{"id":7022,"date":"2024-01-15T18:00:47","date_gmt":"2024-01-15T11:00:47","guid":{"rendered":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/?p=7022"},"modified":"2024-01-12T13:58:16","modified_gmt":"2024-01-12T06:58:16","slug":"cost-of-delay","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/keuangan\/cost-of-delay","title":{"rendered":"Cost of Delay: Pengertian, Faktor, &#038; Cara Meminimalisirnya"},"content":{"rendered":"<span class=\"rt-reading-time\" style=\"display: block;\"><span class=\"rt-label rt-prefix\"><\/span> <span class=\"rt-time\">3<\/span> <span class=\"rt-label rt-postfix\">menit baca<\/span><\/span><p><img loading=\"lazy\" class=\"alignnone size-full wp-image-7023\" src=\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/0108_Banner-Artikel-Media_Cost-of-Delay-Pengertian-Faktor-Cara-Meminimalisirnya-scaled.webp\" alt=\"cost of delay \" width=\"2560\" height=\"999\" srcset=\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/0108_Banner-Artikel-Media_Cost-of-Delay-Pengertian-Faktor-Cara-Meminimalisirnya-scaled.webp 2560w, https:\/\/www.bizhare.id\/media\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/0108_Banner-Artikel-Media_Cost-of-Delay-Pengertian-Faktor-Cara-Meminimalisirnya-500x195.webp 500w, https:\/\/www.bizhare.id\/media\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/0108_Banner-Artikel-Media_Cost-of-Delay-Pengertian-Faktor-Cara-Meminimalisirnya-1024x400.webp 1024w, https:\/\/www.bizhare.id\/media\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/0108_Banner-Artikel-Media_Cost-of-Delay-Pengertian-Faktor-Cara-Meminimalisirnya-768x300.webp 768w, https:\/\/www.bizhare.id\/media\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/0108_Banner-Artikel-Media_Cost-of-Delay-Pengertian-Faktor-Cara-Meminimalisirnya-1536x600.webp 1536w, https:\/\/www.bizhare.id\/media\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/0108_Banner-Artikel-Media_Cost-of-Delay-Pengertian-Faktor-Cara-Meminimalisirnya-2048x799.webp 2048w\" sizes=\"(max-width: 2560px) 100vw, 2560px\" \/><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam dunia bisnis yang kompetitif, manajemen waktu menjadi kunci utama kesuksesan. Salah satu konsep yang muncul dalam konteks ini adalah <\/span><b><i>cost of delay<\/i><\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> atau biaya keterlambatan. <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Cost of delay<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> adalah suatu metrik yang mengukur kerugian finansial yang timbul karena penundaan dalam pelaksanaan suatu proyek atau keputusan. Dalam artikel ini, kita akan menjelajahi lebih dalam tentang <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">cost of delay<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> dan betapa krusialnya pengelolaan waktu dalam mencapai tujuan bisnis.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><b>Pengertian <\/b><b><i>Cost of Delay<\/i><\/b><\/h2>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Cost of delay<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> adalah suatu metrik yang mengukur kerugian finansial yang timbul karena penundaan dalam pelaksanaan suatu proyek atau keputusan. Dalam konteks ini, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">cost<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> tidak hanya mencakup aspek moneter, melainkan juga dampak yang lebih luas, seperti penurunan pendapatan, biaya produksi tambahan, dan potensi kehilangan peluang pasar.\u00a0<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pemahaman yang baik tentang konsep ini memungkinkan perusahaan untuk mengidentifikasi, mengukur, dan mengelola risiko keterlambatan, serta mengambil langkah-langkah strategis guna mengurangi dampak negatifnya. <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Cost of delay<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> bukan hanya sekadar konsep teoritis, tetapi juga menjadi panduan berharga dalam pengambilan keputusan bisnis yang cerdas.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><b>Baca Juga: <\/b><a href=\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/bisnis\/perusahaan-tertua-di-dunia\"><b>10 Perusahaan Tertua di Dunia yang Masih Beroperasi Kini<\/b><\/a><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><b>Faktor-faktor yang Memengaruhi <\/b><b><i>Cost of Delay<\/i><\/b><\/h2>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dengan memahami dan mengidentifikasi faktor-faktor ini, perusahaan dapat mengembangkan strategi untuk mengelola <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">cost of delay<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> dengan lebih efektif dalam upaya meminimalkan dampak negatifnya.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\">\n<h3><b>Perubahan Prioritas Bisnis<\/b><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ketika prioritas bisnis berubah secara tiba-tiba, proyek yang seharusnya berjalan dapat mengalami penundaan karena pergeseran fokus.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\">\n<h3><b>Ketidakpastian Pasar<\/b><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kondisi pasar yang tidak stabil atau perubahan tren dapat menyebabkan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">cost of delay<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> yang tinggi karena kegagalan dalam merespon perubahan ini dengan cepat.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\">\n<h3><b>Kendala Sumber Daya<\/b><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Keterbatasan tenaga kerja, bahan baku, atau sumber daya lainnya dapat menjadi faktor utama dalam menentukan sejauh mana suatu proyek dapat diproses tanpa penundaan.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\">\n<h3><b>Perubahan Kebutuhan Pelanggan<\/b><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jika kebutuhan pelanggan berubah atau ada permintaan mendesak, penundaan dalam memenuhi perubahan tersebut dapat menyebabkan kerugian yang signifikan.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\">\n<h3><b>Keterlambatan dalam Pengembangan Produk<\/b><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jika tim pengembangan mengalami hambatan atau kesulitan teknis, proyek dapat mengalami penundaan yang mempengaruhi <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">cost of delay<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\">\n<h3><b>Kompleksitas Proyek<\/b><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Semakin kompleks suatu proyek, semakin mungkin terjadi penundaan. Manajemen yang tidak efektif dalam menghadapi kompleksitas dapat meningkatkan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">cost of delay<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\">\n<h3><b>Ketidakpastian Hukum dan Peraturan<\/b><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Perubahan peraturan atau ketidakpastian hukum dapat menghambat proyek dan menyebabkan penundaan yang berdampak pada <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">cost of delay<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\">\n<h3><b>Keterlambatan dalam Pengambilan Keputusan<\/b><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Keputusan yang tertunda atau tidak efisien dalam suatu organisasi dapat menjadi pemicu cost of delay, terutama ketika keputusan tersebut berkaitan dengan proyek kritis.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\">\n<h3><b>Keterlambatan dalam Suplai dan Distribusi<\/b><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Masalah logistik, transportasi, atau keterlambatan dalam rantai pasokan dapat memicu cost of delay yang signifikan.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\">\n<h3><b>Perubahan Lingkungan Eksternal<\/b><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Faktor eksternal seperti perubahan kebijakan pemerintah atau kondisi cuaca ekstrem dapat memberikan dampak besar terhadap <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">cost of delay<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><b>Baca Juga: <\/b><a href=\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/bisnis\/bisnis-sampingan\"><b>10 Ide Bisnis Sampingan yang Paling Cuan di Tahun 2024<\/b><\/a><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><b>Cara Meminimalisir <\/b><b><i>Cost of Delay<\/i><\/b><\/h2>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Cost of delay<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> dapat memiliki dampak yang signifikan pada kesehatan finansial dan kesuksesan proyek. Untuk meminimalisir <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">cost of delay<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, perusahaan dapat mengadopsi strategi berikut:<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\">\n<h3><b>Prioritaskan dengan Bijak<\/b><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Identifikasi proyek atau keputusan yang memiliki dampak terbesar pada tujuan bisnis. Prioritaskan tugas-tugas ini untuk memastikan bahwa sumber daya dialokasikan dengan efisien.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\">\n<h3><b>Gunakan Metodologi Pengembangan Proyek yang Fleksibel<\/b><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pilih metode pengembangan proyek yang memungkinkan adaptasi cepat terhadap perubahan. Metodologi seperti <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">agile<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> dapat membantu meminimalkan risiko keterlambatan dan meningkatkan fleksibilitas tim.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\">\n<h3><b>Pantau dan Identifikasi Risiko<\/b><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Lakukan pemantauan risiko secara terus-menerus untuk mengidentifikasi potensi penyebab keterlambatan. Dengan mendeteksi risiko lebih awal, perusahaan dapat mengambil tindakan pencegahan yang diperlukan.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\">\n<h3><b>Libatkan Tim dan Stakeholder Secara Efektif<\/b><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pastikan komunikasi yang efektif antara tim proyek dan stakeholder. Keterlibatan yang baik dapat membantu mengatasi hambatan dan memastikan semua pihak memahami urgensi waktu.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\">\n<h3><b>Implementasikan Metode Pengambilan Keputusan yang Cepat<\/b><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Adopsi metode pengambilan keputusan yang efisien dan cepat. Keputusan yang tertunda dapat menjadi pemicu <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">cost of delay<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, oleh karena itu, implementasikan proses yang memungkinkan pengambilan keputusan yang tepat waktu.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\">\n<h3><b>Gunakan Teknologi yang Mendukung<\/b><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Manfaatkan perangkat lunak manajemen proyek dan alat kolaborasi untuk meningkatkan efisiensi kerja. Teknologi dapat membantu meminimalkan kesalahan dan menyederhanakan proses kerja.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\">\n<h3><b>Lakukan Evaluasi Reguler<\/b><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Lakukan evaluasi teratur terhadap proyek-proyek yang sedang berjalan. Tinjau kemajuan, identifikasi potensi risiko, dan pastikan bahwa proyek berada dalam jalur yang benar.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\">\n<h3><b>Bentuk Tim Tanggap<\/b><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bentuk tim khusus yang bertugas untuk menangani masalah dan hambatan yang mungkin menyebabkan keterlambatan. Tim ini dapat bekerja untuk meminimalkan dampak negatif dan memastikan proyek berjalan sesuai rencana.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\">\n<h3><b>Fleksibilitas dalam Rencana<\/b><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Buat rencana yang bersifat fleksibel dan mampu mengakomodasi perubahan. Dengan merencanakan untuk ketidakpastian, perusahaan dapat lebih mudah menyesuaikan diri dengan perubahan tanpa mengorbankan waktu.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\">\n<h3><b>Penerapan Continuous Improvement<\/b><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Terapkan siklus perbaikan berkelanjutan. Pelajari dari setiap pengalaman proyek, identifikasi area perbaikan, dan terapkan perubahan untuk meningkatkan proses dan mengurangi potensi <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">cost of delay<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> di masa depan.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Cost of delay<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> adalah faktor penting yang harus dipertimbangkan dalam perencanaan bisnis dan manajemen proyek. Dengan pemahaman yang baik tentang potensi kerugian finansial akibat <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">cost of delay<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, perusahaan dapat mengambil langkah-langkah proaktif untuk meminimalkan dampak negatifnya.\u00a0<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p><span class=\"rt-reading-time\" style=\"display: block;\"><span class=\"rt-label rt-prefix\"><\/span> <span class=\"rt-time\">3<\/span> <span class=\"rt-label rt-postfix\">menit baca<\/span><\/span> &nbsp; Dalam dunia bisnis yang kompetitif, manajemen waktu menjadi kunci utama kesuksesan. Salah satu konsep yang muncul dalam konteks ini adalah cost of delay atau biaya keterlambatan. Cost of delay adalah suatu metrik yang mengukur kerugian finansial yang timbul karena penundaan dalam pelaksanaan suatu proyek atau keputusan. Dalam artikel ini, kita akan menjelajahi lebih dalam [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":13,"featured_media":7024,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":[],"categories":[194],"tags":[79,202,251,255],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v19.5.1 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Cost of Delay: Pengertian, Faktor, &amp; Cara Meminimalisirnya<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Cost of delay adalah suatu metrik yang mengukur kerugian finansial yang timbul karena penundaan pelaksanaan suatu proyek atau keputusan.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/keuangan\/cost-of-delay\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Cost of Delay: Pengertian, Faktor, &amp; Cara Meminimalisirnya\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Cost of delay adalah suatu metrik yang mengukur kerugian finansial yang timbul karena penundaan pelaksanaan suatu proyek atau keputusan.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/keuangan\/cost-of-delay\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Bizhare Media\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2024-01-15T11:00:47+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2024-01-12T06:58:16+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/0108_Thumbnail_Artikel-Media_Cost-of-Delay-Pengertian-Faktor-Cara-Meminimalisirnya.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1350\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1080\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Bizhare Contributor\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Bizhare Contributor\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/keuangan\/cost-of-delay#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/keuangan\/cost-of-delay\"},\"author\":{\"name\":\"Bizhare Contributor\",\"@id\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#\/schema\/person\/6ebe39b98d110ef65b63868496064fb3\"},\"headline\":\"Cost of Delay: Pengertian, Faktor, &#038; Cara Meminimalisirnya\",\"datePublished\":\"2024-01-15T11:00:47+00:00\",\"dateModified\":\"2024-01-12T06:58:16+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/keuangan\/cost-of-delay\"},\"wordCount\":815,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#organization\"},\"keywords\":[\"Tips Bisnis\",\"Tips Keuangan\",\"Info Keuangan\",\"Info Bisnis\"],\"articleSection\":[\"Keuangan\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/keuangan\/cost-of-delay#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/keuangan\/cost-of-delay\",\"url\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/keuangan\/cost-of-delay\",\"name\":\"Cost of Delay: Pengertian, Faktor, & Cara Meminimalisirnya\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#website\"},\"datePublished\":\"2024-01-15T11:00:47+00:00\",\"dateModified\":\"2024-01-12T06:58:16+00:00\",\"description\":\"Cost of delay adalah suatu metrik yang mengukur kerugian finansial yang timbul karena penundaan pelaksanaan suatu proyek atau keputusan.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/keuangan\/cost-of-delay#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/keuangan\/cost-of-delay\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/keuangan\/cost-of-delay#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Cost of Delay: Pengertian, Faktor, &#038; Cara Meminimalisirnya\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/\",\"name\":\"Bizhare Media\",\"description\":\"\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#organization\",\"name\":\"Bizhare Media\",\"url\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/\",\"sameAs\":[],\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"\",\"contentUrl\":\"\",\"caption\":\"Bizhare Media\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#\/schema\/person\/6ebe39b98d110ef65b63868496064fb3\",\"name\":\"Bizhare Contributor\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/6ede0c1e3649dbc3a108476777b70d6d?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/6ede0c1e3649dbc3a108476777b70d6d?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Bizhare Contributor\"},\"url\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/author\/bizhare-contributor\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Cost of Delay: Pengertian, Faktor, & Cara Meminimalisirnya","description":"Cost of delay adalah suatu metrik yang mengukur kerugian finansial yang timbul karena penundaan pelaksanaan suatu proyek atau keputusan.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/keuangan\/cost-of-delay","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Cost of Delay: Pengertian, Faktor, & Cara Meminimalisirnya","og_description":"Cost of delay adalah suatu metrik yang mengukur kerugian finansial yang timbul karena penundaan pelaksanaan suatu proyek atau keputusan.","og_url":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/keuangan\/cost-of-delay","og_site_name":"Bizhare Media","article_published_time":"2024-01-15T11:00:47+00:00","article_modified_time":"2024-01-12T06:58:16+00:00","og_image":[{"width":1350,"height":1080,"url":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/0108_Thumbnail_Artikel-Media_Cost-of-Delay-Pengertian-Faktor-Cara-Meminimalisirnya.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Bizhare Contributor","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Bizhare Contributor","Est. reading time":"4 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/keuangan\/cost-of-delay#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/keuangan\/cost-of-delay"},"author":{"name":"Bizhare Contributor","@id":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#\/schema\/person\/6ebe39b98d110ef65b63868496064fb3"},"headline":"Cost of Delay: Pengertian, Faktor, &#038; Cara Meminimalisirnya","datePublished":"2024-01-15T11:00:47+00:00","dateModified":"2024-01-12T06:58:16+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/keuangan\/cost-of-delay"},"wordCount":815,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#organization"},"keywords":["Tips Bisnis","Tips Keuangan","Info Keuangan","Info Bisnis"],"articleSection":["Keuangan"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/www.bizhare.id\/media\/keuangan\/cost-of-delay#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/keuangan\/cost-of-delay","url":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/keuangan\/cost-of-delay","name":"Cost of Delay: Pengertian, Faktor, & Cara Meminimalisirnya","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#website"},"datePublished":"2024-01-15T11:00:47+00:00","dateModified":"2024-01-12T06:58:16+00:00","description":"Cost of delay adalah suatu metrik yang mengukur kerugian finansial yang timbul karena penundaan pelaksanaan suatu proyek atau keputusan.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/keuangan\/cost-of-delay#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.bizhare.id\/media\/keuangan\/cost-of-delay"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/keuangan\/cost-of-delay#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Cost of Delay: Pengertian, Faktor, &#038; Cara Meminimalisirnya"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#website","url":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/","name":"Bizhare Media","description":"","publisher":{"@id":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#organization","name":"Bizhare Media","url":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/","sameAs":[],"logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"","contentUrl":"","caption":"Bizhare Media"},"image":{"@id":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#\/schema\/person\/6ebe39b98d110ef65b63868496064fb3","name":"Bizhare Contributor","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/6ede0c1e3649dbc3a108476777b70d6d?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/6ede0c1e3649dbc3a108476777b70d6d?s=96&d=mm&r=g","caption":"Bizhare Contributor"},"url":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/author\/bizhare-contributor"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7022"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/wp-json\/wp\/v2\/users\/13"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=7022"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7022\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":7026,"href":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7022\/revisions\/7026"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/wp-json\/wp\/v2\/media\/7024"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=7022"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=7022"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=7022"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}