13 January 2023
3 menit baca

Memahami Empat Jenis Cashflow Quadrant

3 menit baca

Cashflow Quadrant dari Robert Kiyosaki

 

Cashflow quadrant mungkin adalah istilah yang bisa saja jarang Anda dengar. Namun, mayoritas pengusaha atau pebisnis sudah akrab dengan istilah ini, sebab Cashflow quadrant dianggap sangat bermanfaat untuk menunjang kesuksesan di bidang pengelolaan keuangan pribadi.

 

Pengertian Cashflow Quadrant

Konsep dari cashflow quadrant diperkenalkan oleh penulis sekaligus investor Robert T Kiyosaki, berguna untuk mengetahui sumber pendapatan seseorang. Cashflow quadrant sangat populer karena konsepnya menjelaskan soal profesi dan keuangan yang dinilai mencerminkan realita yang ada di tengah masyarakat.

 

Jenis-Jenis Cashflow Quadrant 

Ada empat jenis cashflow quadrant yang dibuat dari sumber pendapatan seseorang. Empat kuadran tersebut adalah E, S, B, dan I. Keempatnya juga punya cara berbeda dalam mengatur keuangan dan mengelola utang serta aset.

 

Kuadran E (Employee)

Kuadran E adalah kuadran dari kelompok orang yang berprofesi sebagai karyawan, memiliki pendapatan tetap berupa gaji yang diberikan setiap bulannya oleh perusahaan atau bisnis yang bukan miliknya. Bisa dalam tingkatan sekuriti, akuntan, hingga direktur utama dari suatu perusahaan.

 

Orang dengan kuadran E lebih memperhatikan aspek kepastian dan jaminan dalam mencari pekerjaan. Cara pandangnya tak jarang adalah mencari pekerjaan yang aman dan terjamin dengan sejumlah tunjangan yang diberikan oleh perusahaan. Dengan jenjang karir yang jelas, harapannya jenis taraf hidup akan lebih layak. 

 

Kuadran S (Self-Employee)

Mereka yang punya atau mengerjakan bisnis sendiri seperti arsitek, freelancer, pemilik rumah makan, maupun pemilik toko material. Mereka mendapat penghasilan besar atas usaha dan kerja keras yang dilakukan dan tidak terikat dengan aturan kerja dari orang lain. Orang di kuadran ini cenderung bisa menunda kenyamanan dan memiliki insiatif tinggi. 

 

Semakin banyak waktu dan usaha yang dilakukan maka semakin besar pendapatannya, hal ini juga berlaku sebaliknya. Pera pekerja atau karyawan yang mendapatkan penghasilan berdasarkan komisi seperti sales juga masuk ke dalam kuadran ini. 

 

Hal yang dapat ditelaah dari mindset mereka yang berada di kuadran S adalah mau bekerja lebih keras, berani menunda kenyamanan, berusaha untuk inisiatif, serta meningkatkan diri secara terus-menerus. Sebab, modal yang harus dimiliki oleh orang di kuadran S ini adalah pengalaman dan reputasi dalam mengerjakan sesuatu. 

 

Kuadran B (Business)

Kuadran B untuk business owner adalah orang yang mendapat penghasilan tanpa terlibat langsung dalam operasi perusahaan yang mereka punya. Ini yang jadi pembeda kuadran B dan S. Orang dengan kuadran B adalah pengusaha besar dengan kemewahan yang bisnisnya dijalankan oleh orang-orang kuadran E.

 

Mereka yang berada di quadrant E biasanya bagus dalam bekerjasama, termasuk mendelegasikan pekerjaan-pekerjaan yang rumit dan menyita banyak waktu. Hal itu dilakukan karena orang dengan kuadran E sudah memiliki bisnis yang cukup besar, mereka sadar bahwa untuk mendapatkan tujuannya tidak bisa dengan melangkah sendirian, jadi mereka harus memiliki komunikasi yang baik dan bisa bekerja secara tim. 

 

Kuadran I (Investor)

Kuadran I adalah yang terakhir dalam Jenis cashflow quadrant. Kuadran I atau investor memiliki level tinggi dari tiga jenis kuadran lainnya karena berada dalam kondisi bebas secara finansial dan juga waktu. Mereka biasanya memperoleh penghasilannya dari hasil investasi yang sudah mereka lakukan.

 

Orang yang ada di kuadran I tidak perlu terlibat langsung pada kegiatan operasi suatu perusahaan yang mereka investasikan. Orang dengan kuadran I memiliki tingkatan yang lebih tinggi daripada kuadran lain. Seluruh mental yang terdapat pada orang dengan kuadran B juga umumnya terdapat pada kuadran ini. Bahkan, seorang investor sangat memiliki banyak waktu karena tidak perlu terlibat dalam operasional sebuah bisnis. 

 

Nah, setelah membaca keempat kuadran di atas, ada dimanakah Anda saat ini? Setiap orang sebenarnya bisa saja berada pada dua kuadran sekaligus, contohnya bila Anda seorang karyawan, tapi punya aset maupun investasi yang memberikan keuntungan, berarti Anda juga berada di kuadran investor. Bila ingin menjadi investor juga, Anda bisa ikut serta berinvestasi bisnis di Bizhare. Ini bisa menjadi pilihan untuk diversifikasi aset Anda

 

Dengan mengetahui jenis dari cashflow quadrant, semoga Anda bisa mengambil setiap kebaikan dan mindset yang dimiliki oleh masing-masing orang di setiap kuadran. Menurut Bizhare, tidak bisa semua orang dipaksa menjadi pengusaha, nanti siapa yang akan bekerja? Sebaliknya, tidak bisa semua orang bekerja, harus ada yang mengambil langkah menjadi pebisnis untuk membuka lapangan pekerjaan. 

 

Jadi, apapun pekerjaan Anda lakukan yang terbaik dan pahami mindset serta kepentingan orang di kuadran lain, tujuannya agar Anda bisa bekerjasama yang mungkin bisa meningkatkan kapasitas Anda di waktu mendatang.

53 Reads
Author: Whisnu Kristianto
Tags: Keuangan
11 Suka