21 September 2023
4 menit baca

7 Jenis Pendanaan Startup dan Tahapan Pendanaan Perusahaan Startup

4 menit baca

pendanaan startup

 

Seiring dengan perkembangan pesat dunia startup di Indonesia, terdapat berbagai jenis pendanaan yang dapat membantu perusahaan-perusahaan rintisan ini tumbuh dan berkembang. Dalam artikel ini, kita akan menjelajahi tujuh jenis pendanaan yang umum digunakan oleh startup, serta tahapan-tahapan pendanaan yang biasanya mereka lewati. 

 

Apa yang dimaksud Perusahaan Startup?

 

Perusahaan startup adalah jenis perusahaan yang didirikan dengan tujuan untuk mengembangkan dan membawa inovasi baru ke pasar. Startups sering kali beroperasi dalam bidang teknologi atau industri lain yang menawarkan solusi baru dan disruptif.

 

Meskipun banyak startup yang berhasil dan menjadi perusahaan besar, sebagian besar juga berisiko gagal. Oleh karena itu, mendapatkan pendanaan yang tepat sangat penting bagi kesuksesan mereka.

 

Baca Juga: Strategi Bakar Uang Ala Startup, Masih Efektif?

 

Jenis Perusahaan Startup di Indonesia

 

Di Indonesia, terdapat beberapa jenis perusahaan startup yang beragam, masing-masing dengan fokus dan tujuan yang berbeda. Berikut adalah beberapa di antaranya!

 

  • Startup Sosial

Startup sosial merupakan jenis perusahaan rintisan yang tidak mengutamakan keuntungan finansial. Sebaliknya, mereka berfokus pada masalah sosial dan mencari solusi untuk permasalahan tertentu dalam masyarakat. 

 

Tujuan utama dari startup sosial adalah menciptakan perubahan positif dan memberikan dampak sosial yang bermanfaat. Contoh dari startup sosial adalah perusahaan dan lembaga amal yang berupaya mengatasi berbagai isu sosial.

 

  • Buyable Startup

Buyable startup adalah perusahaan rintisan yang didirikan dengan tujuan untuk diakuisisi oleh perusahaan lain yang lebih besar. Biasanya, buyable startup beroperasi di sektor teknologi. 

 

Mereka berusaha untuk mengembangkan produk atau layanan yang menarik minat perusahaan besar untuk melakukan akuisisi sebagai cara mendapatkan pendanaan. Proses akuisisi ini dapat memberikan kesempatan bagi pendiri dan investor untuk mendapatkan keuntungan.

 

  • Offshoot Startup

Offshoot startup adalah jenis perusahaan rintisan yang merupakan cabang atau anak perusahaan dari perusahaan besar. Mereka dibentuk untuk memperluas jangkauan pasar ke segmen yang lebih kecil dan tetap berdiri sebagai entitas independen. 

 

Meskipun terkait dengan perusahaan besar, offshoot startup memiliki otonomi dalam mengelola bisnis mereka. Hal ini memungkinkan mereka untuk menyesuaikan strategi dengan pasar yang dituju.

 

  • Small Business Startup

Small business startup adalah perusahaan rintisan yang tumbuh dari usaha kecil yang didirikan oleh individu atau kelompok kecil. Mereka mengandalkan pendanaan dari sumber internal atau bootstrapping, tanpa terlalu mengandalkan modal dari pihak luar. 

 

Pada awalnya, usaha ini mungkin berskala kecil dan belum memanfaatkan teknologi secara luas. Namun, seiring waktu, mereka berusaha untuk berkembang dan mengadopsi teknologi guna meningkatkan efisiensi dan skalabilitas bisnis.

 

  • Scalable Startup

Tipe startup ini menjadi yang paling umum ditemui saat ini. Scalable startup adalah perusahaan rintisan yang memiliki visi untuk pertumbuhan dan skalabilitas yang besar. 

 

Untuk mencapai tujuan tersebut, scalable startup mencari berbagai sumber pendanaan, termasuk investasi dari investor, perusahaan ventura, mitra bisnis, dan lain sebagainya. Dengan pendanaan yang cukup, mereka berusaha untuk memperluas bisnis mereka secara cepat dan mencapai kesuksesan di pasar yang lebih luas.

 

Baca Juga: Perlu Modal Usaha? Simak 15 Cara Mendapatkan Modal Usaha Berikut ini!

 

Jenis dan Tahapan Pendanaan Startup

 

Seperti yang sudah dijelaskan di atas, perusahaan startup masih pada tahap awal rintisan dan membutuhkan pendanaan. Lalu, apa saja jenis pendanaan startup yang bisa didapatkan oleh perusahaan?

 

  • Bootstrapping

Pendanaan bootstrapping adalah pendanaan untuk pengembangan startup tanpa menarik investor lain, atau bisa dibilang pendanaan secara pribadi. Pendanaan bootstrapping biasanya dilakukan oleh founder startup yang memiliki modal yang cukup besar dan tidak membutuhkan pendanaan dari investor luar.

 

  • Pre-seed Funding 

Pre-seed funding adalah jenis pendanaan yang dilakukan pada tahap awal perusahaan startup. Pendanaan jenis ini dilakukan sembari mengembangkan produk atau model perusahaan startup. Biasanya pendanaan pre-seed berasal dari kerabat atau kolega terdekat.

 

  • Seed Funding

Seed funding atau suntikan dana modal awal (pendanaan pertama) merupakan pendanaan dari investor yang memberikan investasi dana kepada perusahaan startup pada tahap-tahap awal dengan timbal balik investor dapat keuntungan melalui penjualan sahamnya ketika perusahaan startup sudah mendapatkan keuntungan yang cukup.

 

  • Pendanaan Seri A

Pendanaan seri A merupakan tahapan awal pendanaan dari venture capital. Pendanaan seri A biasanya dilakukan ketika perusahaan startup sudah memiliki produk dan pengguna dalam jumlah tertentu. Pendanaan seri A bertujuan untuk mendukung pertumbuhan pendapatan untuk dapat melakukan inovasi dan perkembangan produk.

 

  • Pendanaan Seri B

Pada tahap pendanaan startup seri B ini merupakan tahap ekspansi bisnis, di mana tidak hanya memperluas layanan atau mengembangkan produk, tetapi juga melibatkan perluasan basis pelanggan, karyawan, dan tim manajemen perusahaan. 

 

Tahap Pendanaan seri B memungkinkan bisnis untuk berkembang dengan target memenuhi berbagai kebutuhan pelanggannya dan bersaing di pasar.

 

  • Tahap Pendanaan Seri C 

Perusahaan pada tahap pendanaan startup seri C ini mencoba mencari lebih banyak investasi yang dapat membantu mereka menciptakan produk baru, menjangkau pasar baru, dan mengalahkan kompetitor. Mereka bahkan mungkin mempertimbangkan untuk mengakuisisi startup lainnya.

 

  • Pendanaan dengan Initial Public Offering (IPO)

IPO merupakan tahap penawaran saham perusahaan startup ke publik untuk pertama kalinya. Pada tahap ini, publik bisa membeli saham perusahaan startup. Fase ini bisa menjadi tahap terakhir dari pendanaan startup dan membantu startup dalam mengembangkan dan mendiversifikasi diri mereka sendiri.

 

Nantinya, ketika sebuah startup memutuskan untuk melakukan perjalanan ke publik, startup harus membentuk tim eksternal yang terdiri dari pengacara, akuntan publik bersertifikat, penjamin emisi, dan pakar pasar modal.

 

Baca Juga: Apa itu Prospektus? Simak Contoh, Isi, dan Cara Membacanya

 

Pendanaan Bisnis dari Crowdfunding atau Urun Dana

 

Pendanaan dari crowdfunding atau urun dana adalah cara mendapatkan dana melalui partisipasi dari banyak orang, biasanya melalui platform online. Pendanaan ini dapat membantu startup untuk mengumpulkan dana yang diperlukan untuk mengembangkan ide bisnis mereka. 

 

Crowdfunding dapat melibatkan bentuk donasi, investasi, atau pembelian produk atau layanan di muka. Pendanaan ini bisa menjadi alternatif bagi startup yang kesulitan mendapatkan pendanaan dari sumber tradisional.

 

Salah satu platform investasi yang menyelenggarakan pendanaan bisnis secara crowdfunding adalah Bizhare. Para pengusaha bisa mengajukan pendanaan bisnis-bisnis mereka secara mudah dan transparan. Untuk informasi selengkapnya, cek artikel di bawah ini.

 

Baca Lengkap: Skema Investasi Bisnis & Pendanaan di Bizhare, Transparan & Aman!

 

Tips Mendapatkan Pendanaan Bisnis Startup

 

Mendirikan perusahaan startup memang tidak mudah, terutama dalam hal mendapatkan pendanaan. Berikut adalah beberapa tips untuk mendapatkan pendanaan bisnis startup:

 

  1. Tentukan model dan ide bisnis yang jelas dan menarik untuk calon investor.
  2. Buat rencana bisnis yang komprehensif dan roadmap yang jelas untuk pertumbuhan bisnis.
  3. Bentuk tim yang solid dengan anggota yang memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan.
  4. Manfaatkan teknologi dan digital marketing untuk memperluas jangkauan dan menarik minat investor.
  5. Cari pendanaan dari berbagai sumber, seperti investor, venture capital, dan platform crowdfunding.

 

Baca Juga: Skema Investasi Bisnis & Pendanaan di Bizhare, Transparan & Aman!

 

Dengan memahami berbagai tahapan pendanaan dan jenis-jenis startup yang ada, para pendiri perusahaan startup dapat mengambil keputusan yang tepat dalam mengembangkan bisnis mereka. 

 

Penting untuk selalu mengikuti perkembangan pasar dan beradaptasi dengan perubahan yang terjadi. Semoga artikel ini membantu para pengusaha muda dalam meraih kesuksesan melalui perusahaan startup mereka.

1205 Reads
Author: Diptyarsa Janardana
153 Suka