{"id":5120,"date":"2023-09-02T18:00:54","date_gmt":"2023-09-02T11:00:54","guid":{"rendered":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/?p=5120"},"modified":"2023-09-04T09:55:55","modified_gmt":"2023-09-04T02:55:55","slug":"strategi-pemasaran-decoy-effect","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/bisnis\/strategi-pemasaran-decoy-effect","title":{"rendered":"Strategi Pemasaran Decoy Effect: Cara Cerdas Tingkatkan Penjualan"},"content":{"rendered":"<span class=\"rt-reading-time\" style=\"display: block;\"><span class=\"rt-label rt-prefix\"><\/span> <span class=\"rt-time\">3<\/span> <span class=\"rt-label rt-postfix\">menit baca<\/span><\/span><p><img loading=\"lazy\" class=\"alignnone size-large wp-image-5121\" src=\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/0831_Banner-Artikel_Strategi-Pemasaran-Decoy-Effect-Cara-Cerdas-Tingkatkan-Penjualan_Bizhare-MBN-1024x400.webp\" alt=\"\" width=\"1024\" height=\"400\" srcset=\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/0831_Banner-Artikel_Strategi-Pemasaran-Decoy-Effect-Cara-Cerdas-Tingkatkan-Penjualan_Bizhare-MBN-1024x400.webp 1024w, https:\/\/www.bizhare.id\/media\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/0831_Banner-Artikel_Strategi-Pemasaran-Decoy-Effect-Cara-Cerdas-Tingkatkan-Penjualan_Bizhare-MBN-500x195.webp 500w, https:\/\/www.bizhare.id\/media\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/0831_Banner-Artikel_Strategi-Pemasaran-Decoy-Effect-Cara-Cerdas-Tingkatkan-Penjualan_Bizhare-MBN-768x300.webp 768w, https:\/\/www.bizhare.id\/media\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/0831_Banner-Artikel_Strategi-Pemasaran-Decoy-Effect-Cara-Cerdas-Tingkatkan-Penjualan_Bizhare-MBN-1536x600.webp 1536w, https:\/\/www.bizhare.id\/media\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/0831_Banner-Artikel_Strategi-Pemasaran-Decoy-Effect-Cara-Cerdas-Tingkatkan-Penjualan_Bizhare-MBN-2048x799.webp 2048w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Rumitnya menentukan harga jual sebuah produk, membuat produsen menetapkan strategi marketing <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">decoy effect<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">. Tujuannya untuk memengaruhi keputusan pelanggan, sekaligus meningkatkan angka penjualan produk. Lantas, apa itu <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">decoy effect<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> dan bagaimana cara kerjanya? Simak artikel berikut untuk penjelasan lebih lanjut!<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><b>Apa Itu<\/b><b><i> Decoy Effect?<\/i><\/b><\/h2>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Decoy effect <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">adalah strategi pemasaran yang terbilang cerdik dengan menetapkan opsi ketiga sebagai umpan untuk memengaruhi persepsi konsumen tentang pilihan pertama. Oleh sebab itu, strategi pemasaran <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">decoy effect <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">juga dikenal sebagai strategi umpan.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saat menggunakan strategi ini, penjual akan menghadirkan opsi produk tambahan yang sebenarnya tidak begitu diminati atau kurang menguntungkan bagi konsumen. Namun, produk tersebut tetap ditawarkan untuk membuat pilihan utama terlihat lebih menarik.\u00a0<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tujuan utama dari <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">decoy effect<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> adalah untuk membantu konsumen membuat keputusan yang lebih baik dengan memberikan perbandingan yang jelas antara pilihan yang tersedia. Selain itu, cara ini juga digunakan<\/span> <span style=\"font-weight: 400;\">untuk kepentingan penjual dalam meningkatkan penjualan\u00a0<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Penerapan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">decoy effect <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">sebetulnya sudah sangat familiar bagi kebanyakan konsumen. Penjual menghadirkan opsi ketiga sebagai umpan di antara satu atau dua produk utama yang ingin dipromosikan. Opsi ketiga cenderung tidak seimbang dengan dua opsi lainnya dari segi harga.\u00a0<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Nah, opsi ketiga inilah yang digunakan sebagai umpan untuk membuat persepsi konsumen berubah karena melihat harga opsi utama terlihat lebih menguntungkan. Strategi ini sering digunakan oleh restoran atau kafe yang menawarkan berbagai varian ukuran menu dengan memainkan selisih harga antar produk.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><b>Baca Juga: <\/b><a href=\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/bisnis\/green-marketing\"><b>Green Marketing, Penerapan Pemasaran Berkelanjutan dalam Bisnis<\/b><\/a><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><b>Bagaimana Cara Kerja <\/b><b><i>Decoy Effect?<\/i><\/b><\/h2>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Cara kerja <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">decoy effect <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">adalah dengan menawarkan opsi harga yang berbeda untuk produk yang sama dengan kuantitas yang berbeda. Penawaran ini biasanya juga akan diikuti oleh bujuk rayu untuk mendorong konsumen membeli opsi produk yang ditawarkan.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Contohnya adalah penjualan tiket bioskop yang tersedia dalam dua pilihan jenis tiket:<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<ol>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Tiket reguler seharga Rp50.000.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Tiket premium (gratis <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">popcorn<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">) seharga Rp100.000.<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Melihat perbedaan harga dan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">benefit<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> yang cukup jauh, maka pelanggan cenderung lebih memilih tiket reguler dengan harga yang jauh lebih murah, sesuai dengan kebutuhan mereka.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jika perusahaan memutuskan untuk menggunakan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">decoy effect <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">demi mempengaruhi pilihan pelanggan, maka jenis tiket bioskop yang ditawarkan akan seperti ini:<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<ol>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Tiket reguler seharga Rp50.000.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Tiket premium (tanpa <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">popcorn<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">) Rp75.000.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Tiket premium (gratis <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">popcorn<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">) Rp100.000.<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pilihan kedua dimasukkan sebagai umpan agar konsumen berpikir bahwa pilihan kedua adalah opsi tanggung. Opsi ketiga, yaitu tiket dengan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">popcorn <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">tiba-tiba terlihat lebih menguntungkan. Kebanyakan orang akan memilih tiket premium dengan popcorn gratis karena mereka merasa mendapatkan nilai lebih dengan selisih harga yang tidak begitu jauh.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jadi, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">decoy effect <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">bekerja dengan memanipulasi persepsi nilai dan mempengaruhi pemikiran konsumen. Pada dunia pemasaran, strategi ini sering digunakan untuk meningkatkan penjualan produk atau layanan tertentu dengan mengarahkan konsumen ke pilihan yang diinginkan.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><b>Baca Juga: <\/b><a href=\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/bisnis\/metode-smart\"><b>Menerapkan Metode SMART untuk Mencapai Tujuan Bisnis yang Efektif<\/b><\/a><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><b>Bagaimana Cara Menerapkan Strategi <\/b><b><i>Decoy Effect?<\/i><\/b><\/h2>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Menerapkan strategi pemasaran cerdik yang satu ini dapat dilakukan dalam beberapa langkah berikut.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\">\n<h3><b>Identifikasi Produk atau Layanan\u00a0<\/b><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kenali jenis produk atau layanan yang ingin Anda promosikan atau tingkatkan penjualannya. Pilihlah produk atau layanan yang memiliki beberapa opsi yang bisa dipilih konsumen agar mereka dapat membandingkan sendiri mana yang lebih menarik dan menguntungkan.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\">\n<h3><b>Buat Pilihan Decoy yang Tidak Menarik\u00a0<\/b><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Opsi yang akan dijadikan umpan haruslah menjadi pilihan yang kurang menarik atau kurang menguntungkan dibanding dengan pilihan utama yang ingin Anda promosikan. Misalnya, jika Anda ingin mempromosikan paket A dengan harga Rp. 50.000, buatlah umpan dengan paket B yang memiliki fitur yang kurang menarik, namun dengan harga yang berbeda tipis atau bahkan sama.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\">\n<h3><b>Fokuskan Perhatian pada Pilihan Utama<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">.\u00a0<\/span><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Cara menerapkan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">decoy effect <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">selanjutnya adalah dengan memberikan penekanan pada pilihan utama yang ingin dipromosikan. Berikan informasi yang jelas dan berikan perbandingan dengan menonjolkan opsi utama sehingga terlihat lebih menarik. Konsumen pun akan turut merasa terbantu karena mengira bahwa penjual telah memudahkan mereka membuat keputusan pembelian.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\">\n<h3><b>Amati Hasilnya<\/b><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Setelah menerapkan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">decoy effect, <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">perhatikan bagaimana reaksi pelanggan terhadap pilihan yang ditawarkan. Apakah ada peningkatan dalam pembelian atau minat terhadap pilihan utama yang Anda promosikan atau justru daya beli konsumen tidak sesuai harapan. Kemudian, evaluasi hasil tersebut untuk mengetahui apakah metode ini cocok diterapkan dalam bisnis Anda.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Perlu diingat bahwa <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">decoy effect <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">harus digunakan dengan etika dan transparansi. Disarankan untuk tidak memunculkan opsi decoy yang berpotensi menipu konsumen. Penerapan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">decoy effect <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">dengan bijak, akan dapat mempengaruhi keputusan konsumen dan meningkatkan penjualan produk atau layanan pada bisnis.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><b>Baca Juga: <\/b><a href=\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/bisnis\/5-prinsip-dasar-yang-bikin-bisnis-kamu-sukses\"><b>20 Prinsip Dasar Bisnis yang Wajib Anda Terapkan, Dijamin Sukses!<\/b><\/a><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Strategi pemasaran yang tepat, tidak hanya akan meningkatkan penjualan produk, namun juga kepuasan pelanggan. Untuk mengetahui strategi apa yang kira-kira cocok untuk bisnis, Anda dapat melibatkan pihak ketiga seperti konsultan bisnis untuk mengurangi risiko kesalahan dan meningkatkan keberhasilan strategi bisnis.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Anda bisa mengonsultasikan berbagai kendala dan permasalahan bisnis bersama MBN Consulting. Selain itu, Anda juga bisa menikmati kemudahan lain dalam mengelola bisnis dengan adanya layanan jasa laporan keuangan, pajak, dan legalitas untuk meningkatkan efektivitas bisnis dan mempercepat transisi bisnis yang substansial dan berkelanjutan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk melihat layanan lainnya yang kami tawarkan, silakan klik tombol berikut untuk informasi lebih lanjut.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><a class=\"btn-article\" href=\"https:\/\/mbnconsulting.id\/\"><b>MBN Consulting<\/b><\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p><span class=\"rt-reading-time\" style=\"display: block;\"><span class=\"rt-label rt-prefix\"><\/span> <span class=\"rt-time\">3<\/span> <span class=\"rt-label rt-postfix\">menit baca<\/span><\/span> &nbsp; Rumitnya menentukan harga jual sebuah produk, membuat produsen menetapkan strategi marketing decoy effect. Tujuannya untuk memengaruhi keputusan pelanggan, sekaligus meningkatkan angka penjualan produk. Lantas, apa itu decoy effect dan bagaimana cara kerjanya? Simak artikel berikut untuk penjelasan lebih lanjut! &nbsp; Apa Itu Decoy Effect? &nbsp; Decoy effect adalah strategi pemasaran yang terbilang cerdik dengan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":13,"featured_media":5122,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":[],"categories":[196],"tags":[79,255,277,447],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v19.5.1 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Strategi Pemasaran Decoy Effect: Cara Cerdas Tingkatkan Penjualan<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Strategi pemasaran decoy effect konon mampu menghipnotis konsumen saat bertransaksi. Bagaimana cara kerjanya? Simak penjelasannya di sinI!\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/bisnis\/strategi-pemasaran-decoy-effect\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Strategi Pemasaran Decoy Effect: Cara Cerdas Tingkatkan Penjualan\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Strategi pemasaran decoy effect konon mampu menghipnotis konsumen saat bertransaksi. Bagaimana cara kerjanya? Simak penjelasannya di sinI!\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/bisnis\/strategi-pemasaran-decoy-effect\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Bizhare Media\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2023-09-02T11:00:54+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2023-09-04T02:55:55+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/Thumbnail_0831_Artikel-Media_Strategi-Pemasaran-Decoy-Effect-Cara-Cerdas-Tingkatkan-Penjualan_Bizhare-_-MBN.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1350\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1080\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Bizhare Contributor\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Bizhare Contributor\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/bisnis\/strategi-pemasaran-decoy-effect#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/bisnis\/strategi-pemasaran-decoy-effect\"},\"author\":{\"name\":\"Bizhare Contributor\",\"@id\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#\/schema\/person\/6ebe39b98d110ef65b63868496064fb3\"},\"headline\":\"Strategi Pemasaran Decoy Effect: Cara Cerdas Tingkatkan Penjualan\",\"datePublished\":\"2023-09-02T11:00:54+00:00\",\"dateModified\":\"2023-09-04T02:55:55+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/bisnis\/strategi-pemasaran-decoy-effect\"},\"wordCount\":846,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#organization\"},\"keywords\":[\"Tips Bisnis\",\"Info Bisnis\",\"Strategi Bisnis\",\"MBN Consulting\"],\"articleSection\":[\"Bisnis\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/bisnis\/strategi-pemasaran-decoy-effect#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/bisnis\/strategi-pemasaran-decoy-effect\",\"url\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/bisnis\/strategi-pemasaran-decoy-effect\",\"name\":\"Strategi Pemasaran Decoy Effect: Cara Cerdas Tingkatkan Penjualan\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#website\"},\"datePublished\":\"2023-09-02T11:00:54+00:00\",\"dateModified\":\"2023-09-04T02:55:55+00:00\",\"description\":\"Strategi pemasaran decoy effect konon mampu menghipnotis konsumen saat bertransaksi. Bagaimana cara kerjanya? Simak penjelasannya di sinI!\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/bisnis\/strategi-pemasaran-decoy-effect#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/bisnis\/strategi-pemasaran-decoy-effect\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/bisnis\/strategi-pemasaran-decoy-effect#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Strategi Pemasaran Decoy Effect: Cara Cerdas Tingkatkan Penjualan\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/\",\"name\":\"Bizhare Media\",\"description\":\"\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#organization\",\"name\":\"Bizhare Media\",\"url\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/\",\"sameAs\":[],\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"\",\"contentUrl\":\"\",\"caption\":\"Bizhare Media\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#\/schema\/person\/6ebe39b98d110ef65b63868496064fb3\",\"name\":\"Bizhare Contributor\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/6ede0c1e3649dbc3a108476777b70d6d?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/6ede0c1e3649dbc3a108476777b70d6d?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Bizhare Contributor\"},\"url\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/author\/bizhare-contributor\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Strategi Pemasaran Decoy Effect: Cara Cerdas Tingkatkan Penjualan","description":"Strategi pemasaran decoy effect konon mampu menghipnotis konsumen saat bertransaksi. Bagaimana cara kerjanya? Simak penjelasannya di sinI!","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/bisnis\/strategi-pemasaran-decoy-effect","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Strategi Pemasaran Decoy Effect: Cara Cerdas Tingkatkan Penjualan","og_description":"Strategi pemasaran decoy effect konon mampu menghipnotis konsumen saat bertransaksi. Bagaimana cara kerjanya? Simak penjelasannya di sinI!","og_url":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/bisnis\/strategi-pemasaran-decoy-effect","og_site_name":"Bizhare Media","article_published_time":"2023-09-02T11:00:54+00:00","article_modified_time":"2023-09-04T02:55:55+00:00","og_image":[{"width":1350,"height":1080,"url":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/Thumbnail_0831_Artikel-Media_Strategi-Pemasaran-Decoy-Effect-Cara-Cerdas-Tingkatkan-Penjualan_Bizhare-_-MBN.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Bizhare Contributor","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Bizhare Contributor","Est. reading time":"4 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/bisnis\/strategi-pemasaran-decoy-effect#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/bisnis\/strategi-pemasaran-decoy-effect"},"author":{"name":"Bizhare Contributor","@id":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#\/schema\/person\/6ebe39b98d110ef65b63868496064fb3"},"headline":"Strategi Pemasaran Decoy Effect: Cara Cerdas Tingkatkan Penjualan","datePublished":"2023-09-02T11:00:54+00:00","dateModified":"2023-09-04T02:55:55+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/bisnis\/strategi-pemasaran-decoy-effect"},"wordCount":846,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#organization"},"keywords":["Tips Bisnis","Info Bisnis","Strategi Bisnis","MBN Consulting"],"articleSection":["Bisnis"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/www.bizhare.id\/media\/bisnis\/strategi-pemasaran-decoy-effect#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/bisnis\/strategi-pemasaran-decoy-effect","url":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/bisnis\/strategi-pemasaran-decoy-effect","name":"Strategi Pemasaran Decoy Effect: Cara Cerdas Tingkatkan Penjualan","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#website"},"datePublished":"2023-09-02T11:00:54+00:00","dateModified":"2023-09-04T02:55:55+00:00","description":"Strategi pemasaran decoy effect konon mampu menghipnotis konsumen saat bertransaksi. Bagaimana cara kerjanya? Simak penjelasannya di sinI!","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/bisnis\/strategi-pemasaran-decoy-effect#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.bizhare.id\/media\/bisnis\/strategi-pemasaran-decoy-effect"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/bisnis\/strategi-pemasaran-decoy-effect#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Strategi Pemasaran Decoy Effect: Cara Cerdas Tingkatkan Penjualan"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#website","url":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/","name":"Bizhare Media","description":"","publisher":{"@id":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#organization","name":"Bizhare Media","url":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/","sameAs":[],"logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"","contentUrl":"","caption":"Bizhare Media"},"image":{"@id":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#\/schema\/person\/6ebe39b98d110ef65b63868496064fb3","name":"Bizhare Contributor","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/6ede0c1e3649dbc3a108476777b70d6d?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/6ede0c1e3649dbc3a108476777b70d6d?s=96&d=mm&r=g","caption":"Bizhare Contributor"},"url":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/author\/bizhare-contributor"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5120"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/wp-json\/wp\/v2\/users\/13"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=5120"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5120\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":5123,"href":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5120\/revisions\/5123"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/wp-json\/wp\/v2\/media\/5122"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=5120"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=5120"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=5120"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}