10 January 2024
5 menit baca

10 Perusahaan Tertua di Dunia yang Masih Beroperasi

5 menit baca

perusahaan tertua di dunia

 

Perkembangan dunia bisnis selalu menjadi sorotan karena menggambarkan evolusi ekonomi dan keberlanjutan perusahaan. Namun, sangat mengejutkan untuk mengetahui bahwa beberapa perusahaan telah bertahan selama berabad-abad dan tetap menjadi bagian integral dari perekonomian global. Berikut adalah daftar sepuluh perusahaan tertua di dunia yang masih beroperasi hingga saat ini.

 

  • Kongo Gumi (Jepang)

 

Kongo Gumi, yang didirikan pada tahun 578 M, merupakan perusahaan konstruksi tertua di dunia yang masih beroperasi hingga saat ini. Dengan sejarahnya yang membentang lebih dari 1400 tahun, Kongo Gumi telah mengalami berbagai perubahan sejarah, budaya, dan ekonomi di Jepang. Didirikan oleh Shigemitsu Kongo, perusahaan ini telah berperan penting dalam membangun dan merawat warisan arsitektur tradisional Jepang, seperti kuil-kuil dan bangunan bersejarah lainnya. 

 

Menariknya, Kongo Gumi telah berhasil menggabungkan keahlian tradisional dengan teknologi modern untuk tetap relevan di era kontemporer. Seiring berjalannya waktu, perusahaan ini tetap setia pada prinsip-prinsip inti mereka, memastikan bahwa keindahan dan kekuatan warisan budaya Jepang tetap terjaga melalui proyek-proyek konstruksi yang mereka rancang dan bangun.

 

Baca Juga: 10 YouTuber Terkaya dengan Subscribers Terbanyak di Indonesia 2024

 

  • Stiftskeller St. Peter (Austria)

 

Stiftskeller St. Peter, didirikan pada tahun 803 M di Salzburg, Austria, adalah restoran tertua yang masih beroperasi di dunia. Dengan sejarah lebih dari satu milenium, restoran ini telah menjadi saksi bisu dari berbagai peristiwa sejarah dan perubahan budaya. Lokasinya yang strategis di kawasan bersejarah Salzburg memberikan nuansa yang unik bagi pengunjung yang ingin merasakan atmosfer dari abad pertengahan. 

 

Stiftskeller St. Peter juga dikenal dengan menu kuliner khas Austria yang autentik, menawarkan hidangan-hidangan tradisional yang memberikan pengalaman kuliner yang mendalam. Restoran ini bukan sekadar tempat makan, tetapi juga lorong waktu ke masa lalu, yang mana mengajak para pelanggan untuk merasakan keajaiban sejarah melalui setiap hidangan yang disajikan.

 

  • The Royal Mint (Inggris)

 

The Royal Mint, yang berdiri sejak tahun 886 M, adalah lembaga kuno yang memiliki peran sentral dalam pencetakan mata uang di Inggris. Seiring berjalannya waktu, peran The Royal Mint telah berkembang dari hanya mencetak koin menjadi mencakup produksi uang kertas dan perhiasan khusus. Pada masa lalu, perusahaan ini memiliki tugas strategis dalam menjaga stabilitas ekonomi dan keuangan negara. 

 

Meskipun menghadapi tantangan modern seperti perkembangan teknologi digital, The Royal Mint terus beradaptasi, memastikan bahwa desain dan kualitas mata uangnya tetap relevan dan tahan uji zaman. Keberlanjutan The Royal Mint juga tercermin dalam dedikasinya terhadap inovasi, seperti produksi koin koleksi dan perhiasan yang memadukan seni dan nilai historis.

 

Baca Juga: 10 Ide Bisnis Sampingan yang Paling Cuan di Tahun 2024

 

  • Tanaka-Iga (Jepang)

 

Berdiri sejak tahun 885 M, Tanaka-Iga adalah perusahaan Jepang yang khusus memfokuskan diri pada seni pembuatan kertas. Sebagai pemain utama dalam industri ini selama lebih dari seribu tahun, Tanaka-Iga telah mempertahankan tradisi pembuatan kertas dengan kualitas tinggi. Meskipun di era modern ini banyak produk kertas diproduksi secara massal, Tanaka-Iga tetap setia pada metode tradisionalnya. 

 

Perusahaan ini menjaga keaslian teknik-teknik warisan, seperti penggunaan serat alami dan pewarna organik, menciptakan kertas yang tidak hanya fungsional tetapi juga memiliki nilai seni yang tinggi. Keberlanjutan Tanaka-Iga mencerminkan kebanggaan mereka terhadap warisan Jepang dan peran mereka dalam melestarikan seni tradisional.

 

  • Sean’s Bar (Irlandia)

 

Sean’s Bar di Athlone, Irlandia, telah menjadi institusi di dunia pub sejak berdirinya pada tahun 900 M. Sebagai pub tertua yang masih beroperasi, Sean’s Bar menjadi tempat pertemuan bagi orang-orang dari berbagai lapisan masyarakat. Dinding-dindingnya yang bersifat sejarah menciptakan atmosfer yang penuh karakter dan menjadi saksi bisu dari berbagai peristiwa sepanjang sejarah Irlandia. 

 

Terlepas dari pergantian zaman, Sean’s Bar terus memberikan pengalaman yang autentik dengan menyajikan beragam minuman dan menyambut tamu dengan hangat. Keberlanjutan pub ini adalah bukti bahwa kebersamaan dan tradisi bersenang-senang tetap menjadi bagian tak terpisahkan dari budaya Irlandia, dan Sean’s Bar adalah penjaga warisan yang hidup dalam setiap tegukan gelas mereka.

 

  • Staffelter Hof (Jerman)

 

Staffelter Hof, produsen anggur yang berdiri sejak tahun 862 M di Kröv, Jerman, menunjukkan bahwa seni pembuatan anggur adalah warisan yang berharga. Lebih dari seribu tahun berkecimpung dalam dunia anggur, Staffelter Hof membangun reputasi mereka sebagai produsen yang tidak hanya konsisten dalam kualitas tetapi juga inovatif dalam pendekatan mereka terhadap tanaman dan fermentasi anggur. 

 

Terletak di wilayah Mosel yang terkenal dengan lanskapnya yang indah, perkebunan ini menjadi tujuan bagi para pecinta anggur yang ingin merasakan keaslian dan keunikan rasa anggur yang dihasilkan dari anggur di lembah Mosel. Hal tersebut menjadikan salah satu perusahaan tertua di dunia ini memiliki daya tarik yang istimewa.

 

  • Château de Goulaine (Prancis)

 

Sebagai kastil dan produsen anggur yang berdiri sejak tahun 1000 M di wilayah Loire, Prancis, Château de Goulaine adalah perpaduan sempurna antara keindahan arsitektur klasik dan kelezatan anggur berkualitas tinggi. Kastil ini tidak hanya menjadi pusat produksi anggur tetapi juga menjadi saksi sejarah perkembangan budaya dan seni hidup Prancis. 

 

Dengan taman yang indah dan interior yang mewah, Château de Goulaine memberikan pengalaman anggur yang unik, memadukan cita rasa dan estetika dalam setiap tegukan anggur mereka yang terkenal. Jika Anda pergi ke Prancis, Anda harus mengunjungi perusahaan tertua di dunia ini.

 

  • Monnaie de Paris (Prancis)

 

Monnaie de Paris, pabrik uang yang didirikan pada tahun 864 M di tepi Sungai Seine, terus berperan sebagai kunci dalam mencetak mata uang dan medalion koleksi. Sebagai lembaga yang menggabungkan keindahan seni dengan fungsionalitas ekonomi, Monnaie de Paris tidak hanya menjadi tempat pencetakan mata uang tetapi juga menjadi galeri seni yang memamerkan kekayaan warisan kultural dan sejarah Prancis. 

 

Keberlanjutan perusahaan tertua di dunia ini adalah bukti bahwa di era digital ini, mata uang fisik masih memiliki nilai dan estetika tersendiri yang terus dijaga dan dihargai. Jadi, segera kunjungi Monnaie de Paris sekarang juga!

 

Baca Juga: Melihat Potensi Industri F&B di Indonesia, Makin Kuat!

 

  • Nishiyama Onsen Keiunkan (Jepang)

 

Nishiyama Onsen Keiunkan, ryokan tertua yang beroperasi sejak 705 M, terletak di pegunungan Jepang. Menawarkan pengalaman mandi air panas tradisional Jepang, ryokan ini tidak hanya menjadi tempat peristirahatan tetapi juga jendela ke dalam tradisi dan keramahan Jepang. 

 

Dengan arsitektur khas ryokan, taman yang rimbun, dan pemandangan pegunungan yang menakjubkan, Nishiyama Onsen Keiunkan mampu mengajak pengunjung untuk merasakan ketenangan dan keindahan alam Jepang.

 

  • The Shirley Plantation (Amerika Serikat)

 

Shirley Plantation, didirikan pada tahun 1613 di Virginia, Amerika Serikat, adalah perkebunan tertua yang masih dimiliki oleh keturunan keluarga pendiri. Menjadi saksi perkembangan Amerika, perkebunan ini bukan hanya menjadi tempat tinggal tetapi juga museum yang memamerkan sejarah dan budaya Amerika Serikat. 

 

Dengan arsitektur yang anggun, taman yang indah, dan pameran museum yang mendalam, Shirley Plantation menjadi tempat yang melibatkan pengunjung dalam perjalanan panjang Amerika Serikat, dari periode kolonial hingga saat ini. Keberlanjutan perkebunan ini mencerminkan komitmen keluarga terhadap pelestarian warisan dan cerita yang terus hidup dalam tanah dan bangunan mereka.

 

Melalui daftar perusahaan tertua di dunia tersebut, kita dapat mengambil inspirasi dari ketahanan dan adaptabilitas mereka terhadap perubahan zaman. Meskipun telah berdiri berabad-abad berlalu, semangat dan dedikasi untuk tetap relevan tetap menjadi kunci keberhasilan bagi perusahaan-perusahaan tertua ini.

1332 Reads
Author: Diptyarsa Janardana
110 Suka