24 January 2024
4 menit baca

Price Earning Ratio: Pengertian, Rumus, & Cara Hitung

4 menit baca

price earning ratio

 

Price earning ratio (PER) adalah salah satu indikator yang sering digunakan dalam dunia keuangan. Dalam artikel ini, kita akan menjelajahi konsep PER, mengapa elemen ini penting dalam investasi, dan bagaimana investor dapat menggunakannya untuk membuat keputusan yang lebih cerdas.

 

Apa itu Price Earning Ratio?

 

Price earning ratio adalah rasio atau besaran angka yang digunakan untuk memprediksi valuasi harga dari sebuah saham. Rasio ini mampu menilai mahal murahnya saham berdasarkan kemampuan perusahaan menghasilkan laba bersih.

 

Semakin tinggi nilai PER, semakin mahal harga saham relatif terhadap laba bersih yang dihasilkan. Sebaliknya, nilai PER yang rendah menunjukkan bahwa saham tersebut mungkin undervalued atau memiliki potensi pertumbuhan yang besar.

 

Itu sebabnya, PER menjadi salah satu indikator yang sering digunakan dalam dunia keuangan. PER bisa menilai sejauh mana saham suatu perusahaan memiliki potensi pertumbuhan dan profitabilitas. 

 

Baca Juga: Apa itu Investasi Leher ke Atas? Simak Penjelasan Lengkapnya!

 

Tujuan Price Earning Ratio

 

Tujuan PER dalam konteks investasi sangat penting karena memberikan pemahaman mendalam tentang aspek-aspek tertentu yang dapat memengaruhi keputusan investasi. Berikut adalah beberapa tujuan utama dari price earning ratio.

 

  • Menilai Harga Saham

PER membantu investor menilai apakah harga saham suatu perusahaan sebanding dengan laba bersih yang dihasilkan. Dengan membandingkan harga saham dengan laba bersih per lembar saham, investor dapat mengidentifikasi apakah saham tersebut mahal atau murah. Tujuan utama di sini adalah untuk menghindari pembelian saham dengan valuasi yang terlalu tinggi.

 

  • Mengukur Potensi Pertumbuhan

Salah satu tujuan utama PER adalah memberikan gambaran tentang potensi pertumbuhan perusahaan. PER yang tinggi dapat menunjukkan ekspektasi pasar terhadap pertumbuhan yang kuat di masa depan. Sebaliknya, PER yang rendah bisa menjadi indikasi peluang investasi yang belum tergali sepenuhnya atau masalah potensial yang mempengaruhi valuasi.

 

  • Membandingkan dengan Industri Sejenis

Investor menggunakan PER untuk membandingkan valuasi suatu perusahaan dengan rata-rata industri sejenis. Tujuan dari perbandingan ini adalah untuk menentukan apakah perusahaan tersebut berkinerja di atas atau di bawah rata-rata industri. Hal ini membantu investor mengidentifikasi tren industri dan mengambil keputusan berdasarkan posisi relatif suatu perusahaan.

 

  • Mengukur Risiko dan Return

Dengan melibatkan nilai PER, investor dapat mengukur tingkat risiko dan potensi return investasi. PER yang tinggi mungkin menandakan tingkat risiko yang lebih tinggi, tetapi sekaligus memberikan indikasi potensi return yang besar jika pertumbuhan dapat dipertahankan. Sebaliknya, PER yang rendah dapat menunjukkan risiko yang lebih rendah, tetapi potensi return yang lebih rendah juga.

 

  • Menilai Sentimen Pasar

Perubahan dalam PER dapat mencerminkan sentimen pasar terhadap suatu saham atau sektor tertentu. Tujuan di sini adalah untuk memahami apakah pasar memiliki pandangan optimis atau pesimis terhadap perusahaan. Analisis ini membantu investor mengidentifikasi peluang atau risiko yang mungkin terjadi dalam jangka waktu tertentu.

 

Baca Juga: 10 Pilihan Gaya Hidup Zaman Now, Anda yang Mana?

 

Rumus dan Cara Menghitung Price Earning Ratio

 

Untuk menghitung price earning ratio, Anda dapat menggunakan rumus yang sudah Bizhare tulis di bawah ini.

 

Price Earning Ratio = Harga saham / Pendapatan per saham (EPS)

 

Harga Saham (Current Stock Price): Rp800.000 per saham.

Pendapatan per Saham (Earnings Per Share): Rp160 per saham.

 

Langkah-langkah menghitung PER:

 

PER = Harga Saham / Pendapatan per Saham (EPS)

PER = Rp800.000 / Rp160 = 5

Price earning ratio (PER) dari saham tersebut adalah 5. Artinya, investor membayar lima kali pendapatan per saham untuk membeli saham tersebut. Semakin rendah PER, semakin terjangkau saham tersebut dianggap oleh pasar.

 

Baca Juga: Slow Living: Pengertian, Manfaat, & Cara Melakukannya

 

Tips Mengambil Keputusan Investasi melalui Price Earning Ratio

 

Mengambil keputusan investasi melalui price earning ratio adalah langkah yang bijak untuk memahami valuasi suatu saham. Berikut adalah beberapa tips yang dapat membantu Anda dalam mengambil keputusan investasi.

 

  • Bandingkan dengan Tiap Industri

Selalu bandingkan PER suatu saham dengan rata-rata PER industri sejenis. Jika PER suatu saham lebih rendah dari rata-rata industri, mungkin itu adalah tanda saham tersebut undervalued.

 

  • Perhatikan Data Historis

Amati data historis PER suatu saham. Jika PER cenderung naik, bisa jadi tanda bahwa investor percaya pada potensi pertumbuhan perusahaan.

 

  • Analisis Laba

Jangan hanya fokus pada PER tanpa memperhatikan laba perusahaan. Pastikan pertumbuhan laba juga sejalan dengan PER yang rendah atau tinggi.

 

  • Risiko dan Volatilitas

Pertimbangkan tingkat risiko dan volatilitas pasar. Saham dengan PER rendah mungkin memiliki risiko lebih tinggi, sementara saham dengan PER tinggi mungkin menunjukkan tingkat kepercayaan yang tinggi dari investor.

 

  • Selalu Update dengan Informasi Terkini

Selalu perhatikan berita dan informasi terkini mengenai perusahaan. PER dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti perkembangan industri, kebijakan pemerintah, dan kondisi ekonomi global.

 

  • Perbandingan dengan Rasio Keuangan Lain

Coba bandingkan dengan rasio keuangan lain seperti price to book ratio (PBR) dan dividend yield untuk mendapatkan gambaran investasi yang lebih lengkap.

 

  • Jangan Lupakan Proyeksi Masa Depan

Perhatikan proyeksi pertumbuhan masa depan perusahaan. Jika suatu saham memiliki PER tinggi namun memiliki proyeksi pertumbuhan yang solid, instrumen tersebut mungkin masih menjadi investasi yang menarik.

 

  • Ketahui Batasan PER

PER bukanlah satu-satunya faktor penentu keputusan investasi. Pertimbangkan secara menyeluruh dengan faktor-faktor lain seperti manajemen perusahaan, kondisi ekonomi, dan persaingan di industri.

 

  • Konsultasi dengan Ahli Keuangan

Jika merasa kesulitan atau ragu, konsultasikan dengan ahli keuangan atau advisor investasi. Mereka dapat memberikan pandangan dan saran yang lebih terperinci sesuai dengan situasi finansial dan tujuan investasi Anda.

 

Price earning ratio (PER) adalah instrumen yang sangat berguna bagi investor dalam menilai valuasi saham dan potensi pertumbuhan suatu perusahaan. Namun, PER tidak boleh dijadikan satu-satunya faktor dalam pengambilan keputusan investasi. Dalam menggabungkan PER dengan analisis fundamental dan teknis, investor dapat membuat keputusan investasi yang lebih cerdas dan terinformasi.

442 Reads
Author: Diptyarsa Janardana
74 Suka