17 March 2024
6 menit baca

Dana Darurat: Pengertian, Manfaat, dan Cara Mempersiapkannya

6 menit baca

 

Dana darurat adalah penyelamat di saat-saat genting. Apalagi, hidup di dunia modern seringkali membutuhkan manusia untuk siap menghadapi berbagai situasi darurat. Berikut ulasan lengkap mengenai pengertian, manfaat, cara menghitung, dan cara mempersiapkan dana darurat.

 

Pengertian Dana Darurat

 

Dana darurat adalah sejumlah uang yang disimpan untuk digunakan dalam keadaan darurat atau keadaan yang tidak terduga. Biasanya, dana darurat digunakan untuk menanggulangi keadaan yang memerlukan pengeluaran uang dalam jumlah besar dan mendadak, seperti pengeluaran rumah sakit, perbaikan mobil, atau kehilangan pekerjaan.

 

Memiliki dana darurat sangat penting karena dapat membantu Anda untuk menghindari masalah keuangan yang tidak diinginkan dan membantu menjaga kestabilan keuangan. Dengan demikian, Anda bisa mencapai financial freedom sedari dini. 

 

Fungsi dan Manfaat Memiliki Dana Darurat

 

Dana darurat adalah penyelamat keuangan Anda di saat krusial. Tak heran, dana ini memiliki segudang fungsi dan manfaat yang harus diperhitungkan. Berikut penjelasan selengkapnya!

 

  • Sebagai Dana Cadangan saat Terkena PHK dari Tempat Bekerja

Tidak ada yang dapat memprediksi apakah pekerjaannya aman atau tidak. Banyak orang yang terkena PHK dari tempat kerja mereka tanpa dapat mempersiapkan diri terlebih dahulu. 

 

Hal ini membuat mereka harus mencari pekerjaan baru dengan sangat terburu-buru, yang kadang-kadang membuat mereka mengambil pekerjaan yang kurang memuaskan. 

 

Dalam hal ini, dana darurat dapat berfungsi sebagai cadangan finansial sementara sampai mereka mendapatkan pekerjaan yang baru.

 

Baca Juga: Pentingnya Investasi untuk Membangun Keuangan yang Sehat dan Aman

 

  • Terhindar dan bebas hutang

Dana darurat juga dapat membantu Anda terhindar dari hutang. Misalnya, jika Anda membutuhkan uang untuk memperbaiki mobil yang rusak, tetapi tidak memiliki cukup uang, mungkin Anda terpaksa meminjam uang dari teman atau keluarga atau bahkan menggunakan kartu kredit. 

 

Sayangnya, dalam jangka panjang, Anda harus membayar bunga atas hutang tersebut. Beruntungnya, jika Anda sudah menyiapkan dana darurat ideal sedari dini, Anda dapat memperbaiki mobil tersebut tanpa harus meminjam uang.

 

  • Biaya Berobat Saat Jatuh Sakit Mendadak

Ketika tiba-tiba jatuh sakit, sering kali Anda harus membayar biaya berobat yang cukup besar. Akan jadi masalah jika Anda tidak memiliki dana darurat, Anda mungkin terpaksa meminjam uang dari kerabat atau pinjaman online.

 

Yang lebih parah, Anda mungkin terpaksa harus menjual aset untuk membayar biaya tersebut. Dalam hal ini, dana darurat dapat membantu Anda membayar biaya berobat tanpa harus merasa stres karena masalah keuangan.

 

Baca Juga: Polis Asuransi: Pengertian, Fungsi, dan Contohnya

 

  • Biaya Hidup saat Kondisi Krisis

Krisis dapat terjadi kapan saja dan di mana saja. Ketika terjadi bencana alam, seperti banjir atau gempa bumi, Anda mungkin harus meninggalkan rumah dan kehilangan tempat tinggal. 

 

Dalam situasi seperti ini, emergency fund dapat membantu Anda membayar biaya hidup sementara sampai menemukan tempat tinggal yang baru. Hal itulah yang membuat Anda harus segera menganggarkan dana darurat ideal sedari dini.

 

  • Dana Cadangan saat Terdesak 

Dana cadangan juga sangat penting untuk dimiliki ketika Anda mengalami keadaan terdesak. Kondisi seperti itu bisa terjadi kapan saja, misalnya ketika mobil tiba-tiba mogok dan perlu diperbaiki secepatnya, atau ketika tiba-tiba ada kerabat yang membutuhkan bantuan finansial darurat. 

 

Dalam keadaan seperti itu, dana cadangan bisa digunakan untuk mengatasi situasi yang terdesak tanpa harus membebani keuangan pribadi secara keseluruhan. Dengan demikian, Anda tetap bisa tertolong atau menolong orang lain.

 

  • Lebih Fokus saat Bekerja

Jika Anda tidak memiliki dana darurat, Anda mungkin merasa terpaksa untuk menerima pekerjaan yang kurang memuaskan hanya karena membutuhkan uang. Namun, jika Anda memiliki dana darurat, Anda dapat memilih pekerjaan yang lebih sesuai dengan minat dan keahlian. 

 

Dengan begitu, Anda dapat lebih fokus dan produktif dalam bekerja, yang pada akhirnya dapat meningkatkan karir dan pendapatan. Outputnya, Anda bisa mencapai cita-cita yang sudah diidam-idamkan sejak lama.

 

  • Tidak Merasa Gelisah dengan Keuangan

Saat memiliki dana darurat yang cukup, Anda tidak perlu merasa gelisah dengan kondisi keuangan pribadi. Anda akan merasa lebih tenang dan percaya diri karena tahu bahwa Anda telah mempersiapkan diri untuk menghadapi situasi darurat. 

 

Dalam hal ini, dana darurat dapat membantu Anda mengurangi stres dan kekhawatiran terkait keuangan, yang dapat memengaruhi kesehatan mental secara keseluruhan.

 

Besaran Dana Darurat Ideal yang Harus Disiapkan

 

Perlu diingat bahwa besaran dana darurat yang ideal dapat berbeda-beda tergantung pada situasi keuangan, gaya hidup, dan tanggung jawab finansial seseorang. Namun, sebagai panduan umum, berikut adalah beberapa rekomendasi besaran dana darurat ideal yang harus disiapkan.

 

  • Lajang / Belum Menikah

Bagi mereka yang masih lajang atau belum menikah, sebaiknya menyiapkan dana darurat sebesar 3-6 kali pengeluaran bulanan. Jika pengeluaran bulanan Anda adalah Rp5 juta, maka Anda seharusnya memiliki dana darurat sekitar Rp15-30 juta. Dana darurat ini akan membantu Anda mengatasi situasi yang tidak terduga seperti kehilangan pekerjaan atau sakit.

 

Namun, jika Anda memiliki tanggungan keuangan seperti cicilan rumah atau mobil, sebaiknya menyiapkan dana darurat yang lebih besar, yaitu 6-12 kali pengeluaran bulanan. Misalnya, jika pengeluaran bulanan Anda adalah Rp8 juta dan Anda memiliki cicilan rumah sebesar Rp10 juta per bulan, maka dana darurat yang seharusnya Anda miliki adalah sekitar Rp48-96 juta.

 

  • Sudah Menikah tapi Belum Punya Anak

Bagi pasangan yang sudah menikah tapi belum memiliki anak, sebaiknya menyiapkan dana darurat sebesar 6-12 kali pengeluaran bulanan. Jika pengeluaran bulanan pasangan adalah 10 juta rupiah, maka dana darurat yang ideal adalah sekitar Rp60-120 juta. Dana darurat ini akan membantu Anda mengatasi situasi seperti salah satu pasangan kehilangan pekerjaan atau sakit.

 

Selain itu, jika pasangan tersebut memiliki tanggungan keuangan seperti cicilan rumah atau mobil, sebaiknya menyiapkan dana darurat yang lebih besar yaitu 12-24 kali pengeluaran bulanan. Misalnya, jika pengeluaran bulanan pasangan adalah Rp12 juta dan cicilan rumah sebesar Rp15 juta per bulan, maka dana darurat yang seharusnya disiapkan adalah sekitar Rp144-288 juta.

 

  • Sudah Menikah dan Memiliki Anak

Jika Anda sudah menikah dan memiliki anak, Anda harus mempertimbangkan biaya hidup keluarga Anda. Besaran dana darurat yang ideal untuk kondisi ini adalah sekitar 9-12 bulan pengeluaran bulanan

 

Hal ini dimaksudkan agar Anda memiliki waktu yang cukup untuk mencari pekerjaan baru atau mengatasi situasi darurat lainnya tanpa harus mengganggu kondisi keuangan keluarga. Tentu saja, besaran dana darurat yang ideal ini hanya sebagai acuan umum dan bisa berbeda-beda tergantung kondisi orang atau keluarga tersebut.

 

Cara Mempersiapkan Dana Darurat

 

Ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk mempersiapkan dana darurat. Dengan demikian, Anda bisa merasa tenang dan aman. Berikut ulasan selengkapnya!

 

  • Hitung berapa dana darurat yang dibutuhkan

Langkah pertama dalam mempersiapkan dana darurat adalah menentukan berapa jumlah dana yang Anda butuhkan. Jumlah ini harus mencakup biaya hidup Anda selama beberapa bulan. 

 

Sebagai contoh, jika biaya hidup Anda sekitar 5 juta per bulan, maka Anda harus mempersiapkan minimal 15 juta sebagai dana darurat untuk tiga bulan ke depan. Jumlah dana darurat bisa lebih besar jika Anda merasa perlu.

 

  • Tentukan jangka waktu mengumpulkan dana darurat

Setelah menentukan jumlah dana yang diperlukan, langkah berikutnya adalah menentukan jangka waktu untuk mengumpulkan dana tersebut. Jangka waktu ini tergantung pada kondisi keuangan Anda saat ini dan kemampuan Anda dalam menabung. Anda bisa menentukan jangka waktu tiga, enam, atau dua belas bulan, tergantung pada kebutuhan dan kemampuan Anda.

 

  • Taruh di Rekening yang Berbeda

Setelah Anda menentukan jangka waktu, selanjutnya Anda perlu menempatkan dana darurat pada rekening yang berbeda dengan rekening utama Anda. Hal ini akan membantu Anda menghindari godaan untuk menggunakan dana darurat untuk keperluan lain. Pastikan rekening ini mudah dicairkan dan tidak memiliki biaya administrasi yang tinggi.

 

  • Masukkan dana darurat sebagai pos pengeluaran tetap setiap bulan

Untuk memastikan dana darurat terkumpul dengan cepat, pastikan Anda memasukkan dana darurat sebagai pos pengeluaran tetap setiap bulan. Anda bisa membuat perencanaan keuangan untuk memastikan bahwa dana darurat terkumpul dalam jangka waktu yang telah ditentukan.

 

  • Konsisten Menabung

Sekarang, Anda harus konsisten dalam menabung untuk mencapai tujuan mengumpulkan dana darurat. Jangan pernah menunda menabung atau mengambil uang dari dana darurat untuk keperluan yang tidak terduga. Konsistensi adalah kunci untuk memastikan dana darurat terkumpul dengan cepat dan mencukupi.

 

  • Mencari Penghasilan Tambahan

Selain menabung, Anda juga bisa mencari penghasilan tambahan untuk mempercepat proses mengumpulkan dana darurat. Anda bisa mencari pekerjaan sampingan atau menjual barang yang tidak terpakai di rumah. Penghasilan tambahan ini bisa menjadi tambahan untuk dana darurat atau bisa digunakan untuk membayar kebutuhan sehari-hari.

 

Baca Juga: 10 Ide Bisnis Sampingan yang Paling Cuan di Tahun 2024

 

  • Tabung Dana Darurat dalam Bentuk Instrumen Investasi yang Aman dan Mudah Dicairkan

Selain menabung dan mencari penghasilan tambahan, Anda juga dapat menabung dana darurat Anda dalam bentuk instrumen investasi yang aman dan mudah dicairkan. Instrumen investasi yang aman dan mudah dicairkan, seperti deposito atau reksa dana pasar uang, dapat memberikan keuntungan yang lebih besar dibandingkan dengan menabung di bank. 

 

Namun, sebelum Anda memilih instrumen investasi, pastikan untuk mempertimbangkan risiko yang terkait dan memilih instrumen investasi yang sesuai dengan profil risiko Anda.

 

Baca Juga: Risiko Investasi: Pengertian dan Cara Meminimalisirnya

 

Menariknya, Anda juga bisa berinvestasi di platform securities crowdfunding, contohnya adalah Bizhare. Nantinya, Anda bisa mendapatkan keuntungan dari pertumbuhan bisnis yang sedang berkembang, serta memperoleh dividen atau keuntungan modal yang dihasilkan oleh bisnis tersebut. 

 

Pastikan untuk melakukan riset terlebih dahulu terkait bisnis yang ingin Anda investasikan dan perhatikan risiko investasi yang mungkin terjadi. Dengan memilih bisnis yang potensial dan memanfaatkan fitur-fitur yang disediakan oleh Bizhare, Anda bisa memperoleh keuntungan maksimal di masa depan.

 

Baca Juga: Skema Investasi Bisnis & Pendanaan di Bizhare, Aman & Transparan!

 

Bisa disimpulkan bahwa dana darurat adalah  sejumlah uang yang disimpan untuk digunakan dalam keadaan darurat atau keadaan yang tidak terduga. Semoga setelah membacanya, Teman Bizharian segera memiliki awareness untuk mengalokasikan dana darurat sedini mungkin.

887 Reads
Author: Diptyarsa Janardana
184 Suka