02 January 2024
3 menit baca

7 Strategi Bisnis Paling Efektif dan Menguntungkan di Tahun 2024

3 menit baca

 

Menyusun strategi bisnis adalah hal penting yang wajib dilakukan saat hendak membuka sebuah usaha. Dengan demikian, para pelaku usaha mampu menentukan arah perusahaan dengan mengidentifikasinya dari segi pasar, pesaing, pelanggan, dan sebagainya. Berikut panduan selengkapnya!

 

Apa Itu Strategi Bisnis?

 

Strategi bisnis adalah serangkaian tindakan yang disusun untuk mencapai tujuan dan sasaran perusahaan.  Dalam menyusunnya, perusahaan harus bisa mengambil kebijakan dan pedoman yang matang. Hal ini sangat penting karena dengan demikian, perusahaan mampu membangun keunggulan dalam persaingan bisnis. Selain itu, perusahaan dapat memenuhi dan mencapai tujuan bisnis yang diinginkan.

 

Selain itu, strategi dalam berbisnis sangat penting karena membantu menyatukan berbagai departemen yang berbeda. Strategi yang sama akan memastikan keputusan departemen mendukung arah keseluruhan perusahaan.

 

Baca Juga: 10 Cara Menarik dan Meyakinkan Investor, Langsung Dapat Modal!

 

Komponen Strategi Bisnis

 

Setidaknya terdapat enam komponen kunci dari strategi bisnis. Berikut penjelasan lengkap beserta dengan contohnya!

 

1. Visi dan Tujuan Bisnis

Strategi bisnis dapat membantu mencapai tujuan dan target bisnis. Dengan visi arah bisnis, Anda dapat membuat instruksi yang jelas dalam strategi bisnis, misalkan untuk apa investasi ini dilakukan, siapa yang bertanggung jawab, dan sebagainya.

 

2. Nilai Inti

Strategi dalam berbisnis mampu memandu para petinggi atau eksekutif tingkat atas serta berbagai departemen tentang apa yang harus dan tidak boleh dilakukan, sesuai dengan nilai inti organisasi.

 

3. Analisis SWOT

SWOT adalah singkatan dari Strength, Weakness, Opportunity, dan Threats. Analisis ini termasuk dalam komponen strategi bisnis karena memungkinkan perusahaan untuk mengandalkan kekuatannya sebagai keuntungan. Hal ini juga membuat perusahaan bisa menyadari setiap kelemahan atau ancaman yang mengintai.

 

4. Taktik

Sebuah strategi dalam bisnis harus mampu menjabarkan rincian operasional, contohnya bagaimana pekerjaan harus dilakukan untuk memaksimalkan efisiensi. Para pelaku usaha juga harus mampu memahami apa yang perlu dilakukan sehingga menghemat waktu dan tenaga.

 

5. Rencana Alokasi Sumber Daya

Perencanaan strategi dalam berbisnis juga harus mencakup sumber daya yang diperlukan. Selain itu, pelaku usaha juga harus memikirkan bagaimana sumber daya akan dialokasikan dan siapa yang bertanggung jawab untuk melakukannya.

 

6. Pengukuran

Strategi bisnis juga mencakup cara untuk melacak output perusahaan, mengevaluasi kinerjanya dalam kaitannya dengan target yang ditetapkan sebelum meluncurkan strategi.

 

Contoh Strategi Bisnis dalam Perusahaan

 

Setelah mengetahui berbagai macam komponen strategi dalam berbisnis, kini Anda bisa mempelajari beberapa contohnya yang biasa diaplikasikan dalam perusahaan.

 

1. Cross-Selling Banyak Produk

Cross-selling adalah tindakan mendorong konsumen untuk membeli produk-produk berbeda yang masih berhubungan dengan produk awal yang mereka pilih. Sudah terbukti, strategi ini mampu meningkatkan jumlah produk yang terjual. 

 

Bahkan, peningkatan kecil dari cross-selling mampu memberi dampak signifikan pada profitabilitas, tanpa harus mengeluarkan untuk mendapatkan lebih banyak pelanggan baru.

 

2. Ciptakan Produk atau Layanan Terinovatif

Banyak perusahaan, khususnya di bidang teknologi atau otomotif, membedakan diri mereka dengan menciptakan produk yang paling mutakhir. Anda pun bisa menggunakan strategi bisnis ini dalam usaha Anda. Namun, Anda perlu mendefinisikan dulu apa arti inovatif dan bagaimana cara merealisasikannya.

 

3. Tingkatkan Penjualan dari Produk Baru

Beberapa perusahaan lebih suka berinvestasi dalam penelitian dan pengembangan untuk terus berinovasi, bahkan dengan produk yang paling sukses. Anda bisa menerapkan strategi ini dalam perusahaan.

 

4. Tingkatkan Layanan Pelanggan

Sudah banyak perusahaan berhasil membangun reputasi yang kuat karena memiliki layanan pelanggan yang luar biasa. Strategi yang satu ini sangat efektif karena berhubungan langsung dengan konsumen. Semakin bagus layanannya, semakin betah mereka menggunakan produk Anda.

 

5. Akuisisi Perusahaan Baru

Dengan mengakuisisi perusahaan baru, peluang perusahaan untuk bersaing di pasar yang lebih luas terbuka lebar, di mana sebelumnya tidak memiliki kehadiran yang kuat sambil mempertahankan pengguna produk atau layanan.

 

Baca Juga: Akuisisi Perusahaan: Pengertian, Jenis, dan Alasannya

 

6. Terapkan Strategi Harga

Sebuah usaha dapat menjaga harga mereka tetap rendah. Tujuannya adalah menarik lebih banyak pelanggan atau memberikan nilai aspiratif pada produk mereka dengan menetapkan harga di luar apa yang dapat dibeli oleh kebanyakan pelanggan biasa.

 

Jika perusahaan berencana untuk menjaga harga tetap rendah, mereka harus menjual produk dalam volum yang jauh lebih tinggi. Penyebabnya, margin keuntungan yang didapat biasanya lebih rendah.

 

7. Manfaatkan Keunggulan Teknologi

Contoh strategi bisnis lainnya adalah memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan produktivitas dan menguasai pasar. Anda bisa memanfaatkannya ke dalam penelitian dan pengembangan, mengakuisisi perusahaan yang lebih kecil untuk mendapatkan akses ke teknologi, atau bahkan memperoleh karyawan dengan keterampilan unik yang akan memberi perusahaan keunggulan teknologi.

 

Itulah tadi penjelasan mengenai jenis-jenis strategi dalam bisnis dan contohnya. Semoga setelah membacanya, Teman Bizharian jadi semakin paham mengenai strategi dalam berbisnis dan mampu mengaplikasikannya ke dalam bisnis Anda.

18877 Reads
Author: Diptyarsa Janardana
600 Suka