15 February 2024
3 menit baca

Instrumen Investasi untuk Dana Pensiun Terbaik, Yuk Siapkan!

3 menit baca

instrumen investasi dana pensiun

 

Setiap orang pasti ingin memasuki masa pensiun dengan tenang dan nyaman tanpa harus khawatir kekurangan uang untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Itu sebabnya, Anda harus mulai meluangkan waktu untuk investasi dana pensiun dari sekarang. Berikut panduan lengkap mengenai instrumen investasi masa pensiun!

 

Instrumen Investasi untuk Dana Pensiun

 

Ada beberapa jenis instrumen investasi untuk dana pensiun yang dapat Anda pilih. Setiap instrumen memiliki risiko dan imbal hasil yang berbeda, jadi penting untuk memilih instrumen yang sesuai dengan profil risiko dan tujuan investasi Anda.

 

  • Deposito

Deposito adalah instrumen investasi yang relatif aman dan stabil. Dengan deposito, Anda menyetorkan uang untuk jangka waktu tertentu dan mendapatkan bunga tetap sesuai dengan kesepakatan. Deposito cocok untuk mereka yang mengutamakan keamanan investasi dan tidak ingin mengambil risiko terlalu banyak.

 

Baca Juga: Deposito On Call: Pengertian, Keuntungan, Cara Hitung Bunganya

 

  • Obligasi

Obligasi adalah instrumen investasi yang berupa surat utang yang diterbitkan oleh perusahaan atau pemerintah. Dengan obligasi, Anda meminjamkan uang kepada penerbit obligasi dengan jangka waktu tertentu dan mendapatkan bunga tetap sesuai dengan kesepakatan. Obligasi cocok untuk mereka yang mengutamakan keamanan investasi dan ingin memperoleh imbal hasil yang lebih tinggi dari deposito.

 

Baca Juga: Penjelasan Obligasi, Jenis, dan Perbedaan dengan Saham

 

  • Reksadana

Reksadana adalah instrumen investasi yang mengumpulkan dana dari beberapa investor untuk diinvestasikan ke dalam berbagai jenis aset seperti saham, obligasi, atau instrumen pasar uang lainnya. Reksadana dikelola oleh manajer investasi profesional sehingga cocok untuk mereka yang ingin memperoleh diversifikasi portofolio investasi dan tingkat risiko yang moderat.

 

Baca Juga: Reksadana: Pengertian, Jenis, Keuntungan, dan Risikonya

 

  • Saham

Saham adalah instrumen investasi yang memberikan kepemilikan atas suatu perusahaan. Harga saham fluktuatif dan dipengaruhi oleh kondisi pasar saham. Saham cocok untuk mereka yang siap mengambil risiko tinggi untuk memperoleh imbal hasil yang lebih besar.

 

  • Properti

Properti adalah instrumen investasi yang berupa kepemilikan atas aset properti seperti rumah, apartemen, atau tanah. Properti dapat memberikan imbal hasil yang tinggi, tetapi juga memiliki risiko dan biaya yang besar. Properti cocok untuk mereka yang memiliki modal yang cukup dan siap berinvestasi dalam jangka panjang.

 

Baca Juga: 7 Cara Jitu Memulai Bisnis Properti Dari Nol, Khusus Pemula

 

  • Emas

Emas adalah instrumen investasi yang mengalami kenaikan harga yang stabil dan tahan terhadap inflasi. Emas cocok untuk mereka yang ingin memperoleh keuntungan dari lonjakan harga emas atau ingin menambahkan aset emas dalam portofolio investasi mereka.

 

Baca Juga: Cara Investasi Emas yang Benar untuk Pemula, Dijamin Untung!

 

  • Asuransi jiwa

Asuransi jiwa menjadi salah satu instrumen yang tidak boleh dilewatkan. Anda membayar premi untuk asuransi jiwa dan sebagian dari premi tersebut diinvestasikan dalam instrumen investasi tertentu. Instrumen ini cocok untuk mereka yang ingin memperoleh perlindungan asuransi jiwa dan imbal hasil investasi dalam satu produk.

 

Baca Juga: Polis Asuransi: Pengertian, Fungsi, dan Contohnya

 

  • Crowdfunding

Investasi dana pensiun juga bisa dialokasikan di aneka jenis platform securities crowdfunding. Dengan modal yang kecil, Anda sudah bisa mendapatkan keuntungan yang menjanjikan. Salah satu platform yang bisa Anda gunakan adalah Bizhare. Baca artikel di bawah ini untuk mengetahui info lengkapnya.

 

Baca Lengkap: Skema Investasi Bisnis & Pendanaan di Bizhare, Aman & Transparan!

 

Simulasi Cara Menghitung Dana Pensiun Rp5 Miliar

 

Simulasi perhitungan dana pensiun sebesar Rp5 miliar dapat dilakukan dengan menggunakan rumus-rumus berikut:

 

  • Total Kebutuhan Dana Pensiun = Pengeluaran Tahunan x Jangka Waktu Pensiun

 

Jika pengeluaran tahunan selama pensiun diperkirakan sebesar 240 juta rupiah dan jangka waktu pensiun adalah 20 tahun, maka total kebutuhan dana pensiun adalah:

 

Total Kebutuhan Dana Pensiun = Rp240 juta x 20 tahun = Rp4,8 miliar

 

  • Imbal Hasil Investasi = [(Total Kebutuhan Dana Pensiun / Dana yang Diinvestasikan)^(1/Jangka Waktu)] – 1

 

Jika Anda menginvestasikan Rp3,5 miliar dan mengharapkan imbal hasil investasi sebesar 7% per tahun, maka imbal hasil investasi yang dibutuhkan untuk mencapai tujuan dana pensiun sebesar Rp5 miliar adalah:

 

Imbal Hasil Investasi = [(5 miliar rupiah / 3,5 miliar rupiah)^(1/20)] – 1 = 4,2%

 

  • Mengumpulkan Dana per Tahun

 

Untuk mencapai tujuan dana pensiun sebesar Rp5 miliar dalam 20 tahun, Anda perlu mengumpulkan dana sebesar:

 

Dana per Tahun = Total Kebutuhan Dana Pensiun / Jangka Waktu Pensiun

 

Dalam hal ini, dana yang harus dikumpulkan setiap tahunnya adalah:

 

Dana per Tahun = Rp4,8 miliar / 20 tahun = Rp240 juta per tahun

 

Jika Anda menginvestasikan dana sebesar Rp240 juta per tahun dengan harapan imbal hasil investasi sebesar 4,2% per tahun, maka setelah 20 tahun, dana yang terkumpul akan mencapai sekitar Rp6,1 miliar.

 

Baca Juga: Risiko Investasi: Pengertian dan Cara Meminimalisirnya

 

Dari uraian di atas, instrumen investasi dana pensiun merupakan hal krusial untuk dipersiapkan agar dapat memenuhi kesejahteraan di masa depan. Persiapkan sebaik-baiknya dari sekarang!

702 Reads
Author: Diptyarsa Janardana
185 Suka