{"id":6181,"date":"2023-11-14T19:00:49","date_gmt":"2023-11-14T12:00:49","guid":{"rendered":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/?p=6181"},"modified":"2023-11-14T16:23:34","modified_gmt":"2023-11-14T09:23:34","slug":"mlm-multi-level-marketing","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/bisnis\/mlm-multi-level-marketing","title":{"rendered":"Apa itu MLM (Multi Level Marketing)? Pahami Arti, Jenis, Cara Kerja, dan Risikonya"},"content":{"rendered":"<span class=\"rt-reading-time\" style=\"display: block;\"><span class=\"rt-label rt-prefix\"><\/span> <span class=\"rt-time\">6<\/span> <span class=\"rt-label rt-postfix\">menit baca<\/span><\/span><p><img loading=\"lazy\" class=\"alignnone size-full wp-image-6182\" src=\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/MEDIA_Artikel_Apa-itu-MLM.jpg\" alt=\"mlm marketing\" width=\"1012\" height=\"395\" srcset=\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/MEDIA_Artikel_Apa-itu-MLM.jpg 1012w, https:\/\/www.bizhare.id\/media\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/MEDIA_Artikel_Apa-itu-MLM-500x195.jpg 500w, https:\/\/www.bizhare.id\/media\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/MEDIA_Artikel_Apa-itu-MLM-768x300.jpg 768w\" sizes=\"(max-width: 1012px) 100vw, 1012px\" \/><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Multi level marketing<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> (MLM) atau pemasaran berjenjang adalah salah satu model bisnis yang telah lama ada dan sering menjadi topik perdebatan. Dalam artikel ini, kita akan memahami apa sebenarnya MLM, jenis-jenisnya, bagaimana cara kerjanya, serta risiko dan potensinya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><b>Apa itu Bisnis MLM?<\/b><\/h2>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><b>MLM<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> atau <\/span><b><i>multi level marketing<\/i><\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> adalah model bisnis di mana perusahaan tidak hanya mengandalkan penjualan produk atau jasa, tetapi juga memanfaatkan jaringan distributor independen untuk mempromosikan dan menjual produk tersebut.\u00a0<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam bisnis ini, distributor tidak hanya bertanggung jawab untuk menjual produk kepada konsumen akhir, tetapi juga untuk merekrut orang lain ke dalam bisnis, membentuk jaringan yang semakin besar.\u00a0<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mereka mendapatkan komisi dari penjualan yang dilakukan oleh anggota yang mereka rekrut, serta dari penjualan yang dilakukan oleh anggota yang direkrut oleh anggota mereka.\u00a0<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Konsep dasar ini menciptakan struktur berjenjang yang mirip piramida. Selain penjualan, perekrutan anggota baru menjadi fokus penting dalam MLM, yang membedakannya dari model bisnis lainnya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Potensi penghasilan yang tinggi dan fleksibilitas waktu adalah daya tarik utama bisnis ini, tetapi juga ada risiko kegagalan yang signifikan, dan penting untuk melakukan penelitian mendalam sebelum terlibat dalam bisnis MLM.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><b>Baca Juga: <\/b><a href=\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/bisnis\/analisis-swot-diri-sendiri\"><b>Analisis SWOT Diri Sendiri: Pengertian, Contoh, dan Cara Melakukannya<\/b><\/a><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><b>Jenis-jenis <\/b><b><i>Multi Level Marketing<\/i><\/b><\/h2>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Menurut Setiawan (2017), terdapat beragam jenis sistem <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">multi level marketing<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> (MLM). Berikut adalah ragam jenis MLM yang paling sering digunakan di berbagai belahan dunia.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\">\n<h3><b>Sistem <\/b><b><i>Binary Plan<\/i><\/b><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sistem <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">binary plan<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> merupakan bentuk MLM yang menekankan pengembangan jaringan pada dua <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">leg<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> atau dua lini. Besarnya bonus yang diterima bergantung pada seimbangnya jaringan ini. Jika tidak seimbang, bonus bisa mengalir kembali ke perusahaan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Banyak perusahaan di Indonesia yang menerapkan model MLM ini, di mana pengembangannya terbilang cepat, dan mitranya dapat memperoleh bonus yang signifikan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk memudahkan mendapatkan bonus, mitra sering kali mengadopsi aturan perekrutan mitra lain yang berujung pada pemberian uang sebagai bonus, yang pada dasarnya menyerupai sistem perekrutan yang lebih halus.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\">\n<h3><b>Sistem Matrix<\/b><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">MLM dengan sistem matriks membatasi pengembangan jaringan hingga tiga <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">frontline<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> saja. Jenis MLM ini muncul untuk mengatasi pandangan negatif terhadap sistem <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">binary plan<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> yang dianggap sebagai permainan uang.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\">\n<h3><b>Sistem B<\/b><b><i>reak Away<\/i><\/b><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam MLM jenis <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">break away<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, pengembangan jaringan lebih menekankan pada keragaman. Bonus mitra akan semakin besar seiring bertambahnya jumlah <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">frontline<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">. Namun, sistem ini menuntut agen untuk mengelola semuanya sendiri. Sistem ini juga memungkinkan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">downline<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> untuk melampaui upline mereka.\u00a0<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bonus awal yang diterima oleh mitra umumnya kecil, namun dapat terus meningkat saat mencapai peringkat yang lebih tinggi. Perusahaan yang mengadopsi model MLM ini sering kali menawarkan insentif bonus perekrutan karena bonus awalnya relatif kecil.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><b>Cara Kerja dan Sistem MLM<\/b><\/h2>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Secara garis besar, ada beberapa tahapan dan cara kerja yang perlu dipahami dalam sistem MLM. Berikut ulasan selengkapnya!<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\">\n<h3><b>Pendaftaran<\/b><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Proses awal dalam MLM adalah pendaftaran. Seseorang yang ingin menjadi distributor MLM biasanya harus mendaftar dengan perusahaan MLM tertentu. Pendaftaran ini mungkin melibatkan pembelian paket produk awal atau pembayaran biaya pendaftaran. Setelah mendaftar, seseorang akan menjadi bagian dari jaringan MLM.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\">\n<h3><b>Penjualan Produk<\/b><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Distributor MLM memiliki tanggung jawab untuk menjual produk atau jasa kepada konsumen akhir. Mereka mendapatkan komisi dari penjualan ini. Keberhasilan dalam penjualan produk sangat penting dalam menjalankan bisnis MLM.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\">\n<h3><b>Rekrutmen<\/b><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain menjual produk, distributor juga diharapkan untuk merekrut orang lain ke dalam bisnis MLM. Mereka akan mendapatkan komisi dari penjualan yang dilakukan oleh anggota yang mereka rekrut. Ini menciptakan struktur berjenjang yang menjadi ciri khas MLM.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\">\n<h3><b>Membangun Jaringan<\/b><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Membangun jaringan besar menjadi tujuan utama dalam MLM. Semakin banyak anggota yang berhasil direkrut dan semakin aktif jaringan mereka dalam menjual produk, semakin besar pula potensi penghasilan distributor. Distributor di tingkat atas struktur jaringan ini cenderung mendapatkan komisi yang lebih besar karena jaringan yang mereka bangun.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Setiap perusahaan MLM dapat memiliki variasi sistem kompensasi yang berbeda, termasuk besaran komisi, bonus perekrutan, dan insentif lainnya. Penting untuk memahami sistem kompensasi yang diterapkan oleh perusahaan MLM tertentu sebelum bergabung.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><b>Baca Juga: <\/b><a href=\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/investasi\/investasi-bodong\"><b>9 Ciri Investasi Bodong yang Harus Anda Tahu, Hati-Hati!<\/b><\/a><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><b>Ciri-Ciri Bisnis MLM yang Baik<\/b><\/h2>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bisnis MLM yang baik memiliki ciri-ciri berikut ini:<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<ol>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Produk Berkualitas:<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> Produk atau jasa yang ditawarkan oleh bisnis MLM yang baik memiliki kualitas yang baik dan memberikan manfaat nyata kepada konsumen. Produk ini harus memiliki nilai tambah yang jelas.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Transparansi:<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> Bisnis MLM yang baik memberikan informasi yang jelas dan transparan kepada para distributor dan calon distributor mengenai sistem kompensasi, persyaratan, dan potensi penghasilan. Mereka tidak menyembunyikan informasi atau membuat klaim yang tidak realistis.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Pelatihan dan Dukungan:<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> Perusahaan MLM yang baik menyediakan pelatihan dan dukungan yang efektif kepada para distributor. Mereka membantu distributor untuk mengembangkan keterampilan penjualan, kepemimpinan, dan manajemen waktu yang diperlukan untuk sukses.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Kepatuhan Hukum:<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> Bisnis MLM yang baik beroperasi sesuai dengan hukum dan peraturan yang berlaku. Mereka memiliki lisensi yang diperlukan dan mematuhi standar etika bisnis.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Kepedulian terhadap Pelanggan dan Distributor:<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> Perusahaan MLM yang baik peduli terhadap kepuasan pelanggan dan kesejahteraan distributor mereka. Mereka tidak hanya fokus pada rekrutmen, tetapi juga memberikan layanan pelanggan yang baik.<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><b>Ciri-Ciri Bisnis MLM Tidak Baik\/Bodong<\/b><\/h2>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Di sisi lain, bisnis MLM yang tidak baik atau dianggap bodong memiliki ciri-ciri berikut:<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<ol>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Fokus pada Rekrutmen: <\/b><span style=\"font-weight: 400;\">Bisnis ini lebih fokus pada merekrut anggota baru daripada penjualan produk atau jasa yang sebenarnya. Ini sering kali menciptakan struktur yang mirip dengan skema piramida.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Produk Bermasalah: <\/b><span style=\"font-weight: 400;\">Produk atau jasa yang ditawarkan mungkin memiliki masalah kualitas, harganya terlalu tinggi, atau manfaat yang dilebih-lebihkan.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Kesulitan Mengambil Uang:<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> Distributor kesulitan untuk mengambil uang atau komisi yang seharusnya mereka terima. Proses pembayaran yang rumit atau tindakan yang tidak transparan sering kali terjadi.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Klaim Tidak Realistis:<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> Bisnis MLM yang tidak baik sering kali membuat klaim yang tidak realistis mengenai potensi penghasilan atau manfaat produknya. Mereka mungkin menjanjikan kekayaan dalam waktu singkat tanpa usaha yang signifikan.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Tidak Memiliki Lisensi atau Izin:<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> Bisnis MLM yang tidak baik mungkin tidak memiliki lisensi atau izin yang diperlukan untuk beroperasi secara legal. Ini merupakan tanda peringatan serius.<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><b>Apakah MLM Boleh di Indonesia?<\/b><\/h2>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pertanyaan mengenai keabsahan MLM di Indonesia adalah hal yang sering muncul. Jawabannya adalah, <\/span><b>ya<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">, bisnis MLM diperbolehkan di Indonesia, asalkan mematuhi peraturan dan undang-undang yang berlaku. Namun, penting untuk memahami bahwa pemerintah Indonesia telah mengatur bisnis MLM dengan ketat.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam regulasi di Indonesia, MLM harus memenuhi sejumlah persyaratan, antara lain:<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<ol>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Mempunyai Izin Resmi:<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> Perusahaan MLM harus mendapatkan izin resmi dari pemerintah, seperti Kementerian Perdagangan, sebelum mereka dapat beroperasi secara sah.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Sistem yang Jelas:<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> Perusahaan MLM harus memiliki sistem yang jelas, termasuk kompensasi dan struktur jaringan, yang tidak merugikan anggotanya.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Tidak Menjadi Skema Piramida:<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> Perusahaan MLM harus menjalankan bisnisnya tanpa menjadi skema piramida ilegal. Skema piramida ilegal adalah bisnis di mana keuntungan utamanya berasal dari merekrut anggota baru, bukan dari penjualan produk atau jasa.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Transparansi:<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> Perusahaan MLM harus transparan dalam memberikan informasi kepada para distributor dan calon distributor tentang persyaratan, kompensasi, dan peluang bisnis yang ditawarkan.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Kode Etik:<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> Perusahaan MLM juga diharapkan untuk mengikuti kode etik bisnis yang berlaku, termasuk tidak menggunakan taktik penjualan atau perekrutan yang merugikan atau menyesatkan.<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pemerintah Indonesia telah menetapkan <\/span><b>Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">, yang juga mencakup ketentuan untuk bisnis MLM. Oleh karena itu, seseorang yang ingin terlibat dalam bisnis MLM di Indonesia harus sangat berhati-hati dalam memilih perusahaan yang sah dan memastikan bahwa perusahaan tersebut mematuhi semua regulasi yang berlaku.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><b>Kelebihan Bisnis <\/b><b><i>Multi Level Marketing<\/i><\/b><\/h2>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bisnis <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">multi level marketing<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> (MLM) memiliki beberapa kelebihan yang menarik bagi individu yang ingin mencari peluang bisnis alternatif:<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<ol>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Potensi Penghasilan Tinggi:<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> Salah satu daya tarik utama MLM adalah potensi penghasilan yang tinggi. Dengan membangun jaringan yang besar dan aktif, distributor dapat menghasilkan penghasilan yang signifikan.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Fleksibilitas Waktu:<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> Bisnis MLM memberikan fleksibilitas dalam mengatur jadwal kerja. Distributor dapat bekerja sesuai dengan waktu yang mereka pilih, sehingga cocok untuk individu dengan jadwal yang sibuk.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Peluang Pengembangan Diri:<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> MLM tidak hanya tentang menjual produk, tetapi juga melibatkan pelatihan dalam bidang pemasaran, kepemimpinan, dan keterampilan interpersonal. Ini dapat membantu individu mengembangkan diri dan meningkatkan kemampuan mereka.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Pemilik Bisnis Sendiri:<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> Seorang distributor MLM berfungsi sebagai pemilik bisnis mereka sendiri. Mereka memiliki kendali atas upaya mereka dan kesuksesan bisnis mereka.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Peluang Bersosialisasi:<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> Bisnis MLM memberikan kesempatan untuk bersosialisasi dan membangun hubungan dengan berbagai orang. Ini bisa menjadi aspek sosial yang memuaskan.<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><b>Baca Juga: <\/b><a href=\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/keuangan\/daftar-pinjol-ilegal-2023\"><b>AWAS! Inilah 82 Daftar Pinjol Ilegal Terbaru 2023<\/b><\/a><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><b>Resiko dan Kekurangan Bisnis Multi Level Marketing<\/b><\/h2>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Namun, seperti bisnis lainnya, MLM juga memiliki resiko dan kekurangan yang perlu dipertimbangkan dengan cermat:<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<ol>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Kesulitan untuk Sukses:<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> Statistik menunjukkan bahwa sebagian besar distributor MLM tidak mencapai tingkat keberhasilan yang tinggi. Kesuksesan dalam bisnis ini tidak terjamin dan memerlukan kerja keras.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Fokus pada Rekrutmen:<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> Beberapa bisnis MLM cenderung lebih fokus pada merekrut anggota baru daripada pada penjualan produk atau jasa yang sebenarnya. Ini bisa menciptakan tekanan yang kuat untuk merekrut.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Potensi Kehilangan Uang:<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> Memulai bisnis MLM memerlukan investasi awal yang signifikan, termasuk pembelian paket produk atau biaya pendaftaran. Ada risiko kehilangan uang jika bisnis tidak berkembang.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Image Negatif:<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> MLM seringkali memiliki citra negatif karena beberapa perusahaan yang tidak etis dan skema piramida ilegal. Ini dapat mempengaruhi persepsi orang terhadap bisnis MLM secara keseluruhan.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Kesulitan Membentuk Jaringan:<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> Membangun jaringan besar dan aktif dalam MLM dapat menjadi tugas yang menantang dan memerlukan waktu yang lama.<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saat mempertimbangkan bisnis MLM, penting untuk melakukan penelitian mendalam, memahami persyaratan, dan memiliki harapan yang realistis. Keputusan untuk terlibat dalam bisnis ini haruslah dipertimbangkan dengan matang dan sesuai dengan tujuan dan kemampuan individu.<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p><span class=\"rt-reading-time\" style=\"display: block;\"><span class=\"rt-label rt-prefix\"><\/span> <span class=\"rt-time\">6<\/span> <span class=\"rt-label rt-postfix\">menit baca<\/span><\/span> &nbsp; Multi level marketing (MLM) atau pemasaran berjenjang adalah salah satu model bisnis yang telah lama ada dan sering menjadi topik perdebatan. Dalam artikel ini, kita akan memahami apa sebenarnya MLM, jenis-jenisnya, bagaimana cara kerjanya, serta risiko dan potensinya.\u00a0 &nbsp; Apa itu Bisnis MLM? &nbsp; MLM atau multi level marketing adalah model bisnis di mana [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":13,"featured_media":6183,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":[],"categories":[196],"tags":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v19.5.1 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>MLM (Multi Level Marketing): Jenis, Cara Kerja, Risikonya<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"MLM adalah model bisnis di mana perusahaan memanfaatkan jaringan distributor independen untuk mempromosikan dan menjual produk tersebut.\u00a0\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/bisnis\/mlm-multi-level-marketing\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"MLM (Multi Level Marketing): Jenis, Cara Kerja, Risikonya\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"MLM adalah model bisnis di mana perusahaan memanfaatkan jaringan distributor independen untuk mempromosikan dan menjual produk tersebut.\u00a0\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/bisnis\/mlm-multi-level-marketing\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Bizhare Media\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2023-11-14T12:00:49+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2023-11-14T09:23:34+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/THUMBNAIL_Artikel_Apa-itu-MLM.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1350\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1080\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Bizhare Contributor\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Bizhare Contributor\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"7 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/bisnis\/mlm-multi-level-marketing#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/bisnis\/mlm-multi-level-marketing\"},\"author\":{\"name\":\"Bizhare Contributor\",\"@id\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#\/schema\/person\/6ebe39b98d110ef65b63868496064fb3\"},\"headline\":\"Apa itu MLM (Multi Level Marketing)? Pahami Arti, Jenis, Cara Kerja, dan Risikonya\",\"datePublished\":\"2023-11-14T12:00:49+00:00\",\"dateModified\":\"2023-11-14T09:23:34+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/bisnis\/mlm-multi-level-marketing\"},\"wordCount\":1562,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#organization\"},\"articleSection\":[\"Bisnis\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/bisnis\/mlm-multi-level-marketing#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/bisnis\/mlm-multi-level-marketing\",\"url\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/bisnis\/mlm-multi-level-marketing\",\"name\":\"MLM (Multi Level Marketing): Jenis, Cara Kerja, Risikonya\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#website\"},\"datePublished\":\"2023-11-14T12:00:49+00:00\",\"dateModified\":\"2023-11-14T09:23:34+00:00\",\"description\":\"MLM adalah model bisnis di mana perusahaan memanfaatkan jaringan distributor independen untuk mempromosikan dan menjual produk tersebut.\u00a0\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/bisnis\/mlm-multi-level-marketing#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/bisnis\/mlm-multi-level-marketing\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/bisnis\/mlm-multi-level-marketing#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Apa itu MLM (Multi Level Marketing)? Pahami Arti, Jenis, Cara Kerja, dan Risikonya\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/\",\"name\":\"Bizhare Media\",\"description\":\"\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#organization\",\"name\":\"Bizhare Media\",\"url\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/\",\"sameAs\":[],\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"\",\"contentUrl\":\"\",\"caption\":\"Bizhare Media\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#\/schema\/person\/6ebe39b98d110ef65b63868496064fb3\",\"name\":\"Bizhare Contributor\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/6ede0c1e3649dbc3a108476777b70d6d?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/6ede0c1e3649dbc3a108476777b70d6d?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Bizhare Contributor\"},\"url\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/author\/bizhare-contributor\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"MLM (Multi Level Marketing): Jenis, Cara Kerja, Risikonya","description":"MLM adalah model bisnis di mana perusahaan memanfaatkan jaringan distributor independen untuk mempromosikan dan menjual produk tersebut.\u00a0","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/bisnis\/mlm-multi-level-marketing","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"MLM (Multi Level Marketing): Jenis, Cara Kerja, Risikonya","og_description":"MLM adalah model bisnis di mana perusahaan memanfaatkan jaringan distributor independen untuk mempromosikan dan menjual produk tersebut.\u00a0","og_url":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/bisnis\/mlm-multi-level-marketing","og_site_name":"Bizhare Media","article_published_time":"2023-11-14T12:00:49+00:00","article_modified_time":"2023-11-14T09:23:34+00:00","og_image":[{"width":1350,"height":1080,"url":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/THUMBNAIL_Artikel_Apa-itu-MLM.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Bizhare Contributor","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Bizhare Contributor","Est. reading time":"7 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/bisnis\/mlm-multi-level-marketing#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/bisnis\/mlm-multi-level-marketing"},"author":{"name":"Bizhare Contributor","@id":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#\/schema\/person\/6ebe39b98d110ef65b63868496064fb3"},"headline":"Apa itu MLM (Multi Level Marketing)? Pahami Arti, Jenis, Cara Kerja, dan Risikonya","datePublished":"2023-11-14T12:00:49+00:00","dateModified":"2023-11-14T09:23:34+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/bisnis\/mlm-multi-level-marketing"},"wordCount":1562,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#organization"},"articleSection":["Bisnis"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/www.bizhare.id\/media\/bisnis\/mlm-multi-level-marketing#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/bisnis\/mlm-multi-level-marketing","url":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/bisnis\/mlm-multi-level-marketing","name":"MLM (Multi Level Marketing): Jenis, Cara Kerja, Risikonya","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#website"},"datePublished":"2023-11-14T12:00:49+00:00","dateModified":"2023-11-14T09:23:34+00:00","description":"MLM adalah model bisnis di mana perusahaan memanfaatkan jaringan distributor independen untuk mempromosikan dan menjual produk tersebut.\u00a0","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/bisnis\/mlm-multi-level-marketing#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.bizhare.id\/media\/bisnis\/mlm-multi-level-marketing"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/bisnis\/mlm-multi-level-marketing#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Apa itu MLM (Multi Level Marketing)? Pahami Arti, Jenis, Cara Kerja, dan Risikonya"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#website","url":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/","name":"Bizhare Media","description":"","publisher":{"@id":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#organization","name":"Bizhare Media","url":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/","sameAs":[],"logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"","contentUrl":"","caption":"Bizhare Media"},"image":{"@id":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#\/schema\/person\/6ebe39b98d110ef65b63868496064fb3","name":"Bizhare Contributor","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/6ede0c1e3649dbc3a108476777b70d6d?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/6ede0c1e3649dbc3a108476777b70d6d?s=96&d=mm&r=g","caption":"Bizhare Contributor"},"url":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/author\/bizhare-contributor"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6181"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/wp-json\/wp\/v2\/users\/13"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=6181"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6181\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":6185,"href":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6181\/revisions\/6185"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/wp-json\/wp\/v2\/media\/6183"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=6181"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=6181"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=6181"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}