20 January 2023
4 menit baca

Berkenalan dengan Fintech Beserta Jenis-jenisnya yang Ada Di Indonesia

4 menit baca

Mengenal apa itu Fintech

 

Anda pasti sudah sering mendengar istilah fintech, bahkan mungkin sebagian dari Anda sudah pernah menggunakannya. Namun, Bizhare cukup yakin belum banyak yang mengenal detail tentang istilah ini. FinTech lebih berpusat pada perusahaan yang melakukan inovasi di bidang jasa keuangan dengan sentuhan teknologi modern, maka dari itu dinamakan Financial Technology (FinTech).

 

Pengertian Fintech 

Fintech adalah salah satu alternatif berinvestasi yang hadir untuk akses layanan jasa keuangan praktis, efisien, nyaman, dan ekonomis. Saat ini keberadaan fintech benar-benar mempengaruhi gaya hidup, ekonomi, pola konsumsi, dan berbagai aktivitas masyarakat. Fintech adalah perpaduan antara efektivitas dan teknologi yang sejauh ini berdampak positif bagi masyarakat.

 

Produk fintech biasanya berupa suatu sistem yang dibangun guna menjalankan mekanisme transaksi keuangan yang spesifik. Jenisnya bisa berupa platform pinjaman, investasi, tabungan, maupun analisis keuangan. Fintech hadir bagi Anda yang ingin mengakses layanan jasa keuangan secara praktis, efisien, dan nyaman. 

 

Perkembangan Fintech Di Indonesia

Seiringan dengan berkembangnya startup, semakin besar pula perkembangan fintech di Indonesia. Fintech dimulai pada tahun 2006 di Indonesia, namun saat itu masih sedikit perusahaan yang menggunakan teknologi seperti umumnya perusahaan fintech saat ini. Kemudian pada 2015 asosiasi fintech indonesia berdiri hingga perusahaan fintech di Indonesia juga mengalami pertumbuhan pesat setelah 140 perusahaan tercatat dalam daftar fintech OJK. 

 

Semakin berkembang, akhirnya ada fintech syariah pada 2017 dan terbentuklah Asosiasi Fintech Syariah Indonesia yang menaungi fintech syariah di Indonesia. Perkembangan pengguna fintech juga terus berkembang. World Bank mencatat pengguna fintech yang awalnya 7 persen di tahun 2007, berkembang menjadi 20 persen di tahun 2011. Angka ini kemudian meningkat menjadi 36 persen di tahun 2014, dan di tahun 2017 sudah menginjak angka 78 persen.

 

Manfaat Fintech di Indonesia

Perkembangan fintech di Indonesia membawa banyak dampak dan perubahan ke arah yang lebih baik. Mulai dari transaksi keuangan yang jadi lebih mudah hanya dengan gadget, sehingga Anda bisa bertransaksi keuangan kapanpun dan dimanapun. Bahkan, untuk berinvestasi atau mengirim uang senilai ratusan juta, hanya dengan mengetik tombol di smartphone Anda saja! Tapi, manfaat Fintech tidak terbatas pada hal itu, masih ada manfaat lain yang Anda harus ketahui, berikut Bizhare sampaikan secara lengkap ya…

 

Akses Pendanaan 

Berkat fintech, teknologi keuangan berkembang pesat hingga menjangkau berbagai kalangan masyarakat. Adanya fintech juga mendukung inklusi keuangan masyarakat yakni keterlibatan dalam transaksi ekonomi, khususnya untuk akses pinjaman. Fintech bisa membantu mereka yang belum bankable untuk memperoleh pinjaman modal usaha.  

 

Fleksibilitas Aktivitas Keuangan

Zaman dahulu, yang berkaitan dengan keuangan seperti transfer uang, melakukan pembayaran, mengajukan pinjaman, ataupun berinvestasi tidak semudah saat ini karena begitu banyak langkah maupun hal administratifnya. Kini, dengan adanya fintech masyarakat dapat melakukan banyak transaksi keuangan dari mana saja dan kapan saja menggunakan gadget.

 

Mendukung Pertumbuhan Pendapatan Masyarakat

Fintech bisa menjadi opsi dan sangat memudahkan masyarakat yang ingin berinvestasi dan mengembangkan keuangannya, terutama platform investasi. Sebab, masyarakat sangat mudah untuk mulai berinvestasi, bahkan dengan modal terjangkau. Bizhare salah satu contohnya, memberikan Anda kesempatan untuk memiliki bisnis UMKM melalui Efek Saham dengan modal mulai dari Rp 1 juta. 

 

Jenis-jenis Fintech di Indonesia

Dari pembahasan tentang perkembangan Fintech di Indonesia, Anda sudah bisa menebak bahwa Fintech ada beberapa jenis. Maka dari itu, Bizhare akan mencoba memberikan gambaran tentang beberapa jenis Fintech yang sedang berkembang di Indonesia:

 

Fintech Crowdfunding

Pertama adalah crowdfunding atau penggalangan dana, yang merupakan salah satu model fintech yang tengah digandrungi. Masyarakat bisa galang dana untuk memiliki sebuah bisnis, mendanai bisnis, atau berdonasi untuk suatu inisiatif atau program sosial yang mereka pedulikan. Masyarakat secara bersama mengumpulkan uang di satu platform.

 

Dalam hal ini, Bizhare termasuk salah satunya lho! Bizhare merupakan platform Securities Crowdfunding yang memfasilitasi Anda para investor untuk mendanai berbagai bisnis UMKM di Indonesia. Jadi, bisnis UMKM yang membutuhkan akses permodalan tersebut akan disebut sebagai Penerbit karena akan menerbitkan Efek seperti Saham, Obligasi, ataupun Sukuk. 

 

Fintech Microfinancing

Selanjutnya, ada microfinancing yang merupakan salah satu layanan fintech penyedia layanan keuangan kelas menengah ke bawah, fungsinya adalah untuk bantu kehidupan dan keuangan masyarakat yang kebanyakan tidak memiliki akses ke institusi perbankan. Microfinancing memberi akses atau menjembatani masyarakat dengan masalah tersebut dengan menyalurkan secara langsung modal usaha dari pemberi pinjaman kepada calon peminjam. Fintech jenis ini disebut bernilai kompetitif dari segi return pada pemberi pinjaman dan attainable bagi peminjam.

 

Market Comparison 

Dengan market comparison Anda bisa membandingkan berbagai produk keuangan dari berbagai penyedia jasa keuangan. Keberadaan fintech ini membantu masyarakat untuk memilih produk keuangan terbaik yang sesuai dengan kebutuhan sebelum akhirnya menggunakan layanan tersebut. Jadi, bisa dibilang bahwa Fintech ini punya fungsi untuk membantu perencanaan finansial.

 

Fintech P2P Lending

Fintech jenis ini lebih berbasis pinjam-minjaman uang, membantu masyarakat yang membutuhkan akses pinjaman baik itu produktif ataupun konsumtif dengan lebih mudah tanpa harus melalui proses rumit seperti yang ada dalam mekanisme pinjaman di bank konvensional. P2P Lending yang produkti secara khusus memberikan akses permodalan pada para pebisnis melalui skema peminjaman uang. Mereka yang membutuhkan pinjaman ini akan dipertemukan dengan mereka para pemodal di platform P2P.

 

Berkat teknologi layanan keuangan dari P2P Lending, banyak pengusaha kecil yang akan memperoleh modal dari pemodal untuk pengembangan usahanya. Dengan demikian, secara tidak langsung, jenis fintech tersebut mendukung pengembangan usaha mikro seperti platform Equity atau Securities Crowdfunding. Bedanya, P2P berbasis pinjam-meminjam, bukan berbasis penawaran Efek kepada investor.  

 

Fintech Digital Payment System 

Fintech  jenis ini bergerak di bidang penyediaan layanan seperti pembayaran tagihan, contohnya adalah pulsa dan pascabayar, kartu kredit, atau token listrik PLN. Fintech jenis ini berguna bagi masyarakat yang tak punya akses ke ban untuk melakukan pembayaran berbagai macam tagihan rutin.

 

Demikian rangkuman pembahasan tentang Fintech, bagaimana? Sudah mulai tercerahkan dong pastinya tentang apa itu Fintech termasuk jenis-jenis Fintech! Btw, jenis fintech apa yang paling sering Anda gunakan? Bila berkenan, Anda juga bisa download aplikasi Bizhare bila ingin berinvestasi pada bisnis-bisnis UMKM yang ada di Indonesia!

140 Reads
Author: Whisnu Kristianto
Tags:
10 Suka