{"id":8025,"date":"2024-04-16T15:11:35","date_gmt":"2024-04-16T08:11:35","guid":{"rendered":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/?p=8025"},"modified":"2024-04-16T15:11:47","modified_gmt":"2024-04-16T08:11:47","slug":"perbedaan-saham-syariah-konvensional","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/investasi\/perbedaan-saham-syariah-konvensional","title":{"rendered":"Perbedaan Saham Syariah dan Konvensional"},"content":{"rendered":"<span class=\"rt-reading-time\" style=\"display: block;\"><span class=\"rt-label rt-prefix\"><\/span> <span class=\"rt-time\">5<\/span> <span class=\"rt-label rt-postfix\">menit baca<\/span><\/span><p><img loading=\"lazy\" class=\"alignnone size-full wp-image-8026\" src=\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/CNV-SEO-130_Perbedaan-Saham-Syariah-dan-Konvensional_Banner-Artikel-scaled.jpg\" alt=\"Perbedaan Saham Syariah dan Konvensional\" width=\"2560\" height=\"999\" srcset=\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/CNV-SEO-130_Perbedaan-Saham-Syariah-dan-Konvensional_Banner-Artikel-scaled.jpg 2560w, https:\/\/www.bizhare.id\/media\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/CNV-SEO-130_Perbedaan-Saham-Syariah-dan-Konvensional_Banner-Artikel-500x195.jpg 500w, https:\/\/www.bizhare.id\/media\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/CNV-SEO-130_Perbedaan-Saham-Syariah-dan-Konvensional_Banner-Artikel-1024x400.jpg 1024w, https:\/\/www.bizhare.id\/media\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/CNV-SEO-130_Perbedaan-Saham-Syariah-dan-Konvensional_Banner-Artikel-768x300.jpg 768w, https:\/\/www.bizhare.id\/media\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/CNV-SEO-130_Perbedaan-Saham-Syariah-dan-Konvensional_Banner-Artikel-1536x600.jpg 1536w, https:\/\/www.bizhare.id\/media\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/CNV-SEO-130_Perbedaan-Saham-Syariah-dan-Konvensional_Banner-Artikel-2048x799.jpg 2048w\" sizes=\"(max-width: 2560px) 100vw, 2560px\" \/><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saham merupakan instrumen investasi yang populer di pasar modal. Dua jenis saham yang sering diperbincangkan adalah saham syariah dan saham konvensional. Meskipun keduanya merupakan bentuk kepemilikan dalam sebuah perusahaan, namun terdapat perbedaan prinsipial antara keduanya. Artikel ini akan menjelaskan perbedaan antara saham syariah dan saham konvensional secara lengkap.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><b>Apa itu Saham Syariah?<\/b><\/h2>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saham syariah adalah efek yang beroperasi sesuai dengan prinsip-prinsip syariah Islam. Prinsip-prinsip ini melarang aktivitas bisnis yang dianggap haram, seperti perjudian, minuman keras, atau industri yang berkaitan dengan babi.\u00a0<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saham-saham syariah dipilih berdasarkan kriteria-kriteria tertentu yang sesuai dengan syariah, seperti rasio utang terhadap modal, jenis bisnis perusahaan, dan sumber pendapatan perusahaan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Investasi dalam saham syariah sesuai dengan prinsip bagi hasil, di mana investor memperoleh keuntungan berdasarkan keberhasilan perusahaan, bukan dari bunga atau aktivitas haram lainnya.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><b>Baca Juga: <\/b><a href=\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/investasi\/saham-syariah\"><b>Saham Syariah: Pengertian, Keuntungan, &amp; Prospeknya<\/b><\/a><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><b>Apa itu Saham Konvensional?<\/b><\/h2>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saham adalah bagian kepemilikan dalam sebuah perusahaan yang diperdagangkan di pasar saham. Ketika seseorang membeli saham, artinya mereka memiliki bagian dari perusahaan tersebut.\u00a0<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saham dijual dalam bentuk unit-unit kecil yang dikenal sebagai lot atau lembar saham. Masing-masing lembar saham mewakili sejumlah kecil kepemilikan dalam perusahaan.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Secara umum, ketika seseorang membeli saham, mereka memiliki hak suara dalam rapat umum pemegang saham perusahaan dan berhak mendapatkan bagian dari keuntungan perusahaan dalam bentuk dividen.\u00a0<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saham juga memberikan kesempatan bagi para investor untuk mendapatkan keuntungan melalui kenaikan nilai saham tersebut. Jika harga saham meningkat, maka nilai kepemilikan mereka juga akan naik.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><b>Baca Juga: <\/b><a href=\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/investasi\/apa-itu-saham\"><b>Apa itu Saham: Pengertian, Risiko, dan Cara Membelinya<\/b><\/a><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><b>Perbedaan Saham Syariah dan Konvensional<\/b><\/h2>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saham syariah dan saham konvensional adalah dua jenis saham yang berbeda dalam hal prinsip dan aturan yang mengatur investasinya. Meskipun keduanya memberikan kesempatan bagi investor untuk memperoleh keuntungan dari pasar saham, ada perbedaan mendasar antara keduanya. Artikel ini akan membahas perbedaan antara saham syariah dan saham konvensional.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\">\n<h3><b>Prinsip Dasar<\/b><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saham syariah diperdagangkan sesuai dengan prinsip-prinsip syariah Islam. Prinsip ini melarang investasi dalam bisnis yang terkait dengan alkohol, judi, babi, dan riba (bunga). Saham konvensional, di sisi lain, tidak terikat oleh prinsip-prinsip agama tertentu dan dapat berinvestasi dalam bisnis apa pun, termasuk yang bertentangan dengan prinsip syariah.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\">\n<h3><b>Pengawasan<\/b><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saham syariah diawasi oleh dewan pakar syariah yang bertugas memastikan bahwa perusahaan yang sahamnya diperdagangkan mematuhi prinsip-prinsip syariah. Saham konvensional tidak memiliki pengawasan khusus terkait dengan prinsip agama tertentu.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\">\n<h3><b>Jenis Bisnis<\/b><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saham syariah hanya diperdagangkan dari perusahaan-perusahaan yang bisnisnya dianggap halal menurut prinsip syariah. Ini berarti perusahaan tersebut tidak terlibat dalam industri seperti alkohol, judi, atau perbankan konvensional. Saham konvensional tidak memiliki batasan seperti ini dan dapat berasal dari berbagai jenis bisnis.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\">\n<h3><b>Keuntungan<\/b><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Keuntungan dari saham syariah bisa jadi lebih rendah dibandingkan dengan saham konvensional karena batasan-batasan yang diberlakukan oleh prinsip syariah terhadap jenis bisnis yang diinvestasikan. Namun, beberapa investor memilih saham syariah karena lebih sesuai dengan nilai-nilai dan prinsip agama mereka.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\">\n<h3><b>Faktor Risiko<\/b><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Meskipun saham syariah memiliki batasan-batasan yang lebih ketat, risiko investasi pada dasarnya sama dengan saham konvensional. Faktor-faktor seperti kinerja perusahaan, kondisi pasar, dan faktor ekonomi lainnya tetap berdampak pada nilai saham, baik itu saham syariah maupun konvensional.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><b>Baca Juga: <\/b><a href=\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/investasi\/akad-sukuk\"><b>Akad Sukuk, Pentingnya Memahami Kontrak Investasi Islami<\/b><\/a><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><b>Mana yang Lebih Baik, Saham Syariah atau Konvensional?<\/b><\/h2>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pertanyaan tentang apakah saham syariah lebih baik daripada saham konvensional tidak memiliki jawaban yang pasti, karena kedua jenis saham memiliki karakteristik dan kelebihan masing-masing. Pilihan antara saham syariah atau konvensional sebaiknya didasarkan pada tujuan dan preferensi investor.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saham syariah menawarkan keuntungan bagi investor yang ingin berinvestasi sesuai dengan prinsip-prinsip syariah Islam. Saham ini biasanya berasal dari perusahaan yang beroperasi dalam sektor-sektor yang dianggap halal menurut prinsip syariah, seperti makanan, teknologi, dan sumber daya alam. Bagi investor yang peduli dengan aspek etis dari investasi, saham syariah dapat menjadi pilihan yang baik.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Di sisi lain, saham konvensional tidak terikat oleh batasan-batasan tersebut dan dapat memberikan keuntungan yang lebih tinggi bagi investor. Saham ini berasal dari berbagai sektor bisnis, termasuk yang tidak sesuai dengan prinsip syariah, seperti perbankan konvensional, alkohol, dan rokok. Bagi investor yang lebih fokus pada potensi keuntungan finansial, saham konvensional mungkin menjadi pilihan yang lebih menarik.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebelum memutuskan jenis saham yang akan diinvestasikan, penting bagi investor untuk mempertimbangkan tujuan investasi, toleransi risiko, dan nilai-nilai pribadi. Dengan memahami karakteristik dan risiko yang terkait dengan masing-masing jenis saham, investor dapat membuat keputusan investasi yang lebih bijaksana dan sesuai dengan kebutuhan mereka.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><b>Baca Juga: <\/b><a href=\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/investasi\/investasi-syariah\"><b>Investasi Syariah: Cara Mendapat Keuntungan dengan Halal<\/b><\/a><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><b><i>Crowdfunding<\/i><\/b><b>, Alternatif Investasi Terbaik 2024 selain Saham Syariah dan Konvensional<\/b><\/h2>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Crowdfunding<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> adalah metode pengumpulan dana dengan skema patungan yang dilakukan oleh pemilik bisnis atau usaha untuk memulai atau mengembangkan bisnis. Metode ini melibatkan penawaran investasi dalam bentuk saham, sukuk, atau instrumen keuangan lainnya kepada sejumlah kecil investor melalui<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\"> platform <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">online.\u00a0<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Keuntungan utama dari <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">crowdfunding<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> adalah keragaman pilihan investasi. Anda dapat memilih proyek yang sesuai dengan minat Anda, mulai dari proyek teknologi hingga proyek seni.\u00a0<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Crowdfunding<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> juga memungkinkan Anda untuk berinvestasi dengan jumlah yang sesuai dengan kemampuan finansial Anda. Jumlah minimum yang diperlukan untuk berpartisipasi dalam <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">crowdfunding<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> bisa sangat rendah, membuatnya sangat cocok untuk pemula.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Salah satu <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">platform securities crowdfunding<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> yang sedang naik daun saat ini adalah <\/span><b>Bizhare<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">. Bizhare menyediakan layanan investasi dengan jumlah mulai dari <\/span><b>Rp10 juta<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">. Secara eksklusif, Bizhare juga menawarkan investasi khusus dengan nilai mulai dari <\/span><b>Rp50 juta<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">, tentunya dengan jaminan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">dividend yield<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> yang lebih besar.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ada banyak keunggulan yang ditawarkan Bizhare, salah satunya adalah kenyamanan dalam berinvestasi dengan jumlah yang sesuai dengan kemampuan Anda. Selain itu, Bizhare telah terdaftar dan diawasi oleh <\/span><b>Otoritas Jasa Keuangan (OJK)<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">, yang memberikan perlindungan tambahan bagi para investor.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><b>Baca Lengkap: <\/b><a href=\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/fitur\/panduan-berinvestasi-di-bizhare\"><b>Panduan Berinvestasi di Bizhare<\/b><\/a><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><b>Awas Investasi Bodong! Investasi #TransparanBikinAman Hanya di Bizhare<\/b><\/h2>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Seiring makin banyaknya kasus investasi bodong di Indonesia, <\/span><b>Bizhare<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">platform securities crowdfunding<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> nomor 1 di Indonesia berkomitmen untuk menjunjung asas transparansi dan keamanan secara <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">end-to-end<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Melalui Bizhare, Anda dapat berinvestasi dalam aneka bisnis <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">franchise<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> dengan lebih percaya diri. Dukungan dari Bizhare dalam menerapkan tips-tips aman bertransaksi online, seperti menggunakan sistem pembayaran yang terverifikasi dan memeriksa <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">track record<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> bisnis, berhasil memberikan kepastian bahwa investasi Anda dilakukan sesuai dengan prosedur yang benar dan dijamin terhindar dari risiko penipuan.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Secara rutin, Bizhare juga melakukan evaluasi dan pengawasan terhadap bisnis-bisnis tersebut secara berkala. Laporan keuangan tiap bisnis juga selalu diterbitkan tiap bulan agar bisa dipantau oleh para investor.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hal ini merupakan komitmen Bizhare agar para investor, baik lama maupun baru, bisa terus berinvestasi di Bizhare, karena seperti slogan andalannya, <\/span><b>#TransparanBikinAman<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><b>Baca Lengkap: <\/b><a href=\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/investasi\/skema-investasi-bisnis-bizhare\"><b>Skema Investasi Bisnis &amp; Pendanaan di Bizhare, Transparan &amp; Aman!<\/b><\/a><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tak heran, berkat konsistensi Bizhare dalam menjunjung transparansi dan keamanan berinvestasi, Bizhare berhasil mendapatkan izin resmi dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dengan nomor SK: 38\/D.04\/2021 sebagai Penyelenggara Securities Crowdfunding. Artinya, Bizhare beroperasi sesuai dengan standar dan regulasi yang ketat.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bizhare juga sudah mendapatkan Sertifikasi ISO\/IEC 27001:2013 dari Soci\u00e9t\u00e9 G\u00e9n\u00e9rale de Surveillance (SGS), auditor independen yang terdaftar resmi di Kementerian Komunikasi dan Informatika RI. Dengan demikian, Bizhare memastikan bahwa data investor aman dan tidak akan bocor.\u00a0<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk informasi lebih lengkap mengenai <\/span><b>#TransparanBikinAman<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">, silakan tekan button di bawah ini.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><a class=\"btn-article\" href=\"https:\/\/bizhare.onelink.me\/ZDYX\/cbe2yqi3\"><b>#TransparanBikinAman Sekarang<\/b><\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p><span class=\"rt-reading-time\" style=\"display: block;\"><span class=\"rt-label rt-prefix\"><\/span> <span class=\"rt-time\">5<\/span> <span class=\"rt-label rt-postfix\">menit baca<\/span><\/span> &nbsp; Saham merupakan instrumen investasi yang populer di pasar modal. Dua jenis saham yang sering diperbincangkan adalah saham syariah dan saham konvensional. Meskipun keduanya merupakan bentuk kepemilikan dalam sebuah perusahaan, namun terdapat perbedaan prinsipial antara keduanya. Artikel ini akan menjelaskan perbedaan antara saham syariah dan saham konvensional secara lengkap. &nbsp; Apa itu Saham Syariah? &nbsp; [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":13,"featured_media":8027,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":[],"categories":[195],"tags":[73,256],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v19.5.1 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Perbedaan Saham Syariah dan Konvensional<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Perbedaan saham syariah dan konvensional terletak pada prinsip dasar, pengawasan, jenis bisnis, hingga faktor risikonya.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/investasi\/perbedaan-saham-syariah-konvensional\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Perbedaan Saham Syariah dan Konvensional\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Perbedaan saham syariah dan konvensional terletak pada prinsip dasar, pengawasan, jenis bisnis, hingga faktor risikonya.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/investasi\/perbedaan-saham-syariah-konvensional\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Bizhare Media\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2024-04-16T08:11:35+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2024-04-16T08:11:47+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/CNV-SEO-130_Perbedaan-Saham-Syariah-dan-Konvensional_Thumbnail-Artikel-scaled.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"2560\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"2048\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Bizhare Contributor\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Bizhare Contributor\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"6 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/investasi\/perbedaan-saham-syariah-konvensional#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/investasi\/perbedaan-saham-syariah-konvensional\"},\"author\":{\"name\":\"Bizhare Contributor\",\"@id\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#\/schema\/person\/6ebe39b98d110ef65b63868496064fb3\"},\"headline\":\"Perbedaan Saham Syariah dan Konvensional\",\"datePublished\":\"2024-04-16T08:11:35+00:00\",\"dateModified\":\"2024-04-16T08:11:47+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/investasi\/perbedaan-saham-syariah-konvensional\"},\"wordCount\":1190,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#organization\"},\"keywords\":[\"Tips Investasi\",\"Info Investasi\"],\"articleSection\":[\"Investasi\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/investasi\/perbedaan-saham-syariah-konvensional#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/investasi\/perbedaan-saham-syariah-konvensional\",\"url\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/investasi\/perbedaan-saham-syariah-konvensional\",\"name\":\"Perbedaan Saham Syariah dan Konvensional\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#website\"},\"datePublished\":\"2024-04-16T08:11:35+00:00\",\"dateModified\":\"2024-04-16T08:11:47+00:00\",\"description\":\"Perbedaan saham syariah dan konvensional terletak pada prinsip dasar, pengawasan, jenis bisnis, hingga faktor risikonya.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/investasi\/perbedaan-saham-syariah-konvensional#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/investasi\/perbedaan-saham-syariah-konvensional\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/investasi\/perbedaan-saham-syariah-konvensional#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Perbedaan Saham Syariah dan Konvensional\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/\",\"name\":\"Bizhare Media\",\"description\":\"\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#organization\",\"name\":\"Bizhare Media\",\"url\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/\",\"sameAs\":[],\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"\",\"contentUrl\":\"\",\"caption\":\"Bizhare Media\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#\/schema\/person\/6ebe39b98d110ef65b63868496064fb3\",\"name\":\"Bizhare Contributor\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/6ede0c1e3649dbc3a108476777b70d6d?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/6ede0c1e3649dbc3a108476777b70d6d?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Bizhare Contributor\"},\"url\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/author\/bizhare-contributor\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Perbedaan Saham Syariah dan Konvensional","description":"Perbedaan saham syariah dan konvensional terletak pada prinsip dasar, pengawasan, jenis bisnis, hingga faktor risikonya.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/investasi\/perbedaan-saham-syariah-konvensional","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Perbedaan Saham Syariah dan Konvensional","og_description":"Perbedaan saham syariah dan konvensional terletak pada prinsip dasar, pengawasan, jenis bisnis, hingga faktor risikonya.","og_url":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/investasi\/perbedaan-saham-syariah-konvensional","og_site_name":"Bizhare Media","article_published_time":"2024-04-16T08:11:35+00:00","article_modified_time":"2024-04-16T08:11:47+00:00","og_image":[{"width":2560,"height":2048,"url":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/CNV-SEO-130_Perbedaan-Saham-Syariah-dan-Konvensional_Thumbnail-Artikel-scaled.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Bizhare Contributor","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Bizhare Contributor","Est. reading time":"6 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/investasi\/perbedaan-saham-syariah-konvensional#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/investasi\/perbedaan-saham-syariah-konvensional"},"author":{"name":"Bizhare Contributor","@id":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#\/schema\/person\/6ebe39b98d110ef65b63868496064fb3"},"headline":"Perbedaan Saham Syariah dan Konvensional","datePublished":"2024-04-16T08:11:35+00:00","dateModified":"2024-04-16T08:11:47+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/investasi\/perbedaan-saham-syariah-konvensional"},"wordCount":1190,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#organization"},"keywords":["Tips Investasi","Info Investasi"],"articleSection":["Investasi"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/www.bizhare.id\/media\/investasi\/perbedaan-saham-syariah-konvensional#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/investasi\/perbedaan-saham-syariah-konvensional","url":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/investasi\/perbedaan-saham-syariah-konvensional","name":"Perbedaan Saham Syariah dan Konvensional","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#website"},"datePublished":"2024-04-16T08:11:35+00:00","dateModified":"2024-04-16T08:11:47+00:00","description":"Perbedaan saham syariah dan konvensional terletak pada prinsip dasar, pengawasan, jenis bisnis, hingga faktor risikonya.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/investasi\/perbedaan-saham-syariah-konvensional#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.bizhare.id\/media\/investasi\/perbedaan-saham-syariah-konvensional"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/investasi\/perbedaan-saham-syariah-konvensional#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Perbedaan Saham Syariah dan Konvensional"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#website","url":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/","name":"Bizhare Media","description":"","publisher":{"@id":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#organization","name":"Bizhare Media","url":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/","sameAs":[],"logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"","contentUrl":"","caption":"Bizhare Media"},"image":{"@id":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#\/schema\/person\/6ebe39b98d110ef65b63868496064fb3","name":"Bizhare Contributor","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/6ede0c1e3649dbc3a108476777b70d6d?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/6ede0c1e3649dbc3a108476777b70d6d?s=96&d=mm&r=g","caption":"Bizhare Contributor"},"url":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/author\/bizhare-contributor"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8025"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/wp-json\/wp\/v2\/users\/13"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=8025"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8025\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":8028,"href":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8025\/revisions\/8028"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/wp-json\/wp\/v2\/media\/8027"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=8025"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=8025"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=8025"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}