{"id":7810,"date":"2024-03-17T19:10:38","date_gmt":"2024-03-17T12:10:38","guid":{"rendered":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/?p=7810"},"modified":"2024-03-17T20:00:19","modified_gmt":"2024-03-17T13:00:19","slug":"pajak-progresif","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/keuangan\/pajak-progresif","title":{"rendered":"Pajak Progresif: Pengertian, Contoh, Cara Menghitungnya"},"content":{"rendered":"<span class=\"rt-reading-time\" style=\"display: block;\"><span class=\"rt-label rt-prefix\"><\/span> <span class=\"rt-time\">4<\/span> <span class=\"rt-label rt-postfix\">menit baca<\/span><\/span><p><img loading=\"lazy\" class=\"alignnone size-full wp-image-7811\" src=\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/CNV-SEO-116_Pajak-Progresif-Pengertian-Contoh-Cara-Menghitungnya_Banner-Artikel-scaled.jpg\" alt=\"Pajak Progresif\" width=\"2560\" height=\"999\" srcset=\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/CNV-SEO-116_Pajak-Progresif-Pengertian-Contoh-Cara-Menghitungnya_Banner-Artikel-scaled.jpg 2560w, https:\/\/www.bizhare.id\/media\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/CNV-SEO-116_Pajak-Progresif-Pengertian-Contoh-Cara-Menghitungnya_Banner-Artikel-500x195.jpg 500w, https:\/\/www.bizhare.id\/media\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/CNV-SEO-116_Pajak-Progresif-Pengertian-Contoh-Cara-Menghitungnya_Banner-Artikel-1024x400.jpg 1024w, https:\/\/www.bizhare.id\/media\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/CNV-SEO-116_Pajak-Progresif-Pengertian-Contoh-Cara-Menghitungnya_Banner-Artikel-768x300.jpg 768w, https:\/\/www.bizhare.id\/media\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/CNV-SEO-116_Pajak-Progresif-Pengertian-Contoh-Cara-Menghitungnya_Banner-Artikel-1536x600.jpg 1536w, https:\/\/www.bizhare.id\/media\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/CNV-SEO-116_Pajak-Progresif-Pengertian-Contoh-Cara-Menghitungnya_Banner-Artikel-2048x799.jpg 2048w\" sizes=\"(max-width: 2560px) 100vw, 2560px\" \/><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pajak progresif merupakan salah satu jenis pajak yang dikenal karena tarifnya yang naik seiring dengan meningkatnya penghasilan atau kepemilikan kendaraan bermotor. Dalam konteks pajak di Indonesia, pajak progresif umumnya diterapkan pada Pajak Penghasilan (PPh) dan Pajak Kendaraan Bermotor. Dalam artikel ini, akan dibahas pengertian, contoh, serta cara menghitung pajak progresif untuk memberikan pemahaman yang lebih mendalam mengenai sistem perpajakan progresif.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><b>Apa itu Pajak Progresif?<\/b><\/h2>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pajak progresif adalah jenis tarif pajak yang meningkat seiring dengan meningkatnya jumlah dasar pajak. Contoh umumnya adalah Pajak Penghasilan (PPh). Ketika penghasilan seseorang masuk ke dalam kategori yang kena pajak, misalnya lebih dari Rp50 juta dalam satu tahun, tarif PPh progresif akan diterapkan. Ini berarti pajak tidak hanya dipotong dengan tarif PPh terendah, tetapi juga terkena tarif pada lapisan-lapisan PPh yang lebih tinggi.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain itu, pajak progresif juga diterapkan pada kepemilikan kendaraan bermotor kedua dan seterusnya. Misalnya, untuk kendaraan bermotor yang didaftarkan atas nama yang sama, alamat yang sama, dan jenis kendaraan yang sama. Jika seseorang memiliki dua sepeda motor atas nama yang sama, maka keduanya akan dikenakan tarif pajak progresif untuk sepeda motor.\u00a0<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Begitu pula jika dalam satu keluarga terdapat 3-4 unit sepeda motor, meskipun kepemilikannya atas nama yang berbeda, tetapi masih dalam satu Kartu Keluarga (KK) atau alamat yang sama, maka sepeda motor kedua-hingga keempat akan dikenakan tarif progresif untuk sepeda motor dan mobil.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Namun, jika seseorang memiliki satu sepeda motor dan satu mobil, meskipun atas nama dan alamat yang sama, selama kendaraan tersebut adalah kendaraan pertama, maka kendaraan tersebut dianggap sebagai kepemilikan pertama dan tidak dikenakan tarif progresif. Adapun kendaraan seperti TNI\/Polri, angkutan umum, ambulans, mobil jenazah, mobil pemadam kebakaran, kendaraan pemerintah pusat dan daerah, serta lembaga sosial dan keagamaan tidak terkena tarif pajak progresif.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><b>Baca Juga: <\/b><a href=\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/keuangan\/cara-menghitung-pajak-penghasilan-pph\"><b>Cara Menghitung Pajak Penghasilan (PPh) &amp; Simulasinya<\/b><\/a><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><b>Dasar Hukum Pajak Progresif<\/b><\/h2>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dasar hukum untuk penerapan pajak progresif di Indonesia terdapat dalam Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2009 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah (PDRD).\u00a0<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam undang-undang tersebut, diatur bahwa tarif pajak kendaraan bermotor dapat diterapkan secara progresif untuk kendaraan kedua dan seterusnya guna mengurangi tingkat kemacetan di daerah perkotaan. Hal ini memberikan kewenangan kepada pemerintah daerah untuk menetapkan tarif pajak progresif berdasarkan jumlah kendaraan yang dimiliki.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pajak progresif untuk kendaraan kedua dan seterusnya dibagi menjadi tiga kategori:<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<ol>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kendaraan roda kurang dari empat.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kendaraan roda empat.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kendaraan roda lebih dari empat.<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Penerapan pajak progresif pada kendaraan bermotor diatur dalam Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2009 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah (PDRD). Dalam undang-undang tersebut dijelaskan:<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cKebijakan tarif pajak kendaraan bermotor juga diarahkan untuk mengurangi tingkat kemacetan di daerah perkotaan dengan memberikan kewenangan daerah untuk menerapkan tarif pajak progresif untuk kepemilikan kendaraan kedua dan seterusnya.\u201d<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><b>Baca Juga: <\/b><a href=\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/keuangan\/pajak-pertambahan-nilai-ppn\"><b>Apa Itu Pajak Pertambahan Nilai (PPN)?<\/b><\/a><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><b>Tarif Pajak Progresif<\/b><\/h2>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tarif pajak progresif untuk kendaraan bermotor diatur dalam pasal 6 Undang-Undang No. 28 Tahun 2009, yaitu:<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<ol>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Tarif pajak kepemilikan kendaraan bermotor pertama, terendah 1% dan tertinggi 2%.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Tarif pajak kepemilikan kendaraan bermotor kedua dan seterusnya, paling rendah 2% dan paling tinggi 10%. Tarif ini berlaku untuk mobil dan sepeda motor.<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><b>Contoh Tarif Pajak Progresif<\/b><\/h2>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tarif pajak progresif untuk kendaraan bermotor dapat berbeda-beda setiap daerah. Misalnya, tarif yang berlaku di DKI Jakarta dan Jawa Barat akan berbeda.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Di DKI Jakarta, contoh tarif progresif pajak kendaraan bermotor adalah sebagai berikut:<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kendaraan pertama = 2%<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kendaraan kedua = 2,5%<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kendaraan ketiga = 3%<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kendaraan keempat = 3,5%<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kendaraan kelima = 4%<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kendaraan keenam = 4,5%<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kendaraan ketujuh = 5%<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kendaraan kedelapan = 5,5%<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kendaraan kesembilan = 6%<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kendaraan kesepuluh = 6,5%<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kendaraan kesebelas = 7%<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kendaraan kedua belas = 7,5%<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kendaraan ketiga belas = 8%<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kendaraan keempat belas = 8,5%<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kendaraan kelima belas = 9%<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kendaraan keenam belas = 9,5%<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kendaraan ketujuh belas = 10%<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sedangkan di Jawa Barat, tarifnya adalah:<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kendaraan pertama = 1,75%<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kendaraan kedua = 2,25%<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kendaraan ketiga = 2,75%<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kendaraan keempat = 3,25%<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kendaraan kelima dan seterusnya = 3,75%<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><b>Baca Juga: <\/b><a href=\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/keuangan\/opportunity-cost\"><b><i>Opportunity Cost<\/i><\/b><b>: Pengertian, Contoh, dan Cara Menghitungnya<\/b><\/a><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><b>Cara Menghitung Pajak Progresif<\/b><\/h2>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Misalkan Anda memiliki 2 mobil dengan merek yang sama, dibeli pada tahun yang sama di wilayah DKI Jakarta. Dalam Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) di STNK tertulis sebesar Rp3.000.000. Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ) sebesar Rp155.000.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Nilai Jual Kendaraan Bermotor (NJKB): Hitung NJKB dengan rumus (Rp3.000.000 : 2) x 100 = Rp150.000.000<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><b>Pajak untuk Mobil Pertama:<\/b><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">PKB = Rp150.000.000 x 2% = Rp3.000.000<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">SWDKLLJ = Rp155.000<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Total Pajak = Rp3.000.000 + Rp155.000 = <\/span><b>Rp3.155.000<\/b><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><b>Pajak untuk Mobil Kedua:<\/b><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">PKB = Rp150.000.000 x 2,5% = Rp3.750.000<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">SWDKLLJ = Rp155.000<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Total Pajak = Rp3.750.000 + Rp155.000 = <\/span><b>Rp3.905.000<\/b><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dengan demikian, total pajak yang harus dibayar untuk kedua mobil adalah Rp3.155.000 + Rp3.905.000 = <\/span><b>Rp7.060.000<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dari uraian di atas, dapat disimpulkan bahwa pajak progresif merupakan jenis tarif pajak yang naik seiring dengan meningkatnya penghasilan atau kepemilikan suatu barang, seperti kendaraan bermotor. Dengan penerapan pajak progresif, diharapkan dapat menciptakan keadilan dalam sistem perpajakan dan meningkatkan penerimaan negara.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><b>Baca Juga: <\/b><a href=\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/keuangan\/pajak-restoran-pb1\"><b>PB1 (Pajak Restoran): Panduan Lengkap dan Cara Menghitungnya<\/b><\/a><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><b>Awas Investasi Bodong! Investasi #TransparanBikinAman Hanya di Bizhare<\/b><\/h2>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Seiring makin banyaknya kasus investasi bodong di Indonesia, <\/span><b>Bizhare<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">platform securities crowdfunding<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> nomor 1 di Indonesia berkomitmen untuk menjunjung asas transparansi dan keamanan secara <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">end-to-end<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Melalui Bizhare, Anda dapat berinvestasi dalam proyek-proyek properti yang menjanjikan dengan lebih percaya diri. Dukungan dari Bizhare dalam menerapkan tips-tips aman bertransaksi online, seperti menggunakan sistem pembayaran yang aman dan memeriksa <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">track record<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> bisnis, berhasil memberikan kepastian bahwa investasi Anda dilakukan sesuai dengan prosedur yang benar dan dijamin terhindar dari risiko penipuan.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Secara rutin, Bizhare juga melakukan evaluasi dan pengawasan terhadap bisnis-bisnis tersebut secara berkala. Laporan keuangan tiap bisnis juga selalu diterbitkan tiap bulan agar bisa dipantau oleh para investor.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hal ini merupakan komitmen Bizhare agar para investor, baik lama maupun baru, bisa terus berinvestasi di Bizhare, karena seperti slogan andalannya, <\/span><b>#TransparanBikinAman<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tak heran, berkat konsistensi Bizhare dalam menjunjung transparansi dan keamanan berinvestasi, Bizhare berhasil mendapatkan izin resmi dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dengan nomor SK: 38\/D.04\/2021 sebagai Penyelenggara <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Securities Crowdfunding<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">. Artinya, Bizhare beroperasi sesuai dengan standar dan regulasi yang ketat.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bizhare juga sudah mendapatkan Sertifikasi ISO\/IEC 27001:2013 dari Soci\u00e9t\u00e9 G\u00e9n\u00e9rale de Surveillance (SGS), auditor independen yang terdaftar resmi di Kementerian Komunikasi dan Informatika RI. Dengan demikian, Bizhare memastikan bahwa data investor aman dan tidak akan bocor.\u00a0<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk informasi lebih lengkap mengenai <\/span><b>#TransparanBikinAman<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">, silakan tekan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">button<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> di bawah ini.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><a class=\"btn-article\" href=\"https:\/\/bizhare.onelink.me\/ZDYX\/cbe2yqi3\"><b>#TransparanBikinAman Sekarang<\/b><\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p><span class=\"rt-reading-time\" style=\"display: block;\"><span class=\"rt-label rt-prefix\"><\/span> <span class=\"rt-time\">4<\/span> <span class=\"rt-label rt-postfix\">menit baca<\/span><\/span> &nbsp; Pajak progresif merupakan salah satu jenis pajak yang dikenal karena tarifnya yang naik seiring dengan meningkatnya penghasilan atau kepemilikan kendaraan bermotor. Dalam konteks pajak di Indonesia, pajak progresif umumnya diterapkan pada Pajak Penghasilan (PPh) dan Pajak Kendaraan Bermotor. Dalam artikel ini, akan dibahas pengertian, contoh, serta cara menghitung pajak progresif untuk memberikan pemahaman yang [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":13,"featured_media":7812,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":[],"categories":[194],"tags":[202,251],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v19.5.1 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Pajak Progresif: Pengertian, Contoh, Cara Menghitungnya<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Pajak progresif adalah jenis tarif pajak yang meningkat seiring dengan meningkatnya jumlah dasar pajak. Berikut penjelasan selengkapnya!\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/keuangan\/pajak-progresif\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Pajak Progresif: Pengertian, Contoh, Cara Menghitungnya\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Pajak progresif adalah jenis tarif pajak yang meningkat seiring dengan meningkatnya jumlah dasar pajak. Berikut penjelasan selengkapnya!\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/keuangan\/pajak-progresif\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Bizhare Media\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2024-03-17T12:10:38+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2024-03-17T13:00:19+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/CNV-SEO-116_Pajak-Progresif-Pengertian-Contoh-Cara-Menghitungnya_Thumbnail-Artikel-scaled.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"2560\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"2048\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Bizhare Contributor\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Bizhare Contributor\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/keuangan\/pajak-progresif#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/keuangan\/pajak-progresif\"},\"author\":{\"name\":\"Bizhare Contributor\",\"@id\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#\/schema\/person\/6ebe39b98d110ef65b63868496064fb3\"},\"headline\":\"Pajak Progresif: Pengertian, Contoh, Cara Menghitungnya\",\"datePublished\":\"2024-03-17T12:10:38+00:00\",\"dateModified\":\"2024-03-17T13:00:19+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/keuangan\/pajak-progresif\"},\"wordCount\":1016,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#organization\"},\"keywords\":[\"Tips Keuangan\",\"Info Keuangan\"],\"articleSection\":[\"Keuangan\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/keuangan\/pajak-progresif#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/keuangan\/pajak-progresif\",\"url\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/keuangan\/pajak-progresif\",\"name\":\"Pajak Progresif: Pengertian, Contoh, Cara Menghitungnya\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#website\"},\"datePublished\":\"2024-03-17T12:10:38+00:00\",\"dateModified\":\"2024-03-17T13:00:19+00:00\",\"description\":\"Pajak progresif adalah jenis tarif pajak yang meningkat seiring dengan meningkatnya jumlah dasar pajak. Berikut penjelasan selengkapnya!\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/keuangan\/pajak-progresif#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/keuangan\/pajak-progresif\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/keuangan\/pajak-progresif#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Pajak Progresif: Pengertian, Contoh, Cara Menghitungnya\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/\",\"name\":\"Bizhare Media\",\"description\":\"\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#organization\",\"name\":\"Bizhare Media\",\"url\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/\",\"sameAs\":[],\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"\",\"contentUrl\":\"\",\"caption\":\"Bizhare Media\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#\/schema\/person\/6ebe39b98d110ef65b63868496064fb3\",\"name\":\"Bizhare Contributor\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/6ede0c1e3649dbc3a108476777b70d6d?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/6ede0c1e3649dbc3a108476777b70d6d?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Bizhare Contributor\"},\"url\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/author\/bizhare-contributor\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Pajak Progresif: Pengertian, Contoh, Cara Menghitungnya","description":"Pajak progresif adalah jenis tarif pajak yang meningkat seiring dengan meningkatnya jumlah dasar pajak. Berikut penjelasan selengkapnya!","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/keuangan\/pajak-progresif","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Pajak Progresif: Pengertian, Contoh, Cara Menghitungnya","og_description":"Pajak progresif adalah jenis tarif pajak yang meningkat seiring dengan meningkatnya jumlah dasar pajak. Berikut penjelasan selengkapnya!","og_url":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/keuangan\/pajak-progresif","og_site_name":"Bizhare Media","article_published_time":"2024-03-17T12:10:38+00:00","article_modified_time":"2024-03-17T13:00:19+00:00","og_image":[{"width":2560,"height":2048,"url":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/CNV-SEO-116_Pajak-Progresif-Pengertian-Contoh-Cara-Menghitungnya_Thumbnail-Artikel-scaled.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Bizhare Contributor","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Bizhare Contributor","Est. reading time":"5 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/keuangan\/pajak-progresif#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/keuangan\/pajak-progresif"},"author":{"name":"Bizhare Contributor","@id":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#\/schema\/person\/6ebe39b98d110ef65b63868496064fb3"},"headline":"Pajak Progresif: Pengertian, Contoh, Cara Menghitungnya","datePublished":"2024-03-17T12:10:38+00:00","dateModified":"2024-03-17T13:00:19+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/keuangan\/pajak-progresif"},"wordCount":1016,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#organization"},"keywords":["Tips Keuangan","Info Keuangan"],"articleSection":["Keuangan"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/www.bizhare.id\/media\/keuangan\/pajak-progresif#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/keuangan\/pajak-progresif","url":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/keuangan\/pajak-progresif","name":"Pajak Progresif: Pengertian, Contoh, Cara Menghitungnya","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#website"},"datePublished":"2024-03-17T12:10:38+00:00","dateModified":"2024-03-17T13:00:19+00:00","description":"Pajak progresif adalah jenis tarif pajak yang meningkat seiring dengan meningkatnya jumlah dasar pajak. Berikut penjelasan selengkapnya!","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/keuangan\/pajak-progresif#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.bizhare.id\/media\/keuangan\/pajak-progresif"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/keuangan\/pajak-progresif#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Pajak Progresif: Pengertian, Contoh, Cara Menghitungnya"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#website","url":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/","name":"Bizhare Media","description":"","publisher":{"@id":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#organization","name":"Bizhare Media","url":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/","sameAs":[],"logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"","contentUrl":"","caption":"Bizhare Media"},"image":{"@id":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#\/schema\/person\/6ebe39b98d110ef65b63868496064fb3","name":"Bizhare Contributor","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/6ede0c1e3649dbc3a108476777b70d6d?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/6ede0c1e3649dbc3a108476777b70d6d?s=96&d=mm&r=g","caption":"Bizhare Contributor"},"url":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/author\/bizhare-contributor"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7810"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/wp-json\/wp\/v2\/users\/13"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=7810"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7810\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":7827,"href":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7810\/revisions\/7827"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/wp-json\/wp\/v2\/media\/7812"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=7810"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=7810"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=7810"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}