{"id":720,"date":"2023-05-25T17:30:24","date_gmt":"2023-05-25T10:30:24","guid":{"rendered":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/?p=720"},"modified":"2023-05-25T17:32:54","modified_gmt":"2023-05-25T10:32:54","slug":"apa-perbedaan-laba-berjalan-dan-laba-ditahan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/bisnis\/apa-perbedaan-laba-berjalan-dan-laba-ditahan","title":{"rendered":"Apa Perbedaan Laba Berjalan dan Laba Ditahan?"},"content":{"rendered":"<span class=\"rt-reading-time\" style=\"display: block;\"><span class=\"rt-label rt-prefix\"><\/span> <span class=\"rt-time\">4<\/span> <span class=\"rt-label rt-postfix\">menit baca<\/span><\/span><p><img loading=\"lazy\" class=\"alignnone size-large wp-image-3690\" src=\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Banner-Artikel_Apa-Perbedaan-Laba-Berjalan-dan-Laba-Ditahan_-1024x400.jpg\" alt=\"Perbedaan Laba Berjalan dan Laba Ditahan\" width=\"1024\" height=\"400\" srcset=\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Banner-Artikel_Apa-Perbedaan-Laba-Berjalan-dan-Laba-Ditahan_-1024x400.jpg 1024w, https:\/\/www.bizhare.id\/media\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Banner-Artikel_Apa-Perbedaan-Laba-Berjalan-dan-Laba-Ditahan_-500x195.jpg 500w, https:\/\/www.bizhare.id\/media\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Banner-Artikel_Apa-Perbedaan-Laba-Berjalan-dan-Laba-Ditahan_-768x300.jpg 768w, https:\/\/www.bizhare.id\/media\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Banner-Artikel_Apa-Perbedaan-Laba-Berjalan-dan-Laba-Ditahan_-1536x600.jpg 1536w, https:\/\/www.bizhare.id\/media\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Banner-Artikel_Apa-Perbedaan-Laba-Berjalan-dan-Laba-Ditahan_-2048x799.jpg 2048w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam dunia akuntansi, perbedaan antara &#8220;<\/span><b>Laba Berjalan<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">&#8221; dan &#8220;<\/span><b>Laba Ditahan<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">&#8221; seringkali membingungkan. Meskipun kedua istilah tersebut terkait dengan keuangan perusahaan, keduanya memiliki arti dan penggunaan yang berbeda. Untuk itulah, pelajari perbedaan antara laba berjalan dan laba ditahan di sini!<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><b>Pengertian Laba Berjalan<\/b><\/h2>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Laba berjalan, yang juga dikenal sebagai laba bersih atau laba tahun berjalan, merujuk pada keuntungan yang diperoleh oleh perusahaan dalam satu periode akuntansi, biasanya dalam satu tahun.\u00a0<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Laba berjalan dihitung dengan mengurangi semua biaya dan beban operasional perusahaan dari pendapatan total yang diperoleh dalam periode tersebut. Laba berjalan mencerminkan kinerja keuangan perusahaan dalam periode waktu tertentu.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><b>Baca Juga: <\/b><a href=\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/bisnis\/akuisisi-perusahaan\"><b>Akuisisi Perusahaan: Pengertian, Jenis, dan Alasannya<\/b><\/a><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><b>Manfaat Laba Berjalan<\/b><\/h2>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Laba berjalan memiliki beberapa manfaat penting bagi perusahaan. Berikut daftar lengkapnya!<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<ol>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Indikator Kinerja:<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> Laba berjalan menjadi indikator utama kinerja keuangan perusahaan dalam satu periode akuntansi.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Keputusan Dividen:<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> Laba berjalan digunakan sebagai dasar untuk menghitung dividen yang akan dibagikan kepada pemegang saham.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Evaluasi Investasi:<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> Laba berjalan memberikan gambaran tentang potensi pengembalian investasi kepada calon investor atau pihak yang berencana untuk berinvestasi dalam perusahaan.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Penilaian Kredit:<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> Laba berjalan digunakan oleh pihak kreditur untuk menilai kemampuan perusahaan dalam membayar utang dan kewajiban finansial.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Perencanaan Keuangan:<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> Laba berjalan membantu manajemen perusahaan dalam merencanakan keuangan dan mengambil keputusan terkait penggunaan sumber daya keuangan.<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><b>Pengertian Laba Ditahan<\/b><\/h2>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Laba ditahan, atau yang sering disebut juga sebagai <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">retained earnings<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, merujuk pada bagian dari laba berjalan yang tidak dibagikan sebagai dividen kepada pemegang saham.\u00a0<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Laba ditahan merupakan akumulasi dari laba yang dihasilkan oleh perusahaan dari tahun ke tahun dan belum dibagikan kepada pemegang saham.\u00a0<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Laba ditahan dapat digunakan oleh perusahaan untuk berbagai tujuan, seperti investasi dalam pengembangan bisnis, pembayaran utang, atau cadangan untuk masa depan.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><b>Baca Juga: <\/b><a href=\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/bisnis\/joint-venture\"><b>Perusahaan <\/b><b><i>Joint Venture<\/i><\/b><b>: Pengertian, Manfaat, Dasar Hukum, &amp; Contohnya<\/b><\/a><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><b>Manfaat Laba Ditahan<\/b><\/h2>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Laba ditahan memiliki manfaat yang signifikan bagi perusahaan. Berikut daftar lengkapnya!<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<ol>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Sumber Pendanaan Internal:<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> Laba ditahan dapat digunakan sebagai sumber pendanaan internal untuk ekspansi bisnis atau pengembangan proyek baru.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Stabilitas Keuangan:<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> Laba ditahan mencerminkan stabilitas keuangan perusahaan dan kemampuannya untuk menghadapi situasi yang tidak terduga.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Investasi dan Pengembangan:<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> Laba ditahan dapat diinvestasikan dalam pengembangan bisnis, pembayaran utang, atau cadangan untuk masa depan.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Kemandirian Keuangan:<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> Laba ditahan membantu perusahaan menjadi mandiri secara finansial tanpa bergantung sepenuhnya pada sumber pendanaan eksternal.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Peningkatan Nilai Perusahaan:<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> Laba ditahan yang cukup besar dapat meningkatkan nilai perusahaan dan kepercayaan investor.<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><b>Perbedaan Laba Berjalan dan Laba Ditahan<\/b><\/h2>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Meskipun terkait dengan keuntungan perusahaan, terdapat perbedaan penting antara laba berjalan dan laba ditahan. Berikut ulasan selengkapnya!<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\">\n<h3><b>Sumber Laba<\/b><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Laba berjalan merupakan keuntungan yang diperoleh dalam satu periode akuntansi, sedangkan laba ditahan merupakan akumulasi laba dari tahun ke tahun.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\">\n<h3><b>Penggunaan Laba<\/b><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Laba berjalan cenderung digunakan untuk membayar dividen kepada pemegang saham dan membiayai kegiatan operasional perusahaan. Sementara itu, laba ditahan dapat digunakan sebagai sumber pendanaan internal untuk ekspansi bisnis atau proyek baru.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\">\n<h3><b>Peran dalam Laporan Keuangan\u00a0<\/b><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Laba berjalan tercatat dalam laporan laba rugi (<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">income statement<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">) perusahaan, sedangkan laba ditahan tercatat dalam neraca (<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">balance sheet<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">) sebagai bagian dari ekuitas pemegang saham.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><b>Baca Juga: <\/b><a href=\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/keuangan\/laporan-keuangan-perusahaan\"><b>Laporan Keuangan Perusahaan: Manfaat, Jenis, dan Unsurnya<\/b><\/a><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><b>Cara dan Rumus Menghitung Laba Berjalan<\/b><\/h2>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Penghitungan laba berjalan dapat dilakukan dengan serangkaian rumus yang dapat Anda baca di bawah ini.\u00a0<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><b>Laba Berjalan = Pendapatan Usaha &#8211; Biaya dan Beban<\/b><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Langkah-langkah dalam menghitung laba berjalan:<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<ol>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Tentukan Pendapatan Usaha:<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> Jumlahkan semua pendapatan yang diperoleh dari penjualan produk atau jasa perusahaan dalam periode akuntansi tertentu.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Hitung Biaya dan Beban:<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> Jumlahkan semua biaya produksi, biaya operasional, beban bunga, pajak, dan beban lainnya yang terkait dengan kegiatan perusahaan.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Kurangi Biaya dan Beban dari Pendapatan Usaha:<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> Kurangi total biaya dan beban dari pendapatan usaha untuk mendapatkan laba berjalan.<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><b>Cara dan Rumus Menghitung Laba Ditahan<\/b><\/h2>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Rumus untuk menghitung laba ditahan adalah sebagai berikut:<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><b>Laba Ditahan = Laba Berjalan &#8211; Dividen + Laba Tahun Sebelumnya &#8211; Rugi Tahun Sebelumnya<\/b><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Langkah-langkah dalam menghitung laba ditahan:<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<ol>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Tentukan Laba Berjalan:<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> Gunakan rumus di atas untuk menghitung laba berjalan perusahaan.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Kurangi Dividen:<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> Kurangi jumlah dividen yang dibagikan kepada pemegang saham dari laba berjalan.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Tambahkan Laba Tahun Sebelumnya:<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> Jika perusahaan memiliki laba ditahan dari tahun sebelumnya, tambahkan jumlah tersebut ke laba yang akan ditahan.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Kurangi Rugi Tahun Sebelumnya:<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> Jika perusahaan memiliki rugi dari tahun sebelumnya, kurangi jumlah tersebut dari laba yang akan ditahan.<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><b>Simulasi Perhitungan Laba Berjalan dan Ditahan<\/b><\/h2>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Perusahaan ABC memiliki pendapatan usaha sebesar Rp1.000.000.000 dalam satu periode akuntansi. Biaya dan beban total perusahaan adalah Rp600.000.000. Dividen yang dibagikan kepada pemegang saham sebesar Rp200.000.000. Perusahaan juga memiliki laba ditahan dari tahun sebelumnya sebesar Rp100.000.000 dan tidak ada rugi dari tahun sebelumnya.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><b>Menghitung Laba Berjalan:<\/b><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pendapatan Usaha = Rp1.000.000.000<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Biaya dan Beban = Rp600.000.000<\/span><\/p>\n<p><b>Laba Berjalan = Pendapatan Usaha &#8211; Biaya dan Beban<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Laba Berjalan = Rp1.000.000.000 &#8211; Rp600.000.000<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Laba Berjalan = <\/span><b>Rp400.000.000<\/b><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><b>Menghitung Laba Ditahan:<\/b><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Laba Berjalan = Rp400.000.000<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dividen = Rp200.000.000<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Laba Tahun Sebelumnya = Rp100.000.000<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Rugi Tahun Sebelumnya = Rp0 (tidak ada rugi tahun sebelumnya)<\/span><\/p>\n<p><b>Laba Ditahan = Laba Berjalan &#8211; Dividen + Laba Tahun Sebelumnya &#8211; Rugi Tahun Sebelumnya<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Laba Ditahan = Rp400.000.000 &#8211; Rp200.000.000 + Rp100.000.000 &#8211; Rp0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Laba Ditahan = <\/span><b>Rp300.000.000<\/b><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dengan demikian, laba ditahan perusahaan ABC setelah periode akuntansi tersebut adalah sebesar <\/span><b>Rp300.000.000<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><b>Faktor yang Mempengaruhi Laba Ditahan<\/b><\/h2>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Beberapa faktor yang dapat mempengaruhi jumlah laba ditahan suatu perusahaan antara lain:<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\">\n<h3><b>Kebutuhan Investasi<\/b><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jumlah laba yang ditahan dipengaruhi oleh kebutuhan perusahaan untuk melakukan investasi dalam pengembangan produk, ekspansi bisnis, atau investasi jangka panjang lainnya. Semakin tinggi kebutuhan investasi, semakin rendah laba yang akan ditahan.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\">\n<h3><b>Dividen yang Dibagikan<\/b><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jumlah dividen yang dibagikan kepada pemegang saham juga mempengaruhi laba ditahan. Semakin besar dividen yang dibagikan, semakin rendah laba yang akan ditahan.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\">\n<h3><b>Keadaan Keuangan Perusahaan<\/b><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jika perusahaan menghadapi masalah keuangan atau memiliki kewajiban yang harus dipenuhi, laba ditahan mungkin akan digunakan untuk menutupi kerugian atau membayar hutang. Hal ini dapat mengurangi jumlah laba yang ditahan.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\">\n<h3><b>Kebijakan Manajemen<\/b><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kebijakan manajemen perusahaan juga dapat mempengaruhi laba ditahan. Beberapa perusahaan mungkin memilih untuk membagikan sebagian besar laba kepada pemegang saham, sedangkan perusahaan lain mungkin memilih untuk mempertahankan sebagian besar laba sebagai cadangan untuk keperluan masa depan.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\">\n<h3><b>Kebijakan Pajak<\/b><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Peraturan pajak juga dapat mempengaruhi laba ditahan. Beberapa negara menerapkan pajak atas laba ditahan perusahaan, yang dapat mendorong perusahaan untuk membagikan lebih banyak laba kepada pemegang saham.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><b>Baca Juga: <\/b><a href=\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/bisnis\/sistem-franchise\"><b>Sistem <\/b><b><i>Franchise<\/i><\/b><b>: Panduan Lengkap untuk Memulai Bisnis Waralaba<\/b><\/a><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam dunia akuntansi, laba berjalan dan laba ditahan adalah dua konsep yang penting. Laba berjalan mencerminkan keuntungan yang diperoleh oleh perusahaan dalam satu periode akuntansi, sedangkan laba ditahan merupakan akumulasi laba dari tahun ke tahun.\u00a0<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Keduanya memiliki manfaat yang berbeda dan peran penting dalam laporan keuangan perusahaan. Memahami perbedaan antara laba berjalan dan laba ditahan dapat membantu pengambilan keputusan keuangan yang tepat dan strategi bisnis yang baik.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p><span class=\"rt-reading-time\" style=\"display: block;\"><span class=\"rt-label rt-prefix\"><\/span> <span class=\"rt-time\">4<\/span> <span class=\"rt-label rt-postfix\">menit baca<\/span><\/span> &nbsp; Dalam dunia akuntansi, perbedaan antara &#8220;Laba Berjalan&#8221; dan &#8220;Laba Ditahan&#8221; seringkali membingungkan. Meskipun kedua istilah tersebut terkait dengan keuangan perusahaan, keduanya memiliki arti dan penggunaan yang berbeda. Untuk itulah, pelajari perbedaan antara laba berjalan dan laba ditahan di sini! &nbsp; Pengertian Laba Berjalan &nbsp; Laba berjalan, yang juga dikenal sebagai laba bersih atau laba [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":13,"featured_media":3689,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":[],"categories":[196],"tags":[79,255,397,398],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v19.5.1 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Apa Perbedaan Laba Berjalan dan Laba Ditahan?<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Perbedaan laba berjalan dan laba ditahan dilihat dari 3 faktor utama, yakni sumber laba, penggunaan laba, perannya dalam laporan keuangan.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/bisnis\/apa-perbedaan-laba-berjalan-dan-laba-ditahan\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Apa Perbedaan Laba Berjalan dan Laba Ditahan?\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Perbedaan laba berjalan dan laba ditahan dilihat dari 3 faktor utama, yakni sumber laba, penggunaan laba, perannya dalam laporan keuangan.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/bisnis\/apa-perbedaan-laba-berjalan-dan-laba-ditahan\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Bizhare Media\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2023-05-25T10:30:24+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2023-05-25T10:32:54+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Thumbnail_Artikel-Media_Apa-Perbedaan-Laba-Berjalan-dan-Laba-Ditahan_.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1350\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1080\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Bizhare Contributor\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Bizhare Contributor\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/bisnis\/apa-perbedaan-laba-berjalan-dan-laba-ditahan#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/bisnis\/apa-perbedaan-laba-berjalan-dan-laba-ditahan\"},\"author\":{\"name\":\"Bizhare Contributor\",\"@id\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#\/schema\/person\/6ebe39b98d110ef65b63868496064fb3\"},\"headline\":\"Apa Perbedaan Laba Berjalan dan Laba Ditahan?\",\"datePublished\":\"2023-05-25T10:30:24+00:00\",\"dateModified\":\"2023-05-25T10:32:54+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/bisnis\/apa-perbedaan-laba-berjalan-dan-laba-ditahan\"},\"wordCount\":1129,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#organization\"},\"keywords\":[\"Tips Bisnis\",\"Info Bisnis\",\"Laba Berjalan\",\"Laba Ditahan\"],\"articleSection\":[\"Bisnis\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/bisnis\/apa-perbedaan-laba-berjalan-dan-laba-ditahan#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/bisnis\/apa-perbedaan-laba-berjalan-dan-laba-ditahan\",\"url\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/bisnis\/apa-perbedaan-laba-berjalan-dan-laba-ditahan\",\"name\":\"Apa Perbedaan Laba Berjalan dan Laba Ditahan?\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#website\"},\"datePublished\":\"2023-05-25T10:30:24+00:00\",\"dateModified\":\"2023-05-25T10:32:54+00:00\",\"description\":\"Perbedaan laba berjalan dan laba ditahan dilihat dari 3 faktor utama, yakni sumber laba, penggunaan laba, perannya dalam laporan keuangan.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/bisnis\/apa-perbedaan-laba-berjalan-dan-laba-ditahan#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/bisnis\/apa-perbedaan-laba-berjalan-dan-laba-ditahan\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/bisnis\/apa-perbedaan-laba-berjalan-dan-laba-ditahan#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Apa Perbedaan Laba Berjalan dan Laba Ditahan?\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/\",\"name\":\"Bizhare Media\",\"description\":\"\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#organization\",\"name\":\"Bizhare Media\",\"url\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/\",\"sameAs\":[],\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"\",\"contentUrl\":\"\",\"caption\":\"Bizhare Media\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#\/schema\/person\/6ebe39b98d110ef65b63868496064fb3\",\"name\":\"Bizhare Contributor\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/6ede0c1e3649dbc3a108476777b70d6d?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/6ede0c1e3649dbc3a108476777b70d6d?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Bizhare Contributor\"},\"url\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/author\/bizhare-contributor\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Apa Perbedaan Laba Berjalan dan Laba Ditahan?","description":"Perbedaan laba berjalan dan laba ditahan dilihat dari 3 faktor utama, yakni sumber laba, penggunaan laba, perannya dalam laporan keuangan.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/bisnis\/apa-perbedaan-laba-berjalan-dan-laba-ditahan","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Apa Perbedaan Laba Berjalan dan Laba Ditahan?","og_description":"Perbedaan laba berjalan dan laba ditahan dilihat dari 3 faktor utama, yakni sumber laba, penggunaan laba, perannya dalam laporan keuangan.","og_url":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/bisnis\/apa-perbedaan-laba-berjalan-dan-laba-ditahan","og_site_name":"Bizhare Media","article_published_time":"2023-05-25T10:30:24+00:00","article_modified_time":"2023-05-25T10:32:54+00:00","og_image":[{"width":1350,"height":1080,"url":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Thumbnail_Artikel-Media_Apa-Perbedaan-Laba-Berjalan-dan-Laba-Ditahan_.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Bizhare Contributor","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Bizhare Contributor","Est. reading time":"5 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/bisnis\/apa-perbedaan-laba-berjalan-dan-laba-ditahan#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/bisnis\/apa-perbedaan-laba-berjalan-dan-laba-ditahan"},"author":{"name":"Bizhare Contributor","@id":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#\/schema\/person\/6ebe39b98d110ef65b63868496064fb3"},"headline":"Apa Perbedaan Laba Berjalan dan Laba Ditahan?","datePublished":"2023-05-25T10:30:24+00:00","dateModified":"2023-05-25T10:32:54+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/bisnis\/apa-perbedaan-laba-berjalan-dan-laba-ditahan"},"wordCount":1129,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#organization"},"keywords":["Tips Bisnis","Info Bisnis","Laba Berjalan","Laba Ditahan"],"articleSection":["Bisnis"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/www.bizhare.id\/media\/bisnis\/apa-perbedaan-laba-berjalan-dan-laba-ditahan#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/bisnis\/apa-perbedaan-laba-berjalan-dan-laba-ditahan","url":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/bisnis\/apa-perbedaan-laba-berjalan-dan-laba-ditahan","name":"Apa Perbedaan Laba Berjalan dan Laba Ditahan?","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#website"},"datePublished":"2023-05-25T10:30:24+00:00","dateModified":"2023-05-25T10:32:54+00:00","description":"Perbedaan laba berjalan dan laba ditahan dilihat dari 3 faktor utama, yakni sumber laba, penggunaan laba, perannya dalam laporan keuangan.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/bisnis\/apa-perbedaan-laba-berjalan-dan-laba-ditahan#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.bizhare.id\/media\/bisnis\/apa-perbedaan-laba-berjalan-dan-laba-ditahan"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/bisnis\/apa-perbedaan-laba-berjalan-dan-laba-ditahan#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Apa Perbedaan Laba Berjalan dan Laba Ditahan?"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#website","url":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/","name":"Bizhare Media","description":"","publisher":{"@id":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#organization","name":"Bizhare Media","url":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/","sameAs":[],"logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"","contentUrl":"","caption":"Bizhare Media"},"image":{"@id":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#\/schema\/person\/6ebe39b98d110ef65b63868496064fb3","name":"Bizhare Contributor","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/6ede0c1e3649dbc3a108476777b70d6d?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/6ede0c1e3649dbc3a108476777b70d6d?s=96&d=mm&r=g","caption":"Bizhare Contributor"},"url":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/author\/bizhare-contributor"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/720"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/wp-json\/wp\/v2\/users\/13"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=720"}],"version-history":[{"count":10,"href":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/720\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3693,"href":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/720\/revisions\/3693"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/wp-json\/wp\/v2\/media\/3689"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=720"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=720"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=720"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}