18 May 2023
6 menit baca

Pahami Pasar Bebas: Ciri, Fungsi, Contoh, dan Dampak Positif & Negatif

6 menit baca

 

Pasar bebas telah menjadi topik yang kontroversial dalam beberapa tahun terakhir, khususnya setelah Indonesia bergabung dalam AFTA (ASEAN Free Trade Area) pada tahun 1992. Dalam artikel ini, Bizhare akan membahas tentang pasar bebas, cara kerjanya, serta dampaknya terhadap ekonomi Indonesia.

 

Pengertian Pasar Bebas

 

Pasar bebas atau free trade adalah sebuah sistem ekonomi yang memungkinkan barang dan jasa bergerak dengan bebas di antara negara-negara atau wilayah yang terlibat. Dalam pasar bebas, negara-negara atau wilayah yang terlibat memungkinkan perdagangan internasional tanpa hambatan seperti pajak ekspor-impor, regulasi pasar, dan kuota impor.

 

Pada dasarnya, free trade mengandalkan mekanisme pasar sebagai penentu harga serta kuantitas barang dan jasa yang dihasilkan masyarakat. Dalam pasar bebas, persaingan yang sehat antar produsen dan konsumen dianggap sebagai motor penggerak yang memacu pertumbuhan ekonomi.

 

Baca Juga: Jenis dan Bentuk Badan Usaha di Indonesia, Pahami Sebelum Memulai Bisnis!

 

Pengertian Pasar Bebas Menurut Ahli

 

Beberapa ahli ekonomi mengungkapkan pengertian pasar bebas secara berbeda-beda. Berikut adalah beberapa definisi pasar bebas menurut ahli!

 

  • Adam Smith: Pasar bebas adalah sebuah sistem ekonomi di mana harga ditentukan oleh persaingan dan permintaan pasar.
  • David Ricardo: Pasar bebas adalah sebuah sistem ekonomi di mana perdagangan internasional dilakukan tanpa hambatan dan negara-negara mengkhususkan diri dalam produksi barang yang mempunyai keunggulan komparatif.
  • Milton Friedman: Pasar bebas adalah sebuah sistem ekonomi yang mencakup kebebasan ekonomi dan politik di mana pemerintah tidak terlibat dalam pasar.

 

Fungsi & Tujuan Pasar Bebas

 

Free trade memiliki beberapa fungsi dan tujuan utama dalam sistem ekonomi global, antara lain:

 

  • Meningkatkan Efisiensi Ekonomi

Free trade memungkinkan pergerakan barang dan jasa secara bebas, sehingga produsen dan konsumen dapat mengoptimalkan penggunaan sumber daya secara efisien. Dalam pasar bebas, setiap produsen berusaha memaksimalkan efisiensi produksi dengan menekan biaya produksi dan meningkatkan kualitas produk.

 

  • Mendorong Inovasi dan Kreativitas

Free trade mendorong produsen untuk mengembangkan produk-produk baru dan inovatif, sehingga meningkatkan daya saing global. Persaingan yang sehat di dalam pasar bebas memicu produsen untuk melakukan riset dan pengembangan, menciptakan inovasi dan kreativitas yang dapat meningkatkan efisiensi dan kualitas produk.

 

  • Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat

Free trade memungkinkan terciptanya lapangan kerja yang baru, meningkatkan standar hidup, dan memperbaiki taraf kehidupan masyarakat. Selain itu, pasar bebas juga memungkinkan konsumen untuk memperoleh barang dan jasa dengan harga yang lebih murah dan kualitas yang lebih baik.

 

  • Meningkatkan Pertumbuhan Ekonomi

Dalam pasar bebas, persaingan yang sehat memacu pertumbuhan ekonomi yang lebih cepat dan lebih stabil. Free trade memungkinkan negara-negara atau wilayah yang terlibat untuk mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya dan memperluas pasar, sehingga meningkatkan pertumbuhan ekonomi.

 

  • Meningkatkan Integrasi Global

Pasar bebas memungkinkan terciptanya integrasi global yang lebih erat antara negara-negara atau wilayah yang terlibat. Free trade dapat memperkuat kerja sama ekonomi internasional dan menciptakan kesempatan untuk saling belajar, bertukar pengalaman, hingga memperluas jaringan bisnis.

 

Baca Juga: Analisis SWOT: Pengertian, Tujuan, dan Contoh Lengkapnya

 

Ciri-Ciri Pasar Bebas

 

Pasar bebas memiliki beberapa ciri-ciri khusus yang membedakannya dengan sistem ekonomi lainnya. Berikut ulasan lengkapnya!

 

  • Persaingan bebas

Persaingan bebas merupakan salah satu ciri khas pasar bebas. Dalam pasar bebas, produsen bersaing untuk mendapatkan pelanggan dengan cara menawarkan produk berkualitas tinggi dengan harga yang lebih murah.

 

  • Tidak adanya campur tangan pemerintah

Dalam pasar bebas, pemerintah tidak campur tangan dalam mengatur harga dan jumlah produksi. Pemerintah hanya berperan sebagai pengatur untuk memastikan adanya aturan main yang sehat dan menjaga persaingan yang seimbang.

 

  • Harga ditentukan oleh pasar

Harga di pasar bebas ditentukan oleh kekuatan permintaan dan penawaran. Jika permintaan lebih besar daripada penawaran, harga akan naik, begitu juga sebaliknya.

 

  • Kebebasan dalam memilih produk

Konsumen memiliki kebebasan untuk memilih produk yang mereka inginkan. Produsen juga memiliki kebebasan untuk memilih jenis produk yang akan mereka produksi.

 

Dampak Positif Pasar Bebas

 

Tak dapat dipungkiri, free trade atau perdagangan bebas membawa berbagai dampak positif bagi negara-negara yang terlibat. Berikut daftarnya!

  • Meningkatkan pertumbuhan ekonomi

Pasar bebas dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi karena adanya peluang untuk melakukan perdagangan yang lebih efisien antar negara. Hal ini dapat mendorong produktivitas, kreativitas, dan inovasi dalam produksi barang dan jasa.

 

  • Meningkatkan daya saing

Perusahaan akan terdorong untuk memproduksi barang dan jasa yang lebih berkualitas. Apalagi, dengan harga yang lebih murah, produk bisa bersaing secara kompetitif di pasar global.

 

  • Meningkatkan kesejahteraan masyarakat

Dengan meningkatnya pertumbuhan ekonomi dan daya saing perusahaan, masyarakat akan memperoleh manfaat dari adanya peningkatan pendapatan, lapangan kerja, dan kebutuhan hidup yang lebih baik.

 

  • Memperluas pasar

Pasar bebas memungkinkan perusahaan untuk menjual produknya ke pasar global, sehingga perusahaan dapat memperoleh keuntungan yang lebih besar.

 

Dampak Negatif Pasar Bebas

 

Meskipun terbukti membawa dampak positif, pasar bebas membawa beberapa dampak negatif yang cukup krusial. Berikut beberapa di antaranya!

 

  • Menurunkan kesejahteraan masyarakat

Pasar bebas dapat menimbulkan persaingan yang tidak sehat antar perusahaan, yang akhirnya dapat menurunkan kesejahteraan masyarakat. Hal ini terjadi karena perusahaan akan lebih memperhatikan keuntungan yang besar, tanpa memperhatikan dampak sosial dan lingkungan yang ditimbulkan.

 

  • Mengancam keberlangsungan usaha

Perdagangan bebas dapat mengancam keberlangsungan usaha perusahaan kecil dan menengah karena adanya persaingan yang lebih besar dari perusahaan besar.

 

  • Menimbulkan ketimpangan ekonomi

Free trade dapat menimbulkan ketimpangan ekonomi antara negara-negara, terutama negara yang kurang berkembang. Hal ini dapat terjadi karena perusahaan di negara maju memiliki keuntungan yang lebih besar dari perusahaan di negara berkembang.

 

  • Merusak lingkungan

Perdagangan bebas dapat mempengaruhi kebijakan lingkungan karena adanya persaingan yang tinggi dalam memproduksi barang dan jasa. Hal ini dapat menyebabkan kerusakan lingkungan seperti polusi dan penebangan hutan.

 

Contoh Pasar Bebas

 

Saat ini, kebijakan pasar bebas diterapkan di berbagai negara di dunia. Beberapa di antaranya sampai membentuk organisasi perjanjian internasional. Berikut beberapa contohnya!

 

  • APEC (Asia Pasific Economic Cooperation)

APEC adalah perjanjian kerja sama ekonomi antara 21 negara yang ada di wilayah Pasifik. Kerja sama ini bertujuan untuk menjalin hubungan antar negara dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi, serta mendorong perluasan perdagangan bebas yang ada di kawasan Asia-Afrika.

 

  • CAFTA (China-ASEAN Free Trade Area)

CAFTA adalah pasar bebas yang hadir dalam bentuk perjanjian perdagangan antara China dengan negara-negara di ASEAN. Organisasi ini mengatur kerja sama antar negara anggotanya supaya bisa melakukan kegiatan perdagangan bebas untuk berbagai macam barang yang masuk dari China atau ASEAN.

 

  • EU (European Union)

Uni Eropa menetapkan perjanjian kerja sama free trade untuk seluruh anggotanya yang berjumlah 28 negara. Kebijakan ini bertujuan untuk memudahkan proses keluar masuknya barang dari tiap negara anggota supaya perekonomiannya terus meningkat.

 

  • MEA (Masyarakat Ekonomi ASEAN)

Masyarakat Ekonomi ASEAN adalah sebuah perjanjian kerja sama perdagangan bebas yang berlaku bagi negara-negara anggota ASEAN, termasuk Indonesia. Kebijakan ini memungkinkan terjadinya proses penjualan barang dan jasa antar negara anggotanya tanpa adanya tarif bea cukai di kawasan Asia Tenggara.

 

  • NAFTA (North American Free Trade Area)

NAFTA adalah perjanjian perdagangan bebas yang ada di Amerika Utara. Berdiri sejak tahun 1994, NAFTA beranggotakan Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Beberapa kegiatan yang dilakukan oleh organisasi ini yaitu mengurus paspor dan juga visa, mengatur kegiatan niaga, dan menjadi perantara informasi yang berkaitan dengan kegiatan kebudayaan.

 

Yuk Mulai Siapkan Investasi untuk Menghadapi Berbagai Kondisi Ekonomi!

 

Pasar bebas merupakan salah satu bentuk dari globalisasi di bidang ekonomi. Segala bentuk dinamika yang terjadi di dalamnya bisa memengaruhi kondisi perekonomian sebuah negara, tak terkecuali Indonesia. Mau tidak mau, semua warga negara harus siap.

 

Ada beberapa cara yang bisa dilakukan. Pertama, segera perkaya wawasan diri dengan inklusi keuangan. Hal ini sangat penting karena makin tinggi tingkat literasi finansial yang dimiliki seseorang, semakin mampu ia dalam menghadapi perekonomian global.

 

Setelah menguasainya, Anda bisa mulai berinvestasi. Ada banyak instrumen yang bisa dimanfaatkan, salah satunya yang jadi pilihan banyak orang saat ini adalah berinvestasi dengan skema patungan atau urun dana

 

Nah, salah satu platform investasi urun dana terbaik yang bisa Anda coba adalah Bizhare. Berdiri sejak tahun 2018, Bizhare telah berhasil membuktikan diri menjadi platform securities crowdfunding terkemuka di Indonesia. 

 

Crowdfunding sendiri merupakan sistem di mana para investor dapat memberikan dukungan keuangan untuk sebuah proyek atau bisnis melalui internet secara ramai-ramai atau patungan. 

 

Tercatat sudah ratusan bisnis dengan total investasi lebih dari Rp100 miliar telah didanai melalui Bizhare. Tak heran, Bizhare berhasil mendapat sederet penghargaan prestisius, mulai dari #1 Indonesia Top Crowdfunding Platform 2019 by Top 10 Asia (Top10Asia.org), Top Innovation Choice Award 2021 by Infobrand.id, hingga Startup Terbaik Pilihan TEMPO 2017

 

Jadi, tunggu apalagi? Segera investasikan dana di bisnis franchise pilihan Anda mulai dari Rp1 Juta. Cek daftar lengkapnya di tautan ini.  

 

Baca Juga: Panduan Berinvestasi di Bizhare

 

Pasar bebas adalah konsep penting dalam ekonomi yang dapat memberikan manfaat dan dampak negatif pada perekonomian suatu negara. Di Indonesia sendiri, pasar bebas telah menjadi bagian penting dari ekonomi sejak zaman kolonial Belanda dan masih terus berkembang hingga saat ini.

 

Nah, agar memaksimalkan manfaat free trade dan mengurangi dampak negatifnya, pemerintah perlu mengambil langkah-langkah yang tepat dalam mengatasi hambatan perdagangan dan melindungi industri dalam negeri yang rentan terhadap persaingan asing. 

 

Dengan cara ini, pasar bebas dapat menjadi alat yang efektif dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan di Indonesia.

 

 

5074 Reads
Author: Diptyarsa Janardana
299 Suka