{"id":7848,"date":"2024-03-19T18:00:00","date_gmt":"2024-03-19T11:00:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/?p=7848"},"modified":"2024-03-19T13:31:48","modified_gmt":"2024-03-19T06:31:48","slug":"bayar-utang-atau-sedekah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/keuangan\/bayar-utang-atau-sedekah","title":{"rendered":"Bayar Utang Dulu atau Sedekah? Ini Jawabannya!"},"content":{"rendered":"<span class=\"rt-reading-time\" style=\"display: block;\"><span class=\"rt-label rt-prefix\"><\/span> <span class=\"rt-time\">4<\/span> <span class=\"rt-label rt-postfix\">menit baca<\/span><\/span><p><img loading=\"lazy\" class=\"alignnone size-full wp-image-7849\" src=\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/CNV-SEO-13_Bayar-Utang-Dulu-atau-Sedekah_-Ini-Jawabannya_Banner-Artikel-scaled.jpg\" alt=\"Bayar Utang atau Sedekah\" width=\"2560\" height=\"999\" srcset=\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/CNV-SEO-13_Bayar-Utang-Dulu-atau-Sedekah_-Ini-Jawabannya_Banner-Artikel-scaled.jpg 2560w, https:\/\/www.bizhare.id\/media\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/CNV-SEO-13_Bayar-Utang-Dulu-atau-Sedekah_-Ini-Jawabannya_Banner-Artikel-500x195.jpg 500w, https:\/\/www.bizhare.id\/media\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/CNV-SEO-13_Bayar-Utang-Dulu-atau-Sedekah_-Ini-Jawabannya_Banner-Artikel-1024x400.jpg 1024w, https:\/\/www.bizhare.id\/media\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/CNV-SEO-13_Bayar-Utang-Dulu-atau-Sedekah_-Ini-Jawabannya_Banner-Artikel-768x300.jpg 768w, https:\/\/www.bizhare.id\/media\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/CNV-SEO-13_Bayar-Utang-Dulu-atau-Sedekah_-Ini-Jawabannya_Banner-Artikel-1536x600.jpg 1536w, https:\/\/www.bizhare.id\/media\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/CNV-SEO-13_Bayar-Utang-Dulu-atau-Sedekah_-Ini-Jawabannya_Banner-Artikel-2048x799.jpg 2048w\" sizes=\"(max-width: 2560px) 100vw, 2560px\" \/><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam kehidupan sehari-hari, seringkali kita dihadapkan pada pilihan antara membayar utang atau melakukan sedekah. Situasi ini sangat mungkin terjadi secara khusus saat gaji atau bonus cair. Nah, mana yang sebaiknya diprioritaskan, membayar utang atau melakukan sedekah? Mari kita bahas lebih lanjut.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><b>Hukum Membayar Utang<\/b><\/h2>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Menurut ulama besar, Prof Yahya Zainul Ma&#8217;arif atau Buya Yahya, utang dibagi menjadi dua: yang sudah jatuh tempo dan yang belum. Utang yang sudah jatuh tempo harus segera dilunasi, sementara utang yang belum jatuh tempo masih bisa ditangguhkan pembayarannya.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Buya Hamka menekankan pentingnya membayar utang terlebih dahulu sebelum bersedekah. Baginya, membayar utang adalah kewajiban, sementara bersedekah adalah sunnah.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pada dasarnya, Islam tidak pernah mengharamkan urusan utang-piutang, tetapi mengatur agar umat Muslim tidak keliru dalam memahami hal tersebut. Islam memperbolehkan berutang kepada orang lain <\/span><b>tanpa melibatkan riba<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">.\u00a0<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain itu, orang yang berutang harus bertanggung jawab terhadap utangnya dan mengembalikannya sesuai dengan kesepakatan yang telah dibuat. Tidak diperkenankan bagi seorang Muslim untuk melarikan diri dengan maksud menghindari pembayaran utang. Tindakan seperti itu sama artinya dengan mencuri harta orang lain.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebagaimana dijelaskan dalam hadits Nabi Muhammad SAW:<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Rasulullah bersabda: Barangsiapa mengambil harta orang dengan tujuan ingin merusak (tidak mau membayar), niscaya Allah akan merusaknya.\u201d (HR. Bukhari).<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ini diperkuat dengan firman Allah SWT dalam Al-Qur\u2019an surah Al-Baqarah ayat 188:<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Rasulullah bersabda: Barangsiapa mengambil harta orang dengan tujuan ingin merusak (tidak mau membayar), niscaya Allah akan merusaknya.\u201d (HR. Bukhari).<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ini diperkuat dengan firman Allah Swt dalam Alquran surah Al-Baqarah ayat 188:<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u0648\u064e\u0644\u064e\u0627 \u062a\u064e\u0623\u0652\u0643\u064f\u0644\u064f\u0648\u0627 \u0623\u064e\u0645\u0652\u0648\u064e\u0627\u0644\u064e\u0643\u064f\u0645 \u0628\u064e\u064a\u0652\u0646\u064e\u0643\u064f\u0645 \u0628\u0650\u0627\u0644\u0652\u0628\u064e\u0627\u0637\u0650\u0644\u0650 \u0648\u064e\u062a\u064f\u062f\u0652\u0644\u064f\u0648\u0627 \u0628\u0650\u0647\u064e\u0627 \u0625\u0650\u0644\u064e\u0649 \u0627\u0644\u0652\u062d\u064f\u0643\u0651\u064e\u0627\u0645\u0650 \u0644\u0650\u062a\u064e\u0623\u0652\u0643\u064f\u0644\u064f\u0648\u0627 \u0641\u064e\u0631\u0650\u200c\u064a\u0642\u064b\u0627 \u0645\u0650\u0651\u0646\u0652 \u0623\u064e\u0645\u0652\u0648\u064e\u0627\u0644\u0650 \u0627\u0644\u0646\u0651\u064e\u0627\u0633\u0650 \u0628\u0650\u0627\u0644\u0652\u0625\u0650\u062b\u0652\u0645\u0650 \u0648\u064e\u0623\u064e\u0646\u062a\u064f\u0645\u0652 \u062a\u064e\u0639\u0652\u0644\u064e\u0645\u064f\u0648\u0646\u064e<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dan janganlah sebagian kamu memakan harta sebagian yang lain di antara kamu dengan jalan yang bathil dan (janganlah) kamu membawa (urusan) harta itu kepada hakim, supaya kamu dapat memakan sebahagian daripada harta benda orang lain itu dengan (jalan berbuat) dosa, padahal kamu mengetahui. (Alquran surah al-Baqarah ayat 188).<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Imam Abu Zakaria Muhyiddin an-Nawawi menyatakan bahwa orang yang memiliki utang harus mengutamakan melunasi utang daripada memberikan sedekah. Sedekah bisa dilakukan jika seseorang yakin dapat melunasi utang dari sumber lain yang tidak disedekahkan.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jadi, dalam Islam, melunasi utang adalah prioritas utama daripada bersedekah. Selain sebagai kewajiban finansial, membayar utang juga merupakan tanggung jawab moral dan spiritual yang harus dipenuhi.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><b>Baca Juga: <\/b><a href=\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/keuangan\/apa-itu-uang-thr\"><b>Apa Itu Uang THR dan Bagaimana Cara Menghitungnya?<\/b><\/a><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><b>Hukum Bersedekah Namun Masih Memiliki Utang<\/b><\/h2>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam Islam, bersedekah adalah amalan yang sangat dianjurkan, baik dalam keadaan berkecukupan maupun sempit. Namun, bagaimana hukumnya bersedekah jika seseorang masih memiliki utang yang harus dilunasi?<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sedekah sendiri artinya memberikan sesuatu kepada yang berhak menerimanya semata-mata untuk mencari ridha Allah SWT. Hukum mengeluarkan sedekah adalah sunah muakad, yang artinya jika seseorang tidak mampu melakukannya, maka tidak berdosa baginya.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Menurut kitab Fikih Madrasah Ibtidaiyah Kelas V karya Yusak Burhanudin dan Muhammad Najib, hukum bersedekah namun masih memiliki utang dapat dibagi menjadi dua, yaitu boleh dan haram.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jika dengan memberikan sedekah seseorang menjadi tidak mampu melunasi utangnya, maka hukumnya menjadi haram. Berdasarkan prioritas antara membayar utang dan bersedekah, seseorang harus lebih mengutamakan membayar utang yang hukumnya wajib daripada bersedekah yang berhukum sunnah.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hal ini sesuai dengan hadis Rasulullah SAW yang berbunyi:<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u0644\u064e\u0648\u0652 \u0643\u064e\u0627\u0646\u064e \u0644\u0650\u064a \u0645\u0650\u062b\u0652\u0644\u064f \u0623\u064f\u062d\u064f\u062f\u064d \u0630\u064e\u0647\u064e\u0628\u0627\u064b \u0644\u064e\u0633\u064e\u0631\u0651\u064e\u0646\u0650\u064a \u0623\u064e\u0646\u0652 \u0644\u064e\u0627 \u064a\u064e\u0645\u064f\u0631\u0651\u064e \u0639\u064e\u0644\u064e\u0649 \u062b\u064e\u0644\u064e\u0627\u062b\u064f \u0644\u064e\u064a\u064e\u0627\u0644\u064d \u0648\u064e\u0639\u0650\u0646\u0652\u062f\u0650\u064a \u0645\u0650\u0646\u0652\u0647\u064f \u0634\u064e\u064a\u0652\u0621\u064c \u0625\u0650\u0644\u0651\u064e\u0627 \u0634\u064e\u064a\u0652\u0621\u064c \u0623\u064f\u0631\u0652\u0635\u0650\u062f\u064f\u0647\u064f \u0644\u0650\u062f\u064e\u064a\u0652\u0646\u0650 \u0631\u0648\u0627\u0647 \u0627\u0644\u0628\u062e\u0627\u0631\u064a<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Artinya: &#8220;Andaikata aku punya emas sebesar bukit uhud, maka akan membahagiakanku jika tidak terlewat tiga hari dan emas itu telah habis (untuk beramal baik), kecuali sedikit emas yang aku simpan (persiapkan) untuk melunasi hutang.&#8221; (HR Bukhari)<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Imam Abu Zakaria Muhyiddin an-Nawawi juga berpendapat serupa. Bagi beliau, bersedekah namun masih memiliki utang bukanlah perbuatan yang dianjurkan dan termasuk melawan sunnah. Bahkan, jika dengan bersedekah seseorang tidak mampu membayar utangnya, maka hukumnya menjadi haram.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Imam An-Nawawi dalam Minhajut Thalibin wa &#8216;Umdatul Muftin fil Fiqh menyatakan bahwa orang yang memiliki utang atau kewajiban menafkahi orang lain, lebih diutamakan bagi mereka untuk melunasi tanggungan yang wajib dan dianjurkan untuk tidak bersedekah terlebih dahulu.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">&#8220;Menurut pendapat yang lebih sahih, haram hukumnya menyedekahkan harta yang ia butuhkan untuk menafkahi orang yang wajib dia nafkahi, atau (harta tersebut ia butuhkan) untuk membayar utang yang tidak dapat dilunasi (seandainya ia bersedekah),&#8221; jelasnya.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Syekh Khatib As-Sirbini dalam kitab Mughnil Muhtaj juga mengemukakan hal yang sama. Ia menyatakan bahwa membayar utang adalah kewajiban yang harus didahulukan daripada perkara yang sunnah (sedekah).<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Namun, jika utang bisa dilunasi melalui harta lain, maka tidak masalah untuk bersedekah dengan harta tersebut, kecuali jika itu berdampak pada pembayaran utang. Jadi, bersedekah namun masih memiliki utang boleh dilakukan jika seseorang yakin bisa melunasi utangnya dari sumber lain yang tidak disedekahkan.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pendapat lain diungkapkan oleh Imam Ar-Ramli dalam kitabnya yang berjudul Nihayatul Muhtaj. Ia menyatakan bahwa larangan bersedekah namun masih memiliki utang tidak bersifat umum atau mutlak. Menurutnya, bersedekah dengan hal-hal kecil seperti memberi makanan, minuman, atau perkara kecil lainnya, tetap dianjurkan untuk dilanjutkan.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Namun, penting untuk diingat bahwa membayar utang adalah kewajiban yang harus dilaksanakan. Hal ini tidak hanya berkaitan dengan aspek finansial, tetapi juga tanggung jawab moral dan spiritual yang harus dipenuhi.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><b>Baca Juga: <\/b><a href=\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/investasi\/risiko-investasi-sukuk\"><b>Risiko Investasi Sukuk dan Cara Mitigasinya<\/b><\/a><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><b>Investasi lewat Bizhare dan #AmankanMasaDepanMu Sekarang<\/b><\/h2>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Apabila Anda menginvestasikan uang pada saham, sukuk, reksa dana, emas, berlian, atau bisnis <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">franchise<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, Anda akan menghasilkan uang lewat <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">passive income<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> selama 24 jam, bahkan saat tidur sekalipun.\u00a0<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kesimpulannya, memiliki <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">passive income<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> adalah hal vital yang harus Anda lakukan mulai sekarang. Dengan demikian, masa depan Anda akan terjamin damai, tenang, dan bahagia.\u00a0<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bersama <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">platform securities crowdfunding<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> pertama Indonesia <\/span><b>Bizhare<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">, amankan masa depan Anda dengan kemerdekaan finansial seutuhnya. Jika Anda adalah salah satu orang yang ingin masa depannya cerah, silakan klik <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">button<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> di bawah ini.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><a class=\"btn-article\" href=\"https:\/\/bizhare.link\/uf6rl\"><b>#AmankanMasaDepanMu Sekarang<\/b><\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p><span class=\"rt-reading-time\" style=\"display: block;\"><span class=\"rt-label rt-prefix\"><\/span> <span class=\"rt-time\">4<\/span> <span class=\"rt-label rt-postfix\">menit baca<\/span><\/span> &nbsp; Dalam kehidupan sehari-hari, seringkali kita dihadapkan pada pilihan antara membayar utang atau melakukan sedekah. Situasi ini sangat mungkin terjadi secara khusus saat gaji atau bonus cair. Nah, mana yang sebaiknya diprioritaskan, membayar utang atau melakukan sedekah? Mari kita bahas lebih lanjut. &nbsp; Hukum Membayar Utang &nbsp; Menurut ulama besar, Prof Yahya Zainul Ma&#8217;arif atau [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":13,"featured_media":7850,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":[],"categories":[194],"tags":[202,251],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v19.5.1 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Bayar Utang Dulu atau Sedekah? Ini Jawabannya!<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Lebih baik bayar utang dulu atau sedekah dulu? Jawabannya ternyata cukup sederhana. Berikut penjelasan lengkap dari beberapa ahli!\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/keuangan\/bayar-utang-atau-sedekah\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Bayar Utang Dulu atau Sedekah? Ini Jawabannya!\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Lebih baik bayar utang dulu atau sedekah dulu? Jawabannya ternyata cukup sederhana. Berikut penjelasan lengkap dari beberapa ahli!\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/keuangan\/bayar-utang-atau-sedekah\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Bizhare Media\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2024-03-19T11:00:00+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2024-03-19T06:31:48+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/CNV-SEO-13_Bayar-Utang-Dulu-atau-Sedekah_-Ini-Jawabannya_Thumbnail-Artikel-scaled.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"2560\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"2048\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Bizhare Contributor\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Bizhare Contributor\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/keuangan\/bayar-utang-atau-sedekah#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/keuangan\/bayar-utang-atau-sedekah\"},\"author\":{\"name\":\"Bizhare Contributor\",\"@id\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#\/schema\/person\/6ebe39b98d110ef65b63868496064fb3\"},\"headline\":\"Bayar Utang Dulu atau Sedekah? Ini Jawabannya!\",\"datePublished\":\"2024-03-19T11:00:00+00:00\",\"dateModified\":\"2024-03-19T06:31:48+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/keuangan\/bayar-utang-atau-sedekah\"},\"wordCount\":920,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#organization\"},\"keywords\":[\"Tips Keuangan\",\"Info Keuangan\"],\"articleSection\":[\"Keuangan\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/keuangan\/bayar-utang-atau-sedekah#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/keuangan\/bayar-utang-atau-sedekah\",\"url\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/keuangan\/bayar-utang-atau-sedekah\",\"name\":\"Bayar Utang Dulu atau Sedekah? Ini Jawabannya!\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#website\"},\"datePublished\":\"2024-03-19T11:00:00+00:00\",\"dateModified\":\"2024-03-19T06:31:48+00:00\",\"description\":\"Lebih baik bayar utang dulu atau sedekah dulu? Jawabannya ternyata cukup sederhana. Berikut penjelasan lengkap dari beberapa ahli!\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/keuangan\/bayar-utang-atau-sedekah#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/keuangan\/bayar-utang-atau-sedekah\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/keuangan\/bayar-utang-atau-sedekah#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Bayar Utang Dulu atau Sedekah? Ini Jawabannya!\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/\",\"name\":\"Bizhare Media\",\"description\":\"\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#organization\",\"name\":\"Bizhare Media\",\"url\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/\",\"sameAs\":[],\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"\",\"contentUrl\":\"\",\"caption\":\"Bizhare Media\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#\/schema\/person\/6ebe39b98d110ef65b63868496064fb3\",\"name\":\"Bizhare Contributor\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/6ede0c1e3649dbc3a108476777b70d6d?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/6ede0c1e3649dbc3a108476777b70d6d?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Bizhare Contributor\"},\"url\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/author\/bizhare-contributor\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Bayar Utang Dulu atau Sedekah? Ini Jawabannya!","description":"Lebih baik bayar utang dulu atau sedekah dulu? Jawabannya ternyata cukup sederhana. Berikut penjelasan lengkap dari beberapa ahli!","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/keuangan\/bayar-utang-atau-sedekah","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Bayar Utang Dulu atau Sedekah? Ini Jawabannya!","og_description":"Lebih baik bayar utang dulu atau sedekah dulu? Jawabannya ternyata cukup sederhana. Berikut penjelasan lengkap dari beberapa ahli!","og_url":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/keuangan\/bayar-utang-atau-sedekah","og_site_name":"Bizhare Media","article_published_time":"2024-03-19T11:00:00+00:00","article_modified_time":"2024-03-19T06:31:48+00:00","og_image":[{"width":2560,"height":2048,"url":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/CNV-SEO-13_Bayar-Utang-Dulu-atau-Sedekah_-Ini-Jawabannya_Thumbnail-Artikel-scaled.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Bizhare Contributor","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Bizhare Contributor","Est. reading time":"5 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/keuangan\/bayar-utang-atau-sedekah#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/keuangan\/bayar-utang-atau-sedekah"},"author":{"name":"Bizhare Contributor","@id":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#\/schema\/person\/6ebe39b98d110ef65b63868496064fb3"},"headline":"Bayar Utang Dulu atau Sedekah? Ini Jawabannya!","datePublished":"2024-03-19T11:00:00+00:00","dateModified":"2024-03-19T06:31:48+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/keuangan\/bayar-utang-atau-sedekah"},"wordCount":920,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#organization"},"keywords":["Tips Keuangan","Info Keuangan"],"articleSection":["Keuangan"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/www.bizhare.id\/media\/keuangan\/bayar-utang-atau-sedekah#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/keuangan\/bayar-utang-atau-sedekah","url":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/keuangan\/bayar-utang-atau-sedekah","name":"Bayar Utang Dulu atau Sedekah? Ini Jawabannya!","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#website"},"datePublished":"2024-03-19T11:00:00+00:00","dateModified":"2024-03-19T06:31:48+00:00","description":"Lebih baik bayar utang dulu atau sedekah dulu? Jawabannya ternyata cukup sederhana. Berikut penjelasan lengkap dari beberapa ahli!","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/keuangan\/bayar-utang-atau-sedekah#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.bizhare.id\/media\/keuangan\/bayar-utang-atau-sedekah"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/keuangan\/bayar-utang-atau-sedekah#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Bayar Utang Dulu atau Sedekah? Ini Jawabannya!"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#website","url":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/","name":"Bizhare Media","description":"","publisher":{"@id":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#organization","name":"Bizhare Media","url":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/","sameAs":[],"logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"","contentUrl":"","caption":"Bizhare Media"},"image":{"@id":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#\/schema\/person\/6ebe39b98d110ef65b63868496064fb3","name":"Bizhare Contributor","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/6ede0c1e3649dbc3a108476777b70d6d?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/6ede0c1e3649dbc3a108476777b70d6d?s=96&d=mm&r=g","caption":"Bizhare Contributor"},"url":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/author\/bizhare-contributor"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7848"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/wp-json\/wp\/v2\/users\/13"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=7848"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7848\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":7851,"href":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7848\/revisions\/7851"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/wp-json\/wp\/v2\/media\/7850"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=7848"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=7848"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=7848"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}