06 May 2024
3 menit baca

7 Tips Memulai Investasi untuk Pemula, Bisa dari Modal Kecil!

3 menit baca

 

Investasi menjadi salah satu cara untuk membangun kekayaan dalam jangka panjang. Namun, tidak sedikit orang yang bingung harus mulai dari mana. Apakah Anda termasuk salah satunya? Jangan khawatir, artikel ini akan membahas tips memulai investasi untuk pemula.

 

1. Tentukan Tujuan Investasi Anda

 

Sebelum memulai investasi, Anda perlu menentukan tujuan investasi Anda terlebih dahulu. Apakah Anda ingin mempersiapkan dana pensiun, membeli rumah, atau membayar biaya pendidikan anak-anak Anda? 

 

Tujuan investasi yang jelas akan membantu Anda memilih jenis instrumen yang tepat. Outputnya, rencana investasi Anda akan berjalan dengan lebih matang, terencana, dan minim risiko. 

 

2. Pelajari Jenis Investasi yang Tersedia

 

Ada banyak jenis investasi yang tersedia, mulai dari saham, obligasi, reksadana, crowdfunding, hingga bisnis properti. Sebelum memutuskan untuk berinvestasi, pastikan Anda mempelajari jenis-jenis aset yang tersedia. 

 

Selain itu, Anda perlu mempelajari risiko dan keuntungan masing-masing jenis aset, serta cari tahu cara membeli dan menjual instrumen investasi tersebut. Dengan demikian, Anda bisa memulai investasi dengan lancar dan tanpa hambatan.

 

Jika Anda ingin tahu lebih banyak mengenai cara investasi, Anda bisa membaca artikel-artikel yang tersedia di Bizhare Media. Tak hanya bersifat edukatif, Anda juga bisa menemukan inspirasi bisnis sampingan dan passive income yang bisa dilakukan dari rumah saja. Selamat membaca!

 

3. Pelajari Profil Risiko Investasi

 

Sebelum melangkah lebih jauh, Anda harus mempelajari profil risiko dalam berinvestasi. Profil risiko sendiri merupakan kadar atau tingkatan seberapa tinggi atau rendah seorang investor berani mengambil risiko. 

 

Harus diingat, prinsip utama sebuah investasi adalah “high risk, high return”. Dengan kata lain, jika Anda menginginkan keuntungan sebesar-besarnya, maka Anda harus siap dengan risiko yang tinggi. 

 

Baca Juga: Profil Risiko Investasi: Pengertian dan Cara Meminimalisirnya

 

4. Mulailah dengan Investasi yang Mudah Dipahami

 

Jika Anda pemula dalam dunia investasi, mulailah dengan aset instrumen yang mudah dipahami. Contohnya, investasi dalam securities crowdfunding yang relatif aman dan mudah dilakukan dengan risiko yang lebih kecil dibanding instrumen lainnya. 

 

Tips memulai investasi yang satu ini mampu membangun kepercayaan diri dan kemampuan Anda dalam berinvestasi. Jika Anda langsung menyetor modal di sembarang aset, kerugian yang ditimbulkan bisa tak terkendali dan membuat Anda trauma jika tidak siap.

 

5. Pilih Aset Investasi yang Diawasi oleh OJK

 

Tips memulai investasi selanjutnya yang wajib dilakukan adalah memilih aset yang diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Sebagai informasi, dalam industri pasar modal, semua lembaga keuangan wajib terdaftar dan diawasi oleh pemerintah melalui OJK. 

 

Itu sebabnya, pastikan Anda menjatuhkan pilihan pada platform yang terdaftar dan diawasi oleh OJK. Selain aspek legalitas, pahami juga rekam jejak, pimpinan, dan pengalamannya dalam menjalani bisnis pasar modal di Indonesia. 

 

Salah satu platform investasi yang terpercaya adalah securities crowdfunding Bizhare. Didirikan sejak tahun 2018, platform ini sudah terdaftar dan diawasi oleh OJK berdasarkan Kep-38/D.04.2021 tentang Perluasan Izin Usaha sebagai Penyelenggara Penawaran Efek Melalui Layanan Urun Dana Berbasis Teknologi Informasi.

 

Baca Juga: Panduan Berinvestasi di Bizhare

 

6. Lakukan Diversifikasi Investasi

 

Diversifikasi investasi merupakan salah satu strategi yang sangat dianjurkan oleh para ahli keuangan. Konsepnya, Anda membagi dan menyebar dana ke berbagai jenis instrumen keuangan, seperti saham, obligasi, reksadana, properti, dan lainnya. Jadi tidak tergantung pada satu aset saja.

 

Dengan melakukan diversifikasi investasi, Anda dapat mengurangi risiko kerugian yang terjadi karena ketidakstabilan pasar pada satu jenis investasi saja. Tak hanya itu, diversifikasi mampu meningkatkan likuiditas portofolio investasi. Artinya, jika Anda membutuhkan uang tunai secara mendadak, Anda bisa mencairkan salah satu jenis investasi dengan cepat.

 

Baca Juga: Pentingnya Diversifikasi Investasi untuk Keberhasilan Finansial Anda

 

7. Jangan Terburu-buru dan Terpancing Emosi

 

Investasi adalah suatu proses yang membutuhkan waktu dan kesabaran. Jangan terburu-buru dalam mengambil keputusan dalam berinvestasi. Itu sebabnya, tips memulai investasi ini sangatlah penting untuk Anda pahami.

 

Nantinya, Anda bisa mempelajari semua informasi yang tersedia, cari tahu risiko dan keuntungan investasi yang ingin Anda lakukan, dan konsultasikan dengan ahli keuangan atau teman yang berpengalaman dalam berinvestasi.

 

Itulah tadi tips memulai investasi bagi pemula yang bisa dimulai dari modal kecil. Bagi Teman Bizharian yang baru pertama kali belajar investasi, Anda bisa mengikuti panduan yang sudah tersedia lewat artikel ini.

 

Sekali lagi, dalam berinvestasi, Anda tidak hanya mendapat keuntungan atau kerugian, tetapi juga melatih kesabaran, konsistensi, dan kedisiplinan untuk tetap berinvestasi tanpa melihat fluktuasi nilai aset. Selamat mencoba!

1199 Reads
Author: Diptyarsa Janardana
240 Suka