28 July 2023
4 menit baca

Kebijakan Fiskal: Pengertian, Tujuan, Jenis, & Instrumennya

4 menit baca

kebijakan fiskal

 

Dalam dunia ekonomi, kebijakan fiskal memiliki peran krusial dalam pengaturan pengeluaran dan pendapatan negara. Melalui serangkaian langkah ini, pemerintah dapat mempengaruhi pertumbuhan ekonomi, inflasi, dan kesejahteraan masyarakat. 

 

Pengertian Kebijakan Fiskal

 

Kebijakan fiskal merujuk pada langkah-langkah yang diambil oleh pemerintah dalam mengatur pengeluaran dan pendapatan negara guna memengaruhi kondisi ekonomi suatu negara. 

 

Hal ini dilakukan melalui pengaturan anggaran negara, termasuk pengeluaran dan pendapatan pemerintah, serta pengaturan pajak dan hutang negara.

 

Kebijakan fiskal berperan penting dalam mencapai tujuan ekonomi suatu negara, seperti menciptakan pertumbuhan ekonomi yang stabil, mengendalikan inflasi, memperbaiki stabilitas mata uang, mengurangi kesenjangan ekonomi, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

 

Baca Juga: Kebijakan Moneter: Pengertian, Tujuan, Jenis, & Instrumennya

 

Tujuan Kebijakan Fiskal

 

Kebijakan fiskal memiliki beberapa tujuan yang secara garis besar mampu memengaruhi kondisi ekonomi sebuah negara. Berikut beberapa di antaranya!

 

  • Mengatur Pertumbuhan Ekonomi

Salah satu tujuan utama kebijakan fiskal adalah menciptakan pertumbuhan ekonomi yang stabil. Pemerintah dapat menggunakan kebijakan fiskal untuk merangsang pertumbuhan ekonomi dalam situasi resesi atau membatasi pertumbuhan ekonomi yang terlalu cepat untuk mencegah terjadinya inflasi.

 

  • Mengendalikan Inflasi

Kebijakan fiskal juga dapat digunakan untuk mengendalikan inflasi, yaitu meningkatnya harga secara umum di pasar. Pemerintah dapat mengurangi pengeluaran atau menaikkan pajak untuk mengurangi jumlah uang yang beredar dalam perekonomian dan mengurangi permintaan agregat, sehingga mencegah terjadinya inflasi yang tinggi.

 

  • Memperbaiki Stabilitas Mata Uang

Kebijakan fiskal juga berperan dalam memperbaiki stabilitas mata uang negara. Pemerintah dapat menggunakan kebijakan fiskal untuk mengatur neraca pembayaran dan menjaga stabilitas nilai tukar mata uang negara agar tetap kompetitif di pasar internasional.

 

  • Mengurangi Kesenjangan Ekonomi

Salah satu tujuan sosial dari kebijakan fiskal adalah mengurangi kesenjangan ekonomi antara kelompok masyarakat yang kaya dan miskin. Pemerintah dapat menggunakan kebijakan fiskal untuk mendistribusikan pendapatan secara adil melalui sistem pajak yang progresif dan program bantuan sosial.

 

  • Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat

Tujuan akhir dari kebijakan fiskal adalah meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan. Dengan menciptakan pertumbuhan ekonomi yang stabil dan mengurangi kesenjangan ekonomi, pemerintah dapat meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan masyarakat secara umum.

 

Jenis-Jenis Kebijakan Fiskal

 

Terdapat beberapa jenis kebijakan fiskal yang umum diterapkan oleh pemerintah. Berikut adalah beberapa di antaranya:

 

  • Kebijakan Fiskal Ekspansif

Kebijakan fiskal ekspansif dilakukan dengan meningkatkan pengeluaran pemerintah atau mengurangi pajak guna merangsang pertumbuhan ekonomi. Dalam situasi resesi atau ketika pertumbuhan ekonomi melambat, kebijakan fiskal ekspansif dapat digunakan untuk meningkatkan permintaan agregat dan mendorong investasi.

 

  • Kebijakan Fiskal Kontraktif

Kebijakan fiskal kontraktif dilakukan dengan mengurangi pengeluaran pemerintah atau menaikkan pajak untuk mengurangi permintaan agregat. Kebijakan ini digunakan dalam situasi di mana ekonomi tumbuh terlalu cepat dan inflasi menjadi masalah.

 

  • Kebijakan Fiskal Stabil

Kebijakan fiskal stabil dilakukan dengan menjaga keseimbangan antara pengeluaran dan pendapatan pemerintah. Tujuannya adalah untuk mencapai pertumbuhan ekonomi yang stabil dan menjaga inflasi pada tingkat yang rendah.

 

  • Kebijakan Fiskal Progresif

Kebijakan fiskal progresif dilakukan dengan menetapkan sistem pajak yang memberlakukan tarif pajak yang lebih tinggi bagi individu atau perusahaan dengan penghasilan yang lebih tinggi. Tujuannya adalah untuk mengurangi kesenjangan ekonomi dan mendistribusikan pendapatan secara adil.

 

Baca Juga: Peluang Resesi Ekonomi di 2023 dan Solusinya, Indonesia Aman?

 

Instrumen Kebijakan Fiskal

 

Terdapat beberapa instrumen yang dapat digunakan dalam implementasi kebijakan fiskal. Beberapa instrumen kebijakan fiskal yang umum digunakan antara lain:

 

  • Anggaran Pemerintah

Pengaturan anggaran pemerintah merupakan instrumen utama dalam kebijakan fiskal. Pemerintah dapat mengatur jumlah pengeluaran dan pendapatan dalam anggaran negara untuk mencapai tujuan kebijakan fiskal yang diinginkan.

 

  • Pajak

Pengaturan pajak merupakan salah satu instrumen penting dalam kebijakan fiskal. Pemerintah dapat menaikkan atau menurunkan tarif pajak untuk mempengaruhi pengeluaran masyarakat dan pendapatan pemerintah.

 

  • Utang Negara

Pemerintah dapat menggunakan utang negara sebagai instrumen kebijakan fiskal. Utang negara dapat digunakan untuk mendanai pengeluaran pemerintah yang melebihi pendapatan, terutama dalam situasi darurat atau untuk membiayai proyek pembangunan jangka panjang.

 

  • Subsidi

Pemberian subsidi oleh pemerintah juga merupakan instrumen kebijakan fiskal. Subsidi dapat diberikan untuk sektor-sektor tertentu guna merangsang pertumbuhan ekonomi, mengurangi biaya hidup, atau mendukung industri tertentu.

 

Contoh Kebijakan Fiskal di Indonesia

 

Di Indonesia, pemerintah telah menerapkan berbagai kebijakan fiskal untuk mencapai tujuan ekonomi negara. Beberapa contoh kebijakan fiskal di Indonesia meliputi:

 

  • Pengaturan Anggaran Pemerintah

Pemerintah Indonesia mengatur anggaran pemerintah setiap tahun untuk mencapai tujuan fiskal yang telah ditetapkan. Pengeluaran pemerintah difokuskan pada sektor-sektor strategis seperti infrastruktur, pendidikan, dan kesehatan.

 

  • Reformasi Pajak

Pemerintah Indonesia melakukan reformasi pajak untuk meningkatkan efisiensi dan keadilan sistem perpajakan. Hal ini meliputi pengurangan tarif pajak bagi usaha kecil dan menengah, serta pengawasan yang lebih ketat terhadap penghindaran pajak.

 

  • Program Bantuan Sosial

Pemerintah Indonesia meluncurkan berbagai program bantuan sosial untuk mengurangi kesenjangan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Program seperti Program Keluarga Harapan (PKH) dan Kartu Prakerja bertujuan untuk memberikan dukungan kepada kelompok masyarakat yang membutuhkan.

 

  • Pengaturan Harga BBM 

Pemerintah Indonesia mengatur harga bahan bakar minyak (BBM) sebagai bagian dari kebijakan fiskal. Hal ini dilakukan untuk menjaga stabilitas harga dan mencegah terjadinya inflasi yang tinggi.

 

Baca Juga: Risiko Investasi: Pengertian dan Cara Meminimalisirnya

 

Kebijakan fiskal merupakan instrumen penting yang digunakan oleh pemerintah untuk mengatur pengeluaran dan pendapatan negara guna mencapai tujuan ekonomi. 

 

Di Indonesia, berbagai kebijakan fiskal telah diterapkan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi, mengurangi kesenjangan sosial, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

675 Reads
Author: Diptyarsa Janardana
208 Suka