{"id":2699,"date":"2023-10-11T14:00:12","date_gmt":"2023-10-11T07:00:12","guid":{"rendered":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/?p=2699"},"modified":"2023-10-11T14:01:34","modified_gmt":"2023-10-11T07:01:34","slug":"sandwich-generation","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/keuangan\/sandwich-generation","title":{"rendered":"Pengertian Sandwich Generation dan Cara Keluar dari Zona Ini"},"content":{"rendered":"<span class=\"rt-reading-time\" style=\"display: block;\"><span class=\"rt-label rt-prefix\"><\/span> <span class=\"rt-time\">6<\/span> <span class=\"rt-label rt-postfix\">menit baca<\/span><\/span><p><img loading=\"lazy\" class=\"alignnone size-full wp-image-2700\" src=\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/MEDIA_Artikel-Media_Pengertian-Sandwich-Generation-dan-Cara-Keluar-dari-Zona-Ini-scaled.webp\" alt=\"\" width=\"2560\" height=\"999\" srcset=\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/MEDIA_Artikel-Media_Pengertian-Sandwich-Generation-dan-Cara-Keluar-dari-Zona-Ini-scaled.webp 2560w, https:\/\/www.bizhare.id\/media\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/MEDIA_Artikel-Media_Pengertian-Sandwich-Generation-dan-Cara-Keluar-dari-Zona-Ini-500x195.webp 500w, https:\/\/www.bizhare.id\/media\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/MEDIA_Artikel-Media_Pengertian-Sandwich-Generation-dan-Cara-Keluar-dari-Zona-Ini-1024x400.webp 1024w, https:\/\/www.bizhare.id\/media\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/MEDIA_Artikel-Media_Pengertian-Sandwich-Generation-dan-Cara-Keluar-dari-Zona-Ini-768x300.webp 768w, https:\/\/www.bizhare.id\/media\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/MEDIA_Artikel-Media_Pengertian-Sandwich-Generation-dan-Cara-Keluar-dari-Zona-Ini-1536x600.webp 1536w, https:\/\/www.bizhare.id\/media\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/MEDIA_Artikel-Media_Pengertian-Sandwich-Generation-dan-Cara-Keluar-dari-Zona-Ini-2048x799.webp 2048w\" sizes=\"(max-width: 2560px) 100vw, 2560px\" \/><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><b><i>Sandwich generation<\/i><\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> menjadi fenomena yang marak terjadi belakangan ini. Orang-orang yang mengalami generasi sandwich harus bertanggung jawab menghidupi orang tua dan anak-anaknya dalam waktu bersamaan. Kenali lebih lanjut mengenai apa itu <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">sandwich generation<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, ciri-ciri dan dampaknya, serta cara keluar dari generasi sandwich.\u00a0<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><b>Apa Itu <\/b><b><i>Sandwich Generation<\/i><\/b><b>?<\/b><\/h2>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><b><i>Sandwich generation<\/i><\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> atau <\/span><b>generasi sandwich<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> adalah kondisi di mana seseorang bertanggung jawab penuh untuk menafkahi keluarganya, mulai dari orang tua, kakak, adik, hingga anak-anaknya. Orang-orang ini sering disebut sebagai tulang punggung keluarga.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Sandwich generation<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> awalnya diperkenalkan oleh Dorothy A. Miller, seorang profesor sekaligus direktur praktikum dari Universitas Kentucky. Pada tahun 1981, ia menerbitkan artikel penelitian berjudul \u201c<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">The Sandwich Generation: Adult Children of The Aging<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">\u201d.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Di sini, Miller mendeskripsikan generasi sandwich sebagai suatu keadaan di mana seseorang memiliki tanggung jawab ganda untuk menghidupi <\/span><b>dua generasi sekaligus<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">. Dua generasi ini terdiri atas generasi atas, yakni orang tua atau mertua, dan juga generasi bawah, yaitu anak kandung atau bahkan cucu.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><b>Ciri-Ciri <\/b><b><i>Sandwich Generation<\/i><\/b><\/h2>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jika Anda berada di <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">middle age<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> dan merasa terhimpit (<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">sandwiched<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">) karena terpaksa menghidupi dua generasi dari sisi finansial, baik kebutuhan sehari-hari hingga layanan kesehatan, maka Anda tergolong sebagai <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">sandwich generation<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">.\u00a0<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Menurut <\/span><b>Carol Abaya<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> selaku ahli <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Aging and Elder Care<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> dari Amerika Serikat, terdapat 3 ciri-ciri dan peran <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">sandwich generation<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">. Berikut ulasannya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><b>1. <\/b><b><i>The Traditional Sandwich Generation<\/i><\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Generasi ini berusia di antara 40 sampai 50 tahun. Posisi mereka di antara orang tua yang sudah lanjut usia dan anak-anak yang membutuhkan dukungan finansial.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><b>2. <\/b><b><i>The Club Sandwich Generation<\/i><\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Generasi ini berusia di antara 50 sampai 60 tahun. Posisi mereka terjepit di antara orang tua yang makin lanjut usia, anak-anak mereka yang mulai dewasa, dan ditambah cucu.\u00a0<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Istilah ini juga bisa berlaku bagi generasi sandwich yang berusia sekitar 30-40 tahunan yang terjepit di antara anak yang lebih muda, orang tua yang lanjut usia, dan kakek-neneknya.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><b>3. <\/b><b><i>The Open Faced Sandwich Generation<\/i><\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Generasi ini tidak terikat usia, melainkan siapa saja yang terlibat dalam perawatan lansia. Dalam kasus ini, mereka tidak memiliki keterampilan profesional dalam merawat lansia, dan konsentrasi mereka terpecah dengan pekerjaan tetap.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><b>Dampak <\/b><b><i>Sandwich Generation<\/i><\/b><\/h2>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Beban untuk mengurus kebutuhan orang tua dan anak secara bersamaan sangatlah berat. Tak heran bila fenomena <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">sandwich generation<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> berdampak buruk bagi mereka yang terjebak di dalamnya. Berikut ulasan selengkapnya!\u00a0<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><b>1. Tingkat Stres Tinggi<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bayangkan Anda harus mengurus dan menghidupi anak serta orang tua sekaligus. Kondisi <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">sandwich generation<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> ini pasti akan membuat seseorang kewalahan dan ter-<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">drained<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">. Alhasil, tingkat stres akan naik dan akan menimbulkan berbagai masalah baru di luar, baik dalam pekerjaan maupun hubungan sosial dengan orang lain.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><b>2. Sulit Membagi Waktu untuk Keluarga<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Beban membiayai finansial dua generasi tidak hanya berdampak fatal bagi kesehatan mental. Fenomena generasi sandwich juga menyebabkan seseorang mengalami kesulitan untuk membagi waktu, baik bersama pasangan, orang tua, maupun anak-anak mereka.\u00a0<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><b>3. Sulit Punya <\/b><b><i>Quality Time<\/i><\/b><b> dengan Diri Sendiri\u00a0<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Fenomena generasi sandwich juga berdampak negatif bagi diri sendiri. Karena harus fokus membiayai dua generasi sekaligus, seseorang akan merasa tidak memiliki waktu untuk diri sendiri. Uang dan waktu mereka sudah habis untuk mencari nafkah dan merawat anak serta orang tua mereka.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><b>4. Munculnya Rasa Bersalah\u00a0<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jika seseorang sudah terbiasa dengan tanggung jawab menafkahi dua generasi, mereka akan merasa bersalah jika tidak mampu memenuhi kebutuhan keluarga secara maksimal. Perasaan negatif ini jika tetap dipelihara dapat menjadi faktor pemicu munculnya stress dan gangguan mental.\u00a0<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><b>5. Kesulitan Secara Finansial<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tidak sedikit orang yang hidup dengan penghasilan yang pas-pasan dan terjebak dalam fenomena <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">sandwich generation<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">. Hal ini memaksa mereka untuk merencanakan keuangan seoptimal dan sebaik mungkin agar dapat mencukupi kebutuhan diri sendiri, orang tua, dan juga anaknya.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><b>Penyebab Munculnya Generasi Sandwich<\/b><\/h2>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ada beberapa hal yang menyebabkan kemunculan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">sandwich generation<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">. Berikut ulasan lengkapnya!<\/span><\/p>\n<h3><b>1. Perubahan Sosial<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Perubahan sosial seperti meningkatnya jumlah perempuan yang bekerja di luar rumah, menurunnya tingkat kesuburan, dan perubahan dalam pola keluarga, membuat generasi sandwich semakin marak di mana-mana.\u00a0<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Apalagi, kehidupan modern menuntut perempuan untuk bekerja dan memiliki karier yang sama dengan laki-laki, sehingga membuat mereka kesulitan dalam membagi waktu antara pekerjaan dan keluarga.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><b>2. Perubahan Ekonomi<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Perubahan ekonomi yang terjadi di masyarakat, seperti kenaikan biaya hidup dan terbatasnya sumber daya keuangan, membuat keluarga harus mencari cara untuk memenuhi kebutuhan hidup mereka.\u00a0<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hal ini bisa menyebabkan orang berusia produktif hidup di rumah orang tua, dan secara tidak langsung harus merawat dan menafkahi mereka. Hal ini diperparah jika orang tua tidak lagi bekerja dan tidak memiliki cukup dana pensiun.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><b>3. Harapan Keluarga<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Beberapa keluarga mengharapkan anaknya untuk merawat orang tua ketika sudah memasuki usia purna.\u00a0 Selain itu, beberapa orang tua berharap untuk tinggal bersama anak mereka. Namun, harapan ini dapat mengakibatkan tekanan pada anak-anak, terutama jika mereka juga memiliki anak sendiri dan punya tanggung jawab besar dalam kehidupan sehari-hari.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><b>Cara Keluar dari <\/b><b><i>Sandwich Generation<\/i><\/b><\/h2>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Melihat dampak sandwich generation yang buruk bagi kesehatan mental pribadi dan orang lain, maka diperlukan strategi dan tips untuk keluar dari generasi sandwich. Berikut cara-cara efektif yang bisa Anda lakukan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><b>1. Kelola Keuangan dengan Baik<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Agar bisa keluar dari generasi sandwich, hal pertama yang harus Anda lakukan adalah merencanakan pengelolaan keuangan dengan baik. Pertama, lakukan pencatatan pengeluaran setiap bulan. Dari sana, Anda bisa mengetahui pos-pos yang bisa dijadikan sebagai prioritas utama dalam anggaran keuangan.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Setelah membuat prioritas, Anda bisa memprediksi uang yang harus dikeluarkan di bulan depan. Hal ini penting agar Anda tidak kewalahan dengan pengeluaran yang tak terencana di masa depan.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jika dirasa kurang cukup, Anda bisa menggunakan jasa <\/span><a href=\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/keuangan\/financial-advisor\"><b><i>financial advisor<\/i><\/b><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> untuk menyusun strategi finansial yang baik. Tujuannya agar Anda tidak melakukan kesalahan yang sama dan menyebabkan anak-anak Anda menjadi <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">sandwich generation<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> selanjutnya.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><b>Baca Juga: <\/b><a href=\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/bisnis\/perencanaan-keuangan-pribadi\"><b>Panduan Membuat Perencanaan Keuangan Pribadi, Bisa Untuk Jangka Panjang!<\/b><\/a><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><b>2. Menambah Penghasilan Tambahan<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Cara keluar dari generasi sandwich selanjutnya adalah mencari penghasilan tambahan. Anda bisa mendapatkannya dari berbagai sumber, contohnya melakukan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">freelance job<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> atau membuka bisnis sampingan.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain itu, Anda juga bisa memanfaatkan aset berlebih yang dimiliki keluarga, contohnya tanah atau properti. Daripada tidak terpakai, sebaiknya aset tersebut Anda sewakan. Harapannya, di masa depan Anda bisa mendapatkan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">passive income<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> dari aset-aset tersebut.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><b>Baca Juga: <\/b><a href=\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/bisnis\/bisnis-sampingan\"><b>10 Ide Bisnis Sampingan yang Paling Cuan di Tahun 2023<\/b><\/a><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><b>3. Berhati-Hati dengan Utang Konsumtif<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Langkah selanjutnya yang bisa dilakukan untuk meminimalisir dari <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">sandwich generation<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> adalah menghindari utang, khususnya yang bersifat konsumtif, contohnya membeli barang mewah secara kredit.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebagai informasi, utang merupakan salah satu akar utama yang menyebabkan fenomena generasi sandwich. Pasalnya, banyak anak yang harus menanggung beban utang yang ditinggalkan oleh orang tuanya di masa lalu.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Itu sebabnya, selain membuat perencanaan keuangan yang matang, Anda harus bijak dalam mengatur pola konsumsi. Jangan sampai Anda mewariskan utang-utang Anda kepada generasi selanjutnya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><b>4. Siapkan Dana Darurat dan Asuransi<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dana darurat dan asuransi sudah terbukti membantu orang-orang keluar dari <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">sandwich generation<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">. Alasannya, biaya kesehatan seringkali besar dan tidak terduga. Jika Anda tidak menyiapkan dari sekarang, saat orang tua masuk rumah sakit, beban yang harus ditanggung sangatlah berat.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain itu, dana darurat dan asuransi juga mencegah munculnya berbagai masalah finansial lain seperti berutang. Itu sebabnya, selain <\/span><a href=\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/keuangan\/dana-pensiun\"><b>dana pensiun<\/b><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">, Anda harus menyiapkan kedua alokasi dana ini agar tidak menyebabkan masalah finansial bagi Anda maupun keturunan Anda di masa mendatang.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><b>5. Mulai Investasi Sejak Dini<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Cara terakhir meminimalisir generasi sandwich adalah dengan melakukan investasi sejak dini. Selagi beban finansial masih belum terlalu besar, sebaiknya Anda segera sisihkan pendapatan untuk <\/span><a href=\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/investasi\/investasi-jangka-panjang\"><b>investasi jangka panjang<\/b><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Salah satu bentuk investasi modal kecil yang bisa Anda lakukan adalah urun dana atau <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">crowdfunding<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">. Dalam skema investasi ini, Anda akan memberikan pendanaan secara patungan pada bisnis-bisnis seperti UMKM dan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">startup<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Karena sistemnya patungan, maka Anda tidak perlu mengeluarkan uang dalam jumlah besar. Mulai dari Rp1 juta, Anda sudah bisa mendapat bagian dari bisnis tersebut.\u00a0<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Salah satu platform urun dana terbaik yang bisa Anda coba adalah <\/span><b>Bizhare<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">. Berdiri sejak tahun 2018, Bizhare berkomitmen untuk menjadi platform <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">securities crowdfunding<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> terkemuka di Indonesia.\u00a0<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tercatat sudah ratusan bisnis dengan total investasi lebih dari Rp100 miliar telah didanai melalui Bizhare. Tak heran, Bizhare berhasil mendapat sederet penghargaan prestisius, mulai dari <\/span><b>#1 Indonesia Top Crowdfunding Platform 2019<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> by <\/span><b>Top 10 Asia (<\/b><b><i>Top10Asia.org<\/i><\/b><b>)<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">, <\/span><b>Top Innovation Choice Award 2021<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> by <\/span><b><i>Infobrand.id<\/i><\/b><span style=\"font-weight: 400;\">, hingga <\/span><b>Startup Terbaik Pilihan TEMPO 2017<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">.\u00a0<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tenang saja, Bizhare sudah terdaftar secara resmi di Otoritas Jasa Keuangan. Jadi, tunggu apalagi? Segera investasikan dana di bisnis UMKM pilihan Anda mulai dari Rp1 Juta. Cek daftar lengkapnya <\/span><a href=\"https:\/\/www.bizhare.id\/investasi\"><b>di tautan ini<\/b><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">.\u00a0<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><b>Baca Juga: <\/b><a href=\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/fitur\/panduan-berinvestasi-di-bizhare\"><b>Panduan Berinvestasi di Bizhare<\/b><\/a><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Demikianlah penjelasan mengenai apa itu generasi sandwich, ciri-ciri, dampak, dan cara keluar dari sandwich generation. Harus diakui, untuk keluar dari fenomena ini sangatlah sulit. Butuh tekad yang kuat serta strategi yang matang agar fenomena generasi sandwich bisa teratasi dengan baik.<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p><span class=\"rt-reading-time\" style=\"display: block;\"><span class=\"rt-label rt-prefix\"><\/span> <span class=\"rt-time\">6<\/span> <span class=\"rt-label rt-postfix\">menit baca<\/span><\/span> &nbsp; Sandwich generation menjadi fenomena yang marak terjadi belakangan ini. Orang-orang yang mengalami generasi sandwich harus bertanggung jawab menghidupi orang tua dan anak-anaknya dalam waktu bersamaan. Kenali lebih lanjut mengenai apa itu sandwich generation, ciri-ciri dan dampaknya, serta cara keluar dari generasi sandwich.\u00a0 &nbsp; Apa Itu Sandwich Generation? &nbsp; Sandwich generation atau generasi sandwich adalah [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":13,"featured_media":2701,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":[],"categories":[194],"tags":[202,251,279,280],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v19.5.1 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Pengertian Sandwich Generation dan Cara Keluar dari Zona Ini<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Kenali lebih lanjut mengenai apa itu sandwich generation, ciri-ciri dan dampaknya, serta cara keluar dari generasi sandwich.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/keuangan\/sandwich-generation\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Pengertian Sandwich Generation dan Cara Keluar dari Zona Ini\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Kenali lebih lanjut mengenai apa itu sandwich generation, ciri-ciri dan dampaknya, serta cara keluar dari generasi sandwich.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/keuangan\/sandwich-generation\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Bizhare Media\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2023-10-11T07:00:12+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2023-10-11T07:01:34+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/THUMBNAIL_Artikel-Media_Pengertian-Sandwich-Generation-dan-Cara-Keluar-dari-Zona-Ini.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1350\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1080\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Bizhare Contributor\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Bizhare Contributor\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"7 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/keuangan\/sandwich-generation#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/keuangan\/sandwich-generation\"},\"author\":{\"name\":\"Bizhare Contributor\",\"@id\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#\/schema\/person\/6ebe39b98d110ef65b63868496064fb3\"},\"headline\":\"Pengertian Sandwich Generation dan Cara Keluar dari Zona Ini\",\"datePublished\":\"2023-10-11T07:00:12+00:00\",\"dateModified\":\"2023-10-11T07:01:34+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/keuangan\/sandwich-generation\"},\"wordCount\":1425,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#organization\"},\"keywords\":[\"Tips Keuangan\",\"Info Keuangan\",\"Sandwich Generation\",\"Generasi Sandwich\"],\"articleSection\":[\"Keuangan\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/keuangan\/sandwich-generation#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/keuangan\/sandwich-generation\",\"url\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/keuangan\/sandwich-generation\",\"name\":\"Pengertian Sandwich Generation dan Cara Keluar dari Zona Ini\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#website\"},\"datePublished\":\"2023-10-11T07:00:12+00:00\",\"dateModified\":\"2023-10-11T07:01:34+00:00\",\"description\":\"Kenali lebih lanjut mengenai apa itu sandwich generation, ciri-ciri dan dampaknya, serta cara keluar dari generasi sandwich.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/keuangan\/sandwich-generation#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/keuangan\/sandwich-generation\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/keuangan\/sandwich-generation#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Pengertian Sandwich Generation dan Cara Keluar dari Zona Ini\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/\",\"name\":\"Bizhare Media\",\"description\":\"\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#organization\",\"name\":\"Bizhare Media\",\"url\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/\",\"sameAs\":[],\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"\",\"contentUrl\":\"\",\"caption\":\"Bizhare Media\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#\/schema\/person\/6ebe39b98d110ef65b63868496064fb3\",\"name\":\"Bizhare Contributor\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/6ede0c1e3649dbc3a108476777b70d6d?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/6ede0c1e3649dbc3a108476777b70d6d?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Bizhare Contributor\"},\"url\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/author\/bizhare-contributor\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Pengertian Sandwich Generation dan Cara Keluar dari Zona Ini","description":"Kenali lebih lanjut mengenai apa itu sandwich generation, ciri-ciri dan dampaknya, serta cara keluar dari generasi sandwich.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/keuangan\/sandwich-generation","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Pengertian Sandwich Generation dan Cara Keluar dari Zona Ini","og_description":"Kenali lebih lanjut mengenai apa itu sandwich generation, ciri-ciri dan dampaknya, serta cara keluar dari generasi sandwich.","og_url":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/keuangan\/sandwich-generation","og_site_name":"Bizhare Media","article_published_time":"2023-10-11T07:00:12+00:00","article_modified_time":"2023-10-11T07:01:34+00:00","og_image":[{"width":1350,"height":1080,"url":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/THUMBNAIL_Artikel-Media_Pengertian-Sandwich-Generation-dan-Cara-Keluar-dari-Zona-Ini.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Bizhare Contributor","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Bizhare Contributor","Est. reading time":"7 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/keuangan\/sandwich-generation#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/keuangan\/sandwich-generation"},"author":{"name":"Bizhare Contributor","@id":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#\/schema\/person\/6ebe39b98d110ef65b63868496064fb3"},"headline":"Pengertian Sandwich Generation dan Cara Keluar dari Zona Ini","datePublished":"2023-10-11T07:00:12+00:00","dateModified":"2023-10-11T07:01:34+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/keuangan\/sandwich-generation"},"wordCount":1425,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#organization"},"keywords":["Tips Keuangan","Info Keuangan","Sandwich Generation","Generasi Sandwich"],"articleSection":["Keuangan"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/www.bizhare.id\/media\/keuangan\/sandwich-generation#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/keuangan\/sandwich-generation","url":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/keuangan\/sandwich-generation","name":"Pengertian Sandwich Generation dan Cara Keluar dari Zona Ini","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#website"},"datePublished":"2023-10-11T07:00:12+00:00","dateModified":"2023-10-11T07:01:34+00:00","description":"Kenali lebih lanjut mengenai apa itu sandwich generation, ciri-ciri dan dampaknya, serta cara keluar dari generasi sandwich.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/keuangan\/sandwich-generation#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.bizhare.id\/media\/keuangan\/sandwich-generation"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/keuangan\/sandwich-generation#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Pengertian Sandwich Generation dan Cara Keluar dari Zona Ini"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#website","url":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/","name":"Bizhare Media","description":"","publisher":{"@id":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#organization","name":"Bizhare Media","url":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/","sameAs":[],"logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"","contentUrl":"","caption":"Bizhare Media"},"image":{"@id":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#\/schema\/person\/6ebe39b98d110ef65b63868496064fb3","name":"Bizhare Contributor","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/6ede0c1e3649dbc3a108476777b70d6d?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/6ede0c1e3649dbc3a108476777b70d6d?s=96&d=mm&r=g","caption":"Bizhare Contributor"},"url":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/author\/bizhare-contributor"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2699"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/wp-json\/wp\/v2\/users\/13"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2699"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2699\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2702,"href":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2699\/revisions\/2702"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2701"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2699"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2699"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2699"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}