{"id":2008,"date":"2023-01-13T11:08:36","date_gmt":"2023-01-13T04:08:36","guid":{"rendered":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/?p=2008"},"modified":"2023-01-13T11:08:36","modified_gmt":"2023-01-13T04:08:36","slug":"pahami-analisis-fundamental-saham-agar-anda-semakin-cuan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/investasi\/pahami-analisis-fundamental-saham-agar-anda-semakin-cuan","title":{"rendered":"Pahami Analisis Fundamental Saham agar Anda Semakin Cuan"},"content":{"rendered":"<span class=\"rt-reading-time\" style=\"display: block;\"><span class=\"rt-label rt-prefix\"><\/span> <span class=\"rt-time\">4<\/span> <span class=\"rt-label rt-postfix\">menit baca<\/span><\/span><p><img loading=\"lazy\" class=\"aligncenter wp-image-2041 size-full\" src=\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/Analisis-Fundamental-Saham-scaled.webp\" alt=\"Memahami Analisis Fundamental\" width=\"2560\" height=\"999\" srcset=\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/Analisis-Fundamental-Saham-scaled.webp 2560w, https:\/\/www.bizhare.id\/media\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/Analisis-Fundamental-Saham-500x195.webp 500w, https:\/\/www.bizhare.id\/media\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/Analisis-Fundamental-Saham-1024x400.webp 1024w, https:\/\/www.bizhare.id\/media\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/Analisis-Fundamental-Saham-768x300.webp 768w, https:\/\/www.bizhare.id\/media\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/Analisis-Fundamental-Saham-1536x600.webp 1536w, https:\/\/www.bizhare.id\/media\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/Analisis-Fundamental-Saham-2048x799.webp 2048w\" sizes=\"(max-width: 2560px) 100vw, 2560px\" \/><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebelum memulai investasi saham, Anda perlu melakukan sejumlah analisis untuk mendapatkan keuntungan sebagai seorang investor. Analisis yang biasanya digunakan oleh investor adalah analisis fundamental. Analisis Fundamental atau Fundamental Analisis adalah teknik analisa yang memperhitungkan berbagai faktor, seperti kinerja perusahaan, analisis persaingan usaha, analisis industri, analisis ekonomi, dan pasar makro-mikro.\u00a0<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><strong>Memahami Apa itu Analisis Fundamental Saham<\/strong><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Metode awal yang biasa dipakai saat melakukan analisis fundamental saham adalah menjaring atau menulis daftar saham-saham yang diperkirakan punya perkiraan fundamental yang oke. Nah, terdapat dua pendekatan untuk menganalisis secara fundamental performa suatu perusahaan bagi seorang investor yakni dengan cara <em>top-down<\/em>, yaitu melakukan pengamatan yang dimulai dari kondisi ekonomi makro, sektor industri, sampai perusahaan. <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Anda juga bisa menggunakan pendekatan <em>bottom up<\/em> yaitu melakukan pengamatan yang dimulai dari perusahaan, sektor industri, sampai kondisi ekonomi makro. Guna mengetahuinya lebih jelas, berikut penjelasan nya:<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><span style=\"font-weight: 400;\">Pendekatan <em>Top-Down<\/em><\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saat investor melihat gambaran umum dari suatu perusahaan yang dituju. Dengan pendekatan ini, seorang investor akan percaya jika kondisi suatu perusahaan secara umum baik secara keseluruhan komponennya. Pendekatan dari atas ke bawah, dimulai dengan beberapa hal mulai dari kondisi makro global dan dalam negeri, kemudian prospek pertumbuhan sektor, serta fundamental perusahaan. Jika empat hal itu positif, artinya perusahaan memiliki masa depan cemerlang bagi Anda yang ingin berinvestasi.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><span style=\"font-weight: 400;\">Pendekatan <em>Bottom-Up<\/em><\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Berbalik dengan <em>top-down<\/em>, pendekatan <em>bottom-up<\/em> adalah saat seorang investor melihat lebih dulu detail dari suatu perusahaan seperti kondisi keuangan perusahaan, serta kompetisi dengan kompetitornya,\u00a0 daripada fokus pada faktor kondisi ekonomi domestik atau global, perkembangan suatu sektor, atau faktor lain yang berada di luar saham Seorang. Investor bakal mengkaji lebih dalam kondisi perusahaan hingga dapat kesimpulan apakah perusahaan tersebut memberikan dampak positif di masa depan.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><strong>Rasio Analisis Fundamental Saham<\/strong><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Lewat analisis fundamental, seorang investor bisa memperkirakan nilai intrinsik perusahaan untuk menentukan apakah harga saham yang ditawarkan di pasar saham <em>undervalue<\/em> atau <em>overvalue<\/em>.\u00a0 Jika tahu soal informasi ini, seorang investor bisa\u00a0 memutuskan pembelian atau penjualan saham. Berikut merupakan rasio-rasio yang Anda harus ketahui dalam analisis fundamental Saham:<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><span style=\"font-weight: 400;\">Analisis Fundamental <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Earning Per Share<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> (EPS)<\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Melalui metode ini Anda dapat mengetahui laba dari per lembar saham. Menghitung EPS ini sebenarnya cukup mudah, berikut Bizhare sajikan rumus nya:<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Rumus EPS:<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">EPS= Laba Bersih:Saham Beredar<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Contoh:<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bila Anda ingin membeli Saham perusahaan A yang memiliki laba bersih Rp 400.000.000 di tahun 2022 dan ada 100.000 saham beredar. Berarti, EPS nya adalah Rp 4.000 per lembar saham.\u00a0<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sedikit tips, akan lebih baik bila EPS dari sebuah Saham memiliki peningkatan nilai dari tahun ke tahun. Dikarenakan, hal tersebut menandakan bahwa laba bersih perusahaan tersebut juga meningkat dari waktu ke waktu.\u00a0<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><span style=\"font-weight: 400;\">Analisis Fundamental <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Price to<\/span><\/i> <i><span style=\"font-weight: 400;\">Earning Ratio<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> (PER)<\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Melalui metode ini Anda dapat mengetahui dan memperkirakan nilai sebuah saham perusahaan. Jadi, Anda dapat mengukur apakah harga dari sebuah Saham kemahalan atau tidak. Menghitung PER ini sebenarnya cukup mudah, berikut Bizhare sajikan rumusnya:<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Rumus PER:<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">PER= Harga Saham:Laba Per Lembar Saham (EPS)<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Contoh:<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bila perusahaan A yang tadi Anda hitung EPS nya sebesar Rp 4.000 per lembar saham dan harga sahamnya Rp 20.000 per lembar, berarti hasil PER nya adalah 5x. Hal tersebut bermakna, Anda harus membayar Rp 5 untuk memperoleh setiap satu rupiah <em>earnings<\/em> perusahaan. Sedikit tips, carilah saham yang memiliki PER lebih rendah di industrinya, sebab semakin kecil PER berarti akan semakin baik.\u00a0<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><span style=\"font-weight: 400;\">Analisis Fundamental <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Price to<\/span><\/i> <i><span style=\"font-weight: 400;\">Book Value<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> (PBV)<\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain menggunakan PER, PBV juga bisa digunakan untuk memperkirakan nilai sebuah saham perusahaan kemahalan atau tidak. Menghitung PBV ini melalui 2 tahap, yang Anda harus cari tahu adalah nilai ekuitas dari perusahaan, harga saham per lembar, serta jumlah saham beredar. Berikut Bizhare sajikan rumusnya:<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Book Value per lembar saham (BV)<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">BV= Nilai Ekuitas:Jumlah Saham Beredar<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Contoh:<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Perusahaan A memiliki nilai ekuitas Rp 2.0000.000.000 dengan saham beredar sebanyak 100.000. Berarti , book value per lembar adalah Rp 20.000. Selanjutnya, Anda tinggal menghitung PBV dengan rumus:<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Price to Book Value (PBV)= Harga Saham saat ini:Nilai buku per lembar Saham<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Contoh:<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Harga Saham perusahaan A Rp 20.000, dengan nilai buku per lembar saham Rp 20.000 juga, berarti PBV nya adalah 1.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Secara umum, saham dengan nilai PBV di atas 1 dianggap mahal karena mencerminkan harga saham yang melebihi nilai buku perusahaan. Sebaliknya, saham dengan nilai PBV kurang dari 1 dianggap murah sehingga banyak dicari investor.\u00a0\u00a0<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Walau demikian, patut diketahui bahwa tidak selamanya PBV &lt; 1 berarti saham tersebut murah atau undervalue, dan begitu juga sebaliknya saham dengan PBV &gt; 1 berarti valuasinya mahal dan tidak layak di beli, tidak selalu seperti itu.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bisa jadi saham yang memiliki nilai PBV kurang dari 1 disebabkan oleh perusahaan tersebut memiliki banyak utang, atau memang prospek perusahaan ke depannya kurang baik, dan perusahaan dengan PBV lebih dari 1 memang memiliki performa yang cemerlang. Kuncinya adalah Anda harus mengkombinasikan beberapa analisis fundamental dan menyesuaikan dengan industri perusahaan serta tren yang terjadi.\u00a0<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><span style=\"font-weight: 400;\">Analisis Fundamental <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Dividend Yield<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0<\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Melalui metode ini Anda dapat mengetahui imbal hasil per tahun dari investasi saham yang Anda lakukan. Jadi, Anda dapat memperkirakan kapan untuk balik modal dan memperoleh keuntungan. Berikut Bizhare sajikan rumus untuk menghitung <em>Dividend Yield<\/em>:<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Rumus <em>Dividend Yield<\/em>:<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\"><em>Dividend Yield<\/em>= <em>Dividend<\/em> per Lembar Saham:Harga Saham (EPS) x 100<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Contoh:<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bila perusahaan A membagikan <em>dividend<\/em> per tahun sebesar Rp 3.000 per lembar dengan harga saham Rp 20.000 per lembar, berarti <em>dividend yield<\/em> Saham perusahaan A sebesar 15% per tahun. Bila perusahaan konsisten memiliki Yield sebesar itu, maka Anda akan balik modal kurang lebih setelah 6 tahun.\u00a0\u00a0<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bagaimana? Apakah Anda sedikit banyak sudah mengetahui kan bagaimana melakukan analisis fundamental? Oiya, selain melakukan analisa Fundamental di atas, ada banyak rasio terkait Analisis Fundamental lain yang bisa Anda hitung. Keuntungan dari berinvestasi saham memang menggiurkan, namun sebelum membeli sebuah saham ada baiknya Anda pertimbangkan dulu berbagai hal termasuk analisis fundamental.\u00a0<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Semoga artikel ini bisa membantu Anda dalam berinvestasi Saham ya!<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p><span class=\"rt-reading-time\" style=\"display: block;\"><span class=\"rt-label rt-prefix\"><\/span> <span class=\"rt-time\">4<\/span> <span class=\"rt-label rt-postfix\">menit baca<\/span><\/span> &nbsp; Sebelum memulai investasi saham, Anda perlu melakukan sejumlah analisis untuk mendapatkan keuntungan sebagai seorang investor. Analisis yang biasanya digunakan oleh investor adalah analisis fundamental. Analisis Fundamental atau Fundamental Analisis adalah teknik analisa yang memperhitungkan berbagai faktor, seperti kinerja perusahaan, analisis persaingan usaha, analisis industri, analisis ekonomi, dan pasar makro-mikro.\u00a0 &nbsp; Memahami Apa itu Analisis [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":13,"featured_media":2042,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":[],"categories":[195],"tags":[73,219],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v19.5.1 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Pahami Analisis Fundamental Saham agar Anda Semakin Cuan<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Analisis Fundamental Saham adalah teknik analisa yang memperhitungkan berbagai faktor, seperti kinerja perusahaan, analisis persaingan usaha, analisis industri, analisis ekonomi, dan pasar makro-mikro.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/investasi\/pahami-analisis-fundamental-saham-agar-anda-semakin-cuan\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Pahami Analisis Fundamental Saham agar Anda Semakin Cuan\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Analisis Fundamental Saham adalah teknik analisa yang memperhitungkan berbagai faktor, seperti kinerja perusahaan, analisis persaingan usaha, analisis industri, analisis ekonomi, dan pasar makro-mikro.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/investasi\/pahami-analisis-fundamental-saham-agar-anda-semakin-cuan\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Bizhare Media\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2023-01-13T04:08:36+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/Memahami-Analisis-Fundamental-Saham-agar-Anda-Semakin-Cuan_THUMBNAIL-scaled.webp\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"2560\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"2048\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/webp\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Bizhare Contributor\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Bizhare Contributor\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/investasi\/pahami-analisis-fundamental-saham-agar-anda-semakin-cuan#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/investasi\/pahami-analisis-fundamental-saham-agar-anda-semakin-cuan\"},\"author\":{\"name\":\"Bizhare Contributor\",\"@id\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#\/schema\/person\/6ebe39b98d110ef65b63868496064fb3\"},\"headline\":\"Pahami Analisis Fundamental Saham agar Anda Semakin Cuan\",\"datePublished\":\"2023-01-13T04:08:36+00:00\",\"dateModified\":\"2023-01-13T04:08:36+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/investasi\/pahami-analisis-fundamental-saham-agar-anda-semakin-cuan\"},\"wordCount\":957,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#organization\"},\"keywords\":[\"Tips Investasi\",\"Investasi Pemula\"],\"articleSection\":[\"Investasi\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/investasi\/pahami-analisis-fundamental-saham-agar-anda-semakin-cuan#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/investasi\/pahami-analisis-fundamental-saham-agar-anda-semakin-cuan\",\"url\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/investasi\/pahami-analisis-fundamental-saham-agar-anda-semakin-cuan\",\"name\":\"Pahami Analisis Fundamental Saham agar Anda Semakin Cuan\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#website\"},\"datePublished\":\"2023-01-13T04:08:36+00:00\",\"dateModified\":\"2023-01-13T04:08:36+00:00\",\"description\":\"Analisis Fundamental Saham adalah teknik analisa yang memperhitungkan berbagai faktor, seperti kinerja perusahaan, analisis persaingan usaha, analisis industri, analisis ekonomi, dan pasar makro-mikro.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/investasi\/pahami-analisis-fundamental-saham-agar-anda-semakin-cuan#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/investasi\/pahami-analisis-fundamental-saham-agar-anda-semakin-cuan\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/investasi\/pahami-analisis-fundamental-saham-agar-anda-semakin-cuan#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Pahami Analisis Fundamental Saham agar Anda Semakin Cuan\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/\",\"name\":\"Bizhare Media\",\"description\":\"\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#organization\",\"name\":\"Bizhare Media\",\"url\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/\",\"sameAs\":[],\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"\",\"contentUrl\":\"\",\"caption\":\"Bizhare Media\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#\/schema\/person\/6ebe39b98d110ef65b63868496064fb3\",\"name\":\"Bizhare Contributor\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/6ede0c1e3649dbc3a108476777b70d6d?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/6ede0c1e3649dbc3a108476777b70d6d?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Bizhare Contributor\"},\"url\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/author\/bizhare-contributor\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Pahami Analisis Fundamental Saham agar Anda Semakin Cuan","description":"Analisis Fundamental Saham adalah teknik analisa yang memperhitungkan berbagai faktor, seperti kinerja perusahaan, analisis persaingan usaha, analisis industri, analisis ekonomi, dan pasar makro-mikro.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/investasi\/pahami-analisis-fundamental-saham-agar-anda-semakin-cuan","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Pahami Analisis Fundamental Saham agar Anda Semakin Cuan","og_description":"Analisis Fundamental Saham adalah teknik analisa yang memperhitungkan berbagai faktor, seperti kinerja perusahaan, analisis persaingan usaha, analisis industri, analisis ekonomi, dan pasar makro-mikro.","og_url":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/investasi\/pahami-analisis-fundamental-saham-agar-anda-semakin-cuan","og_site_name":"Bizhare Media","article_published_time":"2023-01-13T04:08:36+00:00","og_image":[{"width":2560,"height":2048,"url":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/Memahami-Analisis-Fundamental-Saham-agar-Anda-Semakin-Cuan_THUMBNAIL-scaled.webp","type":"image\/webp"}],"author":"Bizhare Contributor","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Bizhare Contributor","Est. reading time":"5 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/investasi\/pahami-analisis-fundamental-saham-agar-anda-semakin-cuan#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/investasi\/pahami-analisis-fundamental-saham-agar-anda-semakin-cuan"},"author":{"name":"Bizhare Contributor","@id":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#\/schema\/person\/6ebe39b98d110ef65b63868496064fb3"},"headline":"Pahami Analisis Fundamental Saham agar Anda Semakin Cuan","datePublished":"2023-01-13T04:08:36+00:00","dateModified":"2023-01-13T04:08:36+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/investasi\/pahami-analisis-fundamental-saham-agar-anda-semakin-cuan"},"wordCount":957,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#organization"},"keywords":["Tips Investasi","Investasi Pemula"],"articleSection":["Investasi"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/www.bizhare.id\/media\/investasi\/pahami-analisis-fundamental-saham-agar-anda-semakin-cuan#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/investasi\/pahami-analisis-fundamental-saham-agar-anda-semakin-cuan","url":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/investasi\/pahami-analisis-fundamental-saham-agar-anda-semakin-cuan","name":"Pahami Analisis Fundamental Saham agar Anda Semakin Cuan","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#website"},"datePublished":"2023-01-13T04:08:36+00:00","dateModified":"2023-01-13T04:08:36+00:00","description":"Analisis Fundamental Saham adalah teknik analisa yang memperhitungkan berbagai faktor, seperti kinerja perusahaan, analisis persaingan usaha, analisis industri, analisis ekonomi, dan pasar makro-mikro.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/investasi\/pahami-analisis-fundamental-saham-agar-anda-semakin-cuan#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.bizhare.id\/media\/investasi\/pahami-analisis-fundamental-saham-agar-anda-semakin-cuan"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/investasi\/pahami-analisis-fundamental-saham-agar-anda-semakin-cuan#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Pahami Analisis Fundamental Saham agar Anda Semakin Cuan"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#website","url":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/","name":"Bizhare Media","description":"","publisher":{"@id":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#organization","name":"Bizhare Media","url":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/","sameAs":[],"logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"","contentUrl":"","caption":"Bizhare Media"},"image":{"@id":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#\/schema\/person\/6ebe39b98d110ef65b63868496064fb3","name":"Bizhare Contributor","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/6ede0c1e3649dbc3a108476777b70d6d?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/6ede0c1e3649dbc3a108476777b70d6d?s=96&d=mm&r=g","caption":"Bizhare Contributor"},"url":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/author\/bizhare-contributor"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2008"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/wp-json\/wp\/v2\/users\/13"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2008"}],"version-history":[{"count":7,"href":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2008\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2065,"href":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2008\/revisions\/2065"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2042"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2008"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2008"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2008"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}