{"id":6898,"date":"2024-07-10T15:57:06","date_gmt":"2024-07-10T08:57:06","guid":{"rendered":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/?p=6898"},"modified":"2024-07-10T15:54:49","modified_gmt":"2024-07-10T08:54:49","slug":"cara-menghitung-pajak-penghasilan-pph","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/keuangan\/cara-menghitung-pajak-penghasilan-pph","title":{"rendered":"Cara Menghitung Pajak Penghasilan (PPh) &#038; Simulasinya"},"content":{"rendered":"<span class=\"rt-reading-time\" style=\"display: block;\"><span class=\"rt-label rt-prefix\"><\/span> <span class=\"rt-time\">3<\/span> <span class=\"rt-label rt-postfix\">menit baca<\/span><\/span><p><img loading=\"lazy\" class=\"alignnone size-large wp-image-6899\" src=\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/0105_Banner-Artikel-Media_Cara-Menghitung-Pajak-Penghasilan-PPh-Simulasinya-1024x400.jpg\" alt=\"cara menghitung pajak penghasilan pph\" width=\"1024\" height=\"400\" srcset=\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/0105_Banner-Artikel-Media_Cara-Menghitung-Pajak-Penghasilan-PPh-Simulasinya-1024x400.jpg 1024w, https:\/\/www.bizhare.id\/media\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/0105_Banner-Artikel-Media_Cara-Menghitung-Pajak-Penghasilan-PPh-Simulasinya-500x195.jpg 500w, https:\/\/www.bizhare.id\/media\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/0105_Banner-Artikel-Media_Cara-Menghitung-Pajak-Penghasilan-PPh-Simulasinya-768x300.jpg 768w, https:\/\/www.bizhare.id\/media\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/0105_Banner-Artikel-Media_Cara-Menghitung-Pajak-Penghasilan-PPh-Simulasinya-1536x600.jpg 1536w, https:\/\/www.bizhare.id\/media\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/0105_Banner-Artikel-Media_Cara-Menghitung-Pajak-Penghasilan-PPh-Simulasinya-2048x799.jpg 2048w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pajak penghasilan (PPh) adalah kewajiban fiskal yang harus dipenuhi oleh setiap warga negara yang memperoleh gaji. Bagi banyak orang, terutama bagi mereka yang baru terjun ke dunia perpajakan, menghitung PPH bisa menjadi tugas yang menantang. Namun, dengan pemahaman yang tepat, proses ini dapat menjadi lebih mudah. Dalam artikel ini, kita akan membahas langkah-langkah sederhana untuk menghitung PPH.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><b>Apa itu Pajak Penghasilan (PPh)?<\/b><\/h2>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><b>Pajak penghasilan<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> atau <\/span><b>PPh<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> adalah bentuk pajak yang dikenakan kepada individu yang memperoleh penghasilan <\/span><b>minimal Rp4,5 juta per bulan<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">. Ketentuan ini berlaku bagi Warga Negara Indonesia (WNI) yang bekerja di dalam atau di luar negeri, dan pembayarannya dilakukan satu kali dalam setahun.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><b>Pajak Penghasilan terbagi menjadi dua kategori, yakni:<\/b><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">PPh yang dikenakan secara personal kepada wajib pajak, termasuk pegawai, non-pegawai, dan pengusaha.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">PPh yang dikenakan pada perusahaan atau badan hukum tertentu.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">PPh merupakan salah satu sumber pendapatan bagi negara dan digunakan untuk membiayai berbagai kebutuhan pemerintah, seperti pembangunan infrastruktur, penyediaan layanan publik, dan program-program sosial.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Wajib pajak biasanya diharuskan untuk melaporkan pendapatannya dan membayar PPh sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Sistem PPh memiliki peran penting dalam mendukung keberlanjutan keuangan negara dan pengelolaan perekonomian secara keseluruhan.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><b>Baca Juga: <\/b><a href=\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/keuangan\/konsultan-pajak-bisnis\"><b>Peran dan Fungsi Konsultan Pajak untuk Bisnis Anda<\/b><\/a><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><b>Cara Menghitung Pajak Penghasilan<\/b><\/h2>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Menghitung PPh membutuhkan ketelitian agar tidak salah <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">input data<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">. Selain itu, Anda harus mengikuti beberapa langkah tertentu. Berikut adalah cara umum untuk menghitung pajak penghasilan.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\">\n<h3><b>Membuat Daftar Penghasilan Bulanan<\/b><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pajak penghasilan didapat dari total penghasilan yang diterima selama satu tahun pajak. Jika Anda tidak memiliki penghasilan bulanan tetap, penting untuk membuat daftar penghasilan yang diterima setiap bulan. Hal ini tidak hanya mencakup gaji pokok, tetapi juga tunjangan dan pendapatan lainnya. Penghasilan kotor harus dihitung selama satu tahun pajak.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\">\n<h3><b>Perhitungan Penghasilan Tidak Kena Pajak (PTKP)<\/b><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Penghasilan Tidak Kena Pajak (PTKP) merupakan pengurangan dari penghasilan neto untuk menentukan Penghasilan Kena Pajak (PKP). Setiap individu memiliki PTKP yang berbeda, dipengaruhi oleh jumlah penghasilan dan tanggungan keluarga. Besarnya PTKP sesuai dengan Peraturan Direktorat Jenderal Pajak Nomor: Per-16\/PJ\/2016.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><b>Berikut tarif PTKP terbaru yang harus diketahui bersama:<\/b><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Rp54.000.000<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> untuk diri wajib pajak orang pribadi.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Rp4.500.000<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> tambahan untuk wajib pajak yang telah menikah.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Rp54.000.000<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> untuk istri yang penghasilannya digabung dengan penghasilan suami.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Rp4.500.000<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> tambahan untuk setiap anggota keluarga sedarah dalam garis keturunan lurus serta anak angkat yang menjadi tanggungan sepenuhnya, paling banyak 3 orang untuk setiap keluarga.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><b>Baca Juga: <\/b><a href=\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/investasi\/mengenal-instrumen-investasi-jangka-waktu-hingga-jenis-jenisnya\"><b>Mengenal Instrumen Investasi, Jangka Waktu, Hingga Jenis-Jenisnya<\/b><\/a><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\">\n<h3><b>Mencari Selisih Antara Penghasilan Kotor dan PTKP<\/b><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Penghasilan neto atau Penghasilan Kena Pajak (PKP) dapat dihitung dengan mengurangkan PTKP dari penghasilan kotor. Langkah menjadi kunci utama dalam menentukan besaran pajak yang harus dibayarkan.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\">\n<h3><b>Menghitung PPh<\/b><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Setelah menghitung PKP, langkah berikutnya adalah menentukan besaran PPh. Tarif PPh berdasarkan PKP adalah sebagai berikut:<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<ul>\n<li style=\"list-style-type: none;\">\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Penghasilan Rp0 \u2013 Rp50.000.000: Tarif 5%<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Penghasilan Rp50.000.000 \u2013 Rp250.000.000: Tarif 15%<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Penghasilan Rp250.000.000 \u2013 Rp500.000.000: Tarif 25%<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Penghasilan Rp500.000.000 \u2013 Rp5.000.000.000: Tarif 30%<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Penghasilan di atas Rp5.000.000.000: Tarif 35%<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sesuaikan tarif pajak dengan kategori penghasilan Anda dan terapkan tarif yang sesuai untuk menghitung jumlah PPh yang harus dibayarkan.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><b>Baca Juga: <\/b><a href=\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/keuangan\/opportunity-cost\"><b><i>Opportunity Cost<\/i><\/b><b>: Pengertian, Contoh, dan Cara Menghitungnya<\/b><\/a><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><b>Simulasi Perhitungan Pajak Penghasilan<\/b><\/h2>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk memberikan gambaran yang lebih jelas terkait perhitungan pajak penghasilan, berikut adalah simulasi perhitungan Pajak Penghasilan (PPh) untuk dua individu dengan situasi yang berbeda:<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\">\n<h3><b>William (Kepala Keluarga dengan Satu Anak)<\/b><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">William adalah seorang kepala keluarga yang memiliki satu anak. Dia bekerja di sebuah perusahaan swasta dengan penghasilan bruto (kotor) sebesar Rp100.000.000. William juga membayar iuran pensiun dan tunjangan hari tua sebesar Rp2.000.000 setiap bulan. Berikut adalah perhitungan pajak penghasilan Aditia:<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Penghasilan Bersih (Penghasilan Bruto &#8211; Beban Tanggungan): Rp100.000.000 &#8211; Rp2.000.000 = Rp98.000.000<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">PTKP (Penghasilan Tidak Kena Pajak) untuk William sebagai kepala keluarga dengan satu anak: Rp54.000.000 + Rp4.500.000 + Rp4.500.000 = Rp63.000.000<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">PKP (Penghasilan Kena Pajak): Rp98.000.000 &#8211; Rp63.000.000 = Rp35.000.000<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">PPh (Pajak Penghasilan): Karena PKP William kurang dari Rp50.000.000, tarif PPh yang berlaku adalah 5%. Jadi, PPh yang harus dibayarkan William adalah 5% x Rp35.000.000 = Rp1.750.000.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jadi, William harus membayar PPh sebesar Rp1.750.000 setiap tahun.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\">\n<h3><b>Iqbal (Karyawan Belum Menikah)<\/b><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Iqbal adalah seorang karyawan di sebuah perusahaan swasta yang belum menikah. Simulasi perhitungan pajak Iqbal adalah sebagai berikut:<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Gaji per bulan: Rp6.000.000<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Penghasilan neto per tahun: Rp6.000.000 x 12 = Rp72.000.000<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">PTKP: Rp54.000.000<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">PKP Iqbal: Rp72.000.000 &#8211; Rp54.000.000 = Rp18.000.000<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">PPh (Pajak Penghasilan): Dengan tarif PPh sebesar 5%, PPh yang harus dibayar Iqbal adalah 5% x Rp18.000.000 = Rp900.000.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">PPh ini sudah dipotong oleh pemberi kerja (perusahaan), sehingga saat melaporkan pajak di SPT Tahunan, Iqbal tidak perlu membayar pajak tambahan atau kurang bayar pajak.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Demikianlah cara dan simulasi menghitung PPh atau pajak penghasilan untuk kasus yang berbeda. Harapannya, hal ini dapat memberikan pemahaman lebih dalam terkait proses perhitungan pajak.<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p><span class=\"rt-reading-time\" style=\"display: block;\"><span class=\"rt-label rt-prefix\"><\/span> <span class=\"rt-time\">3<\/span> <span class=\"rt-label rt-postfix\">menit baca<\/span><\/span> &nbsp; Pajak penghasilan (PPh) adalah kewajiban fiskal yang harus dipenuhi oleh setiap warga negara yang memperoleh gaji. Bagi banyak orang, terutama bagi mereka yang baru terjun ke dunia perpajakan, menghitung PPH bisa menjadi tugas yang menantang. Namun, dengan pemahaman yang tepat, proses ini dapat menjadi lebih mudah. Dalam artikel ini, kita akan membahas langkah-langkah sederhana [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":13,"featured_media":6900,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":[],"categories":[194],"tags":[202,251,517,537],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v19.5.1 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Cara Menghitung Pajak Penghasilan (PPh 21) &amp; Simulasinya<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Cara menghitung pajak penghasilan (PPh) adalah mencari selisih antara penghasilan kotor dan PTKP, lalu ketemu PKP, kemudian keluarlah PPh.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/keuangan\/cara-menghitung-pajak-penghasilan-pph\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Cara Menghitung Pajak Penghasilan (PPh 21) &amp; Simulasinya\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Cara menghitung pajak penghasilan (PPh) adalah mencari selisih antara penghasilan kotor dan PTKP, lalu ketemu PKP, kemudian keluarlah PPh.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/keuangan\/cara-menghitung-pajak-penghasilan-pph\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Bizhare Media\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2024-07-10T08:57:06+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2024-07-10T08:54:49+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/0105_Thumbnail_Artikel-Media_Cara-Menghitung-Pajak-Penghasilan-PPh-Simulasinya.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1350\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1080\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Bizhare Contributor\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Bizhare Contributor\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/keuangan\/cara-menghitung-pajak-penghasilan-pph#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/keuangan\/cara-menghitung-pajak-penghasilan-pph\"},\"author\":{\"name\":\"Bizhare Contributor\",\"@id\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#\/schema\/person\/6ebe39b98d110ef65b63868496064fb3\"},\"headline\":\"Cara Menghitung Pajak Penghasilan (PPh) &#038; Simulasinya\",\"datePublished\":\"2024-07-10T08:57:06+00:00\",\"dateModified\":\"2024-07-10T08:54:49+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/keuangan\/cara-menghitung-pajak-penghasilan-pph\"},\"wordCount\":778,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#organization\"},\"keywords\":[\"Tips Keuangan\",\"Info Keuangan\",\"Info Pajak\",\"Tips Pajak\"],\"articleSection\":[\"Keuangan\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/keuangan\/cara-menghitung-pajak-penghasilan-pph#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/keuangan\/cara-menghitung-pajak-penghasilan-pph\",\"url\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/keuangan\/cara-menghitung-pajak-penghasilan-pph\",\"name\":\"Cara Menghitung Pajak Penghasilan (PPh 21) & Simulasinya\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#website\"},\"datePublished\":\"2024-07-10T08:57:06+00:00\",\"dateModified\":\"2024-07-10T08:54:49+00:00\",\"description\":\"Cara menghitung pajak penghasilan (PPh) adalah mencari selisih antara penghasilan kotor dan PTKP, lalu ketemu PKP, kemudian keluarlah PPh.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/keuangan\/cara-menghitung-pajak-penghasilan-pph#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/keuangan\/cara-menghitung-pajak-penghasilan-pph\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/keuangan\/cara-menghitung-pajak-penghasilan-pph#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Cara Menghitung Pajak Penghasilan (PPh) &#038; Simulasinya\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/\",\"name\":\"Bizhare Media\",\"description\":\"\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#organization\",\"name\":\"Bizhare Media\",\"url\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/\",\"sameAs\":[],\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"\",\"contentUrl\":\"\",\"caption\":\"Bizhare Media\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#\/schema\/person\/6ebe39b98d110ef65b63868496064fb3\",\"name\":\"Bizhare Contributor\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/6ede0c1e3649dbc3a108476777b70d6d?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/6ede0c1e3649dbc3a108476777b70d6d?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Bizhare Contributor\"},\"url\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/author\/bizhare-contributor\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Cara Menghitung Pajak Penghasilan (PPh 21) & Simulasinya","description":"Cara menghitung pajak penghasilan (PPh) adalah mencari selisih antara penghasilan kotor dan PTKP, lalu ketemu PKP, kemudian keluarlah PPh.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/keuangan\/cara-menghitung-pajak-penghasilan-pph","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Cara Menghitung Pajak Penghasilan (PPh 21) & Simulasinya","og_description":"Cara menghitung pajak penghasilan (PPh) adalah mencari selisih antara penghasilan kotor dan PTKP, lalu ketemu PKP, kemudian keluarlah PPh.","og_url":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/keuangan\/cara-menghitung-pajak-penghasilan-pph","og_site_name":"Bizhare Media","article_published_time":"2024-07-10T08:57:06+00:00","article_modified_time":"2024-07-10T08:54:49+00:00","og_image":[{"width":1350,"height":1080,"url":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/0105_Thumbnail_Artikel-Media_Cara-Menghitung-Pajak-Penghasilan-PPh-Simulasinya.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Bizhare Contributor","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Bizhare Contributor","Est. reading time":"4 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/keuangan\/cara-menghitung-pajak-penghasilan-pph#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/keuangan\/cara-menghitung-pajak-penghasilan-pph"},"author":{"name":"Bizhare Contributor","@id":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#\/schema\/person\/6ebe39b98d110ef65b63868496064fb3"},"headline":"Cara Menghitung Pajak Penghasilan (PPh) &#038; Simulasinya","datePublished":"2024-07-10T08:57:06+00:00","dateModified":"2024-07-10T08:54:49+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/keuangan\/cara-menghitung-pajak-penghasilan-pph"},"wordCount":778,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#organization"},"keywords":["Tips Keuangan","Info Keuangan","Info Pajak","Tips Pajak"],"articleSection":["Keuangan"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/www.bizhare.id\/media\/keuangan\/cara-menghitung-pajak-penghasilan-pph#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/keuangan\/cara-menghitung-pajak-penghasilan-pph","url":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/keuangan\/cara-menghitung-pajak-penghasilan-pph","name":"Cara Menghitung Pajak Penghasilan (PPh 21) & Simulasinya","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#website"},"datePublished":"2024-07-10T08:57:06+00:00","dateModified":"2024-07-10T08:54:49+00:00","description":"Cara menghitung pajak penghasilan (PPh) adalah mencari selisih antara penghasilan kotor dan PTKP, lalu ketemu PKP, kemudian keluarlah PPh.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/keuangan\/cara-menghitung-pajak-penghasilan-pph#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.bizhare.id\/media\/keuangan\/cara-menghitung-pajak-penghasilan-pph"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/keuangan\/cara-menghitung-pajak-penghasilan-pph#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Cara Menghitung Pajak Penghasilan (PPh) &#038; Simulasinya"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#website","url":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/","name":"Bizhare Media","description":"","publisher":{"@id":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#organization","name":"Bizhare Media","url":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/","sameAs":[],"logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"","contentUrl":"","caption":"Bizhare Media"},"image":{"@id":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#\/schema\/person\/6ebe39b98d110ef65b63868496064fb3","name":"Bizhare Contributor","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/6ede0c1e3649dbc3a108476777b70d6d?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/6ede0c1e3649dbc3a108476777b70d6d?s=96&d=mm&r=g","caption":"Bizhare Contributor"},"url":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/author\/bizhare-contributor"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6898"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/wp-json\/wp\/v2\/users\/13"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=6898"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6898\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":6902,"href":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6898\/revisions\/6902"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/wp-json\/wp\/v2\/media\/6900"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=6898"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=6898"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=6898"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}