{"id":7648,"date":"2024-03-03T12:00:25","date_gmt":"2024-03-03T05:00:25","guid":{"rendered":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/?p=7648"},"modified":"2024-03-01T19:07:21","modified_gmt":"2024-03-01T12:07:21","slug":"dilusi-saham","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/investasi\/dilusi-saham","title":{"rendered":"Dilusi Saham: Pengertian, Penyebab, dan Dampaknya"},"content":{"rendered":"<span class=\"rt-reading-time\" style=\"display: block;\"><span class=\"rt-label rt-prefix\"><\/span> <span class=\"rt-time\">3<\/span> <span class=\"rt-label rt-postfix\">menit baca<\/span><\/span><p><img loading=\"lazy\" class=\"alignnone size-full wp-image-7649\" src=\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/0229_Banner-Artikel-Media_Dilusi-Saham-Pengertian-Penyebab-dan-Dampaknya-scaled.jpg\" alt=\"dilusi saham adalah\" width=\"2560\" height=\"999\" srcset=\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/0229_Banner-Artikel-Media_Dilusi-Saham-Pengertian-Penyebab-dan-Dampaknya-scaled.jpg 2560w, https:\/\/www.bizhare.id\/media\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/0229_Banner-Artikel-Media_Dilusi-Saham-Pengertian-Penyebab-dan-Dampaknya-500x195.jpg 500w, https:\/\/www.bizhare.id\/media\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/0229_Banner-Artikel-Media_Dilusi-Saham-Pengertian-Penyebab-dan-Dampaknya-1024x400.jpg 1024w, https:\/\/www.bizhare.id\/media\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/0229_Banner-Artikel-Media_Dilusi-Saham-Pengertian-Penyebab-dan-Dampaknya-768x300.jpg 768w, https:\/\/www.bizhare.id\/media\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/0229_Banner-Artikel-Media_Dilusi-Saham-Pengertian-Penyebab-dan-Dampaknya-1536x600.jpg 1536w, https:\/\/www.bizhare.id\/media\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/0229_Banner-Artikel-Media_Dilusi-Saham-Pengertian-Penyebab-dan-Dampaknya-2048x799.jpg 2048w\" sizes=\"(max-width: 2560px) 100vw, 2560px\" \/><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam dunia investasi saham, istilah dilusi saham adalah hal yang sering dibicarakan. Bagi investor, memahami apa itu dilusi saham, bagaimana dampaknya, dan bagaimana cara menghindarinya sangat penting untuk melindungi investasi mereka. Artikel ini akan membahas secara detail tentang dilusi saham.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><b>Apa itu Dilusi Saham?<\/b><\/h2>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dilusi saham adalah situasi yang terjadi ketika sebuah perusahaan mengeluarkan saham tambahan ke pasar, sehingga jumlah saham yang beredar meningkat. Dampak utama dari dilusi saham adalah penurunan kepemilikan relatif dari pemegang saham yang ada.\u00a0<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Misalnya, jika Anda memiliki 10% dari saham perusahaan sebelum dilusi, namun perusahaan tersebut kemudian mengeluarkan saham tambahan, kepemilikan Anda mungkin akan turun menjadi kurang dari 10% karena jumlah total saham yang beredar telah bertambah.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dilusi saham bisa terjadi karena berbagai alasan. Salah satunya adalah ketika perusahaan membutuhkan dana tambahan dan memutuskan untuk menerbitkan saham baru sebagai cara untuk mendapatkan dana tersebut. Dilusi saham juga bisa terjadi dalam konteks pembiayaan perusahaan atau akuisisi, di mana saham baru diterbitkan sebagai bagian dari kesepakatan tersebut.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam banyak kasus, dilusi saham tidak disukai oleh pemegang saham yang ada karena dapat mengurangi nilai kepemilikan mereka. Namun, dilusi saham juga bisa dilihat sebagai langkah yang diperlukan untuk pertumbuhan perusahaan dan dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi perusahaan dan pemegang sahamnya.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><b>Baca Juga: <\/b><a href=\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/investasi\/apa-itu-saham\"><b>Apa itu Saham: Pengertian, Risiko, dan Cara Membelinya<\/b><\/a><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><b>Penyebab Dilusi Saham<\/b><\/h2>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dilusi saham dapat memiliki dampak yang signifikan terhadap nilai kepemilikan pemegang saham yang ada, oleh karena itu, penting bagi investor untuk memahami penyebab dan implikasi dilusi saham dalam melakukan investasi.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\">\n<h3><b>Penerbitan Saham Baru<\/b><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Perusahaan mungkin mengeluarkan saham tambahan sebagai cara untuk mendapatkan dana tambahan. Hal ini biasanya dilakukan untuk membiayai ekspansi bisnis, penelitian dan pengembangan, akuisisi perusahaan lain, atau untuk memperkuat posisi keuangan perusahaan secara umum.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\">\n<h3><b>Konversi Obligasi atau Opsi Saham<\/b><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jika perusahaan memiliki obligasi yang dapat dikonversi menjadi saham atau opsi saham yang dapat dilaksanakan, pemegang obligasi atau opsi tersebut dapat memilih untuk melakukan konversi atau pelaksanaan, yang akan meningkatkan jumlah saham yang beredar.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\">\n<h3><b>Kompetisi untuk Sumber Daya<\/b><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam beberapa kasus, perusahaan mungkin bersaing untuk mendapatkan sumber daya yang terbatas, seperti modal ventura atau pembiayaan ekuitas. Untuk memenuhi persyaratan investor, perusahaan mungkin harus mengeluarkan saham tambahan, yang dapat menyebabkan dilusi saham.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\">\n<h3><b>Rekapitalisasi Perusahaan<\/b><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam situasi rekapitalisasi, struktur modal perusahaan diubah, termasuk penerbitan saham baru. Hal ini bisa terjadi dalam konteks restrukturisasi utang, perubahan kepemilikan, atau perubahan strategis lainnya.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\">\n<h3><b>Pelaksanaan Program Karyawan Saham<\/b><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Beberapa perusahaan menawarkan program saham karyawan sebagai bagian dari paket kompensasi. Ketika karyawan menggunakan opsi atau unit saham terbatas ini, jumlah saham yang beredar dapat meningkat.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\">\n<h3><b>Aksi Korporasi Lainnya<\/b><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain alasan-alasan di atas, ada berbagai aksi korporasi lainnya yang dapat menyebabkan dilusi saham, seperti pembelian kembali saham, pembagian saham dividen, atau restrukturisasi perusahaan.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><b>Baca Juga: <\/b><a href=\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/investasi\/saham-blue-chip\"><b>Daftar Saham <\/b><b><i>Blue Chip<\/i><\/b><b> Terbaik di Indonesia 2024 dan Cara Membelinya<\/b><\/a><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><b>Dampak Dilusi Saham<\/b><\/h2>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dampak dilusi saham dapat dirasakan oleh berbagai pihak, termasuk pemegang saham yang ada, manajemen perusahaan, dan investor potensial. Berikut adalah beberapa dampak utama dari dilusi saham.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\">\n<h3><b>Penurunan Nilai Kepemilikan<\/b><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Salah satu dampak langsung dari dilusi saham adalah penurunan nilai kepemilikan relatif bagi pemegang saham yang ada. Jika jumlah saham yang beredar meningkat, kepemilikan pemegang saham yang ada akan menjadi lebih kecil, kecuali jika mereka ikut serta dalam penerbitan saham tambahan.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\">\n<h3><b>Penurunan Nilai Saham<\/b><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dilusi saham juga dapat menyebabkan penurunan nilai saham secara keseluruhan. Jika pasar merespons negatif terhadap penerbitan saham tambahan, harga saham dapat turun sebagai akibatnya.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\">\n<h3><b>Perubahan Struktur Kepemilikan<\/b><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dilusi saham dapat menyebabkan perubahan dalam struktur kepemilikan perusahaan. Pemegang saham yang ada mungkin kehilangan kendali atau pengaruh mereka terhadap keputusan perusahaan jika kepemilikan mereka turun signifikan.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\">\n<h3><b>Peningkatan Likuiditas Saham<\/b><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Di sisi lain, penerbitan saham tambahan dapat meningkatkan likuiditas saham dengan menambah jumlah saham yang beredar. Hal ini dapat membuat saham lebih mudah diperdagangkan di pasar.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\">\n<h3><b>Perubahan Kebijakan Dividen<\/b><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kadang-kadang, dilusi saham dapat mempengaruhi kebijakan dividen perusahaan. Perusahaan mungkin memilih untuk menahan atau mengurangi pembayaran dividen untuk menghemat kas dan mendukung pertumbuhan melalui investasi dalam bisnis.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\">\n<h3><b>Perubahan Persepsi Investor<\/b><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dilusi saham juga dapat mempengaruhi persepsi investor terhadap perusahaan. Jika dilakukan untuk tujuan yang dianggap positif, seperti untuk mendukung pertumbuhan atau akuisisi strategis, investor mungkin akan merespons dengan baik. Namun, jika dilakukan karena alasan yang meragukan, bisa saja memicu kekhawatiran atau ketidakpercayaan.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\">\n<h3><b>Dampak Terhadap Kinerja Perusahaan<\/b><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Akibatnya, dilusi saham juga dapat berdampak pada kinerja perusahaan secara keseluruhan. Jika penggunaan dana dari penerbitan saham tambahan tidak efisien atau tidak menghasilkan pertumbuhan yang diharapkan, hal ini dapat mempengaruhi kinerja perusahaan dalam jangka panjang.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><b>Baca Juga: <\/b><a href=\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/investasi\/diversifikasi-investasi\"><b>Pentingnya Diversifikasi Investasi untuk Keberhasilan Finansial Anda<\/b><\/a><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dilusi saham adalah fenomena di mana nilai kepemilikan investor menurun karena adanya penambahan saham baru. Dampaknya dapat berupa penurunan nilai saham, penurunan kepemilikan, dan penurunan dividen.\u00a0<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk menghindari dampak tersebut, investor perlu memantau kinerja perusahaan, melakukan analisis fundamental, dan memperhatikan struktur modal perusahaan. Dengan pemahaman yang baik tentang dilusi saham, investor dapat melindungi investasi mereka dari risiko yang tidak diinginkan.<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p><span class=\"rt-reading-time\" style=\"display: block;\"><span class=\"rt-label rt-prefix\"><\/span> <span class=\"rt-time\">3<\/span> <span class=\"rt-label rt-postfix\">menit baca<\/span><\/span> &nbsp; Dalam dunia investasi saham, istilah dilusi saham adalah hal yang sering dibicarakan. Bagi investor, memahami apa itu dilusi saham, bagaimana dampaknya, dan bagaimana cara menghindarinya sangat penting untuk melindungi investasi mereka. Artikel ini akan membahas secara detail tentang dilusi saham. &nbsp; Apa itu Dilusi Saham? &nbsp; Dilusi saham adalah situasi yang terjadi ketika sebuah [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":13,"featured_media":7650,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":[],"categories":[195],"tags":[73,256],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v19.5.1 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Dilusi Saham: Pengertian, Penyebab, dan Dampaknya<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Dilusi saham adalah situasi yang terjadi ketika sebuah perusahaan mengeluarkan saham tambahan ke pasar sehingga jumlah saham meningkat.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/investasi\/dilusi-saham\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Dilusi Saham: Pengertian, Penyebab, dan Dampaknya\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Dilusi saham adalah situasi yang terjadi ketika sebuah perusahaan mengeluarkan saham tambahan ke pasar sehingga jumlah saham meningkat.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/investasi\/dilusi-saham\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Bizhare Media\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2024-03-03T05:00:25+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2024-03-01T12:07:21+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/0229_Thumbnail_Artikel-Media_Dilusi-Saham-Pengertian-Penyebab-dan-Dampaknya.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1350\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1080\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Bizhare Contributor\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Bizhare Contributor\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/investasi\/dilusi-saham#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/investasi\/dilusi-saham\"},\"author\":{\"name\":\"Bizhare Contributor\",\"@id\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#\/schema\/person\/6ebe39b98d110ef65b63868496064fb3\"},\"headline\":\"Dilusi Saham: Pengertian, Penyebab, dan Dampaknya\",\"datePublished\":\"2024-03-03T05:00:25+00:00\",\"dateModified\":\"2024-03-01T12:07:21+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/investasi\/dilusi-saham\"},\"wordCount\":827,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#organization\"},\"keywords\":[\"Tips Investasi\",\"Info Investasi\"],\"articleSection\":[\"Investasi\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/investasi\/dilusi-saham#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/investasi\/dilusi-saham\",\"url\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/investasi\/dilusi-saham\",\"name\":\"Dilusi Saham: Pengertian, Penyebab, dan Dampaknya\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#website\"},\"datePublished\":\"2024-03-03T05:00:25+00:00\",\"dateModified\":\"2024-03-01T12:07:21+00:00\",\"description\":\"Dilusi saham adalah situasi yang terjadi ketika sebuah perusahaan mengeluarkan saham tambahan ke pasar sehingga jumlah saham meningkat.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/investasi\/dilusi-saham#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/investasi\/dilusi-saham\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/investasi\/dilusi-saham#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Dilusi Saham: Pengertian, Penyebab, dan Dampaknya\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/\",\"name\":\"Bizhare Media\",\"description\":\"\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#organization\",\"name\":\"Bizhare Media\",\"url\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/\",\"sameAs\":[],\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"\",\"contentUrl\":\"\",\"caption\":\"Bizhare Media\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#\/schema\/person\/6ebe39b98d110ef65b63868496064fb3\",\"name\":\"Bizhare Contributor\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/6ede0c1e3649dbc3a108476777b70d6d?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/6ede0c1e3649dbc3a108476777b70d6d?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Bizhare Contributor\"},\"url\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/author\/bizhare-contributor\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Dilusi Saham: Pengertian, Penyebab, dan Dampaknya","description":"Dilusi saham adalah situasi yang terjadi ketika sebuah perusahaan mengeluarkan saham tambahan ke pasar sehingga jumlah saham meningkat.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/investasi\/dilusi-saham","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Dilusi Saham: Pengertian, Penyebab, dan Dampaknya","og_description":"Dilusi saham adalah situasi yang terjadi ketika sebuah perusahaan mengeluarkan saham tambahan ke pasar sehingga jumlah saham meningkat.","og_url":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/investasi\/dilusi-saham","og_site_name":"Bizhare Media","article_published_time":"2024-03-03T05:00:25+00:00","article_modified_time":"2024-03-01T12:07:21+00:00","og_image":[{"width":1350,"height":1080,"url":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/0229_Thumbnail_Artikel-Media_Dilusi-Saham-Pengertian-Penyebab-dan-Dampaknya.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Bizhare Contributor","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Bizhare Contributor","Est. reading time":"4 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/investasi\/dilusi-saham#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/investasi\/dilusi-saham"},"author":{"name":"Bizhare Contributor","@id":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#\/schema\/person\/6ebe39b98d110ef65b63868496064fb3"},"headline":"Dilusi Saham: Pengertian, Penyebab, dan Dampaknya","datePublished":"2024-03-03T05:00:25+00:00","dateModified":"2024-03-01T12:07:21+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/investasi\/dilusi-saham"},"wordCount":827,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#organization"},"keywords":["Tips Investasi","Info Investasi"],"articleSection":["Investasi"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/www.bizhare.id\/media\/investasi\/dilusi-saham#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/investasi\/dilusi-saham","url":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/investasi\/dilusi-saham","name":"Dilusi Saham: Pengertian, Penyebab, dan Dampaknya","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#website"},"datePublished":"2024-03-03T05:00:25+00:00","dateModified":"2024-03-01T12:07:21+00:00","description":"Dilusi saham adalah situasi yang terjadi ketika sebuah perusahaan mengeluarkan saham tambahan ke pasar sehingga jumlah saham meningkat.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/investasi\/dilusi-saham#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.bizhare.id\/media\/investasi\/dilusi-saham"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/investasi\/dilusi-saham#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Dilusi Saham: Pengertian, Penyebab, dan Dampaknya"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#website","url":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/","name":"Bizhare Media","description":"","publisher":{"@id":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#organization","name":"Bizhare Media","url":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/","sameAs":[],"logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"","contentUrl":"","caption":"Bizhare Media"},"image":{"@id":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#\/schema\/person\/6ebe39b98d110ef65b63868496064fb3","name":"Bizhare Contributor","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/6ede0c1e3649dbc3a108476777b70d6d?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/6ede0c1e3649dbc3a108476777b70d6d?s=96&d=mm&r=g","caption":"Bizhare Contributor"},"url":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/author\/bizhare-contributor"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7648"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/wp-json\/wp\/v2\/users\/13"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=7648"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7648\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":7652,"href":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7648\/revisions\/7652"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/wp-json\/wp\/v2\/media\/7650"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=7648"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=7648"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=7648"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}