03 May 2024
3 menit baca

Perbedaan Funding dan Lending beserta Contohnya

3 menit baca

perbedaan funding dan lending

 

Funding dan lending adalah dua konsep yang sangat umum dalam dunia finansial. Keduanya memiliki perbedaan signifikan, khususnya dalam hal sumber daya dan tujuan penggunaannya. Dalam artikel ini, kita akan membahas perbedaan antara funding dan lending secara komprehensif dan detail.

 

Apa itu Funding?

 

Funding (pendanaan) adalah proses atau cara memperoleh dana atau sumber daya keuangan untuk digunakan dalam suatu tujuan tertentu. Dana ini bisa berasal dari berbagai sumber, seperti investor, bank, pemerintah, atau lembaga keuangan lainnya. 

 

Pendanaan dapat digunakan untuk berbagai keperluan, seperti modal usaha, investasi, pengembangan produk atau layanan, pembelian aset, atau untuk membiayai proyek-proyek tertentu. Dalam konteks bisnis, funding sangat penting untuk memastikan kelangsungan dan pertumbuhan perusahaan.

 

Apa itu Lending?

 

Lending (pemberian pinjaman) adalah proses di mana sebuah entitas atau individu memberikan dana kepada pihak lain dalam bentuk pinjaman. Pemberian pinjaman ini dilakukan oleh lembaga keuangan seperti bank, koperasi, atau institusi keuangan lainnya. Pihak yang memberikan pinjaman biasanya akan menetapkan syarat-syarat tertentu, seperti jumlah pinjaman, jangka waktu, bunga, dan jaminan yang diperlukan. 

 

Pemberian pinjaman dapat digunakan untuk berbagai tujuan, seperti pembelian barang atau properti, pendanaan pendidikan, atau modal usaha. Dalam proses ini, peminjam diharapkan untuk mengembalikan dana yang dipinjam beserta bunga sesuai dengan kesepakatan yang telah ditetapkan.

 

Baca Juga: Berminat Investasi P2P Lending? Ketahui Risiko dan Kelebihannya!

 

Perbedaan Funding dan Lending

 

Meskipun keduanya melibatkan aliran dana, terdapat perbedaan mendasar antara funding dan lending dalam hal sumber dana, tujuan penggunaan, dan risiko yang terkait.

 

  • Sumber Dana

Perbedaan utama antara funding dan lending terletak pada sumber dana. Dalam funding, sumber dana berasal dari pihak luar yang menyediakan dana untuk digunakan oleh entitas lain. Sedangkan dalam lending, sumber dana berasal dari lembaga keuangan yang memberikan pinjaman.

 

  • Tujuan Penggunaan

Tujuan penggunaan dana juga menjadi perbedaan antara keduanya. Dalam funding, dana yang disediakan dapat digunakan untuk berbagai keperluan, seperti modal kerja, investasi, atau pengembangan bisnis. Sedangkan dalam lending, dana yang diberikan biasanya digunakan oleh peminjam untuk tujuan tertentu, seperti pembelian rumah, mobil, atau pendanaan proyek bisnis.

 

  • Risiko

Risiko dalam funding dan lending juga berbeda. Dalam funding, risiko lebih tinggi karena dana yang disediakan dapat tidak dikembalikan sepenuhnya atau dengan bunga yang diharapkan. Sedangkan dalam lending, risiko lebih terkendali karena pemberi pinjaman memiliki kontrol atas persyaratan pinjaman dan dapat mengambil jaminan jika peminjam gagal membayar.

 

Contoh Kasus Perbedaan Funding dan Lending

 

Sebagai contoh, sebuah perusahaan teknologi membutuhkan pendanaan untuk mengembangkan produk baru. Perusahaan tersebut dapat memperoleh pendanaan dari investor venture capital (funding) atau mengajukan pinjaman ke bank (lending).

 

Dalam kasus lain, seorang individu ingin membeli rumah baru. Individu tersebut dapat memperoleh dana untuk pembelian tersebut melalui pinjaman hipotek dari bank (lending).

 

Dengan demikian, perbedaan antara funding dan lending mencakup sumber dana, tujuan penggunaan, dan risiko yang terkait. Meskipun keduanya merupakan metode untuk mendapatkan dana, pemahaman yang baik tentang perbedaan ini penting dalam mengelola keuangan dengan efektif.

 

Investasi Crowdfunding lewat Bizhare dan #AmankanMasaDepanMu Sekarang

 

Mengelola investasi dengan bijak menjadi semakin penting di tengah dinamika ekonomi yang makin tidak bisa ditebak. Salah satu cara untuk melindungi diri dari dampak risiko penyusutan nilai ekonomi adalah dengan melakukan investasi yang cerdas, cermat, dan terukur.

 

Apabila Anda menginvestasikan uang pada saham, sukuk, reksa dana, emas, berlian, atau bisnis franchise, Anda akan menghasilkan uang lewat passive income selama 24 jam, bahkan saat tidur sekalipun. 

 

Baca Lengkap: Skema Investasi Bisnis & Pendanaan di Bizhare, Transparan & Aman!

 

Dengan memiliki sumber passive income yang stabil, Anda dapat lebih siap menghadapi ketidakpastian ekonomi, khususnya selama resesi. Masa depan Anda akan terjamin damai, tenang, dan bahagia. 

 

Salah satunya, Anda bisa berinvestasi di aneka jenis platform crowdfunding seperti Bizhare. Bizhare menyediakan layanan investasi dengan jumlah mulai dari Rp10 juta. Secara eksklusif, Bizhare juga menawarkan investasi khusus dengan nilai mulai dari Rp50 juta, tentunya dengan jaminan dividend yield yang lebih besar.

 

Ada banyak keunggulan yang ditawarkan Bizhare, salah satunya adalah kenyamanan dalam berinvestasi dengan jumlah yang sesuai dengan kemampuan Anda. Selain itu, Bizhare telah terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), yang memberikan perlindungan tambahan bagi para investor.

 

Baca Lengkap: Panduan Berinvestasi di Bizhare

 

Bersama platform securities crowdfunding pertama Indonesia Bizhare, amankan masa depan Anda dengan kemerdekaan finansial seutuhnya. Jika Anda adalah salah satu orang yang ingin masa depannya cerah, silakan klik button di bawah ini.

 

#AmankanMasaDepanMu Sekarang

219 Reads
Author: Diptyarsa Janardana
28 Suka