18 February 2024
3 menit baca

Apa yang Dimaksud dengan Hukum Permintaan dan Penawaran?

3 menit baca

hukum permintaan penawaran

 

Dalam ranah ekonomi, hukum permintaan dan penawaran adalah prinsip dasar yang menjadi tulang punggung sistem pasar. Hukum ini mencerminkan dinamika interaksi antara konsumen yang meminta barang atau jasa dan produsen yang menawarkannya. Dalam artikel ini, kita akan menjelajahi pengertian serta contoh kurva hukum permintaan dan penawaran.

 

Hukum Permintaan

 

Hukum permintaan adalah prinsip ekonomi yang menyatakan bahwa, dengan asumsi semua faktor lain tetap konstan, kuantitas barang atau jasa yang diminta oleh konsumen akan meningkat seiring dengan penurunan harga, dan sebaliknya. 

 

Dengan kata lain, ada hubungan invers antara harga suatu produk dan jumlah yang diminta oleh pasar. Hukum permintaan ini merupakan konsep dasar dalam ekonomi mikro dan membantu menjelaskan perilaku konsumen dalam menghadapi perubahan harga.

 

Baca Juga: Harga dan Besaran Bunga Deposito BCA 2024

 

Hukum Penawaran

 

Hukum penawaran adalah prinsip ekonomi yang menyatakan bahwa, dengan asumsi faktor-faktor lain tetap konstan, kuantitas barang atau jasa yang ditawarkan oleh produsen akan meningkat seiring dengan peningkatan harga, dan sebaliknya. 

 

Artinya, ada hubungan positif antara harga suatu produk dan jumlah yang ditawarkan oleh produsen. Hukum penawaran ini merupakan konsep dasar dalam ekonomi mikro dan membantu menjelaskan perilaku produsen dalam menghadapi perubahan harga.

 

Baca Juga: 7 Hal yang Wajib Disiapkan Sebelum Berinvestasi di Securities Crowdfunding

 

Hubungan antara Hukum Permintaan dan Penawaran

 

Hubungan antara hukum permintaan dan penawaran menciptakan titik keseimbangan harga dan jumlah suatu barang atau jasa di pasar.

 

Jika harga pasar berada di bawah titik keseimbangan, permintaan mungkin melebihi penawaran, menyebabkan kekurangan barang atau layanan (kekurangan pasar). Sebaliknya, jika harga pasar berada di atas titik keseimbangan, penawaran mungkin melebihi permintaan, menyebabkan surplus barang atau layanan.

 

Dalam jangka panjang, pasar cenderung bergerak menuju titik keseimbangan ini karena produsen dan konsumen merespons perubahan harga. Dengan demikian, hukum permintaan dan penawaran bekerja bersama untuk membentuk harga pasar dan kuantitas yang sesuai dalam suatu ekonomi.

 

Baca Juga: 1 Lot Saham Berapa Lembar & Harganya? Ini Jawabannya!

 

Contoh Kurva Permintaan dan Penawaran

 

Kurva permintaan dan penawaran dapat diilustrasikan dengan grafik yang menunjukkan hubungan antara harga suatu produk dan kuantitas yang diminta atau ditawarkan. Berikut adalah contoh kurva permintaan dan penawaran.

 

  • Kurva Permintaan

Grafik permintaan menunjukkan hubungan invers antara harga dan jumlah yang diminta oleh konsumen. Semakin tinggi harga, semakin rendah jumlah yang diminta, dan sebaliknya.

 

Contoh: Jika harga sepeda turun, konsumen mungkin lebih cenderung membeli sepeda, sehingga kuantitas yang diminta meningkat. Sebaliknya, jika harga sepeda naik, kuantitas yang diminta bisa menurun.

 

  • Kurva Penawaran

Grafik penawaran menunjukkan hubungan positif antara harga dan jumlah yang ditawarkan oleh produsen. Semakin tinggi harga, semakin tinggi jumlah yang ditawarkan, dan sebaliknya.

 

Contoh: Jika harga pakaian olahraga naik, produsen pakaian olahraga mungkin akan menawarkan lebih banyak produk ke pasar untuk mengambil keuntungan dari harga yang lebih tinggi.

 

Faktor yang Memengaruhi Permintaan dan Penawaran

 

Ada beberapa faktor yang memengaruhi permintaan dan penawaran di pasar. Berikut adalah beberapa di antaranya.

 

Faktor yang Mempengaruhi Permintaan

Pertama, kita akan membahas mengenai faktir-faktor yang berperan besar dalam memengaruhi permintaan, yakni:

 

  • Harga Barang atau Jasa

Hubungan antara harga dan jumlah yang diminta adalah faktor utama dalam hukum permintaan. Penurunan harga cenderung meningkatkan permintaan, dan sebaliknya.

 

  • Pendapatan Konsumen

Jika pendapatan konsumen meningkat, mereka cenderung memiliki lebih banyak daya beli, yang dapat meningkatkan permintaan atas barang dan jasa.

 

  • Selera dan Preferensi Konsumen

Perubahan selera atau preferensi konsumen dapat mempengaruhi permintaan. Jika suatu produk menjadi lebih populer atau diinginkan, permintaan dapat meningkat.

 

  • Harga Barang Pengganti dan Barang Komplementer

Harga barang pengganti (produk yang dapat menggantikan satu sama lain) dan barang komplementer (produk yang digunakan bersamaan) juga dapat memengaruhi permintaan. Perubahan harga barang pengganti atau komplementer dapat menggeser permintaan suatu produk.

 

  • Faktor-faktor Demografis

Faktor-faktor seperti pertumbuhan populasi, struktur usia, dan komposisi demografis dapat memengaruhi permintaan. Misalnya, pertumbuhan populasi dapat meningkatkan permintaan atas kebutuhan dasar.

 

Baca Juga: Instrumen Pasar Modal: Pahami Arti, Jenis, Fungsi, dan Manfaatnya

 

Faktor yang Mempengaruhi Penawaran

Di bawah ini adalah contoh faktor-faktor yang memengaruhi penawaran secara umum, yakni:

 

  • Harga Faktor Produksi

Harga input atau faktor produksi, seperti bahan baku dan tenaga kerja, dapat mempengaruhi biaya produksi. Jika harga faktor produksi naik, produsen mungkin menawarkan jumlah yang lebih sedikit pada harga tertentu.

 

  • Teknologi 

Perkembangan teknologi dapat mempengaruhi efisiensi produksi dan biaya. Inovasi teknologi dapat meningkatkan penawaran dengan menurunkan biaya produksi.

 

  • Biaya Produksi

Biaya produksi, termasuk upah tenaga kerja, bahan baku, dan biaya operasional, memengaruhi keputusan produsen untuk menawarkan barang atau jasa. Penurunan biaya produksi dapat meningkatkan penawaran.

 

  • Ekspektasi Produsen

Jika produsen mengantisipasi kenaikan harga di masa depan, mereka mungkin menawarkan jumlah yang lebih kecil saat ini untuk mengambil keuntungan dari harga yang lebih tinggi di masa depan.

 

  • Regulasi Pemerintah

Kebijakan pemerintah, seperti pajak, kuota produksi, atau aturan lingkungan, dapat memengaruhi penawaran dengan merubah biaya atau kemampuan produsen untuk menawarkan jumlah tertentu.

 

Bisa disimpulkan, ketika hukum permintaan dan penawaran digabungkan, terbentuklah titik keseimbangan di mana harga dan jumlah berada pada tingkat yang dapat diterima baik oleh konsumen maupun produsen. 

484 Reads
Author: Diptyarsa Janardana
34 Suka