20 October 2023
4 menit baca

Perbedaan Investasi dan Deposito, Mana Yang Lebih Menguntungkan?

4 menit baca

perbedaan investasi deposito

 

Investasi dan deposito adalah dua cara yang umum digunakan untuk mengembangkan kekayaan finansial. Kedua opsi ini memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Dalam artikel ini, kita akan membahas perbedaan antara investasi saham dan deposito serta mempertimbangkan mana yang lebih menguntungkan.

 

Perbedaan Investasi dan Deposito

 

Sebelum kita membahas mana yang lebih menguntungkan, mari kita pahami terlebih dahulu perbedaan mendasar antara investasi dan deposito.

 

  • Tujuan Utama

Investasi bertujuan untuk menumbuhkan modal dan memperoleh keuntungan dari investasi tersebut. Tujuan utama dari investasi adalah mencapai hasil yang lebih tinggi daripada tingkat inflasi.

 

Sementara itu, deposito bertujuan untuk menyimpan uang Anda dengan tingkat bunga tetap dan risiko minimal. Tujuannya adalah melindungi modal Anda.

 

  • Risiko

Investasi memiliki tingkat risiko yang bervariasi tergantung pada jenisnya. Investasi dalam saham atau properti, misalnya, memiliki risiko yang lebih tinggi dibandingkan dengan investasi dalam obligasi atau reksa dana.

 

Sementara itu, deposito memiliki risiko yang sangat rendah karena Anda dijamin oleh lembaga asuransi deposito hingga batas tertentu (biasanya hingga sekitar Rp2 miliar).

 

  • Waktu

Investasi seringkali bersifat jangka panjang, dan hasilnya bisa tidak pasti. Selain itu, nilai investasi dapat naik dan turun seiring waktu. Meskipun ada instrumen yang bersifat jangka pendek, namun return atau imbal hasilnya tidak besar. 

 

Untuk deposito sendiri, instrumen ini memiliki jangka waktu tertentu, yang bisa berkisar dari beberapa bulan hingga beberapa tahun. Uang Anda akan terkunci dalam deposito selama jangka waktu tersebut.

 

  • Likuiditas

Likuiditas dalam investasi sangat tergantung dari instrumen yang Anda punya. Misalnya properti, Anda pasti akan membutuhkan waktu lama untuk menjualnya, berbeda dengan emas atau saham yang bisa dicairkan dalam waktu cepat. 

 

Sementara itu, deposito secara garis besar kurang likuid dibandingkan dengan rekening tabungan biasa. Alasannya, instrumen ini hanya bisa diambil dalam jangka waktu tertentu. 

 

  • Potensi Keuntungan

Investasi memiliki potensi keuntungan yang lebih tinggi daripada deposito. Namun, ini juga berarti potensi kerugian yang lebih besar. Sementara itu, deposito menawarkan keuntungan yang lebih rendah daripada beberapa bentuk investasi, tetapi uang Anda akan aman dan berkembang dengan tingkat bunga yang pasti.

 

Baca Juga: Apa itu Deposito? Pahami Pengertian, Kelebihan, dan Tips Memilih Deposito Terbaik

 

Risiko Berinvestasi di Deposito

 

Meskipun deposito dianggap sebagai pilihan investasi yang relatif aman, ada beberapa risiko yang perlu Anda pertimbangkan.

 

  • Inflasi

Tingkat bunga deposito mungkin lebih rendah daripada tingkat inflasi. Ini berarti bahwa, dalam beberapa kasus, nilai uang Anda mungkin tidak tumbuh cukup untuk mengimbangi inflasi.

 

  • Potensi Pengurangan Keuntungan

Karena tingkat bunga deposito biasanya lebih rendah dibandingkan dengan jenis investasi lainnya, potensi keuntungan Anda juga lebih rendah. Anda mungkin melewatkan kesempatan untuk mendapatkan hasil yang lebih tinggi dengan berinvestasi di tempat lain.

 

  • Ketidakmampuan Mengakses Dana

Deposito memiliki jangka waktu tertentu. Jika Anda memerlukan akses segera ke uang Anda, Anda mungkin perlu membayar denda atau kehilangan sebagian bunga yang dihasilkan.

 

Keuntungan Berinvestasi di Deposito

 

Namun, ada juga keuntungan yang signifikan dalam berinvestasi di deposito, terutama bagi mereka yang mencari perlindungan modal dan stabilitas:

 

  • Keamanan

Deposito adalah salah satu bentuk investasi yang paling aman. Anda dijamin oleh lembaga asuransi deposito hingga batas tertentu, sehingga risiko kehilangan modal sangat rendah.

 

  • Kejelasan Tingkat Bunga

Tingkat bunga deposito biasanya tetap selama jangka waktu tertentu. Ini berarti Anda tahu dengan pasti berapa banyak bunga yang akan Anda terima.

 

  • Pilihan Jangka Waktu

Deposito seringkali menawarkan pilihan jangka waktu yang beragam, sehingga Anda dapat memilih jangka waktu yang sesuai dengan tujuan keuangan Anda.

 

  • Investasi Minimal

Anda dapat membuka deposito dengan jumlah investasi minimal yang relatif kecil, membuatnya cocok untuk orang-orang dengan berbagai tingkat pendapatan.

 

Investasi Saham vs Investasi di Deposito

 

Banyak investor yang menggabungkan saham dan deposito dalam portofolio mereka untuk diversifikasi. Ini memungkinkan Anda memanfaatkan potensi pertumbuhan saham sambil melindungi sebagian modal Anda dengan deposito yang aman. Namun, kira-kira mana yang lebih baik, investasi saham atau deposito? 

 

Nah, jawabannya tergantung pada tujuan, toleransi risiko, dan jangka waktu investasi. Jika Anda mencari potensi keuntungan jangka panjang dan siap menghadapi fluktuasi pasar, saham mungkin lebih cocok. Namun, jika keamanan modal dan kepastian bunga lebih penting, deposito adalah pilihan terbaik. 

 

Jalan tengahnya, diversifikasi bisa menjadi solusi terbaik untuk mencapai keseimbangan yang bijak dalam investasi Anda. Jangan ragu untuk berkonsultasi dengan penasihat keuangan untuk keputusan yang lebih cerdas.

 

Baca Juga: Pentingnya Diversifikasi Investasi untuk Keberhasilan Finansial Anda

 

Investasi Saham Crowdfunding, Alternatif Investasi selain Deposito

 

Investasi sangat penting dilakukan sedini mungkin. Alasannya, selain yang disebutkan di atas, adalah kemampuannya dalam mengamankan masa depan finansial Anda. Maka dari itu, berinvestasi kini adalah sebuah kewajiban.

 

Nah, ada banyak pilihan instrumen yang bisa Anda gunakan untuk berinvestasi. Selain deposito, Anda juga bisa berinvestasi dengan skema yang sedang populer saat ini, yakni di platform securities crowdfunding.

 

Kenapa Anda dianjurkan untuk investasi di securities crowdfunding di tahun 2023 ini? Alasannya, skema crowdfunding atau urun dana menawarkan keuntungan yang menarik, termasuk dividend yield yang lebih besar dibandingkan dengan beberapa instrumen investasi lainnya.

 

Kelebihan skema crowdfunding lainnya adalah diversifikasi portofolio yang lebih mudah. Di sini, Anda dapat berinvestasi dalam berbagai proyek atau bisnis dengan jumlah investasi yang relatif kecil. Ini berarti risiko Anda tersebar dengan baik, sehingga jika satu investasi tidak berhasil, investasi lainnya masih bisa memberikan imbal hasil yang positif.

 

Selain itu, crowdfunding juga memberikan kesempatan untuk berinvestasi dalam bisnis-bisnis yang biasanya sulit diakses oleh investor individu, seperti proyek-proyek properti, startup, atau bisnis kecil yang memiliki potensi pertumbuhan besar. Dengan crowdfunding, Anda dapat menjadi bagian dari pertumbuhan bisnis-bisnis ini dan berpotensi mendapatkan dividend yield yang signifikan.

 

Salah satu platform securities crowdfunding yang sedang naik daun saat ini adalah Bizhare. Bizhare menyediakan layanan investasi dengan jumlah mulai dari Rp1 juta. Secara eksklusif, Bizhare juga menawarkan investasi khusus dengan nilai mulai dari Rp50 juta, tentunya dengan jaminan dividend yield yang lebih besar.

 

Ada banyak keunggulan yang ditawarkan Bizhare, salah satunya adalah kenyamanan dalam berinvestasi dengan jumlah yang sesuai dengan kemampuan Anda. Selain itu, Bizhare telah terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), yang memberikan perlindungan tambahan bagi para investor.

 

Baca Lengkap: Panduan Berinvestasi di Bizhare

 

Dalam memilih antara investasi dan deposito, penting untuk mempertimbangkan tujuan keuangan Anda, tingkat risiko yang dapat Anda terima, dan jangka waktu investasi. Investasi saham memiliki potensi keuntungan yang lebih tinggi, tetapi juga risiko yang lebih besar. 

 

Deposito, di sisi lain, adalah pilihan yang lebih aman tetapi dengan pengembalian yang lebih rendah. Jadi, mana yang lebih menguntungkan? Itu tergantung pada preferensi dan kebutuhan keuangan Anda.

1333 Reads
Author: Diptyarsa Janardana
241 Suka