18 October 2023
5 menit baca

Polis Asuransi: Pengertian, Fungsi, dan Contohnya

5 menit baca

 

Ketika membahas asuransi, Anda akan berhadapan dengan banyak istilah yang mungkin tidak banyak dimengerti. Salah satunya yang paling dicari di Google adalah pertanyaan mengenai apa itu polis asuransi, fungsi, dan contohnya. Berikut informasi selengkapnya!

 

Apa itu Polis Asuransi?

 

Polis asuransi adalah bukti perjanjian tertulis dan legal yang dilakukan perusahaan asuransi (penanggung) dengan nasabah (tertanggung). Di dalamnya tertuang semua syarat, hak, dan kewajiban yang mengikat kedua belah pihak saat memulai asuransi.

 

Nantinya, saat pertama kali mendaftar asuransi, nasabah akan mendapatkan nomor polis. Nomor ini berisikan kode unik sebagai bukti legal dan sah atas keikutsertaan nasabah sebagai tertanggung. Nomor ini juga akan menjadi identitas nasabah saat melakukan klaim dan verifikasi.

 

Itu sebabnya, polis dalam asuransi sangat penting dan wajib diketahui sejak awal mendaftar. Dokumen tersebut bisa dijadikan pedoman ketika nasabah ingin mendapatkan hak pertanggungan atau ganti rugi dari asuransi.

 

Sebaliknya, polis juga dapat memberikan perlindungan pada perusahaan asuransi, khususnya jika nasabah atau tertanggung menuntut hak di luar kontrak perjanjian yang telah disepakati.

 

Baca Juga: BPJS VS Asuransi Swasta, Pilih yang Mana?

 

Fungsi Polis Asuransi

 

Polis asuransi menjadi bukti kerja sama dari nasabah maupun perusahaan asuransi. Berikut fungsi polis dalam asuransi yang harus Anda ketahui.

 

1. Mengetahui Hak dan Kewajiban Nasabah 

Biasanya, polis biasanya berbentuk buku yang cukup tebal. Konsekuensinya, banyak nasabah jadi malas membaca dan tidak memahami hak serta kewajiban yang melekat padanya.

 

Padahal, seorang peserta nasabah asuransi harus membaca dan menguasai poin-poin yang ada di dalam polis. Dengan demikian, ketika terjadi sesuatu, nasabah langsung tahu apakah asuransi bisa segera dipakai atau tidak. Nasabah juga tahu hak dan kewajibannya sebagai pemegang asuransi sehingga tidak akan menemukan masalah di kemudian hari. 

 

2. Mengetahui Nilai Pengurangan Jika Ada

Pemegang polis juga bisa mengetahui apabila ada nilai pengurangan dalam asuransinya. Kasus ini biasa terjadi pada asuransi kendaraan bermotor ataupun asuransi kesehatan, di mana terdapat istilah excess atau selisih nominal. 

 

Mekanisme tersebut sudah diatur dalam polis. Anda bisa langsung membaca dan mempelajarinya dengan seksama. Jika belum paham, Anda bisa menanyakan pada agen atau customer service asuransi.

 

3. Memahami Skema Premi 

Semua kerugian yang terjadi, baik besar maupun kecil sudah diatur dalam polis. Nah, peserta pemegang polis punya banyak kesempatan untuk mempelajari atau bahkan menolaknya jika tidak sesuai dengan skema premi yang dibayarkan.

 

4. Jaminan bagi Kedua Belah Pihak

Salah satu fungsi asuransi adalah menjadi jaminan bagi kedua belah pihak, baik untuk pemegang polis maupun pihak perusahaan. Nah, kerugian yang ditimbulkan tapi tak diatur dalam polis sudah menjadi tanggung jawab pribadi pemegang polis.

 

Jenis Polis Asuransi

 

Ada banyak jenis polis asuransi yang beredar di Indonesia. Semuanya tersedia sesuai kondisi dan manfaat yang dibutuhkan oleh peserta. Agar tidak bingung, berikut daftar polis paling umum dimiliki oleh nasabah di Indonesia.

 

1. Polis Asuransi Kesehatan

 

Sesuai namanya, asuransi kesehatan mampu memberi jaminan kesehatan bagi peserta yang membutuhkan pengobatan, seperti rawat jalan atau rawat inap. Jika Anda membutuhkan perlindungan perawatan medis, maka asuransi inilah yang sebaiknya dipilih.

 

2. Polis Asuransi Jiwa

Asuransi jiwa memiliki cakupan perlindungan yang lebih panjang, bahkan seumur hidup. Polis asuransi jiwa juga berfungsi sebagai nilai ukur jiwa peserta. Nantinya, jaminan tersebut dapat diuangkan apabila peserta meninggal dunia untuk diberikan kepada ahli warisnya.

 

3. Polis Asuransi Perjalanan (Voyage Policy)

Asuransi yang satu ini paling sering digunakan bagi orang-orang yang gemar bepergian ke luar negeri. Polis ini menjadi jaminan ganti rugi selama peserta terdaftar melakukan perjalanan dalam jangka waktu tertentu. Hanya saja, bentuk jaminannya hanya berlaku saat peserta mulai pergi hingga kembali ke tempat asal.

 

4. Polis Asuransi Rumah

Jenis asuransi yang satu ini memberikan perlindungan atas risiko kerusakan bangunan dan ganti rugi harta benda yang didaftarkan di rumah peserta. Polis ini akan sangat berguna saat terjadi bencana alam, kebakaran, banjir, pencurian, dan hal-hal lain yang tercantum dalam dokumen tersebut.

 

5. Polis Asuransi Kendaraan

Asuransi kendaraan memberikan jaminan atas kerusakan atau hal merugikan lainnya terhadap kendaraan bermotor peserta. Polis ini bisa dipakai sebagai jaminan apabila mobil atau sepeda motor yang didaftarkan mengalami kerusakan karena faktor-faktor eksternal.

 

Contoh Polis Asuransi

 

Polis asuransi biasanya berisikan poin-poin penting yang harus diketahui nasabah. Selain biodata dan riwayat nasabah, terdapat pula status peserta sebagai tertanggung yang menerima manfaat sekaligus pembayar premi. Berikut gambaran isi atau contoh polis asuransi. 

 

1. Identitas Polis

Terdiri dari nomor polis, nama pemegang polis, kolom tanda tangan direksi, ketentuan free look provision, hingga QR code.

 

2. Data Polis

Data polis adalah informasi mengenai biodata nasabah beserta dengan data-data pribadi yang menyangkut nasabah tersebut. Terdiri dari:

 

  • Nomor Induk Kependudukan (NIK)
  • Alamat pemegang polis.
  • Macam asuransi.
  • Uang asuransi.
  • Masa asuransi.
  • Valuta.
  • Premi.
  • Nomor host to host.
  • Top up berkala.
  • Cara bayar premi.
  • Layanan pembayaran.
  • Penerima manfaat asuransi.
  • Tanggal lahir tertanggung.
  • Nama tertanggung.
  • Akhir asuransi.
  • Akhir pembayaran premi.
  • Mulai asuransi.
  • Uang asuransi.
  • Ketentuan dan manfaat dan macam asuransi.

 

3. Ketentuan-Ketentuan Khusus

Ketentuan khusus mengenai hak dan kewajiban yang berlaku bagi pemegang polis dan penanggung. 

 

4. Syarat Umum Polis

Sejumlah ketentuan yang ditetapkan perusahaan asuransi, mulai dari data diri, kewajiban dari pemegang polis, serta hak yang bisa didapat pemegang polis. Tujuannya sebagai pelengkap perjanjian yang mengikat antara pemegang polis dan perusahaan asuransi. 

 

5. Ketentuan Jaminan Tambahan (jika ada)

Kondisi ini dimaksudkan jika nasabah berhak mendapat pengembalian dana premi asuransi yang telah disetorkan atau kondisi jika sewaktu-waktu nasabah tidak mampu melunasi kewajibannya. Singkatnya, poin ini diberikan supaya asuransi tidak hangus. 

 

6. Salinan atau Copy Surat Permintaan Asuransi

Salinan dari surat permintaan untuk memiliki asuransi jiwa yang diajukan calon pemegang polis.

 

Seberapa Penting Asuransi?

Asuransi sangat penting bagi keberlangsungan kehidupan. Selain memberikan rasa aman, asuransi juga mampu memberi perlindungan maksimal hingga hari tua. Berikut poin-poin yang berhasil dihimpun Bizhare mengenai manfaat asuransi.

 

1. Mengurangi Dampak Kerugian Individu

Dengan memiliki asuransi, seseorang bisa mencegah kerugian individu akibat kejadian tidak terduga, seperti kecelakaan, kebakaran, hingga jatuh sakit yang memaksa seseorang dirawat intensif di rumah sakit. Hal itu disebabkan asuransi mampu membiayai kerugian-kerugian tersebut. 

 

2. Membuat Hidup Lebih Tenang

Asuransi bisa membuat hidup lebih tenang karena mampu meringankan beban saat terjadi hal-hal tidak terduga. Apabila peserta jatuh sakit dan tidak memiliki uang, ia masih bisa berobat di fasilitas kesehatan yang berkualitas. 

 

3. Investasi dan Tabungan

Biasanya, produk asuransi yang digunakan sebagai investasi memberikan kelonggaran dan fleksibilitas untuk memilih waktu pertanggungan, sekitar lima, tujuh, atau sepuluh tahun. Premi asuransi yang dibayarkan setiap bulan juga dapat digunakan sebagai tabungan untuk masa depan. 

 

Baca Juga: Belajar Investasi Biar Gak Rugi, Penting untuk Pemula!

 

4. Membantu Mengelola Keuangan

Ketika seseorang memiliki asuransi, maka ia harus membayar premi rutin setiap bulan. Secara tidak langsung, kebijakan asuransi akan membuat peserta lebih disiplin dalam mengelola keuangan.

 

5. Membantu Mewujudkan Impian Masa Depan

Asuransi ternyata bisa membantu seseorang untuk mewujudkan mimpinya. Contohnya lewat asuransi pendidikan, orang tua tidak lagi perlu khawatir akan masa depan sang anak. Proses pendidikan bisa tetap berjalan hingga kuliah karena semuanya sudah ditanggung asuransi.

 

6. Traveling Nyaman dan Aman

Produk asuransi perjalanan atau travel insurance mampu memberikan jaminan keamanan selama bepergian ke dalam ataupun luar negeri. Kehilangan barang selama perjalanan atau mengalami kecelakaan? Semua sudah ditanggung dengan asuransi!

 

7. Melindungi Keluarga

Tidak hanya untuk diri sendiri, asuransi juga memberikan perlindungan maksimal bagi keluarga tertanggung. Secara khusus, produk asuransi jiwa mampu melindungi keluarga apabila peserta mengalami kecelakaan atau meninggal dunia.

 

Itulah tadi penjelasan mengenai polis asuransi dan pentingnya asuransi untuk siapa saja tanpa mengenal usia. Ingat, Teman Bizharian! Sebelum memutuskan membeli satu produk, lakukan perbandingan antar asuransi mulai dari harga, manfaat pertanggungan sampai profil perusahaan. 

1845 Reads
Author: Diptyarsa Janardana
319 Suka