17 March 2024
5 menit baca

Panduan Membuat Perencanaan Keuangan Pribadi, Bisa Untuk Jangka Panjang!

5 menit baca

cara membuat perencanaan keuangan pribadi

 

Membuat perencanaan keuangan pribadi sangatlah penting. Tak hanya mampu mengetahui skala prioritas uang yang dikeluarkan tiap hari, kita juga bisa terhindar dari defisit keuangan, atau seperti kata peribahasa, “Besar pasak daripada tiang”.

 

Pengertian Perencanaan Keuangan Pribadi

 

Perencanaan keuangan pribadi adalah proses mengatur pemasukan dan pengeluaran individu untuk mencapai kepuasan ekonomi pribadi. Perencanaan ini sangatlah penting agar dapat memetakan kondisi keuangan pribadi, mengalokasikan dana secara terstruktur, hingga memberi motivasi untuk mengumpulkan uang yang lebih banyak sesuai dengan tujuan keuangan Anda.

 

Menurut Certified Financial Planning Standards Board Indonesia, perencanaan keuangan adalah suatu tujuan hidup seseorang melalui pengelolaan keuangan secara terencana. Jika berhasil disusun secara komprehensif, rencana tersebut bisa menjadi blueprint untuk Anda realisasikan sesuai prioritas.

 

Selain itu, perencanaan alokasi keuangan yang baik bisa digunakan untuk mewujudkan tujuan hidup seperti membeli rumah, sekolah, punya kendaraan pribadi, mempersiapkan pensiun, menikah, dan sebagainya. 

 

Baca Juga: Analisis SWOT Diri Sendiri: Pengertian, Contoh, dan Cara Melakukannya

 

Tujuan Perencanaan Keuangan Pribadi

 

Tujuan perencanaan pengelolaan keuangan bisa berbeda antar individu. Namun intinya, melalui perencanaan keuangan yang baik, seseorang memiliki kesempatan yang lebih besar untuk mencapai berbagai impian, seperti kuliah di luar negeri, berlibur, belajar investasi, hingga menikah dan memiliki anak. Berikut ulasan lengkapnya.

 

  • Melindungi Aset

Tujuan perencanaan pendapatan pertama adalah melindungi aset sekaligus membagi pendapatan untuk kebutuhan harian, misalnya saja untuk membayar listrik, cicilan, investasi, dan sebagainya. Selain itu, membuat perencanaan pemasukan dan pengeluaran juga akan mempermudah Anda untuk menabung dan menambah instrumen investasi, misalkan emas atau obligasi. 

 

  • Menghasilkan Uang

Jika sudah bekerja, gaji yang Anda peroleh bisa diputar untuk modal usaha. Tentu saja, alokasi dana ini harus direncanakan sebaik-baiknya agar tidak over budget atau malah tidak optimal. Sisakan pendapatan yang Anda peroleh untuk kebutuhan sehari-hari. Agar menghasilkan uang lebih banyak, Anda juga bisa menginvestasikannya pada berbagai jenis instrumen investasi.

 

  • Melakukan Investasi

Selain melindungi aset dan menghasilkan uang, perencanaan keuangan pribadi harus dikelola dengan baik agar tidak habis begitu saja. Salah satu cara yang bisa dilakukan adalah dengan melakukan investasi. Ada banyak instrumen investasi yang bisa dipilih, mulai dari emas, properti, deposito, reksadana, hingga saham. 

 

  • Menghindari Kecemasan

Jika perencanaan keuangan berhasil disusun dengan baik, maka Anda tidak perlu khawatir akan kebutuhan di masa depan. Alasannya, dengan memiliki perencanaan alokasi keuangan yang matang dan rapi, Anda bisa menikmati hidup di masa mendatang tanpa kekurangan uang. Dana darurat tersedia, investasi lancar, tidak ada alasan untuk cemas.

 

  • Meraih Tujuan Jangka Panjang

Banyak orang memiliki tujuan jangka panjang dalam hidup, misalnya membeli rumah, kendaraan bermotor, membiayai pendidikan anak, hingga naik haji. Tujuan tersebut hanya bisa dicapai jika Anda mau membuat perencanaan keuangan yang matang dari sekarang. Anda pun harus rutin menabung sesuai rencana agar tujuan tersebut dicapai.

 

Cara Membuat Perencanaan Keuangan

 

Secara garis besar, ada beberapa tahap yang harus Anda lakukan untuk membuat perencanaan keuangan pribadi yang efektif. Proses ini juga bisa berlaku untuk jangka panjang, loh! Untuk informasi lebih lengkap, silakan cek langkah-langkah praktisnya berikut.

 

  • Catat Semua Pemasukan dan Pengeluaran Pribadi

Langkah pertama yang bisa dilakukan untuk membuat perencaan keuangan adalah mencatat semua pemasukan dan pengeluaran pribadi. Akan lebih baik jika Anda juga menyertakan sumber pemasukan dan pengeluaran tersebut sebagai bahan evaluasi ke depan.

 

  • Buat Anggaran Pengeluaran

Setelah mencatat pemasukan dan pengeluaran, langkah selanjutnya yang bisa Anda lakukan adalah membuat anggaran pengeluaran. Caranya mudah sekali, yakni total pemasukan dikurangi total pengeluaran dalam satu bulan.

 

  • Bayar Utang & Cicilan Tepat Waktu

Alokasikan pemasukan yang Anda terima dalam satu bulan untuk membayar utang dan cicilan. Jika tidak segera diselesaikan, utang dan cicilan akan menjadi masalah yang membuat beban finansial Anda bertambah terus-menerus. 

 

  • Tekan Pengeluaran Konsumtif

Amati catatan keuangan selama sebulan lalu. Dari sana, Anda bisa menentukan mana pengeluaran yang bisa diminimalisir untuk sebulan ke depan. Dengan demikian, Anda bisa lebih berhemat dan menyisihkan dana yang ada untuk hal lain, contohnya investasi.

 

  • Alokasikan untuk Dana Darurat

Dana darurat adalah anggaran yang disiapkan untuk kondisi yang tidak diinginkan, misalnya saat Anda terkena layoff atau kecelakaan. Idealnya, dana ini berjumlah 3-4 kali gaji bulanan dan harus disisihkan minimal 5-10 persen dari gaji setiap bulan.

 

  • Pisahkan Tabungan dan Dana Investasi

Cara buat perencanaan keuangan selanjutnya adalah memisahkan tabungan dan dana investasi. Hal ini wajib dilakukan untuk menghindarkan Anda dari kerugian ataupun dorongan untuk overspend pada investasi.

 

Selain itu, tabungan memiliki sifat lebih likuid daripada investasi, sehingga Anda bisa mencairkan atau membaginya kapanpun dengan cepat. Jika Anda tidak berencana membeli barang-barang konsumtif, Bizhare sarankan untuk mengalihkan pendapatan Anda untuk investasi.

 

  • Miliki Asuransi Kesehatan dan Jiwa

Langkah selanjutnya yang harus dilakukan adalah menyisihkan dana untuk asuransi kesehatan dan jiwa. Dengan mendaftarkan diri ke asuransi, Anda dan keluarga akan mendapat jaminan perlindungan maksimal. Anda tak perlu khawatir dengan kejadian yang tidak terduga.

 

  • Lakukan Audit Pengeluaran Secara Berkala 

Setelah selesai melakukan perencanaan keuangan dan mengaplikasikannya dalam kebutuhan sehari-hari, Anda harus melakukan audit pengeluaran secara berkala, minimal satu bulan. Dengan demikian, kondisi keuangan dan kehidupan Anda akan lebih baik dalam jangka panjang.

 

Baca Juga: 11 Jenis Investasi Terbaik untuk Keamanan Finansial di Masa Depan

 

Manfaat Perencanaan Keuangan Pribadi

 

Perencaan keuangan bisa memudahkan Anda dalam mengelola cash flow di masa kini dan masa depan. Bahkan, seseorang dengan strategi keuangan yang baik lebih mudah beradaptasi dan mampu mempertimbangkan setiap keputusan atas tujuan hidupnya.

 

  • Membuat Diri Lebih Teratur dan Disiplin

Manfaat perencanaan keuangan pertama adalah bisa lebih teratur dan disiplin dalam mengelola keluar masuknya uang. Selain itu, daftar perencanaan yang matang pun mampu membantu Anda dalam membuat daftar prioritas kebutuhan.

 

Perencanaan  seperti ini juga akan mengontrol setiap pos-pos anggaran yang tidak terlalu penting atau sifatnya dapat ditunda. Alhasil, kestabilan keuangan bisnis maupun pribadi tetap terjaga dengan baik.

 

  • Memiliki Perencanaan untuk Masa Depan

Perencanaan alokasi keuangan yang baik akan membantu Anda untuk memiliki masa depan yang cerah. Hal ini digunakan untuk memiliki investasi yang tepat sesuai kebutuhan, tujuan dan kepribadian kalian. 

 

Perencanaan yang matang membantu kalian merencanakan dan menciptakan aset keuangan untuk masa depan. Apalagi, nilai investasi di masa depan bisa meningkat sesuai dengan portofolio yang Anda pilih, contohnya emas.

 

  • Memiliki Perlindungan Dari Kejadian Tak Terduga

Perencanaan keuangan yang baik akan sangat membantu jika suatu saat ada kejadian yang tak terduga. Contohnya jika terjadi kecelakaan kendaraan bermotor atau tertipu investasi bodong.

 

Semua kejadian tak terduga itu akan tercover jika Anda memiliki perencanaan alokasi pendapatan yang matang. Hal itu terjadi karena Anda sudah menyiapkan dana darurat untuk peristiwa-peristiwa seperti itu.

 

  • Terhindar Dari Utang

Perencanaan keuangan dapat membuat hidup Anda aman dan terhindar dari utang. Hal tersebut terjadi karena seluruh pengeluaran telah ditempatkan pada pos masing-masing. Orang yang memiliki banyak utang biasanya tidak memiliki rencana keuangan yang baik. Akibatnya, tidak ada skala prioritas yang ditentukan dari pengeluarannya setiap hari.

 

  • Tujuan Hidup dan Keuangan Lebih Jelas

Kebanyakan orang memiliki tujuan dalam kehidupan yang sama. Beberapa contoh konkritnya seperti membeli rumah, membeli mobil, membiayai pendidikan, dan sebagainya. Tidak dapat dipungkiri, tujuan-tujuan tersebut memang sangat penting untuk dicapai, dan perencanaan yang matang bisa membantu mewujudkannya.

 

Jadi, perencaan keuangan akan membantu Anda dalam menyusun rencana dan target di masa depan. Selain itu, strategi yang tepat akan memampukan Anda dalam mempersiapkan segala risiko terburuk sekalipun. Jadi tunggu apalagi, segera rancang perencanaan keuangan pribadi Anda!

2446 Reads
Author: Diptyarsa Janardana
393 Suka