{"id":7658,"date":"2024-03-04T12:00:44","date_gmt":"2024-03-04T05:00:44","guid":{"rendered":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/?p=7658"},"modified":"2024-03-01T19:26:37","modified_gmt":"2024-03-01T12:26:37","slug":"yield-obligasi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/investasi\/yield-obligasi","title":{"rendered":"Yield Obligasi: Pengertian, Jenis, dan Cara Menghitungnya"},"content":{"rendered":"<span class=\"rt-reading-time\" style=\"display: block;\"><span class=\"rt-label rt-prefix\"><\/span> <span class=\"rt-time\">3<\/span> <span class=\"rt-label rt-postfix\">menit baca<\/span><\/span><p><img loading=\"lazy\" class=\"alignnone size-full wp-image-7659\" src=\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/0229_Banner-Artikel-Media_Yield-Obligasi-Pengertian-Jenis-dan-Cara-Menghitungnya-scaled.jpg\" alt=\"yield obligasi\" width=\"2560\" height=\"999\" srcset=\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/0229_Banner-Artikel-Media_Yield-Obligasi-Pengertian-Jenis-dan-Cara-Menghitungnya-scaled.jpg 2560w, https:\/\/www.bizhare.id\/media\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/0229_Banner-Artikel-Media_Yield-Obligasi-Pengertian-Jenis-dan-Cara-Menghitungnya-500x195.jpg 500w, https:\/\/www.bizhare.id\/media\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/0229_Banner-Artikel-Media_Yield-Obligasi-Pengertian-Jenis-dan-Cara-Menghitungnya-1024x400.jpg 1024w, https:\/\/www.bizhare.id\/media\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/0229_Banner-Artikel-Media_Yield-Obligasi-Pengertian-Jenis-dan-Cara-Menghitungnya-768x300.jpg 768w, https:\/\/www.bizhare.id\/media\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/0229_Banner-Artikel-Media_Yield-Obligasi-Pengertian-Jenis-dan-Cara-Menghitungnya-1536x600.jpg 1536w, https:\/\/www.bizhare.id\/media\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/0229_Banner-Artikel-Media_Yield-Obligasi-Pengertian-Jenis-dan-Cara-Menghitungnya-2048x799.jpg 2048w\" sizes=\"(max-width: 2560px) 100vw, 2560px\" \/><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Yield<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> obligasi adalah konsep penting dalam investasi obligasi yang perlu dipahami oleh investor. Dalam artikel ini, kami akan membahas secara lengkap tentang apa itu <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">yield<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> obligasi, jenis-jenisnya, dan cara menghitungnya. Dengan memahami <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">yield<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> obligasi, Anda dapat membuat keputusan investasi yang lebih baik di pasar obligasi.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><b>Apa itu <\/b><b><i>Yield<\/i><\/b><b> Obligasi?<\/b><\/h2>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Yield<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> obligasi adalah tingkat pengembalian yang dihasilkan oleh obligasi dalam bentuk persentase dari nilai nominalnya. Ini merupakan ukuran keuntungan yang diperoleh oleh pemegang obligasi dari investasinya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Yield<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> obligasi dapat dihitung dengan memperhitungkan pembayaran kupon yang diterima dari obligasi dan perubahan harga obligasi di pasar sekunder. Semakin tinggi <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">yield<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> obligasi, semakin besar potensi pengembalian investasi bagi pemegang obligasi, namun juga berarti semakin besar risiko yang harus dihadapi.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><b>Baca Juga: <\/b><a href=\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/investasi\/apa-itu-saham\"><b>Apa itu Saham: Pengertian, Risiko, dan Cara Membelinya<\/b><\/a><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><b>Jenis-jenis <\/b><b><i>Yield<\/i><\/b><b> Obligasi<\/b><\/h2>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Yield<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> adalah konsep penting dalam investasi obligasi yang mengukur tingkat pengembalian investasi. Selain<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\"> yield to maturity<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, terdapat beberapa jenis <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">yield<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> lain yang juga perlu dipahami, antara lain:<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\">\n<h3><b><i>Dividend Yield<\/i><\/b><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jenis ini mengukur tingkat keuntungan yang diperoleh dari saham, dihitung sebagai dividen per lembar saham dibagi dengan harga saham saat ini. <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Dividend yield<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> membantu investor membandingkan keuntungan antar produk investasi.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\">\n<h3><b><i>Current Yield<\/i><\/b><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Current yield<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> mengukur tingkat pengembalian dari investasi obligasi, dihitung sebagai kupon tahunan yang dibayarkan dibagi dengan harga obligasi saat ini. <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Current yield <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">membantu investor menilai valuasi obligasi saat ini.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\">\n<h3><b><i>Yield to Worst<\/i><\/b><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Yield to worst<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> adalah tingkat pengembalian terendah yang dapat diperoleh dari obligasi jika terjadi situasi terburuk seperti pemanggilan kembali sebelum jatuh tempo. Perhitungan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">yield to worst<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> dilakukan dengan mempertimbangkan berbagai kemungkinan skenario yang mungkin terjadi.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\">\n<h3><b><i>Yield to Call<\/i><\/b><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Yield to call<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> adalah tingkat pengembalian yang dihitung jika penerbit obligasi memutuskan untuk <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">call back<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> obligasi sebelum jatuh tempo. Perhitungan<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\"> yield to call<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> hanya relevan jika penerbit memutuskan untuk menebus obligasi sebelum jatuh tempo.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><b>Faktor yang Memengaruhi <\/b><b><i>Yield<\/i><\/b><b> Obligasi<\/b><\/h2>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ada beberapa faktor yang memengaruhi yield obligasi, di antaranya adalah harga obligasi itu sendiri. Perubahan harga obligasi terjadi saat surat utang diperdagangkan di pasar sekunder. Naik turunnya harga ini berbanding terbalik dengan yield, di mana saat harga turun maka yield akan naik, dan sebaliknya. Beberapa faktor yang memengaruhi harga obligasi antara lain:<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\">\n<h3><b>Nilai Tukar Rupiah<\/b><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Nilai tukar Rupiah terhadap Dollar sangat memengaruhi harga obligasi karena dapat meningkatkan atau menurunkan nilai surat utang. Ketika nilai tukar Rupiah menguat, harga surat utang cenderung naik karena permintaan meningkat. Hal ini membuat yield yang berbanding terbalik dengan harga cenderung turun.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\">\n<h3><b>Suku Bunga Acuan<\/b><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">BI Rate<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, yang merupakan suku bunga acuan, berpengaruh besar terhadap harga surat utang. Peningkatan suku bunga akan meningkatkan harga surat utang karena investor meminta kompensasi berupa <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">yield<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> yang lebih tinggi. Sebaliknya, penurunan suku bunga dapat menurunkan harga surat utang.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\">\n<h3><b><i>Maturity<\/i><\/b><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Waktu jatuh tempo atau maturity surat utang juga memengaruhi harga. Surat utang dengan tenor lebih panjang cenderung memiliki risiko lebih tinggi, sehingga yield yang diperoleh lebih tinggi. Ketika jatuh tempo semakin dekat, harga surat utang cenderung turun dan yield meningkat.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\">\n<h3><b>Inflasi<\/b><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Inflasi juga berpengaruh pada harga surat utang dan yield. Inflasi yang tinggi dapat meningkatkan risiko investasi surat utang, sehingga yield yang diminta investor juga lebih tinggi.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\">\n<h3><b>Peringkat Surat Utang<\/b><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Peringkat kualitas surat utang merupakan faktor penting lainnya yang memengaruhi harga. Surat utang dengan peringkat tinggi memiliki risiko gagal bayar yang rendah, sehingga menarik minat investor. Permintaan yang tinggi dapat meningkatkan harga dan menurunkan yield.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\">\n<h3><b>Imbal Hasil Acuan dengan Tenor 10 Tahun<\/b><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Imbal hasil dari surat utang pemerintah dengan tenor 10 tahun juga memengaruhi harga obligasi. Saat imbal hasil ini turun, pasar akan lebih diuntungkan dalam hal imbal hasil, sehingga harga obligasi cenderung naik.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><b>Baca Juga: <\/b><a href=\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/investasi\/saham-blue-chip\"><b>Daftar Saham <\/b><b><i>Blue Chip<\/i><\/b><b> Terbaik di Indonesia 2024 dan Cara Membelinya<\/b><\/a><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><b>Cara Menghitung <\/b><b><i>Yield<\/i><\/b><b> Obligasi<\/b><\/h2>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk menghitung nilai <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">yield<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, Anda dapat menggunakan rumus berikut.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><b><i>Yield<\/i><\/b><b> = (Imbal Hasil\/Nilai Pokok) x 100 Persen<\/b><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebagai contoh, misalkan Anda memiliki obligasi dengan imbal hasil tahunan sebesar Rp1.000.000 dan nilai pokok investasi sebesar Rp10.000.000. Maka, nilai yield obligasi tersebut dapat dihitung sebagai berikut:<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><b><i>Yield<\/i><\/b><b> = (Imbal Hasil \/ Nilai Pokok) x 100 Persen<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">= (1.000.000 \/ 10.000.000) x 100<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">= 10%<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dengan demikian, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">yield<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> obligasi tersebut adalah 10%. Semakin besar nilai <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">yield<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, semakin besar potensi pengembalian modal yang dapat diperoleh dari investasi pada perusahaan tersebut.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Yield<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> obligasi adalah indikator penting bagi investor dalam mengevaluasi investasi obligasi mereka. Dengan memahami berbagai jenis <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">yield<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> obligasi dan cara menghitungnya, investor dapat membuat keputusan investasi yang lebih cerdas.\u00a0<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dengan demikian, pemahaman tentang <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">yield<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> obligasi dapat membantu meningkatkan kinerja portofolio investasi Anda.<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p><span class=\"rt-reading-time\" style=\"display: block;\"><span class=\"rt-label rt-prefix\"><\/span> <span class=\"rt-time\">3<\/span> <span class=\"rt-label rt-postfix\">menit baca<\/span><\/span> &nbsp; Yield obligasi adalah konsep penting dalam investasi obligasi yang perlu dipahami oleh investor. Dalam artikel ini, kami akan membahas secara lengkap tentang apa itu yield obligasi, jenis-jenisnya, dan cara menghitungnya. Dengan memahami yield obligasi, Anda dapat membuat keputusan investasi yang lebih baik di pasar obligasi. &nbsp; Apa itu Yield Obligasi? &nbsp; Yield obligasi adalah [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":13,"featured_media":7660,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":[],"categories":[195],"tags":[73,256],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v19.5.1 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Yield Obligasi: Pengertian, Jenis, dan Cara Menghitungnya<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Yield obligasi adalah tingkat pengembalian yang dihasilkan oleh obligasi dalam bentuk persentase dari nilai nominalnya.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/investasi\/yield-obligasi\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Yield Obligasi: Pengertian, Jenis, dan Cara Menghitungnya\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Yield obligasi adalah tingkat pengembalian yang dihasilkan oleh obligasi dalam bentuk persentase dari nilai nominalnya.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/investasi\/yield-obligasi\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Bizhare Media\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2024-03-04T05:00:44+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2024-03-01T12:26:37+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/0229_Thumbnail_Artikel-Media_Yield-Obligasi-Pengertian-Jenis-dan-Cara-Menghitungnya.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1350\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1080\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Bizhare Contributor\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Bizhare Contributor\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/investasi\/yield-obligasi#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/investasi\/yield-obligasi\"},\"author\":{\"name\":\"Bizhare Contributor\",\"@id\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#\/schema\/person\/6ebe39b98d110ef65b63868496064fb3\"},\"headline\":\"Yield Obligasi: Pengertian, Jenis, dan Cara Menghitungnya\",\"datePublished\":\"2024-03-04T05:00:44+00:00\",\"dateModified\":\"2024-03-01T12:26:37+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/investasi\/yield-obligasi\"},\"wordCount\":746,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#organization\"},\"keywords\":[\"Tips Investasi\",\"Info Investasi\"],\"articleSection\":[\"Investasi\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/investasi\/yield-obligasi#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/investasi\/yield-obligasi\",\"url\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/investasi\/yield-obligasi\",\"name\":\"Yield Obligasi: Pengertian, Jenis, dan Cara Menghitungnya\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#website\"},\"datePublished\":\"2024-03-04T05:00:44+00:00\",\"dateModified\":\"2024-03-01T12:26:37+00:00\",\"description\":\"Yield obligasi adalah tingkat pengembalian yang dihasilkan oleh obligasi dalam bentuk persentase dari nilai nominalnya.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/investasi\/yield-obligasi#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/investasi\/yield-obligasi\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/investasi\/yield-obligasi#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Yield Obligasi: Pengertian, Jenis, dan Cara Menghitungnya\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/\",\"name\":\"Bizhare Media\",\"description\":\"\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#organization\",\"name\":\"Bizhare Media\",\"url\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/\",\"sameAs\":[],\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"\",\"contentUrl\":\"\",\"caption\":\"Bizhare Media\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#\/schema\/person\/6ebe39b98d110ef65b63868496064fb3\",\"name\":\"Bizhare Contributor\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/6ede0c1e3649dbc3a108476777b70d6d?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/6ede0c1e3649dbc3a108476777b70d6d?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Bizhare Contributor\"},\"url\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/author\/bizhare-contributor\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Yield Obligasi: Pengertian, Jenis, dan Cara Menghitungnya","description":"Yield obligasi adalah tingkat pengembalian yang dihasilkan oleh obligasi dalam bentuk persentase dari nilai nominalnya.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/investasi\/yield-obligasi","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Yield Obligasi: Pengertian, Jenis, dan Cara Menghitungnya","og_description":"Yield obligasi adalah tingkat pengembalian yang dihasilkan oleh obligasi dalam bentuk persentase dari nilai nominalnya.","og_url":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/investasi\/yield-obligasi","og_site_name":"Bizhare Media","article_published_time":"2024-03-04T05:00:44+00:00","article_modified_time":"2024-03-01T12:26:37+00:00","og_image":[{"width":1350,"height":1080,"url":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/0229_Thumbnail_Artikel-Media_Yield-Obligasi-Pengertian-Jenis-dan-Cara-Menghitungnya.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Bizhare Contributor","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Bizhare Contributor","Est. reading time":"4 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/investasi\/yield-obligasi#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/investasi\/yield-obligasi"},"author":{"name":"Bizhare Contributor","@id":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#\/schema\/person\/6ebe39b98d110ef65b63868496064fb3"},"headline":"Yield Obligasi: Pengertian, Jenis, dan Cara Menghitungnya","datePublished":"2024-03-04T05:00:44+00:00","dateModified":"2024-03-01T12:26:37+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/investasi\/yield-obligasi"},"wordCount":746,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#organization"},"keywords":["Tips Investasi","Info Investasi"],"articleSection":["Investasi"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/www.bizhare.id\/media\/investasi\/yield-obligasi#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/investasi\/yield-obligasi","url":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/investasi\/yield-obligasi","name":"Yield Obligasi: Pengertian, Jenis, dan Cara Menghitungnya","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#website"},"datePublished":"2024-03-04T05:00:44+00:00","dateModified":"2024-03-01T12:26:37+00:00","description":"Yield obligasi adalah tingkat pengembalian yang dihasilkan oleh obligasi dalam bentuk persentase dari nilai nominalnya.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/investasi\/yield-obligasi#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.bizhare.id\/media\/investasi\/yield-obligasi"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/investasi\/yield-obligasi#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Yield Obligasi: Pengertian, Jenis, dan Cara Menghitungnya"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#website","url":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/","name":"Bizhare Media","description":"","publisher":{"@id":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#organization","name":"Bizhare Media","url":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/","sameAs":[],"logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"","contentUrl":"","caption":"Bizhare Media"},"image":{"@id":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#\/schema\/person\/6ebe39b98d110ef65b63868496064fb3","name":"Bizhare Contributor","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/6ede0c1e3649dbc3a108476777b70d6d?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/6ede0c1e3649dbc3a108476777b70d6d?s=96&d=mm&r=g","caption":"Bizhare Contributor"},"url":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/author\/bizhare-contributor"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7658"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/wp-json\/wp\/v2\/users\/13"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=7658"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7658\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":7662,"href":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7658\/revisions\/7662"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/wp-json\/wp\/v2\/media\/7660"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=7658"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=7658"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=7658"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}