{"id":4966,"date":"2023-08-19T12:00:41","date_gmt":"2023-08-19T05:00:41","guid":{"rendered":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/?p=4966"},"modified":"2023-08-18T18:07:02","modified_gmt":"2023-08-18T11:07:02","slug":"business-model-canvas","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/bisnis\/business-model-canvas","title":{"rendered":"Business Model Canvas: Pengertian, Elemen, dan Cara Membuatnya"},"content":{"rendered":"<span class=\"rt-reading-time\" style=\"display: block;\"><span class=\"rt-label rt-prefix\"><\/span> <span class=\"rt-time\">5<\/span> <span class=\"rt-label rt-postfix\">menit baca<\/span><\/span><p><img loading=\"lazy\" class=\"alignnone size-large wp-image-4967\" src=\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/0818_Banner-Artikel_Business-Model-Canvas-Pengertian-Elemen-dan-Cara-Membuatnya_Bizhare-_-MBN-1024x400.jpg\" alt=\"business model canvas\" width=\"1024\" height=\"400\" srcset=\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/0818_Banner-Artikel_Business-Model-Canvas-Pengertian-Elemen-dan-Cara-Membuatnya_Bizhare-_-MBN-1024x400.jpg 1024w, https:\/\/www.bizhare.id\/media\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/0818_Banner-Artikel_Business-Model-Canvas-Pengertian-Elemen-dan-Cara-Membuatnya_Bizhare-_-MBN-500x195.jpg 500w, https:\/\/www.bizhare.id\/media\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/0818_Banner-Artikel_Business-Model-Canvas-Pengertian-Elemen-dan-Cara-Membuatnya_Bizhare-_-MBN-768x300.jpg 768w, https:\/\/www.bizhare.id\/media\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/0818_Banner-Artikel_Business-Model-Canvas-Pengertian-Elemen-dan-Cara-Membuatnya_Bizhare-_-MBN-1536x600.jpg 1536w, https:\/\/www.bizhare.id\/media\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/0818_Banner-Artikel_Business-Model-Canvas-Pengertian-Elemen-dan-Cara-Membuatnya_Bizhare-_-MBN-2048x799.jpg 2048w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Business model canvas<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> digunakan untuk merancang ide dengan pendekatan yang lebih sistematis. Dibantu dengan adanya visualisasi, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">business model canvas<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> juga jadi lebih mudah dipahami. Hal ini membuat para pelaku bisnis lebih mudah mendiskusikan ide dan bisa mengambil keputusan lebih cepat.\u00a0<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><b>Apa Itu <\/b><b><i>Business Model Canvas?<\/i><\/b><\/h2>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Business model canvas<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> adalah model penyusunan strategi bisnis untuk menjabarkan ide dan konsep secara visual. Tujuan dari dibuatnya bisnis model canvas adalah untuk memudahkan dalam melihat gambaran bisnis dan cara merealisasikannya.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Business model canvas <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">atau yang disingkat BMC ini cukup populer digunakan pada kalangan dan komunitas bisnis karena memiliki kerangka yang lebih sederhana. BMC bisa dikatakan sebagai<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> versi ringkas dari <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">business plan <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">yang terbilang detail. Seluruh ide, konsep, hingga prospek bisnis ke depan dijelaskan dalam satu dokumen secara rinci yang membuatnya menjadi terlihat banyak dan rumit.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><b>Baca Juga: <\/b><a href=\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/bisnis\/business-plan\"><b>Business Plan: Pengertian, Jenis, &amp; Manfaatnya<\/b><\/a><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Visualisasi <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">business model canvas <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">dilakukan dengan cara menyusunnya di dalam kolom atau kotak-kotak. Di sanalah para pelaku bisnis akan menyematkan visualisasi ide mereka sehingga lebih terstruktur dan mudah dipahami. Inilah mengapa model perancangan konsep bisnis ini dinamakan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">business model canvas<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pembuatan kerangka bisnis model ini diperkenalkan pertama kali oleh Alexander Osterwalder pada tahun 2005. Ia adalah seorang pengusaha asal Swiss yang menulis buku berjudul <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Business Model Generation. <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">Buku tersebut berisi penjelasan mengenai elemen-elemen penting dalam model bisnis BMC.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><b>9 Elemen dalam Business Model Canvas<\/b><\/h2>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Alexander Osterwalder menjelaskan dalam bukunya mengenai <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">business model canvas <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">yang terdiri dari 9 elemen penting berikut:<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\">\n<h3><b>Customer Segments (Segmentasi Pelanggan)<\/b><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<h3><span style=\"font-weight: 400;\">Pada <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">business model canvas, <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">elemen pertama adalah segmentasi pelanggan. Sebelum merancang konsep bisnis, Anda perlu menentukan siapa saja kelompok orang yang berpotensi menjadi konsumen atau menggunakan produk dan layanan yang Anda tawarkan.<\/span><\/h3>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk memudahkan Anda dalam menentukannya, langkah pertama yang perlu dilakukan adalah membuat <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">buyer persona<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">. Perkirakan di rentang umur berapa konsumen potensial bisnis Anda, pengeluaran mereka dalam periode tertentu, dan seberapa besar kemampuan pembelian mereka.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><b>Baca Juga: <\/b><a href=\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/bisnis\/riset-pasar\"><b>Riset Pasar: Strategi Mengenal Pelanggan<\/b><\/a><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\">\n<h3><b><em>Value Proposition<\/em> (Proposisi Nilai Pelanggan)<\/b><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Setelah mengetahui siapa target konsumen, cari tahu permasalahan yang mereka ingin selesaikan. Maka, produk dan layanan yang ditawarkan diharapkan dapat membantu mereka memberikan solusi terkait permasalahan tersebut, sehingga dapat memiliki nilai di mata konsumen.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Value<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> tidak hanya berkaitan dengan produk, namun juga kemudahan dalam pelayanan. Misalnya dengan memberikan kemudahan dalam pembayaran, layanan pesan antar, dan lain sebagainya. Pelanggan harus mengetahui bahwa produk yang kamu tawarkan unik dan unggul dibanding kompetitor.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\">\n<h3><b><em>Channels<\/em> (Saluran)<\/b><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Elemen <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">business model canvas <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">yang ketiga adalah <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">channels <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">atau saluran. <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Channel <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">merupakan media interaksi antara bisnis dengan pelanggan. Pemilihan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">channel <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">sangat bergantung pada jenis bisnis dan target pasar yang dituju.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tentukan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">channel <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">apa saja yang sesuai dengan bisnis dan pelanggan. Beberapa contoh <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">channel <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">yang bisa menjadi pilihan adalah website, media sosial, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">social media ads, marketplace, <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">hingga <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">e-commerce. <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">Selain sebagai saluran komunikasi, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">channels <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">juga sebagai media transaksi dan membangun <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">awareness <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">terhadap bisnis.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\">\n<h3><b><em>Customer Relationship<\/em> (Hubungan dengan Pelanggan)<\/b><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saat sudah mengetahui siapa pelanggan bisnis kamu dan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">channel <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">apa yang akan dipakai, mulai tentukan cara berkomunikasi dan membangun hubungan baik dengan mereka.\u00a0<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Gunakan strategi terbaik dalam mengelola dan menanggapi pelanggan. Mulai dari menangani<\/span> <span style=\"font-weight: 400;\">promosi, hingga menanggapi komplain. Bangun gaya komunikasi yang sesuai dengan pelanggan, apakah berkomunikasi secara santai atau profesional.\u00a0\u00a0<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\">\n<h3><b><em>Revenue Streams<\/em> (Sumber Pendapatan)<\/b><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Revenue streams <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">atau sumber pendapatan harus dikelola dengan baik. Caranya adalah dengan mengembangkan strategi yang bisa dilakukan untuk memperoleh lebih banyak keuntungan.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dunia bisnis akan terus berkembang. Penting untuk mengatur program yang relevan guna peningkatan layanan. Misalnya seperti menggunakan<\/span> <span style=\"font-weight: 400;\">sistem berlangganan, hingga aktivitas lainnya yang lekat dengan segmentasi pelanggan.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\">\n<h3><b><em>Key Activities<\/em> (Aktivitas yang Dijalankan)<\/b><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Key Activities <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">adalah elemen yang menjelaskan aktivitas apa saja yang dilakukan oleh bisnis. Aktivitas tersebut mencakup sistem operasional dan pengelolaan bisnis agar mencapai <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">value proposition.\u00a0<\/span><\/i><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk memastikan segala aktivitas dan sistem operasional bisnis agar berjalan lancar, Anda juga dapat melibatkan pihak ketiga seperti lembaga <\/span><a href=\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/bisnis\/peran-konsultan-bisnis\"><span style=\"font-weight: 400;\">konsultan bisnis.<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> Pelayanan lembaga konsultan bisnis dapat membantu Anda terkait sistem operasional bisnis, strategi bisnis, dan strategi pemasaran.\u00a0<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\">\n<h3><b><em>Key Resources<\/em> (Sumber Daya)<\/b><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Elemen <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">business model canvas<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> selanjutnya adalah <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">key resources <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">yang berguna untuk mendukung segala aktivitas bisnis agar berjalan lancar. <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Key resource <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">juga mendukung bisnis dalam mewujudkan nilai atau <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">value <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">perusahaan. Selain itu, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">key resource<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> juga berguna untuk tetap kompetitif dalam industri bisnis di tengah banyaknya pesaing.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Contoh dari <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">resource <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">atau sumber daya sebuah bisnis adalah lokasi, gedung atau tempat usaha, mesin, kendaraan, bahan baku, merek, sumber daya manusia, dan sumber daya finansial.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\">\n<h3><b><em>Key Partners<\/em> (Kerjasama)<\/b><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Partnership <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">atau kerjasama adalah pelibatan pihak ketiga dalam mencapai <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">key activities <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">di dalam bisnis untuk memberikan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">value <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">kepada konsumen. Kerjasama dijalin perusahaan dengan menggaet pihak eksternal, misalnya seperti mitra, supplier, atau distributor<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pihak-pihak tersebutlah yang kamu butuhkan untuk menjalin <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">partnership <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">yang saling menguntungkan. Pilihlah mitra kerjasama yang mampu mendorong kelancaran arus bisnis sesuai dengan ekspektasi perusahaan.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\">\n<h3><b><em>Cost Structure<\/em> (Struktur Biaya)<\/b><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Cost structure <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">merupakan pemetaan dan perkiraan biaya yang dibuat untuk merencanakan bisnis. <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Cost structure <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">juga meliputi cara mengelola biaya tersebut agar dapat dimanfaatkan secara maksimal dan efisien. Dibutuhkan kemampuan administrasi yang baik untuk mengelola keuangan secara rapi dan terstruktur agar meminimalisir kerugian dan risiko keuangan yang tidak sehat.\u00a0<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jika kamu tidak yakin dan ingin menghindari risiko rugi dan salah hitung tersebut, kamu juga dapat melibatkan pihak lain seperti konsultan bisnis dan keuangan. Konsultan bisnis dapat membantu dalam mengelola keuangan perusahaan yang sangat dibutuhkan untuk mendukung seluruh kegiatan bisnis.\u00a0<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><b>Baca Juga: <\/b><a href=\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/keuangan\/apa-itu-budgeting\"><b><i>Budgeting<\/i><\/b><b>: Tips dan Trik Mengelola Uang dengan Baik<\/b><\/a><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><b>Cara Membuat Bisnis Model Canvas<\/b><\/h2>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk dapat mengaplikasikan sembilan elemen model canvas di atas, kamu dapat menyimak langkah-langkah yang harus dilakukan saat membuat bisnis model canvas berikut!<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\">\n<h3><b>Melakukan Analisis Kompetitor<\/b><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain melakukan analisis pasar, lakukan pula analisis kompetitor. Analisis kompetitor untuk melihat bagaimana mereka mengelola bisnis dan pelanggan. strategi bisnisnya dan apa saja kebutuhan konsumen yang belum disediakan kompetitor. Kamu bisa menggunakan celah tersebut untuk menarik konsumen.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\">\n<h3><b>Memenuhi Elemen<\/b><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Semua elemen yang terdapat dalam <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">business model canvas <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">merupakan elemen penting untuk merancang model dan perencanaan bisnis. Namun, untuk mengetahui dengan jelas mana yang harus diprioritaskan, Anda bisa memetakan strategi dan menetapkan tujuan serta tenggat waktu dalam merealisasikannya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\">\n<h3><b>Pastikan Elemen Saling Mendukung<\/b><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Setiap elemen memiliki peran untuk menunjang rencana dan konsep bisnis yang dimiliki. Elemen tersebut saling berhubungan untuk membentuk strategi yang matang. Misalnya, untuk menghadirkan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">value proposition, <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">ketahui terlebih dahulu segmentasi pasar agar bisa memberikan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">revenue stream <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">yang diharapkan.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\">\n<h3><b>Relevan dengan Kondisi Sekarang<\/b><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tidak ada hal yang pasti dalam bisnis, perubahan dapat terjadi sewaktu-waktu. Misalnya perubahan perilaku<\/span> <span style=\"font-weight: 400;\">pelanggan, atau tren pasar. Oleh karena itu, agar strategi yang dilakukan tepat, lakukan perhitungan berdasarkan kondisi saat ini.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\">\n<h3><b>Melakukan Review<\/b><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Setelah kamu berhasil menyusun rancangan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">business model canvas <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">yang baik, semua elemen tercakup dan saling terhubung, jangan lupa untuk melakukan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">review <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">atau pengecekan ulang. Apa saja poin-poin yang masih belum pas dan relevan. Setelah itu, lakukan perbaikan jika ada.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><b>Baca Juga: <\/b><a href=\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/bisnis\/ide-bisnis-umkm\"><b>7 Ide Bisnis UMKM yang Bisa Jadi Inspirasi Usaha Anda<\/b><\/a><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Nah, setelah rancangan konsep bisnis Anda menggunakan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">business model canvas <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">selesai, selanjutnya lakukan eksekusi bisnis Anda. Untuk menghindari berbagai risiko bisnis ke depan, terutama terkait keuangan dan operasional, Anda juga bisa melibatkan pihak ketiga seperti lembaga konsultan bisnis dan keuangan.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><b>MBN Consulting<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> adalah konsultan bisnis dengan berbagai layanan konsultasi dan perencanaan bisnis terpercaya. Anda bisa mendapatkan layanan terkait laporan keuangan, legalitas, dan operasional bisnis. Telah berpengalaman dalam membantu para pelaku usaha dalam mengembangkan bisnis dan kualitas kinerja mereka.\u00a0<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">MBN Consulting telah bekerjasama dengan banyak bisnis dan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">brand <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">seperti Sour Sally Group dan Holycow! Group hingga dipercaya oleh pemerintah melalui Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah serta Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif untuk bekerjasama melakukan pendampingan kepada banyak pengusaha pemula potensial Indonesia, baik di dalam maupun di luar negeri.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tertarik untuk mengetahui layanan yang kami tawarkan? Silakan klik tombol di bawah untuk informasi dan konsultasi lebih lanjut.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><a class=\"btn-article\" href=\"https:\/\/mbnconsulting.id\/\"><b>MBN Consulting<\/b><\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p><span class=\"rt-reading-time\" style=\"display: block;\"><span class=\"rt-label rt-prefix\"><\/span> <span class=\"rt-time\">5<\/span> <span class=\"rt-label rt-postfix\">menit baca<\/span><\/span> &nbsp; Business model canvas digunakan untuk merancang ide dengan pendekatan yang lebih sistematis. Dibantu dengan adanya visualisasi, business model canvas juga jadi lebih mudah dipahami. Hal ini membuat para pelaku bisnis lebih mudah mendiskusikan ide dan bisa mengambil keputusan lebih cepat.\u00a0 &nbsp; Apa Itu Business Model Canvas? &nbsp; Business model canvas adalah model penyusunan strategi [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":13,"featured_media":4968,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":[],"categories":[196],"tags":[79,255,447],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v19.5.1 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Business Model Canvas: Pengertian, Elemen, Cara Membuatnya<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Business model canvas menjadi cara mempresentasikan ide bisnis dengan lebih ringkas. Apa saja yang dibutuhkan?\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/bisnis\/business-model-canvas\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Business Model Canvas: Pengertian, Elemen, Cara Membuatnya\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Business model canvas menjadi cara mempresentasikan ide bisnis dengan lebih ringkas. Apa saja yang dibutuhkan?\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/bisnis\/business-model-canvas\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Bizhare Media\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2023-08-19T05:00:41+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2023-08-18T11:07:02+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/0818_Thumbnail_Artikel-Media_Business-Model-Canvas-Pengertian-Elemen-dan-Cara-Membuatnya_Bizhare-_-MBN.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1350\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1080\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Bizhare Contributor\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Bizhare Contributor\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"6 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/bisnis\/business-model-canvas#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/bisnis\/business-model-canvas\"},\"author\":{\"name\":\"Bizhare Contributor\",\"@id\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#\/schema\/person\/6ebe39b98d110ef65b63868496064fb3\"},\"headline\":\"Business Model Canvas: Pengertian, Elemen, dan Cara Membuatnya\",\"datePublished\":\"2023-08-19T05:00:41+00:00\",\"dateModified\":\"2023-08-18T11:07:02+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/bisnis\/business-model-canvas\"},\"wordCount\":1308,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#organization\"},\"keywords\":[\"Tips Bisnis\",\"Info Bisnis\",\"MBN Consulting\"],\"articleSection\":[\"Bisnis\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/bisnis\/business-model-canvas#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/bisnis\/business-model-canvas\",\"url\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/bisnis\/business-model-canvas\",\"name\":\"Business Model Canvas: Pengertian, Elemen, Cara Membuatnya\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#website\"},\"datePublished\":\"2023-08-19T05:00:41+00:00\",\"dateModified\":\"2023-08-18T11:07:02+00:00\",\"description\":\"Business model canvas menjadi cara mempresentasikan ide bisnis dengan lebih ringkas. Apa saja yang dibutuhkan?\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/bisnis\/business-model-canvas#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/bisnis\/business-model-canvas\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/bisnis\/business-model-canvas#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Business Model Canvas: Pengertian, Elemen, dan Cara Membuatnya\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/\",\"name\":\"Bizhare Media\",\"description\":\"\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#organization\",\"name\":\"Bizhare Media\",\"url\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/\",\"sameAs\":[],\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"\",\"contentUrl\":\"\",\"caption\":\"Bizhare Media\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#\/schema\/person\/6ebe39b98d110ef65b63868496064fb3\",\"name\":\"Bizhare Contributor\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/6ede0c1e3649dbc3a108476777b70d6d?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/6ede0c1e3649dbc3a108476777b70d6d?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Bizhare Contributor\"},\"url\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/author\/bizhare-contributor\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Business Model Canvas: Pengertian, Elemen, Cara Membuatnya","description":"Business model canvas menjadi cara mempresentasikan ide bisnis dengan lebih ringkas. Apa saja yang dibutuhkan?","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/bisnis\/business-model-canvas","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Business Model Canvas: Pengertian, Elemen, Cara Membuatnya","og_description":"Business model canvas menjadi cara mempresentasikan ide bisnis dengan lebih ringkas. Apa saja yang dibutuhkan?","og_url":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/bisnis\/business-model-canvas","og_site_name":"Bizhare Media","article_published_time":"2023-08-19T05:00:41+00:00","article_modified_time":"2023-08-18T11:07:02+00:00","og_image":[{"width":1350,"height":1080,"url":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/0818_Thumbnail_Artikel-Media_Business-Model-Canvas-Pengertian-Elemen-dan-Cara-Membuatnya_Bizhare-_-MBN.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Bizhare Contributor","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Bizhare Contributor","Est. reading time":"6 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/bisnis\/business-model-canvas#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/bisnis\/business-model-canvas"},"author":{"name":"Bizhare Contributor","@id":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#\/schema\/person\/6ebe39b98d110ef65b63868496064fb3"},"headline":"Business Model Canvas: Pengertian, Elemen, dan Cara Membuatnya","datePublished":"2023-08-19T05:00:41+00:00","dateModified":"2023-08-18T11:07:02+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/bisnis\/business-model-canvas"},"wordCount":1308,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#organization"},"keywords":["Tips Bisnis","Info Bisnis","MBN Consulting"],"articleSection":["Bisnis"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/www.bizhare.id\/media\/bisnis\/business-model-canvas#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/bisnis\/business-model-canvas","url":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/bisnis\/business-model-canvas","name":"Business Model Canvas: Pengertian, Elemen, Cara Membuatnya","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#website"},"datePublished":"2023-08-19T05:00:41+00:00","dateModified":"2023-08-18T11:07:02+00:00","description":"Business model canvas menjadi cara mempresentasikan ide bisnis dengan lebih ringkas. Apa saja yang dibutuhkan?","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/bisnis\/business-model-canvas#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.bizhare.id\/media\/bisnis\/business-model-canvas"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/bisnis\/business-model-canvas#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Business Model Canvas: Pengertian, Elemen, dan Cara Membuatnya"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#website","url":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/","name":"Bizhare Media","description":"","publisher":{"@id":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#organization","name":"Bizhare Media","url":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/","sameAs":[],"logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"","contentUrl":"","caption":"Bizhare Media"},"image":{"@id":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#\/schema\/person\/6ebe39b98d110ef65b63868496064fb3","name":"Bizhare Contributor","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/6ede0c1e3649dbc3a108476777b70d6d?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/6ede0c1e3649dbc3a108476777b70d6d?s=96&d=mm&r=g","caption":"Bizhare Contributor"},"url":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/author\/bizhare-contributor"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4966"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/wp-json\/wp\/v2\/users\/13"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=4966"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4966\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":4969,"href":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4966\/revisions\/4969"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/wp-json\/wp\/v2\/media\/4968"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=4966"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=4966"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=4966"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}