{"id":10459,"date":"2026-10-01T09:46:34","date_gmt":"2026-10-01T02:46:34","guid":{"rendered":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/?p=10459"},"modified":"2026-10-01T09:46:34","modified_gmt":"2026-10-01T02:46:34","slug":"jatuh-tempo-bukan-garansi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/investasi\/jatuh-tempo-bukan-garansi","title":{"rendered":"Jatuh Tempo Bukan Garansi"},"content":{"rendered":"<span class=\"span-reading-time rt-reading-time\" style=\"display: block;\"><span class=\"rt-label rt-prefix\"><\/span> <span class=\"rt-time\"> 3<\/span> <span class=\"rt-label rt-postfix\">menit baca<\/span><\/span><p><img loading=\"lazy\" class=\"aligncenter wp-image-10460 size-full\" src=\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/AWR-SEO-KV-Thumbnail-SEO_Banner-Artikel-12.jpg\" alt=\"Layar ponsel berisi peringatan\" width=\"1012\" height=\"395\" srcset=\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/AWR-SEO-KV-Thumbnail-SEO_Banner-Artikel-12.jpg 1012w, https:\/\/www.bizhare.id\/media\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/AWR-SEO-KV-Thumbnail-SEO_Banner-Artikel-12-500x195.jpg 500w, https:\/\/www.bizhare.id\/media\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/AWR-SEO-KV-Thumbnail-SEO_Banner-Artikel-12-768x300.jpg 768w\" sizes=\"(max-width: 1012px) 100vw, 1012px\" \/><\/p>\n<h2><\/h2>\n<h2><b>Jatuh Tempo Bukan Garansi<\/b><\/h2>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam investasi berbasis bisnis, istilah jatuh tempo sering kali terdengar menenangkan. Ada tanggal yang jelas dan waktu yang bisa ditunggu, seolah semua risiko akan berhenti tepat ketika periode investasi berakhir. Tidak heran jika banyak investor menjadikannya sebagai penanda utama rasa aman.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Namun, jatuh tempo sejatinya bukan jaminan. Ia hanyalah kerangka waktu yang disepakati di atas kertas, bukan kepastian bahwa bisnis di balik investasi tersebut akan selalu berjalan sesuai rencana. Risiko tidak otomatis hilang hanya karena ada batas waktu yang tercantum.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Memahami jatuh tempo secara utuh bukan soal menghitung bulan hingga dana kembali, melainkan soal membaca kemampuan bisnis dalam memenuhi kewajibannya. Tanpa literasi dan due diligence yang memadai, jatuh tempo mudah disalahartikan sebagai perlindungan, padahal yang dibutuhkan investor justru pemahaman atas realitas usaha yang mendasarinya.<\/span><\/p>\n<h2><\/h2>\n<h2><\/h2>\n<h2><b>Apa itu Sebenarnya Jatuh Tempo?<\/b><\/h2>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam konteks investasi berbasis bisnis, jatuh tempo merujuk pada periode waktu yang disepakati sejak awal, di mana investor berhak menerima kembali pokok dana dan imbal hasil sesuai perjanjian. Jatuh tempo menetapkan kapan kewajiban tersebut seharusnya dipenuhi, bukan memastikan bahwa dana akan otomatis tersedia pada saat itu.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Penting untuk dipahami bahwa jatuh tempo bukanlah fitur keamanan, melainkan bagian dari struktur kontrak. Ia mencerminkan proyeksi dan asumsi atas kinerja bisnis ke depan, termasuk arus kas, penjualan, dan efisiensi operasional. Jika asumsi tersebut tidak tercapai, maka jatuh tempo tetap ada, tetapi kemampuan bisnis untuk memenuhi kewajibannya bisa terganggu.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Oleh karena itu, jatuh tempo di sini lebih tepat disebut sebagai estimasi terbaik, bukan kepastian mutlak. Ia sangat bergantung pada kelancaran rantai pasok dan kedisiplinan pihak ketiga yang sering kali berada di luar kendali langsung penerbit.<\/span><\/p>\n<h2><\/h2>\n<h2><\/h2>\n<h2><b>Realitas Operasional<\/b><\/h2>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Di atas kertas, skema investasi berbasis bisnis terlihat rapi. Ada proyeksi pendapatan, jadwal pembayaran, dan tanggal jatuh tempo yang jelas. Namun pada kenyataannya, operasional bisnis jarang berjalan semulus itu.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Arus kas bisnis sangat dipengaruhi oleh banyak faktor yang sifatnya dinamis. Penjualan bisa melambat, biaya bahan baku naik, permintaan pasar berubah, atau terjadi gangguan operasional yang tidak terduga. Semua ini berdampak langsung pada kemampuan bisnis menghasilkan kas, yang pada akhirnya menjadi sumber pembayaran kepada investor.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Di sinilah sering muncul kesenjangan persepsi. Sebagian investor melihat tanggal jatuh tempo sebagai titik pasti. Sementara bagi pelaku usaha, jatuh tempo adalah target yang hanya bisa dicapai jika kondisi bisnis mendukung. Ketika arus kas tidak sekuat rencana awal, prioritas bisnis biasanya bergeser ke menjaga kelangsungan operasional terlebih dahulu.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Memahami realitas ini membantu investor melihat risiko secara lebih utuh. Risiko dalam investasi ini tidak hanya soal tanggal jatuh tempo tercapai atau tidak, melainkan tentang seberapa tangguh model bisnis tersebut mampu menjaga likuiditasnya di tengah ketidakpastian pasar.<\/span><\/p>\n<p data-pm-slice=\"1 1 []\">\n<p><strong>Baca Juga:<\/strong> <a href=\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/keuangan\/memahami-risiko-investasi-dari-jenis-risiko-hingga-cara-mengelolanya\">Memahami Risiko Investasi: Dari Jenis Risiko hingga Cara Mengelolanya<\/a><\/p>\n<h2><\/h2>\n<h2><\/h2>\n<h2><b>Cara Melihat \u201cJatuh Tempo\u201d Secara Realistis<\/b><\/h2>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk membaca jatuh tempo secara lebih sehat, investor perlu menggeser fokus dari tanggal ke kemampuan bisnis di baliknya. Beberapa poin kunci yang perlu diperhatikan:<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\">\n<h3><b>Sumber Arus Kas Pembayaran<\/b><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jangan berhenti pada jadwal pembayaran. Pahami dari mana dana untuk membayar investor akan berasal. Apakah dari penjualan rutin, proyek tertentu, atau kontrak jangka panjang. Semakin stabil dan berulang sumber arus kasnya, semakin masuk akal jatuh tempo yang ditawarkan.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\">\n<h3><b>Struktur Biaya dan Fleksibilitas Operasional<\/b><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bisnis dengan biaya tetap tinggi dan ruang penyesuaian yang sempit akan lebih rentan saat terjadi tekanan. Sebaliknya, bisnis yang mampu menyesuaikan skala operasional memiliki peluang lebih besar untuk tetap memenuhi kewajibannya meski kondisi tidak ideal.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\">\n<h3><b>Rekam Jejak Eksekusi Manajemen<\/b><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Proyeksi keuangan selalu dibangun di atas asumsi. Yang lebih penting adalah apakah manajemen memiliki pengalaman menjalankan bisnis serupa dan bagaimana mereka bertahan saat menghadapi tekanan sebelumnya. Jatuh tempo yang realistis biasanya lahir dari pengalaman, bukan sekadar optimisme.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\">\n<h3><b>Pahami Risiko yang Tidak Bisa Dihilangkan<\/b><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Seberapa pun solid sebuah bisnis terlihat, risiko tidak pernah benar-benar nol. Jatuh tempo hanya dapat tercapai jika asumsi utama berjalan sesuai rencana. Ketika terjadi gangguan besar, risiko gagal bayar tetap ada, baik karena tekanan arus kas, keterlambatan pihak ketiga, maupun faktor eksternal lain. Pada titik ini, keputusan investor bukan lagi soal mencari kepastian, melainkan menilai apakah risiko tersebut masih sepadan dengan imbal hasil yang ditawarkan.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dengan kerangka ini, jatuh tempo tidak lagi dipahami sebagai janji waktu, melainkan sebagai hasil dari serangkaian asumsi operasional. Semakin masuk akal asumsi tersebut, semakin layak jatuh tempo itu dipercaya.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jatuh tempo dalam investasi berbasis bisnis sebaiknya dibaca sebagai indikator, bukan jaminan. Angka dan tanggal di proposal hanya bermakna sejauh bisnis di baliknya mampu menghasilkan arus kas secara konsisten.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dengan memahami realitas operasional, struktur pendanaan, dan risiko yang tidak bisa dihilangkan, investor dapat menilai jatuh tempo secara lebih realistis. Tujuannya bukan mencari kepastian semu, melainkan mengambil keputusan dengan kesadaran penuh atas risiko yang dihadapi. Dalam investasi, kehati-hatian sering kali bukan penghambat imbal hasil, melainkan pelindung modal.<\/span><\/p>\n<p data-pm-slice=\"1 1 []\">\n<p data-pm-slice=\"1 1 []\"><strong>Baca Juga:<\/strong> <a href=\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/keuangan\/mitigasi-risiko-sukuk-telat-bayar-bizhare\">Mitigasi Risiko Sukuk yang Telat Bayar Imbal Hasil atau Pokok di Bizhare<\/a><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p><span class=\"span-reading-time rt-reading-time\" style=\"display: block;\"><span class=\"rt-label rt-prefix\"><\/span> <span class=\"rt-time\"> 3<\/span> <span class=\"rt-label rt-postfix\">menit baca<\/span><\/span>Jatuh Tempo Bukan Garansi &nbsp; Dalam investasi berbasis bisnis, istilah jatuh tempo sering kali terdengar menenangkan. Ada tanggal yang jelas dan waktu yang bisa ditunggu, seolah semua risiko akan berhenti tepat ketika periode investasi berakhir. Tidak heran jika banyak investor menjadikannya sebagai penanda utama rasa aman. &nbsp; Namun, jatuh tempo sejatinya bukan jaminan. Ia hanyalah [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":22,"featured_media":10548,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":[],"categories":[195],"tags":[563,569],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v19.5.1 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Jatuh Tempo Bukan Garansi - Bizhare Media<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"jatuh tempo merujuk pada periode yang mana investor berhak menerima kembali pokok dana dan imbal hasil sesuai perjanjian.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/investasi\/jatuh-tempo-bukan-garansi\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Jatuh Tempo Bukan Garansi - Bizhare Media\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"jatuh tempo merujuk pada periode yang mana investor berhak menerima kembali pokok dana dan imbal hasil sesuai perjanjian.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/investasi\/jatuh-tempo-bukan-garansi\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Bizhare Media\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-10-01T02:46:34+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/AWR-SEO-KV-Thumbnail-SEO_Thumbnal-Aritkel-11.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1350\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1080\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Nora Jasmine\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Nora Jasmine\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/investasi\/jatuh-tempo-bukan-garansi#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/investasi\/jatuh-tempo-bukan-garansi\"},\"author\":{\"name\":\"Nora Jasmine\",\"@id\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#\/schema\/person\/eb6a0448634c9b48e22dbbb4fcb03721\"},\"headline\":\"Jatuh Tempo Bukan Garansi\",\"datePublished\":\"2026-10-01T02:46:34+00:00\",\"dateModified\":\"2026-10-01T02:46:34+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/investasi\/jatuh-tempo-bukan-garansi\"},\"wordCount\":806,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#organization\"},\"keywords\":[\"Investasi\",\"jatuh tempo\"],\"articleSection\":[\"Investasi\"],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/investasi\/jatuh-tempo-bukan-garansi\",\"url\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/investasi\/jatuh-tempo-bukan-garansi\",\"name\":\"Jatuh Tempo Bukan Garansi - Bizhare Media\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#website\"},\"datePublished\":\"2026-10-01T02:46:34+00:00\",\"dateModified\":\"2026-10-01T02:46:34+00:00\",\"description\":\"jatuh tempo merujuk pada periode yang mana investor berhak menerima kembali pokok dana dan imbal hasil sesuai perjanjian.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/investasi\/jatuh-tempo-bukan-garansi#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/investasi\/jatuh-tempo-bukan-garansi\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/investasi\/jatuh-tempo-bukan-garansi#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Jatuh Tempo Bukan Garansi\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/\",\"name\":\"Bizhare Media\",\"description\":\"\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#organization\",\"name\":\"Bizhare Media\",\"url\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/\",\"sameAs\":[],\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"\",\"contentUrl\":\"\",\"caption\":\"Bizhare Media\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#\/schema\/person\/eb6a0448634c9b48e22dbbb4fcb03721\",\"name\":\"Nora Jasmine\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/782ccd6bf9fe013d0151dc3a00e64f61?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/782ccd6bf9fe013d0151dc3a00e64f61?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Nora Jasmine\"},\"url\":\"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/author\/nora-jasmine\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Jatuh Tempo Bukan Garansi - Bizhare Media","description":"jatuh tempo merujuk pada periode yang mana investor berhak menerima kembali pokok dana dan imbal hasil sesuai perjanjian.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/investasi\/jatuh-tempo-bukan-garansi","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Jatuh Tempo Bukan Garansi - Bizhare Media","og_description":"jatuh tempo merujuk pada periode yang mana investor berhak menerima kembali pokok dana dan imbal hasil sesuai perjanjian.","og_url":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/investasi\/jatuh-tempo-bukan-garansi","og_site_name":"Bizhare Media","article_published_time":"2026-10-01T02:46:34+00:00","og_image":[{"width":1350,"height":1080,"url":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/AWR-SEO-KV-Thumbnail-SEO_Thumbnal-Aritkel-11.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Nora Jasmine","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Nora Jasmine","Est. reading time":"4 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/investasi\/jatuh-tempo-bukan-garansi#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/investasi\/jatuh-tempo-bukan-garansi"},"author":{"name":"Nora Jasmine","@id":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#\/schema\/person\/eb6a0448634c9b48e22dbbb4fcb03721"},"headline":"Jatuh Tempo Bukan Garansi","datePublished":"2026-10-01T02:46:34+00:00","dateModified":"2026-10-01T02:46:34+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/investasi\/jatuh-tempo-bukan-garansi"},"wordCount":806,"publisher":{"@id":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#organization"},"keywords":["Investasi","jatuh tempo"],"articleSection":["Investasi"],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/investasi\/jatuh-tempo-bukan-garansi","url":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/investasi\/jatuh-tempo-bukan-garansi","name":"Jatuh Tempo Bukan Garansi - Bizhare Media","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#website"},"datePublished":"2026-10-01T02:46:34+00:00","dateModified":"2026-10-01T02:46:34+00:00","description":"jatuh tempo merujuk pada periode yang mana investor berhak menerima kembali pokok dana dan imbal hasil sesuai perjanjian.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/investasi\/jatuh-tempo-bukan-garansi#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.bizhare.id\/media\/investasi\/jatuh-tempo-bukan-garansi"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/investasi\/jatuh-tempo-bukan-garansi#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Jatuh Tempo Bukan Garansi"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#website","url":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/","name":"Bizhare Media","description":"","publisher":{"@id":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#organization","name":"Bizhare Media","url":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/","sameAs":[],"logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"","contentUrl":"","caption":"Bizhare Media"},"image":{"@id":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#\/schema\/person\/eb6a0448634c9b48e22dbbb4fcb03721","name":"Nora Jasmine","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/782ccd6bf9fe013d0151dc3a00e64f61?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/782ccd6bf9fe013d0151dc3a00e64f61?s=96&d=mm&r=g","caption":"Nora Jasmine"},"url":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/author\/nora-jasmine"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10459"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/wp-json\/wp\/v2\/users\/22"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=10459"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10459\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":10550,"href":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10459\/revisions\/10550"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/wp-json\/wp\/v2\/media\/10548"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=10459"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=10459"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.bizhare.id\/media\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=10459"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}