02 July 2023
5 menit baca

Akuntansi: Pahami Pengertian, Jenis, Manfaat, Fungsi, dan Tujuannya

5 menit baca

apa itu akuntansi

 

Akuntansi adalah bidang yang penting dalam dunia bisnis. Dengan menggunakan prinsip dan metode akuntansi yang tepat, perusahaan dapat mengelola keuangan mereka dengan efisien dan membuat keputusan yang cerdas. Artikel ini akan membahas secara rinci pengertian, jenis, manfaat, fungsi, dan tujuan akuntansi.

 

Pengertian Akuntansi Menurut Para Ahli

 

Akuntansi memiliki berbagai pengertian menurut para ahli. Secara garis besar, akuntansi adalah suatu sistem yang digunakan untuk mencatat, mengklasifikasikan, mengolah, menganalisis, dan menyajikan informasi keuangan sebuah entitas bisnis. 

 

Berikut adalah pandangan beberapa ahli tentang pengertian akuntansi.

 

  1. Ikatan Akuntan Indonesia (IAI): Akuntansi adalah proses pengidentifikasian, pengukuran, pengklasifikasian, dan pencatatan transaksi keuangan dan non-keuangan dalam suatu entitas, serta penyajian informasi yang relevan dan dapat diandalkan mengenai transaksi tersebut.
  2. Lembaga Pendidikan Perbankan Indonesia (LPPI): Akuntansi adalah ilmu yang mempelajari proses pengumpulan, pengukuran, dan pelaporan informasi keuangan perusahaan kepada pihak-pihak yang berkepentingan.
  3. Walter Meigs: Akuntansi adalah bahasa bisnis yang mengkomunikasikan informasi keuangan kepada pihak internal dan eksternal perusahaan.
  4. Anthony dan Reece: Akuntansi adalah proses pengidentifikasian, pengukuran, pengklasifikasian, pencatatan, dan penyajian informasi keuangan yang relevan bagi pengambilan keputusan.
  5. American Accounting Association (AAA): Akuntansi adalah suatu sistem informasi yang mengidentifikasikan, merekam, dan mengkomunikasikan informasi ekonomi kepada para pemangku kepentingan.
  6. Charles T. Horngren: Akuntansi adalah proses pengukuran, pengidentifikasian, dan pengkomunikasian informasi ekonomi untuk memungkinkan pengambilan keputusan yang tepat.

 

Baca Juga: Laporan Keuangan Perusahaan: Manfaat, Jenis, dan Unsurnya

 

Tujuan Akuntansi

 

Tujuan utama dari akuntansi adalah untuk menyediakan informasi keuangan yang relevan dan dapat diandalkan kepada pihak-pihak yang berkepentingan. 

 

Informasi ini berguna dalam pengambilan keputusan ekonomi, penilaian kinerja perusahaan, serta dalam memenuhi persyaratan perpajakan dan pelaporan keuangan.

 

Fungsi Akuntansi Pada Sebuah Bisnis

 

Setelah mengetahui pengertian dan tujuan akuntansi, kini Anda harus mempelajari  fungsinya yang krusial pada sebuah bisnis. Berikut daftar lengkapnya!

 

  • Pencatatan transaksi keuangan

Fungsi utama akuntansi adalah mencatat secara sistematis semua transaksi keuangan yang terjadi dalam bisnis. Hal ini melibatkan pencatatan setiap pemasukan, pengeluaran, dan perubahan keuangan lainnya agar dapat digunakan sebagai dasar untuk analisis dan pelaporan.

 

  • Pengukuran kinerja keuangan

Akuntansi juga berfungsi dalam mengukur kinerja keuangan suatu bisnis. Dengan menggunakan metode akuntansi yang tepat, perusahaan dapat menilai dan memantau keberhasilan operasional dan keuangan mereka, termasuk pendapatan, biaya, laba, dan arus kas.

 

  • Pengendalian keuangan

Fungsi akuntansi mencakup pengendalian keuangan yang bertujuan untuk memastikan bahwa aset dan sumber daya perusahaan dikelola dengan efisien dan efektif. Ini melibatkan penerapan kebijakan dan prosedur yang tepat dalam mengelola dan melindungi aset perusahaan.

 

  • Perencanaan dan penganggaran

Akuntansi berperan dalam perencanaan dan penganggaran keuangan bisnis. Dengan analisis informasi keuangan yang diberikan oleh akuntansi, perusahaan dapat membuat rencana keuangan jangka pendek dan jangka panjang, serta mengalokasikan sumber daya dengan bijaksana sesuai dengan tujuan dan strategi perusahaan.

 

  • Pelaporan keuangan

Fungsi penting lainnya dari akuntansi adalah menyajikan informasi keuangan yang relevan dan dapat dipercaya melalui laporan keuangan. Laporan-laporan ini meliputi neraca, laporan laba rugi, laporan arus kas, dan catatan-catatan terkait. 

 

Pelaporan keuangan membantu pemangku kepentingan eksternal seperti investor, kreditor, dan pemerintah dalam menilai kesehatan keuangan dan kinerja perusahaan.

 

  • Analisis keuangan

Akuntansi juga berfungsi dalam melakukan analisis keuangan yang membantu dalam pengambilan keputusan. 

 

Melalui analisis rasio keuangan, perbandingan dengan standar industri, dan evaluasi tren keuangan, perusahaan dapat memahami kondisi keuangan mereka secara lebih mendalam dan mengidentifikasi peluang atau masalah potensial.

 

Baca Juga: Akuisisi Perusahaan: Pengertian, Jenis, dan Alasannya

 

Manfaat Akuntansi

 

Ada beragam manfaat asuransi bagi bisnis, khususnya dalam mengawasi dan menjaga jalannya finansial perusahaan. Berikut ulasan lengkapnya!

 

  • Memantau kesehatan keuangan perusahaan

Akuntansi memberikan informasi yang akurat dan terperinci tentang keuangan perusahaan, memungkinkan pemantauan yang efektif terhadap pendapatan, biaya, aset, dan kewajiban. Dengan pemantauan yang baik, perusahaan dapat mengidentifikasi masalah keuangan potensial dan mengambil tindakan yang diperlukan.

 

  • Membantu dalam pengambilan keputusan bisnis

Informasi keuangan yang disediakan oleh akuntansi membantu manajemen dalam mengambil keputusan yang berhubungan dengan investasi, ekspansi, pembiayaan, dan strategi bisnis lainnya. Keputusan yang didasarkan pada data akuntansi yang akurat dapat meningkatkan kesuksesan bisnis.

 

  • Menilai kinerja perusahaan

Akuntansi memungkinkan evaluasi kinerja keuangan perusahaan dengan mengukur faktor seperti laba bersih, pertumbuhan pendapatan, dan pengembalian investasi. Dengan mengevaluasi kinerja secara teratur, perusahaan dapat mengidentifikasi area yang perlu ditingkatkan dan mencapai tujuan keuangan yang ditetapkan.

 

  • Memenuhi persyaratan perpajakan dan hukum

Akuntansi membantu perusahaan dalam mematuhi persyaratan perpajakan dan hukum terkait pelaporan keuangan. Dengan menjaga pencatatan yang akurat dan menyajikan laporan keuangan yang sesuai, perusahaan dapat menghindari sanksi dan masalah hukum yang mungkin timbul.

 

  • Menarik investor dan kreditor

Informasi keuangan yang transparan dan terpercaya yang dihasilkan oleh akuntansi dapat meningkatkan kepercayaan investor dan kreditor terhadap perusahaan. Hal ini dapat membantu dalam memperoleh pendanaan tambahan, menjalin kemitraan strategis, dan memperluas kesempatan bisnis.

 

Jenis-jenis Akuntansi

 

Jenis-jenis akuntansi ini menunjukkan variasi dan fokus penggunaan akuntansi dalam berbagai lingkup dan industri. Setiap jenis akuntansi memiliki karakteristik dan persyaratan yang khusus, sesuai dengan kebutuhan dan konteks bisnis atau organisasi yang relevan.

 

  • Akuntansi Keuangan 

Jenis akuntansi ini bertanggung jawab untuk merekam, mengelola, dan melaporkan informasi keuangan suatu entitas kepada pihak eksternal, seperti investor, kreditor, dan pemerintah. Tujuannya adalah untuk memberikan gambaran yang akurat tentang kinerja keuangan dan posisi keuangan suatu perusahaan.

 

  • Akuntansi Manajemen 

Akuntansi manajemen berkaitan dengan penggunaan informasi keuangan untuk pengambilan keputusan internal dalam suatu organisasi. Hal ini meliputi perencanaan anggaran, analisis biaya, pengendalian pengeluaran, evaluasi kinerja, dan pengambilan keputusan strategis.

 

  • Akuntansi Audit

Akuntansi audit melibatkan pemeriksaan dan evaluasi independen terhadap laporan keuangan suatu perusahaan. Tujuannya adalah untuk memastikan bahwa laporan keuangan tersebut akurat, andal, dan sesuai dengan standar akuntansi yang berlaku.

 

  • Akuntansi Pemerintahan

Akuntansi pemerintahan berkaitan dengan pengelolaan keuangan entitas sektor publik, seperti pemerintah daerah, instansi pemerintah, dan lembaga publik lainnya. Hal ini melibatkan pelaporan anggaran, pengelolaan aset, dan akuntansi keuangan sektor publik.

 

  • Akuntansi Anggaran

Akuntansi anggaran berfokus pada perencanaan, pelaksanaan, dan pengendalian anggaran suatu organisasi. Ini melibatkan penyusunan anggaran, pemantauan pengeluaran, perbandingan antara anggaran dengan hasil yang sebenarnya, dan penyesuaian anggaran yang diperlukan.

 

  • Akuntansi Pendidikan

Akuntansi pendidikan berkaitan dengan pengelolaan keuangan dan pelaporan di institusi pendidikan, seperti sekolah, perguruan tinggi, atau universitas. Ini melibatkan pemantauan pendapatan dan pengeluaran, pengelolaan dana siswa, dan penyusunan laporan keuangan pendidikan.

 

  • Akuntansi Biaya

Akuntansi biaya melibatkan pengukuran, analisis, dan pengendalian biaya dalam suatu organisasi. Hal ini membantu manajemen dalam membuat keputusan terkait pengendalian biaya produksi, penetapan harga produk, analisis laba, dan perencanaan anggaran.

 

  • Akuntansi Pajak

Akuntansi pajak berkaitan dengan pemenuhan kewajiban perpajakan suatu perusahaan atau individu. Ini melibatkan perhitungan, pelaporan, dan pemenuhan kewajiban pajak, serta perencanaan pajak yang efisien.

 

  • Sistem Informasi Akuntansi

Sistem Informasi Akuntansi (SIA) mengacu pada penggunaan teknologi informasi untuk memfasilitasi pengumpulan, pengolahan, dan pelaporan informasi akuntansi. SIA membantu dalam otomatisasi proses akuntansi, integrasi data, dan meningkatkan efisiensi operasional.

 

  • Akuntansi Internasional

Akuntansi internasional melibatkan penerapan prinsip akuntansi internasional dalam pelaporan keuangan suatu perusahaan yang beroperasi di berbagai negara. Ini memastikan bahwa laporan keuangan sesuai dengan standar akuntansi internasional yang berlaku, seperti International Financial Reporting Standards (IFRS).

 

Baca Juga: Perusahaan Joint Venture: Pengertian, Manfaat, Dasar Hukum, & Contohnya

 

Akuntansi adalah bidang yang penting dalam dunia bisnis. Dengan memahaminya, perusahaan dapat terbantu dalam mengelola keuangan secara efektif dan mampu membuat keputusan yang tepat. Hal tersebut akan membuat perusahaan dapat tumbuh dan berkembang dengan pesat.

2533 Reads
Author: Diptyarsa Janardana
282 Suka