21 September 2023
3 menit baca

Apa itu FOMO Saham? Berikut Ciri & Cara Mengatasinya!

3 menit baca

fomo saham adalah

 

Apa itu FOMO saham? Bagi para investor saham, istilah ini mungkin sudah tidak asing lagi. FOMO adalah singkatan dari “Fear of Missing Out,” yang artinya ketakutan kehilangan peluang. Dalam konteks ini, FOMO saham adalah perasaan cemas atau takut bahwa Anda akan melewatkan peluang investasi yang menguntungkan. 

 

Apa itu FOMO Saham?

 

FOMO saham adalah kecenderungan seseorang untuk berinvestasi dalam saham atau aset keuangan lainnya karena takut kehilangan peluang besar. Ini terjadi ketika seorang investor melihat saham tertentu mengalami kenaikan nilai yang signifikan dan merasa tertekan untuk segera membelinya agar tidak melewatkan keuntungan tersebut. 

 

Sayangnya, FOMO saham seringkali membuat keputusan investasi impulsif tanpa pertimbangan yang matang. Salah satu alasan utama mengapa investor terkena FOMO Saham adalah tekanan sosial dan informasi yang mudah diakses. 

 

Dalam era media sosial dan platform berita finansial online, berita tentang saham yang sedang naik daun dapat menyebar dengan cepat. Investor sering kali merasa tertekan oleh cerita sukses sesama investor dan khawatir bahwa mereka akan melewatkan peluang tersebut.

 

Baca Juga: Apa itu Saham: Pengertian, Risiko, dan Cara Membelinya

 

Ciri-ciri FOMO Saham

 

Penting untuk mengenali ciri-ciri FOMO saham agar dapat menghindarinya. Berikut beberapa indikator yang mengidentifikasikan bahwa seseorang mungkin terkena takut kehilangan peluang saham.

 

  1. Gelisah Saat Melihat Saham Meningkat Nilainya: Orang yang terkena FOMO saham sering merasa gelisah ketika melihat saham tertentu mengalami kenaikan nilai yang signifikan dalam waktu singkat.
  2. Tindakan Impulsif: Mereka cenderung mengambil keputusan investasi secara impulsif tanpa melakukan analisis yang cukup. Mereka terburu-buru untuk membeli saham tersebut.
  3. Mengabaikan Risiko: Investor yang terkena FOMO saham sering mengabaikan risiko yang terkait dengan investasi tersebut. Mereka terlalu fokus pada potensi keuntungan.
  4. Takut Kehilangan Peluang: Mereka merasa takut kehilangan peluang investasi besar jika tidak segera membeli saham tersebut.

 

Baca Juga: 7 Tips Manajemen Risiko untuk Investasi Saham yang Sukses

 

Dampak Negatif FOMO Saham

 

Terjebak dalam FOMO saham bisa memiliki dampak yang merugikan. Berikut beberapa dampak negatif yang seringkali muncul akibat FOMO saham.

 

  1. Kerugian Finansial: Tindakan investasi impulsif dapat mengakibatkan kerugian finansial yang signifikan jika harga saham turun setelah dibeli.
  2. Stres dan Kecemasan: Investor yang terkena FOMO saham sering mengalami stres dan kecemasan yang tinggi karena terlalu memantau pergerakan harga saham.
  3. Kerusakan Emosional: FOMO saham dapat berdampak negatif pada kesejahteraan emosional, menghasilkan ketegangan dan kecemasan yang berkepanjangan.
  4. Kehilangan Fokus pada Rencana Investasi: FOMO saham dapat membuat investor kehilangan fokus pada rencana investasi yang sudah dibuat sebelumnya.
  5. Ketidakstabilan Keuangan: Terjebak dalam keputusan impulsif akibat FOMO Saham dapat mengakibatkan ketidakstabilan keuangan jangka panjang. Kerugian yang diakibatkan oleh investasi buruk dapat mempengaruhi kemampuan finansial seseorang.
  6. Ketidakpastian Masa Depan: Ketika investasi dipengaruhi oleh FOMO, hal itu dapat menciptakan ketidakpastian yang tidak perlu dalam perencanaan keuangan jangka panjang. Investasi yang baik didasarkan pada analisis yang hati-hati, bukan emosi.
  7. Potensi Kesulitan Keuangan: FOMO Saham dapat membawa seseorang ke jalur kesulitan keuangan yang serius, terutama jika investasi yang buruk mengakibatkan kerugian besar yang sulit dipulihkan.
  8. Gangguan Hubungan Sosial: FOMO Saham dapat mengganggu hubungan sosial karena seseorang mungkin terlalu terfokus pada investasi dan kurang menghabiskan waktu bersama keluarga dan teman-teman.

 

Baca Juga: Risiko Investasi Saham: Panduan Lengkap untuk Investor Pemula

 

Cara Mengatasi FOMO Saham

 

Untungnya, ada langkah-langkah yang dapat diambil untuk mengatasi FOMO saham dan membuat keputusan investasi yang lebih bijak. Berikut adalah beberapa strategi yang dapat membantu Anda menghadapinya.

 

  1. Tetap Patuh pada Rencana Investasi: Tetap patuh pada rencana investasi yang sudah dibuat sebelumnya. Jangan tergoda untuk mengubah strategi secara impulsif.
  2. Pertimbangkan Diversifikasi: Diversifikasi portofolio investasi Anda untuk mengurangi risiko. Jangan terlalu terpaku pada satu saham.
  3. Jangan Bertindak Berdasarkan Emosi: Hindari mengambil keputusan investasi saat emosi sedang tinggi. Pertimbangkan secara rasional dan objektif.
  4. Lakukan Analisis Fundamental: Selalu lakukan analisis fundamental sebelum membeli saham. Tinjau laporan keuangan dan pertimbangkan situasi perusahaan.
  5. Mengelola Emosi: Pelajari cara mengelola emosi saat berinvestasi. Tetaplah tenang saat pasar saham bergejolak.
  6. Belajar dari Pengalaman: Jika pernah terkena FOMO saham dan mengalami kerugian, gunakan pengalaman tersebut sebagai pembelajaran untuk menghindari kesalahan serupa di masa depan.

 

FOMO saham adalah masalah serius yang dapat memengaruhi investor di semua tingkatan. Ketakutan akan kehilangan peluang bisa membuat Anda membuat keputusan investasi yang ceroboh dan merugikan. 

 

Namun, dengan pengetahuan yang kuat, rencana investasi yang jelas, dan kemampuan mengelola emosi, Anda dapat mengatasi FOMO saham dan membuat keputusan investasi yang lebih baik.

1219 Reads
Author: Diptyarsa Janardana
325 Suka