup. Menabung adalah langkah awal yang penting untuk melindungi keuangan Anda dari kejadian tak terduga.

 

Baca Juga: Menabung atau Investasi, Mana yang Lebih Penting?

 

  • Mulai Dengan Investasi yang Terjangkau

Pilih instrumen investasi yang dapat diakses dengan modal terbatas, seperti reksa dana atau saham dengan harga yang terjangkau. Ini memungkinkan Anda memulai investasi meskipun dengan jumlah kecil.

 

  • Pahami Tujuan Investasi

Tentukan tujuan investasi Anda, apakah itu untuk pendidikan, pensiun, atau keperluan lainnya. Hal ini akan membantu Anda menentukan strategi investasi yang sesuai.

 

  • Perkaya Pendidikan Finansial

Tingkatkan pemahaman Anda tentang investasi dan keuangan secara umum. Buku, kursus online, atau seminar dapat membantu meningkatkan pengetahuan Anda dalam mengelola investasi.

 

Baca Juga: Literasi Keuangan: Pengertian, Manfaat, dan Penerapannya

 

  • Diversifikasi Portofolio

Sebisa mungkin, bagi investasi Anda ke berbagai instrumen agar risiko dapat tersebar. Diversifikasi membantu melindungi portofolio Anda dari fluktuasi pasar yang besar.

 

  • Lakukan Investasi secara Berkala

Meskipun dengan jumlah kecil, tetapkan kebiasaan untuk berinvestasi secara periodik, misalnya setiap bulan. Ini disebut juga dengan sistem investasi rutin atau dollar cost averaging.

 

  • Hindari Utang yang Tidak Perlu

Sebelum berinvestasi, pastikan untuk mengurangi utang yang tidak perlu. Utang tinggi dapat menghambat kemampuan Anda untuk berinvestasi dengan optimal.

 

  • Sabar dan Konsisten

Investasi memerlukan waktu untuk berkembang. Pertahankan sikap sabar dan konsisten dalam melakukan investasi Anda, bahkan jika hasilnya tidak langsung terlihat.

 

Daftar Pilihan Investasi untuk Gaji UMR

 

Berinvestasi dengan gaji UMR memerlukan pendekatan yang bijak dan selektif. Berikut adalah beberapa pilihan investasi yang mungkin sesuai.

 

  • Tabungan

Simpanan di bank dapat menjadi pilihan yang aman dan likuid. Meskipun suku bunga biasanya rendah, tetapi uang dapat diakses dengan mudah.

 

  • Reksa Dana

Reksa dana adalah investasi kolektif yang dikelola oleh manajer investasi. Ini memungkinkan investor dengan modal kecil untuk berinvestasi dalam berbagai instrumen keuangan.

 

  • Obligasi

Obligasi adalah surat utang yang dapat dibeli oleh individu. Meskipun risiko lebih rendah dibandingkan dengan saham, namun potensi imbal hasil juga lebih rendah.

 

  • Emas

Emas sering dianggap sebagai lindung nilai terhadap inflasi dan ketidakstabilan ekonomi. Anda dapat membeli emas fisik atau melalui produk investasi emas.

 

Baca Juga: Cara Investasi Emas yang Benar untuk Pemula, Dijamin Untung!

 

  • Saham Dividen

Memilih saham dari perusahaan yang membayar dividen dapat memberikan pendapatan tambahan. Namun, perlu diingat bahwa saham juga mengandung risiko.

 

  • Pendidikan dan Pelatihan

Menginvestasikan uang dalam pendidikan dan pelatihan diri dapat meningkatkan keterampilan dan memperluas peluang karir, yang pada gilirannya dapat meningkatkan potensi penghasilan di masa depan.

 

  • Asuransi Jiwa dan Kesehatan

Asuransi jiwa dan kesehatan adalah investasi jangka panjang untuk melindungi diri dan keluarga dari risiko keuangan yang tak terduga.

 

  • Saham Franchise

Bayangkan, Anda bisa memiliki sebuah gerai brand yang bonafit dan berlokasi strategis, di mana banyak orang membeli beragam jenis barang dan makanan. Dijamin, keuntungannya berlipat ganda!

 

Hanya saja, harga saham franchise sangat mahal jika dibeli secara satuan. Solusinya, Anda bisa membelinya lewat skema urun dana dari platform securities crowdfunding.

 

Sebagai informasi, skema crowdfunding atau urun dana sendiri menawarkan keuntungan yang menarik, termasuk dividend yield yang lebih besar dibandingkan dengan beberapa instrumen investasi lainnya.

 

Kelebihan skema crowdfunding lainnya adalah diversifikasi portofolio yang lebih mudah. Di sini, Anda dapat berinvestasi dalam berbagai proyek atau bisnis dengan jumlah investasi yang relatif kecil. Ini berarti risiko Anda tersebar dengan baik, sehingga jika satu investasi tidak berhasil, investasi lainnya masih bisa memberikan imbal hasil yang positif.

 

Selain itu, crowdfunding juga memberikan kesempatan untuk berinvestasi dalam bisnis-bisnis yang biasanya sulit diakses oleh investor individu, seperti proyek-proyek properti, startup, atau bisnis kecil yang memiliki potensi pertumbuhan besar. Dengan crowdfunding, Anda dapat menjadi bagian dari pertumbuhan bisnis-bisnis ini dan berpotensi mendapatkan dividend yield yang signifikan.

 

Salah satu platform securities crowdfunding yang sedang naik daun saat ini adalah Bizhare. Bizhare menyediakan layanan investasi dengan jumlah mulai dari Rp1 juta. Secara eksklusif, Bizhare juga menawarkan investasi khusus dengan nilai mulai dari Rp50 juta, tentunya dengan jaminan dividend yield yang lebih besar.

 

Ada banyak keunggulan yang ditawarkan Bizhare, salah satunya adalah kenyamanan dalam berinvestasi dengan jumlah yang sesuai dengan kemampuan Anda. Selain itu, Bizhare telah terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), yang memberikan perlindungan tambahan bagi para investor.

 

Baca Lengkap: Panduan Berinvestasi di Bizhare

 

Sebelum melakukan investasi, pastikan untuk melakukan riset, memahami risiko, dan sesuaikan dengan tujuan keuangan dan profil risiko Anda. Konsultasikan dengan seorang financial advisor profesional jika diperlukan untuk mendapatkan nasihat yang lebih spesifik sesuai situasi keuangan Anda.

93 Reads
Author: Diptyarsa Janardana
14 Suka