20 May 2023
4 menit baca

Apa itu Gaya Hidup Minimalis? Simak Manfaat dan Tips Memulainya

4 menit baca

 

Kita hidup dalam zaman di mana segala sesuatu menjadi lebih cepat, lebih besar, dan lebih kompleks. Dari sanalah, muncul sebuah konsep gaya hidup minimalis. Konon, lifestyle ini mampu membawa kedamaian dan ketenangan bagi para penganutnya. Benarkah demikian? 

 

Apa itu Minimalism Lifestyle?

 

Minimalisme adalah gaya hidup yang menekankan pada kesederhanaan, memusatkan diri pada elemen-elemen kehidupan yang penting, dan meminimalkan distraksi yang tak perlu. 

 

Beberapa contoh nyata dari gaya hidup minimalis adalah menyingkirkan barang-barang yang tidak dibutuhkan dan mengurangi ketergantungan pada benda material. Setelah itu, seorang individu berfokus pada hal-hal yang penting seperti keluarga, teman-teman, dan pengalaman hidup, mirip seperti frugal living.

 

Di abad ke-21, gaya hidup minimalis menjadi sebuah filosofi hidup yang fokus pada hal-hal yang penting dan bernilai. Seseorang membatasi jumlah barang dan pengeluaran yang tidak diperlukan untuk mencapai kebebasan finansial, waktu dan energi. Gaya hidup ini jelas berlawanan dengan perilaku hedonisme.

 

Manfaat Gaya Hidup Minimalis

 

Tak dipungkiri, minimalism lifestyle membawa beragam manfaat yang terbukti meningkatkan kualitas hidup dan kebahagiaan. Ingin buktinya? Berikut ulasan lengkapnya!

 

  • Keuangan Lebih Teratur dan Sehat

Salah satu manfaat hidup sederhana adalah keuangan yang lebih teratur dan sehat. Dengan membatasi pengeluaran dan hanya membeli barang-barang yang penting, Anda dapat menghemat uang untuk kebutuhan masa depan. Anda juga akan lebih mudah menentukan prioritas pengeluaran dan menghindari kebiasaan membeli barang yang tidak diperlukan.

 

  • Waktu dan Tenaga Tidak Terbuang Sia-sia

Dalam gaya hidup minimalis, seseorang memperhatikan kegiatan dan pengalaman yang penting dan bernilai. Artinya, waktu dan tenaga yang dimiliki tidak terbuang sia-sia pada kegiatan yang tidak penting. Dengan demikian, Anda dapat lebih fokus pada kegiatan yang memang memberikan kebahagiaan dan manfaat bagi hidup Anda.

 

  • Bebas Stress

Memiliki terlalu banyak barang dan pengeluaran yang tidak diperlukan dapat menyebabkan stres dan kecemasan. Dalam gaya hidup minimalis, Anda membebaskan diri dari kekhawatiran dan kecemasan karena memiliki terlalu banyak barang atau hutang yang tidak perlu. Hal ini dapat membantu Anda merasa lebih tenang dan bahagia dalam hidup.

 

  • Menambah Kegiatan untuk Hal Positif

Manfaat hidup sederhana lainnya adalah seseorang dapat menambah kegiatan yang memberikan manfaat positif bagi hidup. Misalnya, lebih sering berolahraga, membaca buku atau mengejar hobi yang selama ini tidak sempat dilakukan karena terlalu sibuk dengan hal-hal yang tidak penting. Hal ini dapat membantu meningkatkan kualitas hidup Anda.

 

  • Bebas Utang

Dalam gaya hidup minimalis, seseorang cenderung membatasi pengeluaran dan hanya membeli barang yang benar-benar dibutuhkan. Hal ini dapat membantu seseorang untuk lebih mudah memenuhi kebutuhan finansial dan menghindari utang yang tidak perlu. Dengan demikian, Anda dapat merasa lebih tenang dan terbebas dari belenggu tagihan.

 

  • Hidup Jadi Lebih Tenang dan Lebih Bersyukur

Gaya hidup minimalis juga dapat membantu Anda merasa lebih tenang dan bersyukur dalam hidup. Dengan memfokuskan diri pada hal-hal yang benar-benar penting dan bernilai, Anda akan lebih mudah merasa puas dengan apa yang telah dimiliki. Hal ini dapat membantu meningkatkan kualitas hidup dan kebahagiaan.

 

Baca Juga: Panduan Lengkap Investasi Finansial untuk Pemula

 

Tips Memulai Hidup Minimalis

 

Harus diakui, tidak semua orang sanggup menerapkan gaya hidup minimalis. Namun, apabila Anda tertarik mencobanya, silakan baca tips-tips berikut ini.

 

  • Decluttering

Decluttering atau membersihkan barang-barang yang tidak terpakai adalah hal pertama yang harus Anda lakukan. Mulailah dengan ruang yang paling mudah terlebih dahulu, seperti meja kerja atau lemari baju. Setelah itu, buatlah tiga tumpukan barang, yaitu barang yang akan disimpan, dijual, atau dibuang.;

 

  • Merapikan rumah secara rutin

Setelah melakukan decluttering, jangan biarkan barang-barang yang tersisa berantakan lagi. Mulailah merapikan rumah secara rutin. Buatlah jadwal harian atau mingguan untuk membersihkan rumah. Dengan merapikan rumah secara rutin, Anda akan merasa lebih tenang dan terorganisir.

 

  • Belanja sesuai kebutuhan

Sebelum membeli barang baru, pertimbangkan apakah barang tersebut benar-benar dibutuhkan atau tidak. Belilah barang sesuai kebutuhan, bukan keinginan semata. Hal ini dapat membantu Anda menghindari membeli barang yang tidak perlu dan menghemat uang.

 

  • Utamakan kualitas daripada kuantitas

Ketika membeli barang, utamakanlah kualitas daripada kuantitas. Barang yang berkualitas biasanya lebih tahan lama dan dapat digunakan dalam jangka waktu yang lebih lama. Dengan membeli barang yang berkualitas, Anda juga dapat menghemat uang dalam jangka panjang.

 

  • Mencari alternatif barang/pengganti yang lebih murah dan terjangkau

Sebelum membeli barang yang mahal, coba cari alternatif yang lebih murah dan terjangkau. Misalnya, mencari barang bekas atau barang yang sejenis dengan harga yang lebih terjangkau. Dengan mencari alternatif barang/pengganti yang lebih murah dan terjangkau, Anda dapat menghemat uang.

 

  • Mengatur isi lemari pakaian

Mengatur isi lemari pakaian dapat membantu Anda memilih baju dengan lebih mudah dan cepat. Buatlah sistem penyimpanan yang sederhana dan mudah dipahami. Misalnya, menggantung baju dengan warna yang sama atau mengurutkan baju berdasarkan jenisnya.

 

  • Terapkan prinsip mengganti, bukan menambah

Terakhir, terapkan prinsip mengganti, bukan menambah. Artinya, sebelum membeli barang baru, pertimbangkan apakah barang tersebut dapat menggantikan barang lama yang sudah tidak terpakai. Dengan demikian, Anda tidak hanya menghemat uang, tetapi juga menghindari penumpukan barang-barang tersebut.

 

Baca Juga: 7 Strategi Bisnis Paling Efektif dan Menguntungkan di Tahun 2023

 

Dari uraian di atas, bisa disimpulkan bahwa minimalisme adalah gaya hidup yang menekankan pada kebutuhan dasar dan membebaskan diri dari barang-barang yang tidak berguna.

 

Dengan hidup sederhana dan minimalis, Anda dapat memperkuat hubungan sosial, meningkatkan produktivitas, dan menciptakan hidup yang lebih bermakna dan bahagia.

3078 Reads
Author: Diptyarsa Janardana
521 Suka