27 July 2023
3 menit baca

Riset Pasar: Strategi Mengenal Pelanggan

3 menit baca

riset pasar

 

Konsumen memegang peranan penting dalam proses bisnis. Mereka adalah target yang dibidik untuk menggunakan produk dan layanan yang Anda pasarkan. Namun, sebelum memasarkan produk, wajib untuk melakukan riset pasar terlebih dahulu. Riset pasar digunakan untuk mengumpulkan informasi mengenai pelanggan agar produk Anda bisa diterima dan sesuai dengan kebutuhan.

 

Pengertian Riset Pasar

 

Riset pasar adalah proses mengumpulkan data dan informasi terkait konsumen. Konsumen yang dimaksud adalah orang-orang yang menjadi target penjualan bisnis. Informasi dan data yang terkumpul akan digunakan untuk tujuan pengembangan produk atau layanan bisnis. Mulai dari aktivitas pemasaran, promosi, fitur, opsi, dan persyaratan layanan.

 

Kegiatan riset pasar bertujuan untuk memeriksa apakah produk atau layanan yang dikeluarkan dapat memenuhi kebutuhan pasar. Hal ini juga untuk melihat bagaimana pelanggan bereaksi terhadap produk tersebut. Sehingga, Anda dapat meningkatkan kualitas dan melakukan perbaikan produk 

 

Informasi dan data mengenai target pasar diperoleh melalui beberapa metode. Seperti wawancara secara langsung atau melalui telepon, dan juga pengisian kuesioner.

 

Baca Juga: Riset Pemasaran: Definisi, Tujuan, dan Langkah-Langkahnya

 

Metode Riset Pasar

 

Riset pasar dilakukan untuk mengenali pelanggan. Gunakan metode berikut agar perusahaan Anda makin dekat dengan mereka.

 

  • Riset Primer

Seperti namanya, Anda bisa mendapatkan informasi dan data secara langsung dari pelanggan. Informasi ini dapat berupa ide, gagasan, dan masukan terkait produk dan layanan.

 

Untuk itu, sebelum melakukan riset pasar dengan metode primer, lakukan pendalaman terkait profil calon konsumen. Siapkan juga pertanyaan yang mewakili tujuan riset pasar Anda.

 

Hasil riset primer dapat berupa data kualitatif dan data kuantitatif. Data kuantitatif berusaha mengukur trend pasar dengan melihat angka atau statistik. Sementara data kualitatif adalah data deskriptif yang berisi opini, pengalaman, dan kepuasan pelanggan.

 

  • Riset Sekunder

Tidak seperti riset primer yang dilakukan dengan cara membangun hubungan langsung dengan pelanggan. Riset sekunder justru menggunakan data yang disadur atau bersumber dari pihak lain. Cara ini terlihat lebih efisien, meski data yang didapat akan lebih general. Misalnya seperti data statistik dan trend pasar.

 

Sumber data sekunder bisa diperoleh dari hasil bacaan atau jenis media informasi lainnya dengan sumber yang tentunya kredibel. Seperti website pemerintah, media sosial, media mainstream, atau bahkan data yang dirilis oleh kompetitor.

 

Baca Juga: 7 Cara Menarik Konsumen Baru untuk Naikkan Omset Penjualan Anda!

 

Pentingnya Melakukan Riset Pasar

 

Riset pasar menjadi hal pertama yang seharusnya dilakukan oleh perusahaan sebelum mengembangkan produk. Berikut alasan lainnya mengapa riset pasar penting dilakukan.

 

  • Sumber Informasi Otentik

Melalui riset pasar, pengusaha atau perusahaan bisa mendapatkan langsung umpan balik dari pelanggan terkait produk. Hal ini merupakan informasi berharga yang bisa diolah untuk berbagai tujuan pengembangan bisnis, produk, dan layanan. digunakan untuk melakukan pengembangkan bisnis dengan memprioritaskan kebutuhan pelanggan.

 

  • Fokus pada Konsumen

Berkat informasi yang diperoleh langsung dari konsumen, perusahaan akan mendapatkan pemahaman lebih terkait kebutuhan dan keinginan pelanggan. Perusahaan pun dapat memprioritaskan pelanggan dan menyesuaikannya dengan pengembangan bisnis yang dilakukan.

 

  • Memahami Perkembangan Pasar

Pemahaman yang baik terkait kebutuhan dan keinginan pelanggan ini, akan membawa perusahaan pada tahap selanjutnya, yakni pemahaman terkait proyeksi pasar. Perusahaan dapat memprediksi produk apa saja yang akan dicari, jumlah produksi, perkiraan biaya, hingga target penjualan yang harus diraih.

 

  • Mengenali Kompetitor

Riset pasar membantu mengenali kompetitor untuk memastikan produk dapat bersaing di pasar. Perusahaan dapat melihat bagaimana strategi kompetitor dalam memasarkan produk pada target pasar. 

 

Asumsinya, kompetitor dengan jenis produk yang sama, akan memiliki target pasar yang serupa. Lalu, perhatikan apakah strategi yang mereka gunakan tersebut tepat dan cocok jika diterapkan pada bisnis yang dijalankan. Identifikasi kelebihan dan kekurangan mereka. Kemudian, temukan celah dan peluang yang bisa dimasuki untuk bisa bersaing.

 

Baca Juga: 7 Cara Jitu Memulai Bisnis Properti Dari Nol, Khusus Pemula

 

Riset pasar merupakan langkah awal yang harus dilakukan sebelum Anda mulai memasarkan produk. Tanpa riset pasar, produk yang ditawarkan akan gagal bersaing karena tidak memahami kebutuhan dan keinginan dari calon konsumen. Lakukan riset pasar secara sistematis dan terukur, lalu ambil tindakan yang tepat.

 

Untuk dapat membantu pengembangan bisnis dan menikmati kemudahan dalam sistem operasional bisnis Anda, membuat laporan keuangan berstandar akuntansi keuangan (PSAK), perpajakan, legalitas, hingga solusi dan pengembangan terkait bisnis, segera konsultasikan secara GRATIS dengan MBN Consulting.

 

MBN Consulting adalah konsultan bisnis dengan berbagai layanan konsultasi dan perencanaan bisnis terpercaya. Telah berpengalaman dalam membantu para pelaku usaha dalam mengembangkan bisnis dan kualitas kinerja. MBN Consulting memiliki misi untuk dapat memberikan bantuan layanan yang berkesinambungan terhadap peningkatan kualitas bisnis dan UKM di Indonesia.

 

Tertarik untuk mengetahui layanan lainnya yang kami tawarkan dan memulai konsultasi? Silakan klik tombol di bawah ini.

 

MBN Consulting

638 Reads
Author: Diptyarsa Janardana
157 Suka