26 April 2024
3 menit baca

Pahami Strategi Buy and Hold sebelum Berinvestasi!

3 menit baca

buy and hold

 

Strategi buy and hold merupakan pendekatan investasi jangka panjang yang sangat populer di kalangan investor. Dengan memahami strategi ini, Anda dapat mengoptimalkan portofolio investasi Anda. Artikel ini akan membahas secara detail tentang strategi buy and hold, manfaatnya, serta tips untuk mengimplementasikannya dalam investasi Anda.

 

Apa itu Strategi Buy and Hold?

 

Strategi buy and hold adalah pendekatan investasi di mana investor membeli saham atau aset lainnya dan memegangnya untuk jangka waktu yang panjang, biasanya bertahun-tahun atau bahkan puluhan tahun. 

 

Tujuan dari strategi ini adalah untuk mendapatkan keuntungan dari potensi pertumbuhan nilai aset tersebut seiring berjalannya waktu, serta mendapatkan dividen atau pembayaran bunga secara periodik.

 

Baca Juga: Mengenal Instrumen Investasi, Jangka Waktu, Hingga Jenis-Jenisnya

 

Manfaat Strategi Buy and Hold

 

Strategi buy and hold adalah pendekatan investasi yang melibatkan pembelian aset dan memegangnya untuk jangka waktu yang panjang, tanpa sering melakukan jual beli berdasarkan perubahan pasar yang singkat. Strategi ini dapat memberikan beberapa manfaat bagi investor yang menggunakannya.

 

  • Pertumbuhan Investasi yang Konsisten

Investor yang menerapkan strategi buy and hold cenderung melihat pertumbuhan investasi yang konsisten dari waktu ke waktu. Mereka tidak terpengaruh oleh fluktuasi pasar jangka pendek dan memegang aset mereka untuk mendapatkan keuntungan jangka panjang.

 

  • Mengurangi Biaya Transaksi

Dengan minimnya aktivitas jual beli, investor dapat mengurangi biaya transaksi yang terkait dengan perdagangan saham. Hal ini karena mereka tidak perlu membayar biaya komisi atau pajak yang tinggi setiap kali melakukan transaksi.

 

  • Mengelola Risiko

Strategi buy and hold dapat membantu investor mengelola risiko investasi. Dengan memegang aset untuk jangka waktu yang panjang, mereka tidak terlalu terpengaruh oleh fluktuasi harga jangka pendek dan memiliki kesempatan untuk pulih dari kerugian pasar.

 

  • Mengurangi Stres

Investor yang menerapkan strategi ini cenderung mengalami tingkat stres yang lebih rendah daripada mereka yang melakukan perdagangan aktif. Mereka tidak perlu terus-menerus memantau pergerakan pasar dan bisa fokus pada tujuan investasi jangka panjang mereka.

 

Baca Juga: Literasi Keuangan: Pengertian, Manfaat, dan Penerapannya

 

Tips untuk Mengimplementasikan Strategi Buy and Hold

 

Strategi buy and hold dapat menjadi pendekatan yang efektif dalam mengelola investasi jangka panjang Anda. Namun, untuk mengoptimalkan hasilnya, ada beberapa tips yang perlu Anda pertimbangkan saat mengimplementasikan strategi ini.

 

  • Pilih Aset yang Tepat

Pilihlah aset atau instrumen investasi yang memiliki fundamental yang kuat dan potensi pertumbuhan jangka panjang. Lakukan riset yang teliti sebelum membuat keputusan investasi.

 

  • Diversifikasi Portofolio

Diversifikasi portofolio investasi Anda untuk mengurangi risiko yang terkait dengan investasi tunggal. Memiliki berbagai jenis aset dalam portofolio Anda dapat membantu melindungi dari fluktuasi pasar yang ekstrim.

 

  • Revisi Portofolio Secara Berkala

Meskipun Anda memegang investasi untuk jangka waktu yang lama, tetaplah mengawasi portofolio Anda secara berkala. Lakukan evaluasi terhadap performa investasi Anda dan pastikan bahwa mereka masih sesuai dengan tujuan keuangan Anda.

 

  • Sabar dan Konsisten

Salah satu kunci dari strategi buy and hold adalah kesabaran dan konsistensi. Tahan godaan untuk melakukan perdagangan berlebihan berdasarkan fluktuasi pasar jangka pendek. Pertahankan visi jangka panjang Anda meskipun pasar mengalami volatilitas.

 

  • Perhatikan Faktor Eksternal

Selain faktor internal investasi Anda, perhatikan juga faktor eksternal seperti kondisi ekonomi global, kebijakan pemerintah, dan perubahan industri. Tetaplah fleksibel dan siap untuk menyesuaikan portofolio Anda jika diperlukan.

 

  • Edukasi Terus-Menerus

Tingkatkan pengetahuan Anda tentang investasi dan pasar keuangan secara terus-menerus. Dengan memahami lebih dalam tentang aset yang Anda pegang, Anda dapat membuat keputusan investasi yang lebih baik.

 

Baca Juga: Risiko Investasi: Pengertian dan Cara Meminimalisirnya

 

Investasi Crowdfunding lewat Bizhare dan #AmankanMasaDepanMu Sekarang

 

Mengelola investasi dengan bijak menjadi semakin penting di tengah dinamika ekonomi yang makin tidak bisa ditebak. Salah satu cara untuk melindungi diri dari dampak risiko penyusutan nilai ekonomi adalah dengan melakukan investasi yang cerdas, cermat, dan terukur.

 

Apabila Anda menginvestasikan uang pada saham, sukuk, reksa dana, emas, berlian, atau bisnis franchise, Anda akan menghasilkan uang lewat passive income selama 24 jam, bahkan saat tidur sekalipun. 

 

Baca Lengkap: Skema Investasi Bisnis & Pendanaan di Bizhare, Transparan & Aman!

 

Dengan memiliki sumber passive income yang stabil, Anda dapat lebih siap menghadapi ketidakpastian ekonomi, khususnya selama resesi. Masa depan Anda akan terjamin damai, tenang, dan bahagia. 

 

Salah satunya, Anda bisa berinvestasi di aneka jenis platform crowdfunding seperti Bizhare. Bizhare menyediakan layanan investasi dengan jumlah mulai dari Rp10 juta. Secara eksklusif, Bizhare juga menawarkan investasi khusus dengan nilai mulai dari Rp50 juta, tentunya dengan jaminan dividend yield yang lebih besar.

 

Ada banyak keunggulan yang ditawarkan Bizhare, salah satunya adalah kenyamanan dalam berinvestasi dengan jumlah yang sesuai dengan kemampuan Anda. Selain itu, Bizhare telah terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), yang memberikan perlindungan tambahan bagi para investor.

 

Baca Lengkap: Panduan Berinvestasi di Bizhare

 

Bersama platform securities crowdfunding pertama Indonesia Bizhare, amankan masa depan Anda dengan kemerdekaan finansial seutuhnya. Jika Anda adalah salah satu orang yang ingin masa depannya cerah, silakan klik button di bawah ini.

 

#AmankanMasaDepanMu Sekarang

109 Reads
Author: Diptyarsa Janardana
21 Suka