25 April 2023
4 menit baca

Fixed Mindset: Definisi, Dampak, dan Cara Mengatasinya

4 menit baca

 

Fixed mindset dapat menjadi hambatan besar dalam mencapai potensi pribadi dan kesuksesan hidup. Artikel ini akan membahas pola pikir ini secara mendalam, mengapa Anda harus menghindarinya, dan bagaimana cara mengatasinya untuk mencapai kesuksesan hidup yang lebih baik.

 

Apa Itu Fixed Mindset?

 

Fixed mindset adalah kepercayaan bahwa kemampuan dan sifat individu tidak dapat berubah atau berkembang. Konsep psikologi ini diperkenalkan oleh Carol Dweck, seorang profesor psikologi di Stanford University dalam bukunya berjudul “Mindset: The New Psychology of Success“.

 

Secara mendalam, konsep ini merujuk pada keyakinan individu bahwa kemampuan, kepribadian, dan karakter seseorang bersifat tetap atau “fixed“, sehingga tidak dapat diubah. Contohnya adalah kecerdasan dan ketangkasan individu.

 

Orang dengan fixed mindset percaya bahwa bakat bawaanlah yang menentukan keberhasilan mereka. Mereka juga menganggap bahwa kemampuan yang dimiliki sudah cukup dan tidak perlu ditingkatkan lagi. 

 

Alhasil, mereka yang merasa tidak dianugerahi bakat dan kemampuan yang mumpuni akan selalu menghindari tantangan atau kesulitan karena takut gagal. Bagi mereka, semua tantangan tersebut tidak akan pernah bisa mereka hadapi karena keterbatasan yang dimiliki.

 

Baca Juga: 5 Cara yang bisa Dilakukan untuk Menjadi lebih Produktif saat Bekerja

 

Tanda Terjebak di dalam Fixed Mindset

 

Bagaimana cara mengetahui seseorang terjebak dalam fixed mindset? Berikut beberapa tanda-tanda yang dapat menjadi petunjuk.

 

  • Takut gagal

Orang yang memiliki fixed mindset cenderung takut gagal karena menganggap kegagalan sebagai bukti kekurangan kemampuan. Selain itu, mereka juga memilih bersikap pasif karena apapun yang dilakukan pasti akan berbuah kegagalan. 

 

  • Tidak suka belajar

Orang yang memiliki fixed mindset cenderung tidak suka belajar. Alasannya, mereka menganggap bahwa kemampuan yang dimiliki sudah cukup dan tidak perlu ditingkatkan lagi. Mereka cenderung menghindari tantangan dan memilih hal-hal yang mudah dilakukan.

 

  • Mudah merasa putus asa

Orang yang memiliki fixed mindset cenderung mudah merasa putus asa ketika menghadapi kesulitan. Mereka cenderung berpikir bahwa kesulitan tersebut menunjukkan kekurangan kemampuan yang tidak dapat diubah.

 

  • Cenderung mengkritik diri sendiri dan orang lain

Orang yang memiliki fixed mindset cenderung mengkritik diri sendiri dan orang lain ketika menghadapi kesulitan. Mereka cenderung menganggap bahwa kegagalan disebabkan oleh kurangnya kemampuan atau bakat, bukan karena faktor lain seperti kurangnya usaha atau strategi yang salah.

 

Ciri-Ciri Fixed Mindset

 

Selain tanda-tanda yang sudah disebutkan di atas, ada beberapa ciri-ciri lain yang dapat menjadi petunjuk bahwa seseorang memiliki fixed mindset. Berikut ulasannya!

 

  • Cenderung membandingkan diri dengan orang lain

Orang yang memiliki fixed mindset cenderung membandingkan diri dengan orang lain. Mereka merasa merasa tidak puas dengan diri sendiri jika tidak sebaik atau seberhasil orang lain. Selain itu, mereka cenderung menganggap bahwa kemampuan dan bakat seseorang ditentukan oleh faktor-faktor bawaan dan tidak dapat diubah.

 

  • Menganggap usaha sia-sia jika tidak langsung berhasil

Orang cenderung menganggap usaha yang dilakukan menjadi sia-sia jika tidak langsung berhasil. Mereka tidak sabar dan mengharapkan hasil yang cepat, sehingga sulit menerima kegagalan dan kesulitan sebagai bagian dari proses belajar dan berkembang.

 

  • Sulit menerima kritik dan masukan

Orang dengan mindset ini sulit menerima kritik dan masukan. Alasannya, mereka menganggap bahwa kritik tersebut mengindikasikan kekurangan kemampuan yang tidak dapat diubah. Mereka cenderung defensif dan merasa tersinggung ketika dikritik atau diberi masukan.

 

  • Memiliki kecenderungan untuk menyerah dengan mudah

Seseorang cenderung memiliki kecenderungan untuk menyerah dengan mudah ketika menghadapi kesulitan. Mereka cenderung menganggap bahwa kegagalan menunjukkan kekurangan kemampuan yang tidak dapat diubah, sehingga sulit untuk melanjutkan usaha dan mencoba lagi.

 

Dampak Fixed Mindset

 

Fixed mindset dapat memiliki dampak negatif pada kehidupan seseorang, seperti:

 

  • Keterbatasan dalam mencapai potensi maksimal

Mereka cenderung tidak mengembangkan kemampuan dan potensi dengan maksimal. Alasannya, mereka menganggap bahwa kemampuan sudah cukup dan tidak perlu ditingkatkan lagi. Akibatnya, orang-orang ini tidak mencapai potensi maksimal yang sebenarnya bisa dicapai.

 

  • Sulit untuk beradaptasi dengan perubahan

Orang yang memiliki fixed mindset cenderung sulit untuk beradaptasi dengan perubahan karena mereka menganggap bahwa kemampuan tidak dapat diubah. Akibatnya, mereka merasa cemas dan tidak nyaman ketika dihadapkan pada situasi yang baru atau tidak terduga.

 

  • Tidak menghargai proses dan perjuangan

Orang yang memiliki fixed mindset cenderung tidak menghargai proses dan perjuangan yang dilakukan dalam mencapai suatu tujuan. Mereka hanya fokus pada hasil akhir dan menganggap bahwa usaha dan kerja keras tidak memiliki nilai jika tidak menghasilkan hasil yang memuaskan.

 

Baca Juga: 7 Strategi Bisnis Paling Efektif dan Menguntungkan di Tahun 2023

 

Cara Mengubah Fixed Mindset

 

Agar fixed mindset bisa berubah, diperlukan waktu dan usaha yang konsisten. Berikut adalah beberapa cara yang dapat Anda lakukan!

 

  • Menerima kegagalan sebagai proses belajar

Menerima kegagalan dan kesulitan sebagai bagian dari proses belajar adalah kunci untuk mengubah fixed mindset. Melihat kegagalan sebagai kesempatan untuk belajar dan berkembang lebih baik lagi dapat membantu seseorang mengembangkan kemampuan dan potensi mereka.

 

  • Mengembangkan minat dan hobi baru

Mengembangkan minat dan hobi baru dapat membantu seseorang mengubah pola pikirnya dari fixed mindset menjadi growth mindset. Dengan mencoba hal-hal baru dan menghadapi tantangan baru, seseorang dapat belajar bahwa kemampuan dan potensi mereka dapat berkembang melalui latihan dan pengalaman.

 

  • Memperluas lingkaran sosial

Memperluas lingkaran sosial dapat membantu seseorang mengubah pola pikirnya jadi lebih baik. Dengan bertemu orang-orang yang memiliki minat dan bakat yang berbeda-beda, seseorang dapat belajar bahwa kemampuan dan potensi seseorang dapat berkembang dengan cara yang berbeda-beda pula.

 

  • Menjaga motivasi dan fokus

Menjaga motivasi dan fokus pada tujuan yang ingin dicapai dapat membantu seseorang mengubah pola pikirnya. Dengan fokus pada proses dan perjuangan yang dilakukan dalam mencapai tujuan, seseorang dapat mengembangkan kemampuan dan potensi mereka dengan lebih baik lagi.

 

  • Menerima kritik dan masukan dengan lapang dada

Salah satu cara mengatasi fixed mindset adalah menerima kritik dan masukan dengan lapang dada. Melihat kritik sebagai sarana untuk belajar dan meningkatkan kemampuan dapat membantu seseorang mengembangkan diri dengan lebih baik lagi.

 

Baca Juga: 6 Nasihat Jack Ma Tentang Kesuksesan Karier

 

Dari penjelasan di atas, bisa disimpulkan bahwa fixed mindset adalah pola pikir yang cenderung menganggap bahwa kemampuan dan potensi seseorang sudah ditentukan sejak lahir dan tidak dapat diubah. 

 

Beruntungnya, mindset ini dapat diubah melalui beberapa cara. Contohnya menerima kesulitan sebagai bagian dari proses belajar, mengembangkan minat dan hobi baru, hingga menerima saran dan kritik dengan lapang dada.

1806 Reads
Author: Diptyarsa Janardana
267 Suka