13 October 2022
3 menit baca

5 Bisnis yang Berpotensi Cuan saat Pandemi

3 menit baca

 

Pandemi COVID-19 yang masuk di Indonesia pada Maret 2020 telah memberikan dampak yang sangat besar untuk berbagai aspek kehidupan. Salah satu dampak yang paling banyak dirasakan banyak orang adalah dampak Ekonomi, terutama di sektor bisnis.

 

Sektor bisnis merupakan salah satu hal yang fundamental karena berperan untuk menggerakkan perekonomian sebuah negara. Sayangnya, berbagai bisnis yang kuat dan berjaya sebelum era pandemi, mulai ngos-ngosan karena adanya perubahan pola dan gaya hidup masyarakat. Salah satu dari sekian banyak contoh adalah bisnis di sektor pariwisata yang terpaksa terhenti karena masyarakat harus menerapkan physical distancing, hal ini sangat mempengaruhi bisnis di bidang transportasi dan akomodasi.

 

Lalu, hal yang sama juga dirasakan bisnis di sektor kuliner yang terpaksa menutup layanan dine-in. Namun di saat banyak industri bisnis lesu dan sulit melanjutkan nafas mereka, ada berbagai bisnis yang justru mengalami perkembangan atau kenaikan omset di saat pandemi lho! Penasaran bisnis apa saja? Simak selengkapnya di bawah ini ya:

 

Baca juga: 5 Bisnis Kebal Pandemi dengan Potensi Cuan Sangat Besar

Jasa Pembelian Bahan Makanan Online

Demi menerapkan physical distancing, masyarakat membatasi aktivitas mereka di luar rumah dan meminimalisir interaksi dengan banyak orang. Hal ini membuat para ibu rumah tangga lebih memilih belanja kebutuhan sehari-hari melalui online. Di zaman modern ini, keperluan dapur mulai dari beras, sayuran hingga bumbu bisa didapat melalui layanan online. Maka tidak heran kalau jasa pembelian kebutuhan sehari-hari online banjir orderan.

Minimarket/ Toko Kelontong

Kebutuhan sehari-hari seperti beras, minyak, telur tentunya menjadi kebutuhan yang selalu dibutuhkan masyarakat, terutama di saat pandemi seperti ini masyarakat lebih memilih mengolah masakan sendiri di rumah, kebutuhan seperti itu tentunya semakin meningkat. Memiliki nafas bisnis yang panjang, bisnis minimarket dan toko kelontong selalu menjadi bisnis yang menjanjikan. Hal ini juga tercermin dari beberapa minimarket seperti Alfamart /Indomaret yang sudah dibuka di Bizhare, mengalami kenaikan omset yang cukup baik dalam kondisi sekarang ini.

Bisnis Perlengkapan Olahraga

Selama karantina, tentunya masyarakat selalu mencari kegiatan baru di rumah, salah satunya melakukan olahraga. Banyak masyarakat yang menjadikan karantina kesempatan mereka untuk berolahraga untuk menjaga kesehatan atau menurunkan berat badan. Jadi kamu gak perlu heran deh kalau toko online penyedia peralatan olahraga seperti matras yoga, dumbell dan jump rope mengalami kenaikan omset di tengah pandemi ini.

 

Baca juga: 5 Prinsip Dasar yang Bikin Bisnis Kamu Sukses

Telekomunikasi

Apa yang kamu lakukan selama di rumah saja? Pasti kebanyakan orang menjawab mengakses internet jadi salah satu kegiatan yang mengisi hari mereka. Mulai dari conference call, online class, hingga main game tentunya membutuhkan jaringan internet yang stabil. Banyak masyarakat yang memilih memasang jaringan wifi di rumahnya selama karantina. Sehingga, layanan jaringan internet laku besar saat pandemi.

Apotek

Di saat pandemi, perhatian masyarakat terhadap kesehatan mereka tentunya meningkat daripada biasanya, masyarakat menjadi lebih mawas akan berbagai reaksi tubuh setiap harinya sehingga melakukan pencegahan dini mulai dari membeli vitamin hingga obat untuk penyakit yang ringan. Hal ini membuat bisnis apotek lebih ramai dari biasanya.

Jadi, itulah beberapa bisnis yang berpotensi menguntungkan di era pandemi. Apakah ada salah satu bisnis di atas yang membuat kamu tertarik?

 

Oiya, beberapa sektor bisnis di atas bisa kamu temukan dan miliki melalui aplikasi Bizhare loh! Bahkan modal untuk kamu memiliki bisnis di Bizhare cukup terjangkau, mulai dari Rp 50.000 per lembar efek. Untuk informasi lebih lanjut mengenai penawaran bisnis-bisnis yang bisa kamu investasikan bisa mengunjungi website Bizhare di bizhare.id/investasi ya.

 

92 Reads
Author: Bizhare Editor
Tags: Tips Bisnis
24 Suka