23 October 2023
2 menit baca

Perbedaan Accrued Expense dan Account Payable: Memahami Konsep Keuangan Bisnis

2 menit baca

Perbedaan Accrued Expense dan Account Payable

 

Dalam dunia keuangan bisnis, terdapat berbagai istilah dan konsep yang seringkali membingungkan, salah satunya adalah perbedaan antara “Accrued Expense” dan “Account Payable“. Dalam artikel ini, kita akan membahas kedua konsep ini secara mendalam, memahami perbedaan mendasar antara keduanya, serta bagaimana keduanya mempengaruhi keuangan suatu perusahaan.

 

Pengertian Accrued Expense

 

Accrued expense, atau sering disebut juga sebagai “liabilitas yang belum dibayar,” adalah salah satu konsep penting dalam akuntansi keuangan bisnis. Elemen ini mencakup biaya-biaya yang sudah dikeluarkan oleh perusahaan tetapi belum dibayarkan secara tunai.

 

Dalam praktiknya, accrued expense sering mencakup berbagai hal, seperti gaji karyawan yang harus dibayar pada akhir bulan, pajak yang harus disetor ke pemerintah, dan faktur dari pemasok yang masih harus diselesaikan. Meskipun perusahaan belum membayar semua ini secara tunai, biaya-biaya ini harus dicatat sebagai kewajiban perusahaan.

 

Pencatatan accrued expense penting karena membantu perusahaan melacak kewajiban keuangan yang harus mereka bayar di masa mendatang. Ini juga memungkinkan perusahaan untuk menghindari kesalahan dalam perencanaan keuangan dan mengelola aliran kas dengan lebih baik.

 

Baca Juga: Accrued Expense: Pengertian, Jenis, dan Contohnya

 

Pengertian Account Payable

 

Account payable, atau dalam bahasa Indonesia sering disebut “utang usaha,” adalah konsep lain yang terkait erat dengan keuangan bisnis. Elemen ini mencakup jumlah uang yang perusahaan harus bayar kepada pemasok atau kreditur atas barang atau layanan yang telah diterima.

 

Account payable biasanya terkait dengan faktur-faktur dari pemasok. Ketika sebuah perusahaan menerima barang atau layanan dari pemasok, pemasok akan mengirimkan faktur yang mencatat jumlah yang harus dibayar oleh perusahaan. 

 

Mengelola account payable dengan baik sangat penting dalam menjaga hubungan baik dengan pemasok dan menjaga reputasi bisnis. Jatuh tempo yang tidak terpenuhi dapat menyebabkan masalah finansial dan reputasi yang buruk.

 

Baca Juga: Account Payable: Pengertian, Peran, dan Tanggung Jawabnya

 

Perbedaan Accrued Expense dan Account Payable

 

Sekarang, mari kita bahas perbedaan utama antara accrued expense dan account payable. Silakan baca ulasan lengkap di bawah ini.

 

  • Waktu Pencatatan

Pencatatan accrued expense terjadi ketika biaya sudah terjadi, tetapi pembayaran belum dilakukan. Artinya, elemen ini mencerminkan kewajiban saat ini perusahaan.

 

Sementara itu, account payable dicatat ketika perusahaan telah menerima faktur dari pemasok atau kreditur, tetapi pembayaran belum dilakukan. Ini mencerminkan kewajiban yang akan datang.

 

  • Sifat Biaya

Accrued expense biasanya mencakup biaya-biaya yang tidak dapat dihindari, seperti gaji karyawan atau pajak. Biaya ini tetap ada meskipun belum dibayarkan.

 

Lain halnya dengan account payable, di mana elemen ini terkait dengan pembelian barang atau layanan dari pemasok. Hal tersebut berkaitan dengan pembayaran yang harus dilakukan perusahaan kepada pemasok.

 

  • Pengaruh pada Neraca Keuangan

Accrued expense mempengaruhi neraca keuangan dengan menambahkan kewajiban saat ini perusahaan. Sementara itu, meskipun account payable juga mempengaruhi neraca keuangan, tetapi elemen ini mencerminkan kewajiban yang akan datang.

 

Dalam bisnis, pemahaman yang baik tentang accrued expense dan account payable sangat penting. Kedua konsep ini memiliki peran yang signifikan dalam mengelola keuangan perusahaan dan pengambilan keputusan keuangan yang tepat.

2308 Reads
Author: Diptyarsa Janardana
209 Suka