{"id":5928,"date":"2024-07-31T15:40:59","date_gmt":"2024-07-31T08:40:59","guid":{"rendered":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/?p=5928"},"modified":"2024-07-31T15:41:01","modified_gmt":"2024-07-31T08:41:01","slug":"aturan-debt-collector","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/keuangan\/aturan-debt-collector","title":{"rendered":"Aturan Debt Collector dan Cara Menghadapinya"},"content":{"rendered":"<span class=\"rt-reading-time\" style=\"display: block;\"><span class=\"rt-label rt-prefix\"><\/span> <span class=\"rt-time\">4<\/span> <span class=\"rt-label rt-postfix\">menit baca<\/span><\/span><p><img loading=\"lazy\" class=\"alignnone size-full wp-image-5929\" src=\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/MEDIA_Artikel_Dept-Collector.jpg\" alt=\"debt collector adalah\" width=\"1012\" height=\"395\" srcset=\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/MEDIA_Artikel_Dept-Collector.jpg 1012w, https:\/\/www.bizhare.id\/media\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/MEDIA_Artikel_Dept-Collector-500x195.jpg 500w, https:\/\/www.bizhare.id\/media\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/MEDIA_Artikel_Dept-Collector-768x300.jpg 768w\" sizes=\"(max-width: 1012px) 100vw, 1012px\" \/><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam kehidupan finansial, utang bisa menjadi bagian yang tidak terhindarkan. Ketika seseorang atau perusahaan mengalami keterlambatan dalam pembayaran utang, muncul peran penting dari entitas yang dikenal sebagai <\/span><b><i>debt collector<\/i><\/b><span style=\"font-weight: 400;\">. Artikel ini akan mengupas secara detail apa itu <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">debt collector<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, peraturan yang mengaturnya, etika yang harus diikuti, dan cara yang efektif untuk menghadapinya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><b>Apa Itu <\/b><b><i>Debt Collector<\/i><\/b><b>?<\/b><\/h2>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Debt collector<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, atau yang sering disebut penagih utang, adalah individu atau badan usaha yang bergerak dalam industri penagihan utang. Tugas utama mereka adalah mengumpulkan utang yang belum dibayar oleh individu atau perusahaan. <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Debt collector<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> biasanya bekerja untuk kreditur seperti bank, perusahaan kartu kredit, atau lembaga keuangan lainnya.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ketika seseorang atau perusahaan tidak dapat memenuhi kewajiban pembayaran utangnya dalam waktu yang ditentukan, kreditur biasanya akan mengontrak jasa seorang <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">debt collector<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> untuk menagih utang tersebut.\u00a0<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pihak ini akan berusaha mengumpulkan dana yang belum dibayar dengan berbagai cara, mulai dari menghubungi debitur melalui telepon, surat, hingga kunjungan langsung ke rumah debitur.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebagai informasi, kata &#8220;<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">debt collector<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">&#8221; berasal dari bahasa Inggris. Secara harfiah, kata &#8220;<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">debt<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">&#8221; artinya utang, dan kata &#8220;<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">collector<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">&#8221; artinya pengumpul atau dalam konteks ini berarti penagih. Jadi, &#8220;<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">debt collector<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">&#8221; dapat diartikan sebagai penagih utang atau seseorang yang bertugas mengumpulkan utang yang belum dibayar oleh individu atau perusahaan kepada kreditur atau pihak yang memberikan pinjaman.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><b>Baca Juga: <\/b><a href=\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/keuangan\/cara-melunasi-utang-pinjol\"><b>Lunas Total! 10 Cara Melunasi Utang Pinjol Sampai Tuntas<\/b><\/a><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><b>Peraturan OJK terkait <\/b><b><i>Debt Collector<\/i><\/b><\/h2>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Di Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memiliki peraturan yang mengatur praktik dan perilaku para <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">debt collector<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">. Tujuannya adalah melindungi hak-hak debitur dan mencegah praktik penagihan yang tidak etis.\u00a0<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Lengkapnya, Peraturan OJK Nomor 4\/POJK.04\/2014 tentang Tata Cara Penagihan Sanksi Administratif Berupa Denda di Sektor Jasa Keuangan ini dikeluarkan sebagai bagian dari pelaksanaan Pasal 8 huruf i Undang-Undang Nomor 21\/2011 tentang Otoritas Jasa Keuangan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Undang-undang ini menyatakan OJK berwenang menetapkan peraturan mengenai tata cara pengenaan sanksi sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan di sektor jasa keuangan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebagai informasi, aturan ini juga sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 11\/2014 tentang Pungutan oleh OJK yang menetapkan sanksi administratif berupa denda atas pelanggaran peraturan perundang-undangan di Sektor Jasa Keuangan sebagai bagian dari penerimaan Pungutan OJK.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Berikut beberapa peraturan yang berkaitan dengan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">debt collector<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">:<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\">\n<h3><b>Kewajiban Identifikasi<\/b><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Debt collector<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> wajib mengidentifikasi diri mereka sendiri secara jelas ketika menghubungi debitur. Mereka harus memberitahukan nama, perusahaan tempat mereka bekerja, dan tujuan panggilan tersebut.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\">\n<h3><b>Tidak Mengancam atau Melecehkan<\/b><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Debt collector<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> dilarang keras menggunakan ancaman, kata-kata kasar, atau tindakan melecehkan terhadap debitur. Mereka harus menjalankan pekerjaan mereka dengan sopan dan etika yang tinggi.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\">\n<h3><b>Waktu Penagihan yang Dibatasi<\/b><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">OJK memiliki aturan yang membatasi waktu penagihan oleh <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">debt collector<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">. Mereka hanya boleh menghubungi debitur pada jam-jam yang diizinkan, yaitu antara pukul 08.00 hingga 20.00 waktu setempat.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\">\n<h3><b>Tidak Menerapkan Biaya Tambahan yang Tidak Sah<\/b><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Debt collector<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> tidak boleh menarik biaya tambahan yang tidak diatur dalam perjanjian kredit atau yang tidak diizinkan oleh hukum.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\">\n<h3><b>Melakukan Pelatihan Etika<\/b><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Debt collector<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> wajib menjalani pelatihan tentang etika penagihan utang. Pelatihan ini bertujuan agar mereka memahami hak-hak debitur dan cara berinteraksi dengan mereka secara benar.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><b>Baca Juga: <\/b><a href=\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/keuangan\/daftar-pinjol-ilegal-2023\"><b>AWAS! Inilah Daftar Pinjol Ilegal Terbaru 2024<\/b><\/a><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><b>Etika Penagihan Utang oleh Debt Collector<\/b><\/h2>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ada beberapa prinsip etika yang sebaiknya diterapkan oleh <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">debt collector<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> dalam menjalankan tugas mereka. Prinsip-prinsip ini mencerminkan norma-norma perilaku yang harus diikuti untuk menjaga keseimbangan antara tugas mereka sebagai penagih utang dan perlindungan terhadap hak-hak debitur.\u00a0<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<ol>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Memiliki Sertifikasi Profesi Penagihan Pembiayaan (SP3) yang menjadi syarat resmi dalam kegiatan penagihan dan diatur dalam POJK Nomor 35\/POJK.05\/2018.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Patuh terhadap peraturan-peraturan Perusahaan yang menjadi tempat bekerja <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">debt collector<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam melaksanakan tugasnya, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">debt collector<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> selalu berpakaian rapi dan memakai sepatu. Tidak menggunakan jeans, kaos oblong ataupun jaket.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Tidak mengucapkan kata-kata kasar atau tidak senonoh kepada debitur dan keluarga debitur.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Menghindari kontak fisik dengan debitur dan keluarga debitur.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Tidak menerima segala bentuk uang atau hadiah dari debitur atas kegiatan penagihannya.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Tidak melakukan ancaman kepada debitur dan keluarga debitur.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Selalu membawa fotokopi surat kuasa yang dilegalisir oleh kantor <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">external agency<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, surat tugas resmi dan identitas diri profesional <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">collector agency<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> yang dilengkapi dengan foto diri <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">professional collector agency<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Tidak menggunakan kuitansi\/tanda terima yang palsu.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Mengutamakan sikap persuasif, professional, dan melakukan negosiasi dengan baik tanpa adanya intimidasi terhadap debitur.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Tidak memberikan data debitur baik kepada<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\"> profesional agency<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> lain ataupun perusahaan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">external agency<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> lain.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Tidak memberikan informasi yang salah kepada debitur mengenai total tunggakan dan denda keterlambatan pembayaran debitur.<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><b>Cara Menghadapi <\/b><b><i>Debt Collector<\/i><\/b><\/h2>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Menghadapi <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">debt collector<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> bisa menjadi pengalaman yang menegangkan dan membingungkan. Namun, dengan pemahaman yang tepat dan tindakan yang bijaksana, Anda dapat mengatasi situasi ini dengan lebih percaya diri. Berikut adalah beberapa langkah yang dapat Anda ambil jika Anda harus berurusan dengan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">debt collector<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\">\n<h3><b>Kenali Hak Anda<\/b><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Penting untuk memahami hak-hak Anda sebagai debitur. Anda memiliki hak untuk mendapatkan informasi yang jelas tentang utang Anda, dan Anda bisa meminta catatan tertulis tentang perjanjian pembayaran.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\">\n<h3><b>Lakukan Komunikasi yang Jelas<\/b><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jika Anda merasa terganggu oleh penagihan utang, sebaiknya komunikasikan permasalahan Anda dengan baik kepada debt collector. Jangan takut untuk bertanya atau meminta penjelasan lebih lanjut tentang utang Anda dan opsi pembayaran yang tersedia.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\">\n<h3><b>Periksa Data Utang Anda<\/b><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pastikan bahwa jumlah utang yang diminta oleh debt collector sesuai dengan catatan Anda. Seringkali, ada kesalahan atau perbedaan data yang perlu diidentifikasi dan diselesaikan.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\">\n<h3><b>Ajukan Keluhan Jika Diperlukan<\/b><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jika Anda merasa bahwa <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">debt collector<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> telah melanggar peraturan atau etika penagihan, Anda memiliki hak untuk mengajukan keluhan ke Otoritas Jasa Keuangan (OJK) atau lembaga yang berwenang. Ini adalah langkah penting untuk melindungi hak-hak Anda.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\">\n<h3><b>Bicarakan Rencana Pembayaran<\/b><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jika Anda memiliki kesulitan membayar utang, bicarakan dengan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">debt collector<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> tentang opsi pembayaran yang lebih fleksibel. Beberapa kreditur bersedia menjalin kesepakatan untuk membantu debitur menyelesaikan utang mereka dengan jadwal pembayaran yang lebih sesuai.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\">\n<h3><b>Pahami Jenis <\/b><b><i>Debt Collector<\/i><\/b><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ketahui bahwa ada berbagai jenis <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">debt collector<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, seperti <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">desk collector<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, juru tagih, dan juru sita. Setiap jenis memiliki peran yang berbeda dalam proses penagihan, dan pemahaman ini dapat membantu Anda berinteraksi dengan mereka secara lebih efektif.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><b>Baca Juga: <\/b><a href=\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/keuangan\/cara-menagih-utang\"><b>10 Cara Menagih Utang ke Teman yang Susah Bayar dengan Sopan<\/b><\/a><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pada akhirnya, menghadapi <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">debt collector<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> memang dapat menimbulkan stres, tetapi dengan mengikuti langkah-langkah ini dan tetap tenang, Anda dapat mengelola situasi tersebut dengan lebih baik. Selalu ingat untuk menjaga komunikasi yang jelas dan terbuka dengan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">debt collector<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, sambil menjaga hak-hak Anda sebagai debitur.<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p><span class=\"rt-reading-time\" style=\"display: block;\"><span class=\"rt-label rt-prefix\"><\/span> <span class=\"rt-time\">4<\/span> <span class=\"rt-label rt-postfix\">menit baca<\/span><\/span> &nbsp; Dalam kehidupan finansial, utang bisa menjadi bagian yang tidak terhindarkan. Ketika seseorang atau perusahaan mengalami keterlambatan dalam pembayaran utang, muncul peran penting dari entitas yang dikenal sebagai debt collector. Artikel ini akan mengupas secara detail apa itu debt collector, peraturan yang mengaturnya, etika yang harus diikuti, dan cara yang efektif untuk menghadapinya.\u00a0 &nbsp; Apa [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":13,"featured_media":5930,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":[],"categories":[194],"tags":[202,251],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v19.5.1 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Aturan Debt Collector dan Cara Menghadapinya<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Debt collector adalah individu atau badan usaha yang bergerak dalam industri penagihan utang. Berikut aturan dan cara menghadapinya!\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/keuangan\/aturan-debt-collector\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Aturan Debt Collector dan Cara Menghadapinya\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Debt collector adalah individu atau badan usaha yang bergerak dalam industri penagihan utang. Berikut aturan dan cara menghadapinya!\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/keuangan\/aturan-debt-collector\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Bizhare Media\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2024-07-31T08:40:59+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2024-07-31T08:41:01+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/THUMBNAIL_Artikel_Dept-Collector.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1350\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1080\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Bizhare Contributor\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Bizhare Contributor\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/keuangan\/aturan-debt-collector#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/keuangan\/aturan-debt-collector\"},\"author\":{\"name\":\"Bizhare Contributor\",\"@id\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#\/schema\/person\/6ebe39b98d110ef65b63868496064fb3\"},\"headline\":\"Aturan Debt Collector dan Cara Menghadapinya\",\"datePublished\":\"2024-07-31T08:40:59+00:00\",\"dateModified\":\"2024-07-31T08:41:01+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/keuangan\/aturan-debt-collector\"},\"wordCount\":1047,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#organization\"},\"keywords\":[\"Tips Keuangan\",\"Info Keuangan\"],\"articleSection\":[\"Keuangan\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/keuangan\/aturan-debt-collector#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/keuangan\/aturan-debt-collector\",\"url\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/keuangan\/aturan-debt-collector\",\"name\":\"Aturan Debt Collector dan Cara Menghadapinya\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#website\"},\"datePublished\":\"2024-07-31T08:40:59+00:00\",\"dateModified\":\"2024-07-31T08:41:01+00:00\",\"description\":\"Debt collector adalah individu atau badan usaha yang bergerak dalam industri penagihan utang. Berikut aturan dan cara menghadapinya!\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/keuangan\/aturan-debt-collector#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/keuangan\/aturan-debt-collector\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/keuangan\/aturan-debt-collector#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Aturan Debt Collector dan Cara Menghadapinya\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/\",\"name\":\"Bizhare Media\",\"description\":\"\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#organization\",\"name\":\"Bizhare Media\",\"url\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/\",\"sameAs\":[],\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"\",\"contentUrl\":\"\",\"caption\":\"Bizhare Media\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#\/schema\/person\/6ebe39b98d110ef65b63868496064fb3\",\"name\":\"Bizhare Contributor\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/6ede0c1e3649dbc3a108476777b70d6d?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/6ede0c1e3649dbc3a108476777b70d6d?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Bizhare Contributor\"},\"url\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/author\/bizhare-contributor\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Aturan Debt Collector dan Cara Menghadapinya","description":"Debt collector adalah individu atau badan usaha yang bergerak dalam industri penagihan utang. Berikut aturan dan cara menghadapinya!","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/keuangan\/aturan-debt-collector","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Aturan Debt Collector dan Cara Menghadapinya","og_description":"Debt collector adalah individu atau badan usaha yang bergerak dalam industri penagihan utang. Berikut aturan dan cara menghadapinya!","og_url":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/keuangan\/aturan-debt-collector","og_site_name":"Bizhare Media","article_published_time":"2024-07-31T08:40:59+00:00","article_modified_time":"2024-07-31T08:41:01+00:00","og_image":[{"width":1350,"height":1080,"url":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/THUMBNAIL_Artikel_Dept-Collector.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Bizhare Contributor","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Bizhare Contributor","Est. reading time":"5 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/keuangan\/aturan-debt-collector#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/keuangan\/aturan-debt-collector"},"author":{"name":"Bizhare Contributor","@id":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#\/schema\/person\/6ebe39b98d110ef65b63868496064fb3"},"headline":"Aturan Debt Collector dan Cara Menghadapinya","datePublished":"2024-07-31T08:40:59+00:00","dateModified":"2024-07-31T08:41:01+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/keuangan\/aturan-debt-collector"},"wordCount":1047,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#organization"},"keywords":["Tips Keuangan","Info Keuangan"],"articleSection":["Keuangan"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/www.bizhare.id\/media\/keuangan\/aturan-debt-collector#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/keuangan\/aturan-debt-collector","url":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/keuangan\/aturan-debt-collector","name":"Aturan Debt Collector dan Cara Menghadapinya","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#website"},"datePublished":"2024-07-31T08:40:59+00:00","dateModified":"2024-07-31T08:41:01+00:00","description":"Debt collector adalah individu atau badan usaha yang bergerak dalam industri penagihan utang. Berikut aturan dan cara menghadapinya!","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/keuangan\/aturan-debt-collector#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.bizhare.id\/media\/keuangan\/aturan-debt-collector"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/keuangan\/aturan-debt-collector#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Aturan Debt Collector dan Cara Menghadapinya"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#website","url":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/","name":"Bizhare Media","description":"","publisher":{"@id":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#organization","name":"Bizhare Media","url":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/","sameAs":[],"logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"","contentUrl":"","caption":"Bizhare Media"},"image":{"@id":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#\/schema\/person\/6ebe39b98d110ef65b63868496064fb3","name":"Bizhare Contributor","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/6ede0c1e3649dbc3a108476777b70d6d?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/6ede0c1e3649dbc3a108476777b70d6d?s=96&d=mm&r=g","caption":"Bizhare Contributor"},"url":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/author\/bizhare-contributor"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5928"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/wp-json\/wp\/v2\/users\/13"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=5928"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5928\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":9204,"href":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5928\/revisions\/9204"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/wp-json\/wp\/v2\/media\/5930"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=5928"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=5928"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=5928"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}