{"id":5550,"date":"2023-10-02T12:00:19","date_gmt":"2023-10-02T05:00:19","guid":{"rendered":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/?p=5550"},"modified":"2023-10-02T10:40:03","modified_gmt":"2023-10-02T03:40:03","slug":"profit-margin","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/keuangan\/profit-margin","title":{"rendered":"Profit Margin: Pengertian, Rumus, &#038; Cara Menghitungnya"},"content":{"rendered":"<span class=\"rt-reading-time\" style=\"display: block;\"><span class=\"rt-label rt-prefix\"><\/span> <span class=\"rt-time\">3<\/span> <span class=\"rt-label rt-postfix\">menit baca<\/span><\/span><p><img loading=\"lazy\" class=\"alignnone size-large wp-image-5551\" src=\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/0927_Banner-Artikel_Profit-Margin-Pengertian-Rumus-Cara-Menghitungnya-1024x400.webp\" alt=\"profit margin adalah\" width=\"1024\" height=\"400\" srcset=\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/0927_Banner-Artikel_Profit-Margin-Pengertian-Rumus-Cara-Menghitungnya-1024x400.webp 1024w, https:\/\/www.bizhare.id\/media\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/0927_Banner-Artikel_Profit-Margin-Pengertian-Rumus-Cara-Menghitungnya-500x195.webp 500w, https:\/\/www.bizhare.id\/media\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/0927_Banner-Artikel_Profit-Margin-Pengertian-Rumus-Cara-Menghitungnya-768x300.webp 768w, https:\/\/www.bizhare.id\/media\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/0927_Banner-Artikel_Profit-Margin-Pengertian-Rumus-Cara-Menghitungnya-1536x600.webp 1536w, https:\/\/www.bizhare.id\/media\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/0927_Banner-Artikel_Profit-Margin-Pengertian-Rumus-Cara-Menghitungnya-2048x799.webp 2048w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jika Anda tertarik dengan dunia bisnis atau investasi, Anda pasti pernah mendengar istilah &#8220;<\/span><b><i>profit margin<\/i><\/b><span style=\"font-weight: 400;\">&#8220;. <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Profit margin<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> adalah salah satu indikator penting dalam menganalisis kesehatan finansial suatu perusahaan atau usaha. Artikel ini akan membahas secara lengkap tentang pengertian profit margin, faktor-faktor yang memengaruhi, fungsi perhitungannya, serta cara menghitungnya.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><b>Apa yang Dimaksud dengan <\/b><b><i>Profit Margin<\/i><\/b><b>?<\/b><\/h2>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><b><i>Profit margin<\/i><\/b><span style=\"font-weight: 400;\">, atau <\/span><b>margin keuntungan<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">, adalah rasio yang mengukur efisiensi suatu perusahaan dalam menghasilkan keuntungan dari penjualan produk atau jasa setelah dipotong semua biaya produksi.\u00a0<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Rasio ini dihitung dalam bentuk persentase dan memberikan gambaran tentang seberapa besar keuntungan bersih yang dihasilkan perusahaan dari setiap unit penjualan.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><b>Baca Juga: <\/b><a href=\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/keuangan\/gross-margin\"><b><i>Gross Margin<\/i><\/b><b>: Pengertian, Rumus, &amp; Cara Menghitungnya<\/b><\/a><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><b>Faktor Yang Memengaruhi <\/b><b><i>Profit Margin<\/i><\/b><\/h2>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Profit margin<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> sebuah perusahaan tidak hanya dipengaruhi oleh satu faktor tunggal, melainkan oleh berbagai aspek dalam operasional dan lingkungan bisnis. Beberapa faktor yang memengaruhi <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">profit margin<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> suatu perusahaan antara lain:<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\">\n<h3><b>Struktur Biaya<\/b><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Perbandingan antara biaya tetap dan variabel dalam produksi dapat signifikan mempengaruhi <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">profit margin<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">. Semakin efisien perusahaan mengelola biaya produksi, semakin tinggi pula <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">profit margin<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> yang dapat dicapai.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\">\n<h3><b>Harga Jual<\/b><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tingkat harga yang ditetapkan untuk produk atau jasa akan berdampak langsung pada <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">profit margin<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">. Peningkatan harga jual dapat meningkatkan margin keuntungan, namun harus diimbangi dengan pertimbangan daya beli konsumen.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\">\n<h3><b>Persaingan Pasar<\/b><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tingkat persaingan di pasar juga berperan dalam menentukan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">profit margin<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">. Jika persaingan ketat, perusahaan mungkin harus menyesuaikan harga untuk tetap bersaing, yang bisa mempengaruhi margin keuntungan.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\">\n<h3><b>Inovasi Produk<\/b><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pengenalan produk baru atau inovasi dalam produk dapat meningkatkan daya tarik konsumen dan memungkinkan perusahaan untuk menetapkan harga yang lebih tinggi, berpotensi meningkatkan<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\"> profit margin<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\">\n<h3><b>Efisiensi Operasional<\/b><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Efisiensi dalam proses operasional seperti produksi, pengadaan bahan baku, dan manajemen persediaan juga dapat berpengaruh terhadap <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">profit margin<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">. Semakin efisien proses operasional, semakin rendah biaya produksi, dan hasilnya dapat meningkatkan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">profit margin<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\">\n<h3><b>Pengelolaan Keuangan<\/b><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kebijakan pengelolaan keuangan yang baik, seperti pengendalian biaya, manajemen utang, dan pengelolaan aset, juga dapat berdampak positif terhadap <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">profit margin<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><b>Baca Juga: <\/b><a href=\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/bisnis\/apa-perbedaan-laba-berjalan-dan-laba-ditahan\"><b>Apa Perbedaan Laba Berjalan dan Laba Ditahan?<\/b><\/a><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><b>Fungsi Menghitung <\/b><b><i>Profit Margin<\/i><\/b><\/h2>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Menghitung <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">profit margin<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> memiliki beberapa fungsi penting dalam analisis finansial suatu perusahaan atau usaha. Berikut ulasan lengkapnya!<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\">\n<h3><b>Pengukuran Efisiensi Keuntungan<\/b><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Profit margin<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> memungkinkan perusahaan untuk mengukur sejauh mana mereka berhasil mengubah pendapatan menjadi keuntungan bersih. Ini membantu mengidentifikasi masalah dalam manajemen biaya atau strategi harga.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\">\n<h3><b>Perbandingan Kinerja<\/b><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dengan membandingkan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">profit margin<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> perusahaan dengan pesaing dalam industri yang sama, kita dapat melihat bagaimana perusahaan bersaing dalam hal efisiensi keuntungan. Perusahaan dengan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">profit margin<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> lebih tinggi cenderung lebih efisien dalam menghasilkan keuntungan dari setiap unit penjualan.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\">\n<h3><b>Penentuan Strategi Bisnis<\/b><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Melalui analisis <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">profit margin<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, perusahaan dapat menentukan strategi bisnis yang lebih baik. Jika <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">profit margin<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> terlalu rendah, perusahaan dapat mempertimbangkan untuk mengurangi biaya produksi atau menaikkan harga jual. Di sisi lain, jika <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">profit margin<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> tinggi, perusahaan mungkin dapat fokus pada pengembangan produk atau ekspansi pasar.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\">\n<h3><b>Evaluasi Efektivitas Biaya<\/b><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Profit margin juga dapat digunakan untuk mengevaluasi efektivitas dari berbagai kebijakan pengendalian biaya. Jika terdapat penurunan profit margin yang signifikan, perusahaan dapat melakukan analisis mendalam untuk mengidentifikasi penyebabnya, seperti kenaikan biaya produksi atau pengeluaran yang tidak efisien.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><b>Cara Menghitung<\/b><b><i> Profit Margin<\/i><\/b><\/h2>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Menghitung <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">profit margin<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> tidaklah rumit, namun memerlukan pemahaman yang jelas tentang komponen-komponen yang terlibat. Rumus sederhananya adalah:<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><b>Margin Keuntungan Bersih = (Laba Bersih \/ Penjualan Bersih) \u00d7 100<\/b><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Misalnya, sebuah perusahaan memiliki laba bersih sebesar <\/span><b>Rp50.000.000<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> dan total pendapatan dari penjualan sebesar <\/span><b>Rp200.000.000<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">. Maka, untuk menghitung margin keuntungan bersihnya:<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><b>Margin Keuntungan Bersih = (Rp50.000.000 \/ Rp200.000.000) \u00d7 100<\/b><\/p>\n<p><b>Margin Keuntungan Bersih = 0,25 \u00d7 100 = 25%<\/b><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Profit margin<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> adalah indikator penting dalam analisis finansial yang memberikan gambaran tentang efisiensi perusahaan dalam menghasilkan keuntungan dari penjualan. Namun, perlu diingat bahwa analisis finansial yang komprehensif memerlukan pertimbangan terhadap berbagai indikator lainnya.<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p><span class=\"rt-reading-time\" style=\"display: block;\"><span class=\"rt-label rt-prefix\"><\/span> <span class=\"rt-time\">3<\/span> <span class=\"rt-label rt-postfix\">menit baca<\/span><\/span> &nbsp; Jika Anda tertarik dengan dunia bisnis atau investasi, Anda pasti pernah mendengar istilah &#8220;profit margin&#8220;. Profit margin adalah salah satu indikator penting dalam menganalisis kesehatan finansial suatu perusahaan atau usaha. Artikel ini akan membahas secara lengkap tentang pengertian profit margin, faktor-faktor yang memengaruhi, fungsi perhitungannya, serta cara menghitungnya. &nbsp; Apa yang Dimaksud dengan Profit [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":13,"featured_media":5552,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":[],"categories":[194],"tags":[202,251],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v19.5.1 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Profit Margin: Pengertian, Rumus, &amp; Cara Menghitungnya<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Profit margin adalah rasio yang mengukur efisiensi suatu perusahaan dalam menghasilkan keuntungan setelah dipotong biaya produksi.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/keuangan\/profit-margin\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Profit Margin: Pengertian, Rumus, &amp; Cara Menghitungnya\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Profit margin adalah rasio yang mengukur efisiensi suatu perusahaan dalam menghasilkan keuntungan setelah dipotong biaya produksi.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/keuangan\/profit-margin\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Bizhare Media\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2023-10-02T05:00:19+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2023-10-02T03:40:03+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/0927_Thumbnail_Artikel-Media_Profit-Margin-Pengertian-Rumus-Cara-Menghitungnya.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1350\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1080\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Bizhare Contributor\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Bizhare Contributor\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/keuangan\/profit-margin#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/keuangan\/profit-margin\"},\"author\":{\"name\":\"Bizhare Contributor\",\"@id\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#\/schema\/person\/6ebe39b98d110ef65b63868496064fb3\"},\"headline\":\"Profit Margin: Pengertian, Rumus, &#038; Cara Menghitungnya\",\"datePublished\":\"2023-10-02T05:00:19+00:00\",\"dateModified\":\"2023-10-02T03:40:03+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/keuangan\/profit-margin\"},\"wordCount\":621,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#organization\"},\"keywords\":[\"Tips Keuangan\",\"Info Keuangan\"],\"articleSection\":[\"Keuangan\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/keuangan\/profit-margin#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/keuangan\/profit-margin\",\"url\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/keuangan\/profit-margin\",\"name\":\"Profit Margin: Pengertian, Rumus, & Cara Menghitungnya\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#website\"},\"datePublished\":\"2023-10-02T05:00:19+00:00\",\"dateModified\":\"2023-10-02T03:40:03+00:00\",\"description\":\"Profit margin adalah rasio yang mengukur efisiensi suatu perusahaan dalam menghasilkan keuntungan setelah dipotong biaya produksi.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/keuangan\/profit-margin#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/keuangan\/profit-margin\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/keuangan\/profit-margin#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Profit Margin: Pengertian, Rumus, &#038; Cara Menghitungnya\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/\",\"name\":\"Bizhare Media\",\"description\":\"\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#organization\",\"name\":\"Bizhare Media\",\"url\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/\",\"sameAs\":[],\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"\",\"contentUrl\":\"\",\"caption\":\"Bizhare Media\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#\/schema\/person\/6ebe39b98d110ef65b63868496064fb3\",\"name\":\"Bizhare Contributor\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/6ede0c1e3649dbc3a108476777b70d6d?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/6ede0c1e3649dbc3a108476777b70d6d?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Bizhare Contributor\"},\"url\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/author\/bizhare-contributor\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Profit Margin: Pengertian, Rumus, & Cara Menghitungnya","description":"Profit margin adalah rasio yang mengukur efisiensi suatu perusahaan dalam menghasilkan keuntungan setelah dipotong biaya produksi.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/keuangan\/profit-margin","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Profit Margin: Pengertian, Rumus, & Cara Menghitungnya","og_description":"Profit margin adalah rasio yang mengukur efisiensi suatu perusahaan dalam menghasilkan keuntungan setelah dipotong biaya produksi.","og_url":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/keuangan\/profit-margin","og_site_name":"Bizhare Media","article_published_time":"2023-10-02T05:00:19+00:00","article_modified_time":"2023-10-02T03:40:03+00:00","og_image":[{"width":1350,"height":1080,"url":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/0927_Thumbnail_Artikel-Media_Profit-Margin-Pengertian-Rumus-Cara-Menghitungnya.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Bizhare Contributor","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Bizhare Contributor","Est. reading time":"3 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/keuangan\/profit-margin#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/keuangan\/profit-margin"},"author":{"name":"Bizhare Contributor","@id":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#\/schema\/person\/6ebe39b98d110ef65b63868496064fb3"},"headline":"Profit Margin: Pengertian, Rumus, &#038; Cara Menghitungnya","datePublished":"2023-10-02T05:00:19+00:00","dateModified":"2023-10-02T03:40:03+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/keuangan\/profit-margin"},"wordCount":621,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#organization"},"keywords":["Tips Keuangan","Info Keuangan"],"articleSection":["Keuangan"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/www.bizhare.id\/media\/keuangan\/profit-margin#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/keuangan\/profit-margin","url":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/keuangan\/profit-margin","name":"Profit Margin: Pengertian, Rumus, & Cara Menghitungnya","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#website"},"datePublished":"2023-10-02T05:00:19+00:00","dateModified":"2023-10-02T03:40:03+00:00","description":"Profit margin adalah rasio yang mengukur efisiensi suatu perusahaan dalam menghasilkan keuntungan setelah dipotong biaya produksi.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/keuangan\/profit-margin#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.bizhare.id\/media\/keuangan\/profit-margin"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/keuangan\/profit-margin#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Profit Margin: Pengertian, Rumus, &#038; Cara Menghitungnya"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#website","url":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/","name":"Bizhare Media","description":"","publisher":{"@id":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#organization","name":"Bizhare Media","url":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/","sameAs":[],"logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"","contentUrl":"","caption":"Bizhare Media"},"image":{"@id":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#\/schema\/person\/6ebe39b98d110ef65b63868496064fb3","name":"Bizhare Contributor","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/6ede0c1e3649dbc3a108476777b70d6d?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/6ede0c1e3649dbc3a108476777b70d6d?s=96&d=mm&r=g","caption":"Bizhare Contributor"},"url":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/author\/bizhare-contributor"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5550"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/wp-json\/wp\/v2\/users\/13"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=5550"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5550\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":5554,"href":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5550\/revisions\/5554"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/wp-json\/wp\/v2\/media\/5552"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=5550"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=5550"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=5550"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}